Kereta api Argo Parahyangan

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Disambig gray.svg
Plat nama KA Argo Parahyangan.png
Kereta api Argo Parahyangan
Ka Argo Parahyangan.jpg
Ka Argo Parahyangan Melintas Langsung Di Stasiun Tambun
Info
Kelas Eksekutif Argo Dan Bisnis AC
Sistem Kereta api ekspres
Status Beroperasi
Lokal Daop 2 Bandung
Stasiun terminus Bandung
Jakarta Gambir
Jumlah stasiun 6
Rute pelayanan 10
Nomor KA 21-32
33-38
Operasional
Dibuka 27 April 2010
Pemilik PT Kereta Api Indonesia
Operator Daerah Operasi II Bandung
Dipo Bandung (BD)
Lokomotif CC201, CC203, CC204, CC206
Teknis
Jarak tempuh 166 km
Kecepatan operasi 40 s.d. 90 km/jam
Peta Rute

Peta rute KA Argo Parahyangan

Continuation backward
ke Kasugihan, Yogyakarta, Surabaya
Station on track
Stasiun Bandung
Straight track
Straight track
Stop on track
Stasiun Cimahi
Straight track
Station on track
Stasiun Padalarang
Junction to left Continuation to right
ke Manggarai
Enter and exit tunnel
Terowongan Sasaksaat
Straight track
Straight track
Transverse water Bridge over water Transverse water
Jembatan Cisomang
Straight track
Straight track
Station on track
Stasiun Purwakarta
Straight track
Continuation to left Unknown route-map component "KRWg+r"
Ke Cirebon
Station on track
Stasiun Cikampek
Straight track
Station on track
Stasiun Karawang
Straight track
Station on track
Stasiun Tambun
Straight track
Station on track
Stasiun Bekasi
Straight track
Station on track
Stasiun Jatinegara
Continuation to left Junction to right
Ke Pasar Senen
Unknown route-map component "KRWg+l" Continuation to right
Ke Bogor
Station on track
Stasiun Manggarai
Junction to left Continuation to right
Ke Tanah Abang
Unknown route-map component "BRÜCKEa"
Elevated
Unknown route-map component "hBHF"
Stasiun Gambir
Straight track
Straight track
Unknown route-map component "hCONTf"
Ke Jakarta Kota

Kereta api Argo Parahyangan (terkadang juga populer dengan sebutan Gopar) adalah kereta api kelas eksekutif atau eksekutif-bisnis yang dioperasikan oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero) di Pulau Jawa dengan jurusan Bandung (BD) - Jakarta (GMR) dan sebaliknya dan menjadi satu-satunya KA yang melayani rute ini.

Sejarah operasional[sunting | sunting sumber]

Kereta api ini merupakan kereta api hasil peleburan KA Argo Gede dan Parahyangan, yang telah dihentikan pengoperasiannya. KA Argo Parahyangan pertama kali dioperasikan pada Selasa, 27 April 2010 pada pukul 05.30 di Stasiun Bandung dan pukul 05.45 di Stasiun Gambir.

Kereta api Argo Parahyangan merupakan hasil respons PT KAI (Persero) atas kekecewaan masyarakat karena diberhentikannya pengoperasian kereta api Parahyangan. Sehingga PT KAI (Persero) menggabungkan kereta api Parahyangan bersama rangkaian kereta api Argo Gede. Jadi rangkaian bekas kereta api Parahyangan disambungkan di kereta depan kereta api Argo Gede. Tetapi masyarakat tidak mau nama Parahyangan itu ditiadakan. Akhirnya, PT KAI (Persero) menggabungkan nama Argo Gede dan Parahyangan menjadi Argo Parahyangan. KA Argo Parahyangan menyediakan layanan kelas eksekutif argo yang memiliki pendingin udara (AC) dengan menggunakan kereta bekas kereta api Argo Gede dan kelas bisnis tanpa pendingin udara dengan menggunakan rangkaian kereta bekas kereta api Parahyangan.

KA Argo Parahyangan kini[sunting | sunting sumber]

KA Argo Parahyangan beroperasi setiap harinya sekitar 9 kali pergi-pulang (termasuk tambahan) mengingat okupansi yang bagus. Perjalanan Jakarta-Bandung sepanjang ±166 km menelusuri alam pegunungan Priangan Bagian Barat ditempuh kereta api ini dengan waktu tempuh rata-rata 3 jam sampai 3 jam 15 menit.

Rangkaian Kereta Api Argo Parahyangan terdiri dari 2-3 kereta kelas bisnis bekas kereta api Parahyangan (K2), 1 Kereta Makan bekas kereta api Argo Gede (KM1), 3-4 kereta kelas eksekutif argo bekas kereta api Argo Gede (K1), dan 1 Kereta Bagasi Pembangkit (BP) bekas kereta api Argo Gede. Untuk KA Argo Parahyangan full eksekutif, KA menggunakan 5-6 K1, 1 KM, dan 1 BP. Mengingat permintaan kelas eksekutif lebih tinggi dari kelas bisnis, sejak tanggal 30 Desember 2011 K2-nya dihilangkan sehingga kereta api Argo Parahyangan menjadi kereta api Eksekutif seluruhnya (meskipun di beberapa perjalanannya masih ditambah K2).

Jumlah perjalanan KA Argo Parahyangan semakin meningkat mengingat okupansi yang bagus, dan juga karena jalan tol yang macet membuat masyarakat beralih ke kereta api.

Sejak 1 Juni 2014, KA Argo Parahyangan dengan jadwal baru berdasarkan Gapeka 2014 akan berjalan 6 kali pergi pulang, reguler (belum termasuk 4 kereta tambahan). Saat ini 3 rangkaian Argo Parahyangan menggunakan rangkaian KA yang idle. Antara lain KA 33 dan 34 yang menggunakan rangkaian KA Turangga, KA 35 dan KA 36 yang menggunakan rangkaian KA Bangunkarta, dan KA 37 dan 38 yang menggunakan rangkaian KA Harina.

KA 21-32 berjalan setiap hari. Sedangkan untuk KA 33-38, kereta tersebut hanya berjalan di hari Selasa sampai dengan Minggu, karena merupakan KA tambahan. Tersedia juga KA Argo Parahyangan tambahan yang berjalan di hari Senin, dengan keberangkatan dari Bandung jam 04.00 dan dari Gambir jam 07.20.

Fasilitas[sunting | sunting sumber]

Kereta eksekutif

KA Argo Parahyangan menggunakan KA Eksekutif kelas Argo berkapasitas 50 penumpang dengan:

  • Televisi
  • Meja makan (Kadangkala)
  • Lampu baca
  • Colokan listrik di setiap kursi
  • AC
  • Toilet
  • Kursi (reclining seat) yang bisa diputar balik

Kereta bisnis

Sedangkan kelas bisnis, berkapasitas 64 penumpang dan cukup nyaman dengan harga yang lebih terjangkau. Fasilitas:

  • AC
  • Toilet
  • Colokan Listrik di setiap kursi
  • Kursi yang bisa diputar balik

KA Argo Parahyangan menggunakan KA eksekutif Argo bekas Argo Gede buatan tahun 1995 dan 2002, dan terkadang menggunakan KA milik Argo Wilis yang dibuat pada 1998, atau menggunakan KA eksekutif biasa (buatan 1995 ke bawah) yang dicat striping Argo. KA Bisnis menggunakan KA eks-Parahyangan.

Rangkaian[sunting | sunting sumber]

Ada beragam rangkaian yang diperuntukkan untuk Argo Parahyangan.

Eksekutif

  • 1 kereta pembangkit (P BD);
  • 5 kereta kelas eksekutif (K1 BD);
  • 1 kereta makan (M1 BD);
  • 1 kereta aling-aling (B, K2, K3, BD).

Eksekutif - Bisnis

  • 1 kereta pembangkit (P BD);
  • 3 kereta kelas eksekutif (K1 BD);
  • 1 kereta makan (M1/KM2 BD);
  • 2 kereta kelas bisnis AC (K2 BD);
  • 1 kereta bagasi/aling-aling (B, K2, K3 BD).

Tambahan KA Argo Parahyangan rangkaian Bangunkarta:

  • 6 kereta kelas Eksekutif (K1 SDT);
  • 1 kereta makan (KM1 SDT);
  • 1 kereta pembangkit (P SDT).

KA Argo Parahyangan rangkaian Turangga:

  • 1 kereta barang (B SDT);
  • 6 kereta kelas eksekutif (K1 SDT);
  • 1 kereta makan (M1 SDT);
  • 1 kereta pembangkit (P SDT).

KA Argo Parahyangan rangkaian Harina:

  • 1 kereta aling-aling (K3 BD);
  • 2 kereta kelas bisnis AC (K2 BD);
  • 1 kereta makan (M1 BD);
  • 4 kereta kelas eksekutif (K1 BD);
  • 1 kereta pembangkit (P BD).

Jadwal perjalanan[sunting | sunting sumber]

Jadwal Perjalanan KA Argo Parahyangan mulai 1 April 2015

KA 19
Stasiun Tiba Berangkat
Bandung - 05.00
Cimahi 05.11 05.13
Jatinegara 07.52 07.54
Gambir 08.04 -
KA 20
Stasiun Tiba Berangkat
Gambir - 05.00
Bekasi 05.24 05.26
Purwakarta 06.30 06.35
Cimahi 08.21 08.23
Bandung 08.34 -
KA 21
Stasiun Tiba Berangkat
Bandung - 06.30
Cimahi 06.41 06.44
Bekasi 09.07 09.09
Jatinegara 09.27 09.09
Gambir 09.40 -
KA 22
Stasiun Tiba Berangkat
Gambir - 08.30
Bekasi 08.56 08.58
Purwakarta 10.02 10.11
Cimahi 11.46 11.48
Bandung 11.59 -
KA 23
Stasiun Tiba Berangkat
Bandung - 11.50
Cimahi 12.01 12.03
Bekasi 14.27 14.29
Jatinegara 14.45 14.47
Gambir 14.47 -
KA 24
Stasiun Tiba Berangkat
Gambir - 10.15
Bandung 13.35 -
KA 25
Stasiun Tiba Berangkat
Bandung - 14.30
Cimahi 14.41 14.43
Jatinegara 17.34 17.36
Gambir 17.47 -
KA 26
Stasiun Tiba Berangkat
Gambir - 15.30
Cimahi 18.19 18.21
Bandung 18.28 -
KA 27
Stasiun Tiba Berangkat
Bandung - 16.15
Jatinegara 19.18 19.20
Gambir 19.31 -
KA 28
Stasiun Tiba Berangkat
Gambir - 18.15
Cimahi 21.14 21.26
Bandung 21.27 -
KA 29
Stasiun Tiba Berangkat
Bandung - 19.25
Cimahi 19.36 19.38
Bekasi 22.02 22.04
Jatinegara 22.21 22.23
Gambir 22.34 -
KA 30
Stasiun Tiba Berangkat
Gambir - 20.00
Bekasi 20.25 20.27
Bandung 23.12 -
KA 31
Stasiun Tiba Berangkat
Bandung - 07.35
Cimahi 07.46 07.48
Bekasi 10.24 10.26
Jatinegara 10.43 10.45
Gambir 10.56 -
KA 32
Stasiun Tiba Berangkat
Gambir - 11.45
Bekasi 12.11 12.13
Purwakarta 13.17 13.26
Bandung 14.57 -
KA 33
Stasiun Tiba Berangkat
Bandung - 08.35
Cimahi 08.46 08.48
Bekasi 11.15 11.17
Jatinegara 11.34 11.36
Gambir 11.48 -
KA 34
Stasiun Tiba Berangkat
Gambir - 11.45
Bekasi 13.11 13.13
Bandung 14.57 -

Insiden[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

Galeri[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]