Kabupaten Tapanuli Selatan

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Kabupaten Tapanuli Selatan
Sumatra 1rightarrow blue.svg Sumatra Utara
Lambang Kabupaten Tapanuli Selatan
Lambang
Motto: 
Sahata Saoloan
Angkola: Seiya Sekata
Lokasi Sumatra Utara Kabupaten Tapanuli Selatan.svg
Kabupaten Tapanuli Selatan berlokasi di Sumatra
Kabupaten Tapanuli Selatan
Kabupaten Tapanuli Selatan
Kabupaten Tapanuli Selatan berlokasi di Indonesia
Kabupaten Tapanuli Selatan
Kabupaten Tapanuli Selatan
Koordinat: 1°31′00″N 99°15′00″E / 1.51667°N 99.25°E / 1.51667; 99.25
Negara Indonesia
ProvinsiSumatra Utara
Tanggal peresmian14 November 1956
Dasar hukumUU Nomor 7 Tahun 1956
Ibu kotaSipirok
Pemerintahan
 • BupatiH. Syahrul M Pasaribu, SH
 • Wakil BupatiH. Aswin Effendi Siregar
Luas
 • Total4.355,35 km2 (168,161 sq mi)
Populasi
 ((2018)[1])
 • Total280.283 jiwa
Demografi
 • AgamaIslam 78,61%
Kristen 20,57%
- Protestan 19,61%
- Katolik 0,96%
Buddha 0,01%
Lainnya 0,82%[2]
Zona waktuWIB (UTC+07:00)
Kode Kemendagri12.03 Edit the value on Wikidata
Jumlah kecamatan15
Jumlah kelurahan36
Jumlah desa212
DAURp. 517.342.688.000.-(2013)[3]
Situs webhttp://www.tapanuliselatankab.go.id

Kabupaten Tapanuli Selatan (Aksara Batak: ᯂᯅᯮᯇᯗᯩᯉ᯲ ᯗᯇᯉᯮᯞᯪ ᯚᯩᯞᯖᯊ᯲) adalah sebuah kabupaten di Sumatra Utara, Indonesia. Ibu kotanya ialah Sipirok. Kabupaten ini awalnya merupakan kabupaten yang cukup luas dan beribukota di Padang Sidempuan. Daerah-daerah yang telah berpisah dari Kabupaten Tapanuli Selatan adalah Kabupaten Mandailing Natal, Kota Padang Sidempuan, Kabupaten Padang Lawas Utara]] dan Kabupaten Padang Lawas. Setelah pemekaran, ibu kota kabupaten ini pindah ke Sipirok. Jumlah penduduk Tapanuli Selatan berdasarkan BPS tahun 2019 berjumlah 280.283 jiwa.[1]

Di kabupaten ini terdapat objek wisata Danau Marsabut dan Danau Siais. Bahasa yang digunakan masyarakatnya adalah bahasa Batak Angkola. Agama mayoritas penduduknya adalah Islam.[2] Sebuah lapangan terbang terdapat di Kecamatan Aek Godang. Slogan kabupaten ini adalah Sahata Saoloan (Bahasa Angkola) yang artinya Seia Sekata.

Geografi[sunting | sunting sumber]

Letak[sunting | sunting sumber]

Di sebelah utara, kabupaten ini berbatasan dengan kabupaten Tapanuli Tengah dan Tapanuli Utara. Di bagian timur, berbatasan dengan kabupaten padang lawas dan padang lawas utara, sebelah barat dan selatan berbatasan dengan kabupaten mandailing, dan tepat di tengah wilayahnya, terdapat kota Padangsidimpuan yang seluruhnya dikelilingi oleh kabupaten ini.

Topografi[sunting | sunting sumber]

Secara garis besar, kabupaten ini dilintasi oleh bukit barisan, sehingga diseluruh penampakannya pasti terlihat bukit di mana-mana. Kabupaten ini masih memiliki daerah reservasi air di kawasan hutan Batang Toru yang masih kaya akan flora dan fauna yang sudah langka seperti kancil, rusa, kelinci, harimau, kucing hutan, tapir, anggrek hutan dan lain-lain. Dan sekarang sudah diusulkan menjadi kawasan Hutan Lindung. Karena sudah sangat rawan dengan perambahan hutan yang mengancam kehidupan yang ada di sekitar kawasan tersebut.

Terdapat beberapa bukit dan gunung yang terkenal, antara lain Gunung Lubuk raya, Gunung Sibual-buali (masih aktif, dan memiliki geyser dan sumber air panas yang di tampung di dua kolam pemandian umum di daerah sipirok, bukit (tor) Simago-mago, dan lain-lain.

Pemerintahan[sunting | sunting sumber]

Daftar Bupati[sunting | sunting sumber]

No Gambar Nama Awal masa jabatan Akhir masa jabatan Keterangan
1. Muda Siregar Gelar Sutan Doli 1950 1951 -
2. Gubernur Sumut Raja Junjungan Lubis.jpg Raja Djundjungan Lubis 1951 1954 -
3. Abdul Aziz Lubis 1954 1954 -
4. Wahid R 1954 1954 -
5. Muhammad Nasib Nasution 1954 1955 -
6. Abdul Aziz Lubis 1955 1956 -
7. Muhammad Nurdin Nasution 1956 1969 -
8. Ahmad Negara Nasution 1969 1970 -
9. Muhammad Nurdin Nasution 1970 1974 Masa Jabatan Ke 2
10. Syarif Hasibuan 1974 1979 -
11. Hamzah Lubis 1979 1984 -
12. H.A. Rasyid Nasution 1984 1989 -
13. Toharuddin Siregar 1989 1994 -
15. Sualoon Siregar 1994 1999 -
16. Suangkupon Siregar 1999 2000 -
17. Saleh Harahap 2000 2004 -
18. Abdul Rahim Siregar 2004 2005 -
19. Ongku p hasibuan.jpg Ongku P. Hasibuan 2005 2010 -
20. Syahrul Bupati Tapsel.jpg Syahrul M Pasaribu 2010 2015
- Sarmadan Hasibuan 2015 2016 PJ
21. Syahrul Bupati Tapsel.jpg Syahrul M Pasaribu 2016 Petahana Menjabat dua periode

Dewan Perwakilan[sunting | sunting sumber]

Kecamatan[sunting | sunting sumber]

Pembagian Wilayah Kecamatan di Kabupaten Tapanuli Selatan

Kabupaten Tapanuli Selatan terdiri dari 15 kecamatan yaitu:

Pemekaran[sunting | sunting sumber]

Sejak 10 Agustus 2007, jumlah kecamatan di kabupaten Tapanuli Selatan berkurang dengan adanya pemekaran dari kabupaten ini, yaitu melalui pembentukan Kabupaten Padang Lawas dan Kabupaten Padang Lawas Utara.

Kecamatan yang menjadi wilayah Kabupaten Padang Lawas[sunting | sunting sumber]

  1. Barumun
  2. Barumun Tengah
  3. Batang Lubu Sutam
  4. Huristak
  5. Huta Raja Tinggi
  6. Lubuk Barumun
  7. Sosa
  8. Sosopan
  9. Ulu Barumun

Kecamatan yang menjadi wilayah Kabupaten Padang Lawas Utara[sunting | sunting sumber]

  1. Batang Onang
  2. Dolok
  3. Dolok Sigompulon
  4. Halongonan
  5. Padang Bolak
  6. Padang Bolak Julu
  7. Portibi
  8. Simangambat

Pariwisata[sunting | sunting sumber]

Kabupaten Tapanuli Selatan banyak memiliki objek wisata yang menarik, antara lain Danau Buatan Cekdam (di daerah Pargarutan), Danau Siasis, Danau Marsabut, Pemandian Aek Parsariran (di daerah Batang Toru), Pemandian Aek Sijorni, bukit (tor) Simago-mago (sipirok), Istana Adat di Muara Tais, wisata kerajinan tenun kain ulos tradisional dan panorama alam yang sejuk di daerah sipirok.

Ekonomi[sunting | sunting sumber]

Secara umum, mata pencaharian masyrakat kabupaten Tapanuli Selatan adalah petani dan berkebun. Hasil pertanian yang terkenal adalah kopi, padi, salak, karet, kakao, kelapa, kayu manis, kemiri, cabe, bawang merah, bawang daun, dan sayur-sayuran.

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b "Kabupaten Tapanuli Selatan Dalam Angka 2019". www.tapanuliselatankab.bps.go.id. Diakses tanggal 17 Februari 2020. 
  2. ^ a b "Penduduk Menurut Wilayah dan Agama yang Dianut di Kabupaten Tapanuli Selatan". www.sp2010.bps.go.id. 
  3. ^ "Perpres No. 10 Tahun 2013". 2013-02-04. Diakses tanggal 2013-02-15. 
  4. ^ https://peraturan.bpk.go.id/Home/Details/102760/perda-kab-tapanuli-selatan-no-1-tahun-2017/

Pranala luar[sunting | sunting sumber]