Kabupaten Padang Lawas
Kabupaten Padang Lawas | |
|---|---|
| Transkripsi bahasa daerah | |
| • Surat Batak | ᯇᯑᯰ ᯞᯋᯘ᯲ |
Candi Sipamutung di Siparau, Barumun Tengah | |
![]() Peta | |
| Koordinat: 1°07′34″N 99°48′48″E / 1.126026°N 99.813309°E | |
| Negara | |
| Provinsi | Sumatera Utara |
| Tanggal berdiri | 10 Agustus 2007 |
| Dasar hukum | UU Nomor 38 Tahun 2007 |
| Ibu kota | Sibuhuan |
| Jumlah satuan pemerintahan | Daftar
|
| Pemerintahan | |
| • Bupati | Putra Mahkota Alam Hasibuan |
| • Wakil Bupati | Achmad Fauzan Nasution |
| • Sekretaris Daerah | Arpan Nasution |
| • Ketua DPRD | Luat Hasibuan |
| Luas | |
| • Total | 3.912,18 km2 (1,510,50 sq mi) |
| Populasi | |
| • Total | 280.764 |
| • Kepadatan | 72/km2 (190/sq mi) |
| Demografi | |
| • Agama |
|
| • Bahasa | Indonesia (resmi), Batak (Batak Angkola, Batak Mandailing) |
| • IPM | tinggi [3] |
| Zona waktu | UTC+07:00 (WIB) |
| Kode BPS | |
| Pelat kendaraan | BB |
| Kode Kemendagri | 12.21 |
| APBD | Rp 1.128.120.000.000,- (2024)[4] |
| PAD | Rp 47.500.000.000,- (2024)[4] |
| DAU | Rp 528.309.409.000,- (2024)[5] |
| DAK | Rp 212.723.147.000,- (2024)[6] |
| Situs web | padanglawaskab |
Kabupaten Padang Lawas (disingkat Palas; Surat Batak: ᯇᯑᯰ ᯞᯋᯘ᯲) adalah salah satu kabupaten yang berada di Provinsi Sumatera Utara, Indonesia. Ibu kota kabupaten ini adalah Sibuhuan. Pada akhir 2024, jumlah penduduk Kabupaten Padang Lawas sebanyak 280.764 jiwa.[2]
Kabupaten ini adalah hasil pemekaran dari Kabupaten Tapanuli Selatan. Kabupaten Padang Lawas resmi berdiri berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor: 38 Tahun 2007, tepatnya pada tanggal 10 Agustus 2007, bersamaan dengan dibentuknya Kabupaten Padang Lawas Utara, menyusul RUU yang disetujui pada 17 Juli 2007.
Topologi dan klimatologi
[sunting | sunting sumber]Secara umum Kabupaten Padang Lawas memiliki iklim tropis dengan suhu rata-rata antara 14-36 °C. Berdasarkan ketinggian wilayahnya, Kabupaten Padang Lawas berada pada ketinggian (altitudo) 915 m di atas permukaan laut (dpl). Pada tahun 2007, Kabupaten Padang Lawas memiliki rata-rata curah hujan 167 mm/tahun dengan rata-rata curah hujan 167 mm/bulan. Curah hujan di Kabupaten Padang Lawas dalam kurun waktu 5 (lima) tahun terakhir (2003-2007), yaitu curah hujan tertinggi terjadi pada tahun 2006 yaitu 2.014 mm/tahun dengan rata-rata curah hujan 168 mm/bulan. Sementara curah hujan yang terendah terdapat pada tahun 2004 yaitu 1.865 mm/tahun dengan rata-rata curah hujan 155 mm/bulan.[1]
Demografi
[sunting | sunting sumber]Menurut Badan Pusat Statistik Kabupaten Padang Lawas, pada 2024 jumlah penduduknya 280.764 jiwa. Etnis atau suku bangsa yang mendominasi di Kabupaten Padang Lawas, Batak. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik ada 89% orang Batak, 7% orang Jawa, 4% suku lainnya seperti Melayu, Minangkabau, Aceh dan Nias di Padang Lawas. Orang Batak di Padang Lawas kebanyakan orang Mandailing dan Suku Angkola. Penduduk Padang Lawas juga menuturkan bahasa Batak dalam kehidupan sehari-hari.
Pemerintahan
[sunting | sunting sumber]Kepala daerah
[sunting | sunting sumber]| No. | Bupati | Potret | Partai | Awal | Akhir | Masa jabatan | Pemilihan umum | Wakil | |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 3 | Putra Mahkota Alam Hasibuan (Lahir 1984) |
Golkar | 20 Februari 2025 | Petahana | 364 hari | 2024 | Achmad Fauzan Nasution | ||
Dewan perwakilan
[sunting | sunting sumber]Berikut ini adalah komposisi anggota DPRD Kabupaten Padang Lawas dalam tiga periode terakhir.
| Partai Politik | Jumlah Kursi dalam Periode | |||
|---|---|---|---|---|
| 2014–2019[7] | 2019–2024[8] | 2024–2029 | ||
| PKB | 4 | |||
| Gerindra | 2 | |||
| PDI-P | 1 | |||
| Golkar | 5 | |||
| NasDem | 1 | |||
| PKS | 2 | |||
| Hanura | 4 | |||
| PAN | 2 | |||
| PBB | 1 | |||
| Demokrat | 4 | |||
| PSI | (baru) 1 | |||
| PPP | 3 | |||
| PKPI | 1 | |||
| Jumlah Anggota | 30 | |||
| Jumlah Partai | 12 | |||
Pembagian wilayah administrasi
[sunting | sunting sumber]Kabupaten Padang Lawas terdiri dari 17 kecamatan, 1 kelurahan, dan 303 desa dengan luas wilayah mencapai 3.892,74 km² dan jumlah penduduk sekitar 257.434 jiwa (2017) dengan kepadatan penduduk 66 jiwa/km².[9][10]
Daftar kecamatan dan kelurahan di Kabupaten Padang Lawas, adalah sebagai berikut:
Arkeologi
[sunting | sunting sumber]
Situs arkeologi Padang Lawas terletak sebagian di kabupaten ini. Mencakup daerah sekitar 1.500 km², situs arkeologi ini meliputi Kecamatan Barumun, Kecamatan Barumun Tengah, dan Kecamatan Sosopan sampai ke Kabupaten Padang Lawas Utara.[11][12]
Pariwisata
[sunting | sunting sumber]Tempat wisata alam & budaya
[sunting | sunting sumber]Di Kabupaten Padang Lawas banyak terdapat potensi wisata khususnya wisata–wisata alam dan wisata budaya. Potensi–potensi ini belum sempat dikelola oleh pemerintah secara maksimal. Beberapa tempat wisata di Kabupaten Padang Lawas antara lain sebagai berikut:
- Pemandian Aek Siraisan di Desa Siraisan, Kecamatan Ulu Barumun
- Pemandian Aek Milas di Desa Paringgonan, Kecamatan Ulu Barumun
- Makam Oppu Parmata Sapihak di Desa Binabo, Kecamatan Barumun Baru
- Danau Gayambang di Desa Ujung Batu, Kecamatan Sosa
- Candi Sipamutung di Desa Siparau, Kecamatan Barumun Tengah
- Candi Tandihat di Desa Tandihat, Kecamatan Barumun Tengah
- Candi Sangkilon di Desa Sangkilon, Kecamatan Lubuk Barumun
- Gua Liang namuap, di Desa Parapat, Kecamatan Ulu Sosa
- Pemandian Aek Hapung, di Desa Hapung, Kecamatan Ulu Sosa
Referensi
[sunting | sunting sumber]- 1 2 3 "Kabupaten Padang Lawas Dalam Angka 2023" (pdf). www.padanglawaskab.bps.go.id. hlm. 12, 58, 141. Diakses tanggal 18 Maret 2023.
- 1 2 "Visualisasi Data Kependudukan - Kementerian Dalam Negeri 2024" (Visual). www.dukcapil.kemendagri.go.id. Diakses tanggal 23 November 2024.
- ↑ "Indeks Pembangunan Manusia (Umur Harapan Hidup Hasil Long Form SP2020), 2023-2024". www.bps.go.id. Badan Pusat Statistik. Diakses tanggal 23 November 2024.
- 1 2 "Postur APBD Kabupaten Asahan Tahun 2024". djpk.kemenkeu.go.id. (2024). Diakses tanggal 23 November 2024.
- ↑ "Rincian Dana Transfer Umum T.A 2024 Menurut Provinsi/Kabupaten/Kota" (PDF). www.djpk.kemenkeu.go.id. (2024). Diakses tanggal 23 November 2024.
- ↑ "Buku Alokasi dan Rangkuman Kebijakan Transfer Ke Daerah T.A 2024 Provinsi Sumatera Utara". djpk.kemenkeu.go.id. (2024). hlm. 49. Diakses tanggal 23 November 2024.
- ↑ Perolehan Kursi DPRD Kabupaten Padang Lawas Periode 2014-2019
- ↑ Perolehan Kursi DPRD Kabupaten Padang Lawas 2019-2024[pranala nonaktif permanen]
- ↑ "Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 137 Tahun 2017 tentang Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan". Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Diarsipkan dari asli tanggal 29 Desember 2018. Diakses tanggal 3 Oktober 2019.
- ↑ "Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 72 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Permendagri nomor 137 Tahun 2017 tentang Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan". Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 25 Oktober 2019. Diakses tanggal 15 Januari 2020.
- ↑ Susetyo, S. (2010), Kepurbakalaan Padang Lawas, Sumatera Utara: Tinjauan Gaya Seni Bangun, Seni Arca dan Latar Keagamaan (Tesis Magister Humaniora), Depok: Fakultas Pengetahuan Ilmu Budaya, Universitas Indonesia
- ↑ Susetyo, S. (2006), "Some notes on the megalithic remains in Padang Lawas", Archaeology, Indonesian Perspective: R.P. Soejono's Festschrift, Jakarta: LIPI Press, hlm. 317–324
