Lompat ke isi

Kota administratif di Indonesia

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Dalam Pemerintahan Daerah di Indonesia antara 1974 hingga 1999, Kota Administratif (dikenal dengan akronim Kotif) adalah sebuah wilayah administratif di Indonesia di bawah pemerintahan kabupaten daerah tingkat II yang dipimpin oleh Wali Kota Administratif.

Kota administratif bukanlah daerah otonom sebagaimana kotamadya atau kota, dan karena itu tidak memiliki Dewan Perwakilan Rakyat Daerah. Wali kota administratif bertanggung jawab kepada bupati kabupaten induknya. Sejak diberlakukannya Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 1999, di Indonesia tidak dikenal lagi istilah kota administratif karena pembagian provinsi hanya terdiri atas kabupaten dan kota. Akibatnya kota administratif harus berubah status menjadi kota atau bergabung kembali dengan kabupaten induknya.

Daftar kota administratif yang pernah ada

[sunting | sunting sumber]
Kota administratifDaerah indukDasar pembentukanStatus terbaru
BanjarKabupaten Ciamis, Jawa BaratPP 54/1991menjadi Kota Banjar, Jawa Barat (UU 27/2002)
BanjarbaruKabupaten Banjar, Kalimantan SelatanPP 26/1975menjadi Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan (UU 09/1999)
BatuKabupaten Malang, Jawa TimurPP 12/1993menjadi Kota Batu, Jawa Timur (UU 11/2001)
BaturajaKabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatra SelatanPP 24/1982gabung ke Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatra Selatan (PP 33/2003)
BaubauKabupaten Buton, Sulawesi TenggaraPP 40/1981menjadi Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (UU 13/2001)
BekasiKabupaten Bekasi, Jawa BaratPP 48/1981menjadi Kota Bekasi, Jawa Barat (UU 09/1996)
BimaKabupaten Bima, Nusa Tenggara BaratPP 77/1998menjadi Kota Bima, Nusa Tenggara Barat (UU 13/2002)
BitungKabupaten Minahasa, Sulawesi UtaraPP 04/1975menjadi Kota Bitung, Sulawesi Utara (UU 07/1990)
BontangKabupaten Kutai, Kalimantan TimurPP 20/1989menjadi Kota Bontang, Kalimantan Timur (UU 47/1999)
CilacapKabupaten Cilacap, Jawa TengahPP 34/1982gabung ke Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah (PP 33/2003)
CilegonKabupaten Serang, Jawa BaratPP 40/1986menjadi Kota Cilegon, Banten (UU 15/1999)
CimahiKabupaten Bandung, Jawa BaratPP 29/1975menjadi Kota Cimahi, Jawa Barat (UU 09/2001)
DenpasarKabupaten Badung, BaliPP 20/1978menjadi Kota Denpasar, Bali (UU 01/1992)
DepokKabupaten Bogor, Jawa BaratPP 43/1981menjadi Kota Depok, Jawa Barat (UU 15/1999)
DiliKabupaten Dili, Timor TimurPP 41/1981menjadi ibu kota negara Timor Leste (TAP MPR V/1999)
DumaiKabupaten Bengkalis, RiauPP 08/1979menjadi Kota Dumai, Riau (UU 16/1999)
JayapuraKabupaten Jayapura, Irian JayaPP 26/1979menjadi Kota Jayapura, Papua (UU 06/1993)
JemberKabupaten Jember, Jawa TimurPP 14/1976gabung ke Kabupaten Jember, Jawa Timur (PP 33/2003)
KendariKabupaten Kendari, Sulawesi TenggaraPP 19/1978menjadi Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (UU 06/1995)
KisaranKabupaten Asahan, Sumatra UtaraPP 18/1982gabung ke Kabupaten Asahan, Sumatra Utara (PP 33/2003)
KlatenKabupaten Klaten, Jawa TengahPP 41/1986gabung ke Kabupaten Klaten, Jawa Tengah (PP 33/2003)
KupangKabupaten Kupang, Nusa Tenggara TimurPP 22/1978menjadi Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (UU 05/1996)
LangsaKabupaten Aceh Timur, Daerah Istimewa AcehPP 64/1991menjadi Kota Langsa, Aceh (UU 03/2001)
LhokseumaweKabupaten Aceh Utara, Daerah Istimewa AcehPP 32/1986menjadi Kota Lhokseumawe, Aceh (UU 02/2001)
Lubuk LinggauKabupaten Musi Rawas, Sumatra SelatanPP 38/1981menjadi Kota Lubuk Linggau, Sumatra Selatan (UU 07/2001)
MataramKabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara BaratPP 21/1978menjadi Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (UU 04/1993)
MetroKabupaten Lampung Tengah, LampungPP 34/1986menjadi Kota Metro, Lampung (UU 12/1999)
PadangsidempuanKabupaten Tapanuli Selatan, Sumatra UtaraPP 32/1982menjadi Kota Padangsidempuan, Sumatra Utara (UU 04/2001)
Pagar AlamKabupaten Lahat, Sumatra SelatanPP 63/1991menjadi Kota Pagar Alam, Sumatra Selatan (UU 08/2001)
PalopoKabupaten Luwu, Sulawesi SelatanPP 42/1986menjadi Kota Palopo, Sulawesi Selatan (UU 11/2002)
PaluKabupaten Donggala, Sulawesi TengahPP 18/1978menjadi Kota Palu, Sulawesi Tengah (UU 04/1994)
PariamanKabupaten Padang Pariaman, Sumatra BaratPP 33/1986menjadi Kota Pariaman, Sumatra Barat (UU 12/2002)
PrabumulihKabupaten Muara Enim, Sumatra SelatanPP 18/1982menjadi Kota Prabumulih, Sumatra Selatan (UU 06/2001)
PurwokertoKabupaten Banyumas, Jawa TengahPP 36/1982gabung ke Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah (PP 33/2003)
Rantau PrapatKabupaten Labuhanbatu, Sumatra UtaraPP 62/1991gabung ke Kabupaten Labuhanbatu, Sumatra Utara (PP 33/2003)
SingkawangKabupaten Sambas, Kalimantan BaratPP 49/1981menjadi Kota Singkawang, Kalimantan Barat (UU 12/2001)
SorongKabupaten Sorong, Irian JayaPP 31/1996menjadi Kota Sorong, Papua Barat Daya (UU 45/1999)
TangerangKabupaten Tangerang, Jawa BaratPP 50/1981menjadi Kota Tangerang, Banten (UU 02/1993)
Tanjung PinangKabupaten Kepulauan Riau, RiauPP 31/1983menjadi Kota Tanjung Pinang, Kepulauan Riau (UU 05/2001)
TarakanKabupaten Bulungan, Kalimantan TimurPP 47/1981menjadi Kota Tarakan, Kalimantan Utara (UU 29/1997)
TasikmalayaKabupaten Tasikmalaya, Jawa BaratPP 22/1976menjadi Kota Tasikmalaya, Jawa Barat (UU 10/2001)
TernateKabupaten Maluku Utara, MalukuPP 45/1981menjadi Kota Ternate, Maluku Utara (UU 11/1999)
WatamponeKabupaten Bone, Sulawesi SelatanPP 53/1991gabung ke Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (PP 33/2003)

Referensi

[sunting | sunting sumber]