Kereta api Harina

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
(Dialihkan dari Kereta api Mahesa)
Langsung ke: navigasi, cari
Papan Nama Kereta (15).PNG
Kereta api Harina
KA 67-69 Harina.jpg
KA Harina SBI-BD Berangkat Stasiun Lamongan
Info
Kelas Eksekutif & Bisnis & Ekonomi
Sistem Kereta api ekspress
Status Beroperasi
Lokal Daop 2 Bandung
Stasiun terminus Surabaya Pasar Turi
Bandung Hall
Jumlah stasiun 14
Rute pelayanan 1
Nomor KA 67-68
Operasional
Dibuka 20 Mei 2003
Ditutup -
Dibuka kembali -
Pemilik PT Kereta Api Indonesia
Operator Daerah Operasi II Bandung
Dipo Bandung
Lokomotif CC 201, CC 203, CC204, CC206
Teknis
Jarak tempuh 541 kilometer
Lebar trek 1067 mm
Elektrifikasi -
Kecepatan operasi 55 - 100 Km/jam
Peta Rute
  • (Keterangan: KA Harina hanya berhenti di stasiun yang teks namanya dicetak tebal dan berukuran besar)
  • (Keterangan: KA Harina tanda Ls Yaitu Tidak Berhenti)
Continuation to left Unknown route-map component "ABZq+lr" Continuation to right
Arrow Blue Left 001.svg Surabaya Kota – Sidotopo Arrow Blue Right 001.svg
Station on track
Stasiun Surabaya Pasarturi
Stop on track
Ls. Stasiun Tandes
Stop on track
Ls. Stasiun Kandangan
Continuation to left Junction to right
Ke Indro, Gresik
Stop on track
Ls. Stasiun Benowo
Stop on track
Ls. Stasiun Cerme
Stop on track
Ls. Stasiun Duduk
Station on track
Stasiun Lamongan
Stop on track
Ls. Stasiun Sumlaran
Stop on track
Ls. Stasiun Pucuk
Stop on track
Ls. Stasiun Gembong
Stop on track
Ls. Stasiun Babat
Stop on track
Ls. Stasiun Bowerno
Stop on track
Ls. Stasiun Sroyo
Stop on track
Ls. Stasiun Sumberrejo
Stop on track
Ls. Stasiun Kapas
Unknown route-map component "KMW"
Batas Daop VIII SB - Daop IV SM
Station on track
Stasiun Bojonegoro
Stop on track
Ls. Stasiun Kalitidu
Stop on track
Ls. Stasiun Tobo
Station on track
Stasiun Cepu
Stop on track
Ls. Stasiun Kapuan
Stop on track
Ls. Stasiun Wadu
Stop on track
Ls. Stasiun Randublatung
Stop on track
Ls. Stasiun Doplang
Stop on track
Ls. Stasiun Sulur
Stop on track
Ls. Stasiun Kradenan
Stop on track
Ls. Stasiun Panunggalan
Stop on track
Ls. Stasiun Jambon
Stop on track
Ls. Stasiun Gambringan
Junction to left Continuation to right
Ke Gundih, Solo
Stop on track
Ls. Stasiun Ngrombo
Stop on track
Ls. Stasiun Sedadi
Stop on track
Ls. Stasiun Karangjati
Stop on track
Ls. Stasiun Gubug
Stop on track
Ls. Stasiun Tegowanu
Unknown route-map component "KRWg+l" Continuation to right
Ke Kedungjati, Gundih
Stop on track
Ls. Stasiun Brumbung
Stop on track
Ls. Stasiun Alastuwa
Station on track
Stasiun Semarang Tawang
Station on track
Stasiun Semarang Poncol
Stop on track
Stasiun Jerakah
Stop on track
Stasiun Mangkang
Stop on track
Stasiun Kaliwungu
Stop on track
Stasiun Kalibodri
Stop on track
Stasiun Weleri
Stop on track
Stasiun Krengseng
Stop on track
Stasiun Plabuan
Stop on track
Stasiun Kuripan
Stop on track
Stasiun Ujungnegoro
Stop on track
Stasiun Batang
Station on track
Stasiun Pekalongan
Stop on track
Stasiun Sragi
Stop on track
Stasiun Comal
Unknown route-map component "eHST"
Stasiun Ujunggede
Stop on track
Stasiun Petarukan
Stop on track
Stasiun Pemalang
Unknown route-map component "eHST"
Stasiun Babadan
Stop on track
Stasiun Suradadi
Unknown route-map component "eHST"
Stasiun Maribaya
Stop on track
Stasiun Larangan
Station on track
Stasiun Tegal
Junction to left Continuation to right
Ke Prupuk, Purwokerto
Unknown route-map component "KMW"
Batas Daop III CN - Daop IV SM
Stop on track
Stasiun Brebes
Stop on track
Stasiun Bulakamba
Stop on track
Stasiun Tanjung
Stop on track
Stasiun Losari
Stop on track
Stasiun Pabedilan
Stop on track
Stasiun Babakan
Stop on track
Stasiun Waruduwur
Stop on track
Stasiun Cirebon Prujakan
Unknown route-map component "KRWg+l" Continuation to right
Ke Purwokerto, Yogyakarta
Station on track
Stasiun Cirebon
Stop on track
Stasiun Cangkring
Stop on track
Stasiun Bangoduwa
Stop on track
Stasiun Arjawinangun
Unknown route-map component "eHST"
Stasiun Kaliwedi
Stop on track
Stasiun Kertasemaya
Stop on track
Stasiun Jatibarang
Stop on track
Stasiun Telagasari
Stop on track
Stasiun Terisi
Stop on track
Stasiun Kadokangabus
Stop on track
Stasiun Cilegeh
Unknown route-map component "eHST"
Halte Cipedang
Stop on track
Stasiun Haurgeulis
Stop on track
Stasiun Cipunegara
Stop on track
Stasiun Pegadenbaru
Stop on track
Stasiun Cikaum
Stop on track
Stasiun Pasirbungur
Stop on track
Stasiun Pringkasap
Stop on track
Stasiun Pabuaran
Stop on track
Stasiun Tanjungrasa
Unknown route-map component "KRWg+l" Continuation to right
Ke Purwakarta
Continuation to left Station on transverse track Unknown route-map component "ABZgf"
Stasiun Cikampek (KA berbalik arah)
Straight track
(Anak panah menuju Bekasi)
Junction to left Continuation to right
Ke Cirebon
Stop on track
Stasiun Cibungur
Stop on track
Stasiun Sadang
Station on track
Stasiun Purwakarta
Stop on track
Stasiun Ciganea
Stop on track
Stasiun Sukatani
Stop on track
Stasiun Plered
Stop on track
Stasiun Cisomang
Stop on track
Stasiun Cikadongdong
Stop on track
Stasiun Rendeh
Stop on track
Stasiun Maswati
Stop on track
Stasiun Sasaksaat
Stop on track
Stasiun Cilame
Stop on track
Stasiun Padalarang
Stop on track
Stasiun Gadobangkong
Stop on track
Stasiun Cimahi
Stop on track
Stasiun Cimindi
Stop on track
Stasiun Andir
Stop on track
Stasiun Ciroyom
Station on track
Bandung
Continuation forward
ke Tasikmalaya

Kereta api Harina adalah kereta api Eksekutif dan Bisnis yang melayani Surabaya Pasar Turi - Bandung Hall Via Semarang Tawang dan Sebaliknya.

Beroperasi sejak 20 Mei 2003, KA ini menjadi primadona untuk jalur Bandung - Semarang. Apalagi, pada zaman itu, kereta yang digunakan oleh Harina masih baru dari INKA (K1 025xx, sekarang K1 0 02 xx). Rangkaian ini satu angkatan dengan rangkaian KA Argo Muria yang diproduksi tahun 2002 juga. KA Harina awalnya dioperasikan oleh Daop IV Semarang. (sekarang Daop II Bandung)

Nama Harina diambil dari bahasa Sanskerta yang artinya adalah kijang. Berangkat dari Bandung malam hari (20:45) dan berangkat dari Stasiun Surabaya Pasarturi sore hari (16:00). Rute yang dilewati cukup unik, dari Bandung tidak ke arah timur melainkan ke arah barat menuju Cikampek, sampai Cikampek kemudian lokomotifnya di putar dan terus berbalik ke arah timur melewati Cirebon, Tegal, Pekalongan, Semarang, Cepu, Bojonegoro dan berakhir di Stasiun Surabaya Pasarturi.

Harina sesungguhnya merupakan penerus dari kereta api yang pernah melayani rute Bandung - Semarang sebelumnya, yaitu Kereta api Mahesa. Namun rute Mahesa berbeda dengan Harina, yaitu dari Bandung ke arah timur menuju Tasikmalaya, Banjar, kemudian Kroya. Di Kroya, lokomotifnya diputar dan kereta melanjutkan perjalanan melalui Purwokerto, Prupuk, dan dari sini mengambil jalur ke arah utara menuju Tegal lewat Slawi. Rangkaian Mahesa terdiri dari campuran kereta api bisnis dan eksekutif.

Mahesa rupanya tidak berumur panjang, penyebabnya antara lain inefisiensi jarak (jarak melewati Kroya sampai Tegal ini terlalu panjang) dan respon penumpang yang tidak terlalu menggembirakan. Kereta api ini kemudian dihentikan pengoperasiannya. Setelah melalui evaluasi, kemudian diluncurkan kereta api Harina yang rutenya diubah melewati utara (Cikampek - Cirebon) sehingga lebih efisien.

Sejak bulan Agustus 2010, KA Harina menambah beberapa gerbong kelas bisnis dalam setiap perjalanannya.

Melihat tingkat okupansi yang cukup tinggi, PT. Kereta Api (Persero) menambah jadwal perjalanan KA ini per tanggal 12 Februari 2011 dengan jadwal 07.30 WIB dari kedua Stasiun Keberangkatan KA Harina dengan bernama Harina pagi dengan jadwal reguler pagi.

Ternyata KA Harina Pagi memiliki okupansi penumpang yang jauh lebih rendah. Yakni hanya 40-60% saja kursi yang terisi. Akhirnya per 1 Oktober 2011 KA Harina pagi dihapus dari GAPEKA.

Mulai tanggal 1 Maret 2013, KA Harina & Harina Pagi dilebur menjadi satu sehingga disebut dengan KA Harina saja. Rutenya pun diperpanjang hingga Stasiun Surabaya Pasarturi, pasca dinonaktifkannya Kereta api Rajawali jurusan Semarang Tawang - Surabaya Pasarturi. Kepemilikan kereta ini pun sekarang berubah dari Daop IV Semarang menjadi Daop II Bandung, dan dengan dimutasinya KA Harina, beberapa KA eksekutif milik dipo Semarang Poncol dimutasi ke dipo Bandung, tapi KA Harina yang asli (batch 2002) justru kini digunakan untuk KA Argo Muria/Sindoro.

Sejak menjadi KA milik Daop II, KA ini menjadi jarang membawa KA eksekutif yang aslinya yaitu batch 2002, namun menjadi sering membawa KA eksekutif yang sudah tua, karena seringnya menggunakan rangkaian "sisa" di Dipo. Tetapi, dalam rangkaian KA Harina saat ini, terdapat keunikan, dimana 2 kereta eksekutif yang biasa dialokasikan untuk kereta ini (K1 0 67 20 dan 21) memiliki posisi toilet yang terbalik, yang hanya ada di kereta tersebut. Kereta tersebut adalah mutasi dari Daop IV saat Harina dimutasi ke Daop II. Pagi harinya, rangkaian yang berada di Bandung digunakan untuk KA Argo Parahyangan, yaitu KA 37 dan 38.

Jadwal Perjalanan[sunting | sunting sumber]

KA 67 Harina (Surabaya Pasar Turi - Bandung)
Stasiun Kedatangan Keberangkatan
Surabaya Pasar Turi - 17.15
Lamongan 17.53 17.56
Bojonegoro 18.53 18.57
Cepu 19.21 19.27
Ngrombo 20.36 20.38
Semarangtawang 21.23 21.40
Weleri ls ls
Pekalongan 22.54 23.00
Tegal 23.48 23.58
Brebes ls ls
Babakan ls ls
Cirebon 00.57 01.02
Cikampek 02.44 03.00
Purwakarta 03.17 03.19
Cimahi 04.36 04.38
Bandung 04.52 -
KA 68 Harina (Bandung - Surabaya Pasar Turi)
Stasiun Kedatangan Keberangkatan
Bandung - 21.35
Cimahi 21.45 21.47
Purwakarta 23.06 23.13
Cikampek 23.30 00.00
Cirebon 01.45 01.56
Babakan ls ls
Tegal 02.56 03.00
Pekalongan 03.48 03.53
Semarangtawang 05.00 05.35
Ngrombo 06.19 06.21
Cepu 07.27 07.31
Bojonegoro 08.01 08.05
Lamongan 09.03 09.06
Surabaya Pasar Turi 09.45 -

Referensi[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]