Kabupaten Padang Lawas

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari

Wakil Bupati" valign="top"

Kabupaten Padang Lawas
Kabupaten Padang Lawas.jpg
Lambang Kabupaten Padang Lawas


Lokasi Sumatera Utara Kabupaten Padang Lawas.svg
Peta lokasi Kabupaten Padang Lawas
Koordinat:
Provinsi Sumatera Utara
Dasar hukum Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2007
Tanggal Peresmian 10 Agustus 2007
Ibu kota Sibuhuan
Pemerintahan
 - Bupati

Wakil Bupati

H. Ali Sutan Harahap (TSO)

drg. Ahmad Zarnawi Pasaribu, Cht

Luas 3.892,74 km2 [1]
Populasi
 - Total 225.259 jiwa (2010)
 - Kepadatan 57,87 jiwa/km2
Demografi
Pembagian administratif
 - Kecamatan 12
 - Kelurahan 1
Simbol khas daerah

Kabupaten Padang Lawas adalah kabupaten di Provinsi Sumatera Utara, Indonesia, yakni hasil pemekaran dari Kabupaten Tapanuli Selatan.

Kabupaten ini resmi berdiri sejak diundangkannya Undang-Undang Republik Indonesia Nomor: 38 Tahun 2007, tepatnya pada tanggal 10 Agustus 2007, bersamaan dengan dibentuknya Kabupaten Padang Lawas Utara, menyusul RUU yang disetujui pada 17 Juli 2007. Ibukota kabupaten ini adalah Sibuhuan. Kepala Daerah yang pertama kali memimpin Kabupaten Padang Lawas adalah Pj. Bupati, Ir. Soripada Harahap.

Sesuai hasil Pemilukada Kabupaten Padang Lawas pertama yang dihelat pada Tahun 2008, kepala daerah terpilih adalah Bupati Basyrah Lubis, SH dan Wakilnya H. Ali Sutan Harahap (TSO).

Kabupaten Padang Lawas sempat dipimpin H. Ali Sutan Harahap (TSO) yang sebelumnya merupakan Wakil Bupati karena Bupatinya diberhentikan oleh Mendagri tanpa didampingi seorang Wakil Bupati hingga berakhirnya sisa periode 2008 - 2013.

Pada Tahun 2013, Setelah Kabupaten Padang Lawas melaksanakan perhelatan Pemilukada kedua kalinya untuk periode 2013 - 2018, Kabupaten ini dipimpin kembali oleh H. Ali Sutan Harahap (TSO) sebagai Bupati dan drg. Ahmad Zarnawi Pasaribu, Cht.

Kecamatan[sunting | sunting sumber]

  1. Aek Nabara Barumun
  2. Barumun
  3. Barumun Selatan
  4. Barumun Tengah
  5. Batang Lubu Sutam
  6. Huristak
  7. Huta Raja Tinggi
  8. Lubuk Barumun
  9. Sihapas Barumun
  10. Sosa
  11. Sosopan
  12. Ulu Barumun

Arkeologi[sunting | sunting sumber]

Patung perunggu Buddha yang ditemukan di Si Pamatung, Kecamatan Barumun Tengah

Situs arkeologi Padang Lawas terletak sebagian di kabupaten ini. Mencakup daerah sekitar 1.500 km², situs arkeologi ini meliputi Kecamatan Barumun, Kecamatan Barumun Tengah, dan Kecamatan Sosopan sampai ke Kabupaten Padang Lawas Utara.[2][3]

Tempat Wisata[sunting | sunting sumber]

Di Kabupaten Padang Lawas banyak terdapat potensi wisata khususnya wisata wisata alam dan wisata budaya. Potensi-potensi ini belum sempat dikelola oleh pemerintah secara maksimal. Beberapa tempat Wisata di Kabupaten Padang Lawas antara lain sebagai berikut:

  1. Pemandian Aek Siraisan di Siraisan, Kecamatan Ulu Barumun
  2. Pemandian Aek Milas di Paringgonan, Kecamatan Ulu Barumun
  3. Makam Oppu Parmata Sapihak di Desa Binabo, Kecamatan Barumun
  4. Danau Gayambang di Ujung Batu, Kecamatan Sosa
  5. Candi Sipamutung di desa Siparau, Kecamatan Barumun Tengah
  6. Candi Tandihat di Desa Tandihat, Kecamatan Barumun Tengah
  7. Candi Sangkilon di desa Sangkilon, Kecamatan Lubuk Barumun

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Luas Kabupaten Padang Lawas pada saat pembentukannya menurut UURI Nomor 38 Tahun 2007
  2. ^ Susetyo, S. (2010), Kepurbakalaan Padang Lawas, Sumatera Utara: Tinjauan Gaya Seni Bangun, Seni Arca dan Latar Keagamaan (Tesis Magister Humaniora), Depok: Fakultas Pengetahuan Ilmu Budaya, Universitas Indonesia 
  3. ^ Susetyo, S. (2006), "Some notes on the megalithic remains in Padang Lawas", di Simanjuntak, T.; Hisyam, M.; Prasetyo, B.; Nastiti, T.S., Archaeology, Indonesian Perspective: R.P. Soejono's Festschrift, Jakarta: LIPI Press, pp. 317–324 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]