Saipar Dolok Hole, Tapanuli Selatan

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Saipar Dolok Hole
Kecamatan
(Peta Lokasi) Kecamatan Saipar Dolok Hole, Tapanuli Selatan.svg
Peta lokasi Kecamatan Saipar Dolok Hole
Negara  Indonesia
Provinsi Sumatera Utara
Kabupaten Tapanuli Selatan
Pemerintahan
 • Camat Muhammad Syarif Pane
Luas 547,85 km²
Jumlah penduduk 12.802 (2012)
Kepadatan 23 jiwa/km²
Desa/kelurahan 12 Desa
2 Kelurahan

Saipar Dolok Hole adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, Indonesia. Ibukota kecamatan ini berada di kelurahan Sipagimbar.

Batas Wilayah[sunting | sunting sumber]

Utara Kecamatan Aek Bilah
Selatan Kecamatan Arse
Barat Kabupaten Tapanuli Utara
Timur Kabupaten Padang Lawas Utara

Pemerintahan[sunting | sunting sumber]

Pembagian Wilayah Desa/Kelurahan di Kecamatan Saipar Dolok Hole

Kabupaten Tapanuli Selatan terdiri dari 12 Desa dan 2 Kelurahan yaitu:

Desa[sunting | sunting sumber]

Kelurahan[sunting | sunting sumber]

Pendidikan[sunting | sunting sumber]

Sekolah SD Negeri sebanyak 29 dan 1 MIN SMP 4,Tsanawiyah 1,SMU 1,MAN 1 dan Pesanteren 1 yaitu Pesanteren Darul Mursyid yang terletak di Desa Sidapdap Simanosor dan PAUD

Budaya[sunting | sunting sumber]

Mayarakat Saipar Dolok Hole merupakan Batak Angkola dan masih menerapkan sistim dalihan natolu (Mora,Kahanggi,Anak Boru ) salah satu yang budaya Masyarakat Saipar Dolok Hole yang sampai saat ini masih kental dalam upacara adat yaitu Martahi/Martuppak di tempat mempelai laki-laki.

Marga di kecamatan Saipar Dolok Hole cukup banyak,namun mayoritas adalah,Siregar,Harahap,Ritonga,Pasaribu,Pohan,Hasibuan,Rambe,marpaung,Gultom,Simatupang,Pangaribuan,Pane.

Warisan peninggalan Sejarah Budha masih terdapat di Saipar Dolok Hole yang telah berumur ratusan tahun berupa patung yang terletak di

Gunung Batara Wisnu,di pargumbangan, di Tambiski,di Hanopan dan masih bayak lagi situs sejarah di sepanjang aliran sungai Batang Pane.

Agama[sunting | sunting sumber]

kerukunan umat beragama sangat baik dimana pada upacara adat masih berdampingan antra umat Muslim dan nasrani bahkan pada saat hari Raya idul Fitri dan tahun baru sama merayakan.

Pertanian[sunting | sunting sumber]

penghasilan utama masyrakat,Padi,Kopi Ateng dan Karet/Hapea.

Pranala luar[sunting | sunting sumber]