Kabupaten Padang Lawas

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search
Kabupaten Padang Lawas
ᯄ᯦ᯅᯮᯇᯖᯩᯊ᯲ ᯇᯑᯝ᯲ ᯞᯋᯚ᯲
Padang-Lawas-logo.jpg
Lambang Kabupaten Padang Lawas
ᯄ᯦ᯅᯮᯇᯖᯩᯊ᯲ ᯇᯑᯝ᯲ ᯞᯋᯚ᯲



Lokasi Sumatera Utara Kabupaten Padang Lawas.svg
Peta lokasi Kabupaten Padang Lawas
ᯄ᯦ᯅᯮᯇᯖᯩᯊ᯲ ᯇᯑᯝ᯲ ᯞᯋᯚ᯲ di Sumatera Utara
Koordinat: 1° 26’ LU - 2° 11’ LU dan 91° 01’ BT - 95° 53’ BT
Provinsi Sumatera Utara
Dasar hukum Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2007
Tanggal peresmian 10 Agustus 2007
Ibu kota Sibuhuan
Pemerintahan
-Bupati
Wakil Bupati
H. Ali Sutan Harahap (TSO)

drg. Ahmad Zarnawi Pasaribu, Cht

APBD
Luas 4.229,94 km² [1]
Populasi
-Total 258.003 jiwa (2015)[2]
-Kepadatan 60,99 jiwa/km²
Demografi
-Agama Islam 94.98%
Kristen Protestan 4.81%
Katolik 0.21%[3]
Pembagian administratif
-Kecamatan 9
Simbol khas daerah
Situs web http://padanglawaskab.go.id/

Kabupaten Padang Lawas adalah kabupaten di Provinsi Sumatera Utara, Indonesia, yakni hasil pemekaran dari Kabupaten Tapanuli Selatan.

Kabupaten ini resmi berdiri sejak diundangkannya Undang-Undang Republik Indonesia Nomor: 38 Tahun 2007, tepatnya pada tanggal 10 Agustus 2007, bersamaan dengan dibentuknya Kabupaten Padang Lawas Utara, menyusul RUU yang disetujui pada 17 Juli 2007. Ibukota kabupaten ini adalah Sibuhuan. Kepala Daerah yang pertama kali memimpin Kabupaten Padang Lawas adalah Pj. Bupati, Ir. Soripada Harahap.

Sesuai hasil Pemilukada Kabupaten Padang Lawas pertama yang dihelat pada Tahun 2008, kepala daerah terpilih adalah Bupati Basyrah Lubis, SH dan Wakilnya H. Ali Sutan Harahap (TSO).

Kabupaten Padang Lawas sempat dipimpin H. Ali Sutan Harahap (TSO) yang sebelumnya merupakan Wakil Bupati karena Bupatinya diberhentikan oleh Mendagri tanpa didampingi seorang Wakil Bupati hingga berakhirnya sisa periode 2008 - 2013.

Pada Tahun 2013, Setelah Kabupaten Padang Lawas melaksanakan perhelatan Pemilukada kedua kalinya untuk periode 2013 - 2018, Kabupaten ini dipimpin kembali oleh H. Ali Sutan Harahap (TSO) sebagai Bupati dan drg. Ahmad Zarnawi Pasaribu, Cht.

Topologi dan Klimatologi[sunting | sunting sumber]

Secara umum Kabupaten Padang Lawas memiliki iklim tropis dengan suhu rata-rata antara 14-36 °C. Berdasarkan ketinggian wilayahnya, Kabupaten Padang Lawas berada pada ketinggian (altitude) 915m diatas permukaan laut (dpl). Pada tahun 2007, Kabupaten Padang Lawas memiliki rata-rata curah hujan 167 mm/tahun dengan rata-rata curah hujan 167 mm/bulan. Curah hujan di Kabupaten Padang Lawas dalam kurun waktu 5 (lima) tahun terakhir  (2003-2007), yaitu curah hujan tertinggi terjadipada tahun 2006 yaitu 2.014 mm/tahun dengan rata-rata curah hujan 168 mm/bulan. Sementara curah hujan yang terendah terdapat pada tahun 2004 yaitu 1.865 mm/tahun dengan rata-rata curah hujan 155 mm/bulan.

Pemerintahan[sunting | sunting sumber]

Daftar Bupati[sunting | sunting sumber]

No Gambar Nama Awal menjabat Akhir menjabat Wakil Keterangan
-. Ir.Soripada Harahap 2007 2008 PJ
1. Basyrah Lubis S.H. 2008 2012 Ali Sutan Harahap Diberhentikan
- Ali Sutan Harahap 2012 2013 PJ
2. Ali Sutan Harahap 2013 Petahana Zarmawi Pasaribu


Dewan Perwakilan[sunting | sunting sumber]

Kecamatan[sunting | sunting sumber]

  1. Barumun
  2. Barumun Tengah
  3. Batang Lubu Selatan
  4. Huristak
  5. Huta Raja Tinggi
  6. Lubuk Barumun
  7. Sosa
  8. Sosopan
  9. Ulu Barumun

Arkeologi[sunting | sunting sumber]

Patung perunggu Buddha yang ditemukan di Si Pamatung, Kecamatan Barumun Tengah

Situs arkeologi Padang Lawas terletak sebagian di kabupaten ini. Mencakup daerah sekitar 1.500 km², situs arkeologi ini meliputi Kecamatan Barumun, Kecamatan Barumun Tengah, dan Kecamatan Sosopan sampai ke Kabupaten Padang Lawas Utara.[4][5]

Pariwisata[sunting | sunting sumber]

Tempat Wisata[sunting | sunting sumber]

Di Kabupaten Padang Lawas banyak terdapat potensi wisata khususnya wisata wisata alam dan wisata budaya. Potensi-potensi ini belum sempat dikelola oleh pemerintah secara maksimal. Beberapa tempat Wisata di Kabupaten Padang Lawas antara lain sebagai berikut:

  1. Pemandian Aek Siraisan di Siraisan, Kecamatan Ulu Barumun
  2. Pemandian Aek Milas di Paringgonan, Kecamatan Ulu Barumun
  3. Makam Oppu Parmata Sapihak di Desa Binabo, Kecamatan Barumun
  4. Danau Gayambang di Ujung Batu, Kecamatan Sosa
  5. Candi Sipamutung di desa Siparau, Kecamatan Barumun Tengah
  6. Candi Tandihat di Desa Tandihat, Kecamatan Barumun Tengah
  7. Candi Sangkilon di desa Sangkilon, Kecamatan Lubuk Barumun

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Luas Kabupaten Padang Lawas pada saat pembentukannya menurut UURI Nomor 38 Tahun 2007
  2. ^ "Kabupaten Padang Lawas Dalam Angka 2016"
  3. ^ "Kabupaten Padang Lawas Dalam Angka 2016"
  4. ^ Susetyo, S. (2010), Kepurbakalaan Padang Lawas, Sumatera Utara: Tinjauan Gaya Seni Bangun, Seni Arca dan Latar Keagamaan (Tesis Magister Humaniora), Depok: Fakultas Pengetahuan Ilmu Budaya, Universitas Indonesia 
  5. ^ Susetyo, S. (2006), "Some notes on the megalithic remains in Padang Lawas", dalam Simanjuntak, T.; Hisyam, M.; Prasetyo, B.; Nastiti, T.S., Archaeology, Indonesian Perspective: R.P. Soejono's Festschrift, Jakarta: LIPI Press, hlm. 317–324 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]