Kereta api Turangga

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Kereta api Turangga
Turangga.jpg
KA Turangga melintas kawasan Stasiun Lebak Jero, Garut, Jawa Barat
Info
Kelas Eksekutif Satwa
Sistem Kereta api ekspres
Status Beroperasi
Lokal Daop VIII Surabaya
Stasiun terminus Stasiun Surabaya Gubeng
Stasiun Bandung
Jumlah stasiun 13
Rute pelayanan 1
Nomor KA 37-38
Operasional
Pemilik PT Kereta Api Indonesia
Operator Daerah Operasi VIII Surabaya
Dipo Sidotopo (SDT)
Lokomotif CC 203, CC 204
Lebar trek 1067 mm
Elektrifikasi -
Kecepatan operasi 50 - 100 Km/jam
Peta Rute
Surabaya Kota
Head station
Sidotopo
Junction to left Continuation to right
Surabaya Gubeng
Station on track
Wonokromo
Unknown route-map component "xpBHF"
ke Sidoarjo
Junction to left Continuation to right
Jembatan Mayangkara
Unknown route-map component "AKRZ-AUKum"
Jalan Tol Surabaya-Gempol
Unknown route-map component "AKRZ-UKu"
Jalan Surabaya-Mojokerto
Unknown route-map component "AKRZ-AUKum"
ke Sidoarjo
Unknown route-map component "KRWg+l" Continuation to right
Tarik
Unknown route-map component "xpBHF"
Mojokerto
Unknown route-map component "xpBHF"
Jombang
Unknown route-map component "xpBHF"
ke Blitar
Unknown route-map component "KRWg+l" Continuation to right
Kertosono
Station on track
Nganjuk
Unknown route-map component "xpBHF"
Madiun
Station on track
Sragen
Unknown route-map component "xpBHF"
ke Sumber Lawang
Continuation to left Unknown route-map component "KRWgr+r"
Solo Balapan
Station on track
Flyover Dr.Soetomo, Yogya
Unknown route-map component "AKRZ-AUKum"
Lempuyangan
Unknown route-map component "xpBHF"
Kali Code, Yogya
Bridge over water
Yogyakarta
Station on track
Kebumen
Unknown route-map component "xpBHF"
Karanganyar
Station on track
Kroya
Unknown route-map component "xpBHF"
ke Purwokerto
Continuation to left Junction to right
Depo Pertamina, Maos
Non-passenger station/depot on track
ke Cilacap
Junction to left Continuation to right
Banjar
Station on track
Tasikmalaya
Station on track
Ciawi
Unknown route-map component "xpBHF"
Jalan Tol Padalarang-Cileunyi
Unknown route-map component "AKRZ-UKu"
Jalan Soekarno-Hatta, Bandung
Unknown route-map component "AKRZ-AUKum"
Bandung
Station on track
ke Jakarta
Continuation forward

Kereta api Turangga adalah kereta api kelas Eksekutif Satwa yang dioperasikan PT. Kereta Api Indonesia (Persero) di Pulau Jawa dengan jurusan Bandung (BD) - Surabaya Gubeng (SGU) dan sebaliknya.


KA Turangga pertama kali beroperasi pada tanggal 02 September 1995. Perjalanan sejauh 699 km ditempuh dalam waktu kurang lebih 12 jam dan hanya berhenti di Stasiun Cipeundeuy, Tasikmalaya, Banjar, Kroya, Kutoarjo, Yogyakarta, Solo Balapan, Madiun, Kertosono, Jombang, dan Mojokerto.

Pada awal pengoperasiannya, kereta ini diluncurkan dengan kelas Bisnis dan Eksekutif. Namun, sejak 11 Oktober 1999 semua rangkaiannya diubah menjadi kelas Eksekutif.

Kereta api dengan desain layanan kelas Eksekutif Satwa ini menawarkan alternatif perjalanan pada malam hari, oleh karena itu pada pengumuman nama kereta di stasiun pemberhentian, kereta dengan nomor perjalanan 37 dan 38 ini sering ditambahkan istilah 'Ekspres Malam'. Kereta Api Ekspres Malam Turangga berangkat dari Stasiun Bandung (BD) pada pukul 19:00 WIB dan dari Stasiun Surabaya Gubeng (SGU) pada pukul 18:00 WIB. Rangkaian KA Turangga terdiri dari 6-8 kereta penumpang kelas Eksekutif, ada yang memiliki kaca (seperti) pesawat dan yang memiliki kaca lebar (K1), 1 kereta makan (KM1), 1 gerbong pembangkit (P), dan 1 gerbong bagasi (B).

Sejak tanggal 19 Januari 2009, rangkaian kereta api Turangga diganti dengan rangkaian kereta (seperti) pesawat yang memiliki interior hijau. Namun, dewasa ini, KA Ekspres Malam Turangga tidak sepenuhnya lagi menggunakan kereta (seperti) pesawat. Satu rangkaian kereta retrofit tersebut kini dibawa rangkaian kereta api Sancaka relasi Surabaya Gubeng-Yogyakarta.


Jadwal[sunting | sunting sumber]

Berikut jadwal Kereta Api Ekspres Malam Turangga menurut revisi Grafik Perjalanan Kereta Api (GAPEKA) 2011 yang berlaku per 01 Desember 2011:

Stasiun Kedatangan Keberangkatan
KA 37 (Surabaya Gubeng-Bandung)
Surabaya Gubeng - 18:00
Mojokerto 18:42 18:45
Jombang 19:06 19:08
Kertosono 19:24 19:27
Madiun 20:27 20:35
Solo Balapan 21:48 21:53
Yogyakarta 22:38 22:43
Kutoarjo LANGSUNG 23:30
Kroya 00:55 01:07
Banjar 02:40 02:45
Tasikmalaya 03:29 03:34
Cipeundeuy 04:16 04:26
Bandung 06:10 -
KA 38 (Bandung-Surabaya Gubeng)
Bandung - 19:00
Cipeundeuy 20:44 20:54
Tasikmalaya 21:35 21:40
Banjar 22:24 22:30
Kroya 23:58 00:05
Kutoarjo 01:16 01:21
Yogyakarta 02:12 02:17
Solo Balapan 03:02 03:07
Madiun 04:20 04:25
Kertosono 05:23 05:26
Jombang 05:42 05:45
Mojokerto 06:06 06:13
Wonokromo 06:13 06:44
Surabaya Gubeng 06:52 -
KA Turangga

Asal usul nama[sunting | sunting sumber]

Nama Turangga diambil dari nama lain kuda tunggangan para raja/bangsawan di Jawa yang melambangkan kendaraan yang bisa melaju dengan kencang dalam berbagai cuaca.

Galeri[sunting | sunting sumber]


Pranala luar[sunting | sunting sumber]