Kereta api Gajayana

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Plat Daop 8 Gajayana.PNG
Kereta api Gajayana
CC2061362 KA 39 Gajayana - Stasiun Kota.jpg
Info
Kelas Eksekutif Satwa
Sistem Kereta api ekspres
Status Beroperasi
Lokal Daerah Operasi VIII Surabaya
Stasiun terminus Malang Kota Baru
Jakarta Gambir Via Yogyakarta
Jumlah stasiun 11
Rute pelayanan 1
Nomor KA 39-40
Operasional
Dibuka 28 Oktober 1999
Ditutup -
Dibuka kembali -
Pemilik PT Kereta Api Indonesia
Operator Daerah Operasi VIII Surabaya
Dipo Jatinegara/Sidotopo (JNG/SDT, untuk lokomotif)
Malang (ML, untuk rangkaian)
Lokomotif CC206
Teknis
Jarak tempuh 907 km
Lebar trek 1.067 mm
Elektrifikasi -
Kecepatan operasi 50 s.d. 100 km/jam
Elevasi tertinggi +444 m (Malang Kota Baru)
Peta Rute
Head station
Jakarta Kota
Junction to left
+ Continuation to right
ke Ancol/Mangga Dua
Unknown route-map component "BRÜCKEa"
Unknown route-map component "hBHF"
Jakarta Gambir
Unknown route-map component "BRÜCKEe"
Continuation to left Junction from right
ke
Unknown route-map component "xpBHF"
Jakarta Manggarai
Continuation to left Junction to right
ke Tebet
Unknown route-map component "KRWg+l"
+ Continuation to right
ke
Unknown route-map component "xpBHF"
Unknown route-map component "AKRZ-UKu"
Jalan Tol Ir.Wiyoto Wiyono
Unknown route-map component "AKRZ-UKu"
Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta
Unknown route-map component "AKRZ-AUKum"
Kraji Flyover
Unknown route-map component "xpBHF"
Bekasi
Unknown route-map component "xpBHF"
Continuation to left Junction to right
ke Purwakarta
Station on track
Cirebon
Junction to left
+ Continuation to right
ke Brebes/Semarang
Unknown route-map component "AKRZ-UKu"
Jalan Tol Palimanan-Kanci
Unknown route-map component "xpBHF"
Ketanggungan
Continuation to left Junction to right
ke Tegal lewat Lebaksiu
Station on track
Purwokerto
Continuation to left Junction from right
ke Bandung / Cilacap
Station on track
Sumpiuh
Station on track
Karanganyar
Unknown route-map component "xpBHF"
Kebumen
Station on track
Yogyakarta Tugu
Bridge over water
Kali Code, Yogya
Unknown route-map component "xpBHF"
Lempuyangan, Yogya
Unknown route-map component "AKRZ-AUKum"
Flyover Dr.Soetomo, Yogya
Station on track
Solo Balapan
Junction both to and from left
+ Continuation to right
ke Sumber Lawang
Unknown route-map component "xpBHF"
Sragen
Station on track
Madiun
Unknown route-map component "xpBHF"
Nganjuk
Station on track
Kertosono
Continuation to left Junction to right
ke Surabaya
Station on track
Kediri
Station on track
Tulungangung
Station on track
Blitar
Station on track
Kepanjen
Station on track
Malang
Continuation forward
ke Bangil

Kereta api Gajayana adalah kereta api kelas eksekutif yang dioperasikan oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero) di Pulau Jawa dengan jurusan Malang-Jakarta Kota, dan sebaliknya.

Operasional[sunting | sunting sumber]

Kereta api Gajayana diresmikan pengoperasiannya pada tanggal 28 Oktober 1999. Sempat dirangkaikan dengan kelas bisnis pada awal pengoperasiannya. Nama Gajayana berasal dari seorang raja dari Kerajaan Kanjuruhan yang bernama Sang Liswa (anak dari Dewa Shima) dan terkenal dengan gelar Gajayana yang sangat dicintai oleh para brahmana dan rakyatnya karena membawa ketentraman di seluruh negeri. Kerajaan Kanjuruhan ini berpusat di wilayah Dinoyo, Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur.

Sejak Oktober 2008 rangkaian Gajayana diubah menjadi kereta Argo, menggunakan kereta eksekutif (K1) satwa. Pasca Lebaran 2009, rangkaian kereta api Gajayana diubah menjadi seperti Pesawat (keluaran 2009) dan kereta Gajayana satwa kini digunakan untuk KA Bangunkarta Eksekutif sejak 5 Desember 2009. Rangkaian baru ini diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono, di Stasiun Jakarta Kota.

Perjalanan sejauh 907 km ditempuh dalam waktu sekitar 14 jam 30 menit dan hanya berhenti di Stasiun Malang, Kepanjen, Wlingi, Blitar, Tulungagung, Kediri, Kertosono, Madiun, Solo Balapan, Yogyakarta, Purwokerto, Cirebon, Jatinegara, dan berakhir di Stasiun Gambir.

Rangkaian Kereta Api Gajayana terdiri dari 6 sampai 8 K1 Argo, 1 Kereta Makan motif Batik (KM1), 1 Kereta Pembangkit listrik (P), dan 1 kereta Bagasi (B).

Jadwal perjalanan[sunting | sunting sumber]

KA 39 Gajayana (Malang - Gambir)

Stasiun Kedatangan Keberangkatan
Malang - 13.40
Kepanjen 14.08 14.10
Wlingi 15.00 15.03
Blitar 15.31 15.36
Tulungagung 16.16 16.19
Kediri 16.55 16.58
Madiun 18.34 18.40
Solo Balapan 19.53 19.59
Yogyakarta 20.42 20.49
Kutoarjo 21.42 21.47
Purwokerto 23.34 23.40
Cirebon 01.43 01.50
Jatinegara 04.18 04.20
Gambir 04.30 -

KA 40 Gajayana (Gambir - Malang)

Stasiun Kedatangan Keberangkatan
Gambir - 17.50
Cirebon 20.27 20.37
Purwokerto 22.31 22.41
Kutoarjo 00.45 01.00
Yogyakarta 01.39 01.45
Solo Balapan 02.28 02.33
Madiun 03.44 03.50
Kediri 05.23 05.30
Tulungagung 06.06 06.09
Blitar 06.50 07.00
Wlingi 07.28 07.31
Kepanjen 08.24 08.30
Malang Kotalama 08.55 08.57
Malang 09.02 -

Pranala luar[sunting | sunting sumber]