Stasiun Mojokerto
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
|
Stasiun Mojokerto
|
|
|
Mojokerto
±22 m dpl.
|
|
| Stasiun Mojokerto. Tampak KA Arek Surokerto sedang berhenti | |
| Letak | |
| Provinsi | Jawa Timur |
| Kota | Mojokerto |
| Kecamatan | Prajurit Kulon |
| Sejarah | |
| Informasi Lain | |
| Operator | Daerah Operasi 8 Surabaya |
| Kode stasiun | MR |
| Elevasi | ±22 m dpl. |
| Layanan | Kereta api Bima, Kereta api Turangga, Mutiara Selatan, Sancaka, Pasundan, Gaya Baru Malam Selatan, Logawa, Sri Tanjung, Arek Surokerto, Rapih Dhoho, KRD Kertosono |
Stasiun Mojokerto (MR) merupakan stasiun kereta api yang terletak di Jl. Bhayangkara No. 20, Miji, Prajurit Kulon, Mojokerto. Stasiun yang berada pada ketinggian +22 m dpl ini merupakan stasiun terbarat di Daerah Operasi 8 Surabaya. Dahulu, dari Stasiun Mojokerto terdapat jalur kereta api yang bersambung ke Porong melewati Mojosari dan Japanan. Jalur itu direncanakan akan diaktifkan kembali sebagai bagian dari relokasi Jalur Sidoarjo Bangil akibat semburan lumpur Lapindo dan akan bersambung dengan Jalur KA Sidoarjo-Tarik, tetapi tidak menuju Stasiun Porong, melainkan langsung berbelok menuju Stasiun Bangil.
Kereta api [sunting]
- Arek Surokerto: ke Surabaya Gubeng
- Bima: ke Surabaya Gubeng dan Jakarta Gambir
- Turangga: ke Surabaya Gubeng dan Bandung
- Sancaka Pagi: ke Surabaya Gubeng dan Yogyakarta
- Mutiara Selatan: ke Surabaya Gubeng dan Bandung
- Gaya Baru Malam Selatan: ke Surabaya Gubeng dan Jakarta Kota
- Logawa: ke Jember dan Purwokerto
- Pasundan: ke Stasiun Surabaya Gubeng dan Bandung Kiaracondong
- Sri Tanjung: ke Banyuwangi Baru dan Yogya Lempuyangan
- Rapih Dhoho: ke Surabaya Gubeng dan Blitar
- KA Surabaya-Jombang-Kertosono
Insiden [sunting]
- Pada tanggal 9 Maret 2008 pukul 9.40, sebuah kereta api barang berloko BB 301-21 saat langsir di Stasiun Mojokerto. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun mengakibatkan perjalanan 4 kereta api tertunda.
- Pada tanggal 26 Januari 2009, KA Logawa jurusan Purwokerto-Jember mendadak mengeluarkan asap dari gerbong K-3 no. 93513 di bagian roda. Peristiwa ini menimbulkan kepanikan di kalangan penumpang.
| Stasiun sebelumnya: Stasiun Curahmalang |
Stasiun berikutnya: Stasiun Tarik |
|
||||||||||||||||||||||||||||||||
Koordinat: 7°28′21″LS 112°26′02″BT / 7,4723843°LS 112,4337977°BT
