Kereta api Kamandaka

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Papan Nama Kereta Api Kamandaka.PNG
Kereta api Kamandaka
Peresmikan Ka Kamandaka.jpg
Info
Kelas Eksekutif dan ekonomi AC
Sistem Kereta api ekspres
Status Beroperasi
Lokal Daop 5 Purwoketo
Stasiun terminus Purwokerto
Semarang Tawang
Jumlah stasiun 9
Rute pelayanan 2
Nomor KA 193 & 195
Operasional
Dibuka 17 Februari 2014 (KA Kamandaka I)
12 September 2014 (Kamandaka II)
Pemilik PT Kereta Api Indonesia
Operator Daerah Operasi V Purwokerto
Dipo Purwoketo (PWT)
Lokomotif CC201
Teknis
Jarak tempuh 245 km
Lebar trek 1067 mm
Kecepatan operasi 50 s.d. 90 km/jam

Kereta api Kamandaka adalah kereta api kelas eksekutif dan ekonomi AC milik PT Kereta Api Indonesia yang melayani jalur kereta api Purwokerto-Semarang. Kereta api ini diluncurkan pada hari Senin tanggal 17 Febuari 2014 oleh Wakil Menteri Perhubungan Bambang Susantono dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Nama kereta api ini diambil dari salah satu tokoh pada kisah legenda terkenal di wilayah sekitar Purwokerto-Kebumen-Banyumas, yakni Raden Kamandaka yang kemudian dikenal dengan Lutung Kasarung. Kereta api ini berhenti di Stasiun Semarang Tawang, Stasiun Semarang Poncol, Stasiun Weleri, Stasiun Pekalongan, Stasiun Pemalang, Stasiun Tegal, Stasiun Slawi, Stasiun Bumiayu dan Stasiun Purwokerto.

Kereta api ini membawa 5-6 Kereta Ekonomi AC (K3 Ekonomi PSO) + 1/2 Kereta Eksekutif (K1 Ekskutif) + 1 Kereta Makan dan Pembangkit (KMP3). Karena meningkatnya animo pengguna, PT KAI menambahkan satu gerbong eksekutif untuk meningkatkan pelayanan jasa angkutan darat tersebut mulai tanggal 5 September 2014. Selain itu, akan diluncurkan Kereta api Kamandaka II mulai 12 September 2014

Peluncuran[sunting | sunting sumber]

Jalur kereta api Tegal-Prupuk merupakan salah satu jalur kereta api tersepi di pulau Jawa. Jalur ini hanya melayani kereta api barang bahan bakar minyak (BBM) dari Maos ke Tegal. Jalur ini sama sekali tak melayani kereta api penumpang. Kereta api penumpang terakhir yang melewati jalur ini adalah Kereta api Mahesa relasi Semarang-Bandung. Kereta api ini dihentikan operasionalnya pada tahun 2003 karena sepi penumpang. Pada tahun 2009, PT Kereta Api memperpanjang trayek Kereta api Kaligung yang semula Semarang-Tegal pp menjadi Semarang-Slawi pp. Sayangnya pada tahun 2012 trayek Kereta api Kaligung dikembalikan seperti semula karena dianggap rute ini tak menguntungkan PT KA. Barulah pada tahun 2014 PT KA mulai mengkaji ulang untuk mengoperasikan kembali kereta api penumpang di jalur ini.

Jadwal Perjalanan[sunting | sunting sumber]

KA 193 Kamandaka (Purwokerto - Semarang Tawang)
Stasiun Kedatangan Keberangkatan
Purwokerto - 05.00
Bumiayu 05.40 05.42
Slawi 06.33 06.35
Tegal 06.55 07.00
Pemalang 07.23 07.25
Pekalongan 07.51 07.58
Weleri 08.39 08.41
Semarang Poncol 09.13 09.23
Semarang Tawang 09.30 -
KA 195 Kamandaka (Semarang Tawang - Purwokerto)
Stasiun Kedatangan Keberangkatan
Semarang Tawang - 16.15
Semarang Poncol 16.20 16.25
Weleri 16.58 17.00
Pekalongan 17.41 17.45
Pemalang 18.12 18.14
Tegal 18.37 18.40
Slawi 19.00 19.02
Prupuk 19.34 19.36
Bumiayu 19.57 19.59
Purwokerto 20.39 -

Referensi[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]