Surah Al-A'raf

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
(Dialihkan dari Surah Al-A’raf)
Lompat ke: navigasi, cari
al-A'raf
الأعراف
Ayah 1 s.d. Ayah 5
Ayah 1 s.d. Ayah 5
Informasi
Arti Tempat Tertinggi
Klasifikasi Makkiyah
Surah ke 7
Juz Juz 8 (ayat 1-87)
Juz 9 (ayat 88-206)
Statistik
Jumlah ayat 206 ayat
Ayat Sajdah Ayat 206

Surah Al-A'raf (bahasa Arab:الأعراف, al-A'rāf, "Tempat Tertinggi") adalah surah ke-7 dalam al-Qur'an. Surah ini terdiri atas 206 ayat dan termasuk pada golongan surah Makkiyah. Surah ini diturunkan sebelum turunnya surah Al-An'am dan termasuk golongan surah Assab 'uththiwaal (tujuh surat yang panjang). Dinamakan Al-A'raf karena perkataan Al-A'raf terdapat dalam ayat 46 yang mengemukakan tentang keadaan orang-orang yang berada di atas Al-A'raf yaitu: tempat yang tertinggi di batas surga dan neraka.

Terjemahan[sunting | sunting sumber]

Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang.

  • Alif Laam Miim Shaad, Sebuah Kitab dikirimkan kepada dirimu, maka janganlah dadamu sesak terhadap hal itu, supaya kamu memperingatkan mempergunakan hal itu; serta sebuah pengingat untuk golongan yang beriman. (Ayat:1-2)
  • Ikutilah hal-hal yang dikirimkan kepada kalian dari Tuhan kalian dan jangan mengikuti panutan-panutan selain Dia; betapa sedikit yang kalian ingat! (Ayat:3)
  • Betapa banyak negeri yang telah Kami lenyapkan,
    ketika kedatangan hantaman Kami di malam hari, atau sewaktu mereka beristirahat maka tiada keluhan dari mereka tatkala Hantaman Kami melanda mereka, selain mengatakan: "Sesungguhnya kami ini golongan yang sewenang-wenang". (Ayat:4-5)
  • Maka sungguh kelak Kami menanyai orang-orang yang telah didatangi utusan kepada mereka dan sungguh Kami akan menanyai golongan yang diutus, maka sungguh akan Kami singkapkan kisah tentang diri mereka dengan Ilmu, sungguh Kami bukanlah golongan yang lengah, Perhitungan pada hari itu ialah Kebenaran maka barangsiapa yang perbekalannya berharga, maka mereka itulah golongan yang berhasil; sedangkan barangsiapa yang perbekalannya sia-sia, maka itulah golongan yang mencelakakan diri sendiri, akibat mereka mengingkari ayat-ayat Kami. (Ayat:6-9)
  • Sesungguhnya Kami yang telah menempatkan kalian di muka bumi dan Kami yang menyediakan keperluan hidup untuk kalian di muka bumi, betapa sedikit kalian bersyukur! (Ayat:10)
  • Sesungguhnya Kami yang telah menciptakan kalian, lalu Kami yang menyusun kalian, kemudian Kami serukan kepada para malaikat: "rendahkan diri kalian terhadap Adam" maka mereka pun merendah diri kecuali iblis, ia tidak termasuk golongan yang merendah diri.
    Dia berfirman: "Apakah yang menghalangimu untuk merendah diri di waktu Aku memerintahmu?"
    ia berkata: "aku lebih baik dibanding orang itu, Engkau menciptakanku dari Api, sedangkan Engkau ciptakan orang itu dari tanah".
    Dia berfirman: "Turunlah dari sini; karena kamu tidak berhak meninggikan diri disini, maka menyingkirlah! sungguh, kamu termasuk golongan yang dicampakkan"
    ia berkata: "tangguhkanlah aku hingga mereka dibangkitkan" Dia berfirman: "Sungguh, kamu termasuk golongan yang ditangguhkan".
    ia berkata: "sebagaimana Engkau telah menyatakan aku sesat, sesungguhnya akulah yang akan menghalangi mereka terhadap KetentuanMu yang semestinya, kemudian aku akan menghadapi mereka dari hadapan mereka, dari belakang mereka, dari kanan mereka dan dari kiri mereka; sehingga Engkau tak akan mendapati sebagian besar mereka sebagai golongan yang bersyukur. "
    Dia berfirman: "Keluarlah kamu dari sini secara terhina, terusir.
    Sungguh, barangsiapa di antara mereka yang mengikutimu, Aku pasti akan penuhi Jahannam dengan kalian semua".
    : "Wahai Adam, tinggalah kamu dan istrimu di Surga, serta makanlah hal-hal yang kalian berdua kehendaki tetapi janganlah kalian berdua dekati pohon ini, yang dapat mengakibatkan kalian berdua termasuk golongan yang sewenang-wenang" kemudian setan mempengaruhi keduanya untuk menampakkan aurat yang tersembunyi dalam diri mereka berdua, serta ia berkata: "Tuhan kalian berdua tidak melarang untuk mendekati pohon ini, melainkan supaya kalian tidak menjadi sepasang malaikat atau tidak menjadi golongan yang abadi" serta ia bersumpah kepada keduanya. "Sungguh, akulah penasehat untuk kalian berdua", maka setan menggerakkan keduanya dengan bujuk rayu, tatkala keduanya telah merasai pohon itu, aurat keduanya terlihat, dan keduanya berusaha menutupi tubuh dengan dedaunan surga. kemudian Tuhan mereka berfirman kepada mereka: "Belumkah Aku menghindarkan diri kalian berdua terhadap pohon itu serta Aku berfirman kepada kalian berdua bahwa setan merupakan sosok musuh belaka terhadap kalian berdua"
    keduanya berkata: "Wahai Tuhan kami, kami telah sewenang-wenang memperlakukan diri kami sendiri, dan sekiranya Engkau tidak mengampuni kami dan tidak mengasihani kami, pastilah kami termasuk golongan yang celaka."
    Dia berfirman: "Turunlah kalian, sebagian kalian merupakan musuh terhadap sebagian lain, bahwa kalian memiliki kediaman dan hiburan di bumi untuk sementara waktu".
    Dia berfirman: "Disana kalian hidup serta disana kalian mati, serta dari sana kalian akan dibangkitkan." (Ayat:11-25)
  • Wahai Bani Adam, sungguh Kami yang telah mengirimkan pakaian untuk menutup aurat kalian serta sebagai hiasan; sementara pakaian takwa adalah yang terbaik, demikian itu termasuk sebagian ayat Allah, supaya mereka ingat.
    Wahai Bani Adam, janganlah kalian membiarkan diri diperdaya oleh setan sebagaimana ketika ia mengeluarkan kedua leluhur kalian dari Surga, dengan menanggalkan pakaian keduanya sehingga aurat keduanya diperlihatkan, sungguh, ia serta kawan-kawannya mengintai kalian dari tempat yang tidak kalian sadari, sungguh Kami telah jadikan para setan sebagai pemimpin bagi golongan yang tidak beriman.
    dan apabila mereka melakukan perbuatan keji, mereka mengatakan: "kami dapati leluhur kami mengerjakan hal demikian, serta Allah menyuruh kami mengerjakan hal demikian" Katakanlah: "Sesungguhnya Allah tidak menyuruh perbuatan keji. Mengapakah kalian mendakwakan terhadap Allah tentang hal yang tidak kalian ketahui?" katakanlah: "Tuhanku memerintahkan keadilan" serta "luruskan wajah kalian di setiap masjid dan serulah Dia secara murni untukNya dalam beragama, sebagaimana keadaan awal ketika Dia merancang kalian" sebagian Dia bimbing, sedangkan sebagian lain dipastikan bahwa mereka itu berada dalam penyimpangan; sungguh mereka itu yang menjadikan para setan sebagai pemimpin selain Allah, sementara mereka menganggap bahwa diri mereka terbimbing.
    Wahai Bani Adam, pakailah hiasan yang indah di setiap masjid, makan serta minumlah, tetapi jangan berlebihan; sungguh Dia tidak menyukai golongan yang berlebihan."
    Katakanlah: "Siapakah yang mengharamkan perhiasan dari Allah yang telah Dia sediakan untuk hamba-hambaNya, demikian halnya penghidupan yang baik?" katakanlah: "hal demikian bagi orang-orang beriman dalam kehidupan dunia, dikhususkan untuk Hari Kebangkitan". demikianlah Kami jelaskan ayat-ayat itu bagi kaum yang mengetahui.
    katakanlah: "sesungguhnya perkara-perkara yang Tuhanku haramkan adalah perbuatan keji, baik perkara tampak ataupun tersembunyi,
    perbuatan dosa dan perbuatan sembarangan tanpa berdasar pada Kebenaran,
    mempersekutukan Allah dengan sesuatu yang tidak Dia beri keterangan jelas untuk itu maupun mengada-ada terhadap Allah tentang hal yang tidak kalian ketahui"
    setiap umat mempunyai batas waktu; maka tatkala telah tiba batas mereka, mereka tidak dapat mengundurkan sesaat pun dan tidak dapat memajukannya.
    wahai Bani Adam, apabila para Utusan di tengah-tengah kalian hadir untuk menyampaikan ayat-ayatKu kepada kalian, maka barangsiapa bertakwa dan berbuat kebaikan, tentu tiada kegelisahan pada mereka dan mereka tidak berduka cita," akan tetapi orang-orang yang membantah ayat-ayat Kami serta menyombongkan diri terhadap demikian, itulah golongan penghuni Neraka; golongan itu disana selamanya. (Ayat:26-36)
  • Maka siapakah yang lebih sewenang-wenang dibanding orang-orang yang mengarang dusta terhadap Allah, atau orang-orang yang membantah ayat-ayatNya? bahwa orang-orang itu akan memperoleh bagian yang telah ditetapkan untuk golongan itu dalam Al-Kitab; hingga para utusan Kami hadir untuk merenggut mereka, seraya bertanya: "Ada dimana hal-hal yang kalian seru selain Allah?" orang-orang itu berkata: "mereka telah lenyap dari kami," dan orang-orang itu mengakui bahwa mereka sendiri merupakan golongan kafir, Dia berfirman: "Masuklah ke dalam Neraka bersama umat-umat jin maupun manusia yang telah mendahului kalian; setiap suatu umat masuk, mereka mengutuki kaum pendahulu mereka; sehingga di waktu mereka semua telah masuk; golongan yang terkemudian mengatakan tentang golongan yang terdahulu: "Wahai Tuhan kami, merekalah yang menyesatkan kami, sebab itu timpakan kepada mereka malapetaka yang berlipat ganda dalam Neraka." Dia berfirman: "masing-masing mendapat berlipat ganda, akan tetapi kalian tidak mengetahui" serta orang-orang yang terdahulu berkata kepada golongan yang terkemudian: "kalian tidak berwenang sedikitpun terhadap kami, maka rasakan kebinasaan akibat hal-hal yang kalian kehendaki sendiri." Ketahuilah bahwa orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami, serta yang menyombongkan diri terhadap hal tersebut, maka takkan dibukakan untuk orang-orang itu, gerbang-gerbang langit sedang orang-orang itu tidak masuk Surga hingga unta masuk ke lubang jarum. Demikianlah Kami memberi pembalasan kepada orang-orang berdosa; untuk orang-orang itu adalah Jahannam sebagai tempat berbaring, sedang di atas mereka ada selimut. Demikianlah Kami memberi balasan kepada golongan yang zalim.(Ayat:37-41)
  • Dan orang-orang beriman serta memperbuat berbagai kebajikan, tidaklah Kami membebankan pada diri seseorang selain sekadar kesanggupannya, itulah penghuni-penghuni surga; mereka disana selamanya.
    dan Kami singkirkan segala dendam yang berada dalam dada mereka; di bawah mereka sungai-sungai mengalir dan mereka berkata: "Terpujilah Allah yang telah membimbing kami menuju tempat ini. dan kami takkan menerima bimbingan sekiranya bukan Allah yang membimbing kami, sesungguhnya Utusan-Utusan Tuhan kami telah hadir membawa kebenaran." dan diserukan kepada mereka: "Surga yang berada di hadapan kalian diwariskan untuk kalian, disebabkan hal-hal yang dahulu kalian kerjakan." (Ayat:42-43)
  • Dan penghuni-penghuni Surga berseru kepada Penghuni-penghuni Neraka: "Sungguh kami telah memperoleh hal-hal yang Tuhan kami janjikan kepada kami sebenar-benarnya, maka sudahkah kamu memperoleh hal-hal yang Tuhan kalian janjikan dengan sebenar-benarnya?" Mereka menjawab: "Betul." Kemudian seorang penyeru mengumumkan di antara kedua golongan itu: "Kutukan Allah ditimpakan kepada golongan sewenang-wenang; mereka yang menghalang-halangi Ketentuan Allah dan menghendaki itu menyimpang, serta mereka kafir terhadap kehidupan Akhirat." (Ayat:44-45)
  • Dan di antara keduanya terdapat pembatas; bahwa di A'raf terdapat orang-orang yang mengenal masing-masing dari kedua golongan berdasar ciri-ciri tertentu; sedang orang-orang tersebut memanggil golongan penghuni Surga: " Kesejahteraan untuk kalian." golongan tersebut belum memasuki tempat itu, sedang mereka bergegas. Dan sewaktu pandangan golongan tersebut dialihkan ke arah para penghuni Neraka, golongan tersebut berkata: "Wahai Tuhan kami, jangan kiranya Engkau menempatkan kami bersama-sama golongan yang zalim." Dan para penghuni A'raaf memanggil orang-orang yang mereka kenali dengan ciri-ciri tertentu, sambil mengatakan: "bahwa yang selama ini kalian kumpulkan maupun yang kalian sombongkan itu tidaklah berguna untuk kalian." : "Itukah orang-orang yang telah bersumpah bahwa kalian takkan mendapat Kasih Allah? maka masuklah kalian ke Surga, takkan ada kekhawatiran pada diri kalian; takkan pula diri kalian berduka cita. (Ayat:46-49)
  • Dan penghuni Neraka menyeru penghuni Surga: "Limpahkan kepada kami sedikit air atau yang telah direzekikan Allah untuk kalian." Mereka menjawab: "Sesungguhnya Allah telah mengharamkan keduanya untuk golongan yang kafir; orang-orang yang menjadikan agama mereka sebagai permainan dan senda gurau, dan mereka terpikat oleh kehidupan dunia." maka pada hari ini, Kami lupakan mereka sebagaimana mereka telah melupakan pertemuan mereka tentang hari mereka ini, sedangkan mereka telah melawan ayat-ayat Kami. (Ayat:50-51)
  • Dan sungguh telah Kami hadirkan sebuah kitab kepada mereka yang telah Kami jelaskan berdasar Ilmu Kami; sebagai bimbingan dan Kasih untuk kaum yang beriman, tidaklah yang mereka nantikan selain pembuktiannya. Pada hari ketika pembuktian itu terjadi, orang-orang yang sebelumnya melupakan itu berkata: "Sungguh telah hadir Utusan-Utusan Tuhan kami membawa Kebenaran, maka adakah perantaraan untuk kami yang akan memohonkan untuk kami, atau dapatkah kami dikembalikan sehingga kami memperbuat hal lain daripada hal-hal yang pernah kami lakukan?" yang sebenarnya merekalah yang telah mencelakakan diri mereka sendiri serta telah lenyap hal-hal yang telah mereka ada-adakan. (Ayat:52-53)
  • Sesungguhnya Tuhan kalian ialah Allah yang menciptakan langit dan bumi dalam Enam Hari, lalu Dia bersemayam pada 'Arsy. Dia mempergantikan malam menuju siang yang mengikuti dengan cepat; matahari, bulan dan gugusan bintang tunduk kepada perintahNya.
    bukankah penciptaan dan pemerintahan hanyalah milikNya?. Diagungkanlah Allah, Tuhannya semesta alam. (Ayat:54)
  • Berdoalah kepada Tuhan kalian dengan merendah diri dan secara diam-diam; sungguh Allah tidak menyukai golongan yang melanggar ketentuan.
    serta janganlah kalian mengacau di muka bumi sesudah Dia menyeimbangkannya
    dan berdoalah kepada Dia disertai ketundukan dan harapan; sungguh Kasih Allah dekat kepada golongan yang berbuat baik. (Ayat:55-56)
  • Dan Dialah yang telah meniupkan angin sebagai pembawa kabar gembira sebelum kedatangan KasihNya; sehingga apabila angin itu telah membawa awan mendung, Kami menghalau hal tersebut ke suatu daerah tandus, lalu Kami turunkan hujan di wilayah itu, sehingga Kami tumbuhkan dengan hujan itu, berbagai macam buah; serupa demikian itu Kami membangkitkan golongan yang telah mati, sekiranya kalian mengambil pelajaran. Dan sebuah negeri yang baik, dimana tanaman-tanaman tumbuh subur seizin Allah; sedang tanah yang tidak subur, tanaman-tanamannya tumbuh secara buruk. Demikianlah Kami mengulang-ulang Bukti-Bukti pertanda untuk kaum yang bersyukur. (Ayat:57-58)
  • Sesungguhnya Kami telah mengutus Nuh kepada kaumnya lalu ia berkata: "Wahai kaumku, mengabdilah kepada Allah, tiada sembahan bagi kalian selain Dia; sungguh aku khawatir kalian akan ditimpa malapetaka pada sebuah Hari yang menggemparkan." Pemuka-pemuka kaumnya mengatakan: "Sungguh kami memandang kamu berada dalam kesesatan yang parah." ia berkata: "Wahai kaumku, tiada kesesatan pada diriku sedikitpun, tidak lain aku adalah utusan dari Tuhannya semesta alam. Aku menyampaikan kepada kalian amanat-amanat Tuhanku dan aku menasehati kalian, dan aku mengetahui hal-hal yang tidak kalian ketahui dari Allah, maka apakah kalian heran bahwa datang kepada kalian pengajaran dari Tuhan kalian melalui seorang laki-laki dalam golongan kalian sendiri yang memperingatkan kalian serta mengajar kalian serta supaya kalian bertakwa juga supaya kalian mendapat Kasih?
    maka mereka mendustakan Nuh, maka Kami selamatkan ia beserta siapapun yang menyertainya dalam sebuah bahtera,
    sedangkan Kami tenggelamkan orang-orang yang telah membantah ayat-ayat Kami; sesungguhnya orang-orang itu adalah kaum yang buta. (Ayat:59-64)
  • Dan kepada kaum 'Aad, seorang saudara mereka, Hud. ia berkata: "Wahai kaumku, mengabdilah kepada Allah, tiada sembahan bagi kalian selain Dia. mengapakah kalian tidak bertakwa?" Pemuka-pemuka kaumnya yang kafir berkata: "Sesungguhnya kami benar-benar memandang kamu sinting dan sesungguhnya kami menganggap kamu termasuk golongan penipu." ia berkata "Wahai kaumku, tidaklah kesintingan padaku sedikitpun, tetapi aku adalah seorang utusan dari Tuhannya semesta alam. Aku menyampaikan amanat-amanat Tuhanku kepada kalian dan aku tidak lain pemberi nasihat yang terpercaya untuk kalian." apakah kalian heran bahwa datang kepada kalian pengajaran dari Tuhan kalian melalui seorang laki-laki dalam golongan kalian sendiri yang memperingatkan kalian dan mengajari kalian? dan sadarilah bahwa Allah yang menghendaki kalian sebagai para penguasa sesudah lenyapnya kaum Nuh, dan Tuhan telah melebihkan perawakan kalian di antara bangsa-bangsa. Maka ingatlah anugerah-anugerah Allah supaya kalian memperoleh keberhasilan. mereka berkata: "Apakah kamu datang kepada kami, supaya kami hanya menyembah Allah serta meninggalkan hal-hal yang telah disembah oleh leluhur-leluhur kami? maka datangkan malapetaka yang kamu ancamkan kepada kami jika kamu termasuk golongan yang benar." ia berkata: "Tentulah akan ditimpakan pada kalian malapetaka dan kegeraman dari Tuhan kalian." Apakah kalian hendak berdebat dengan aku tentang nama-nama yang kalian beserta leluhur kalian buat-buat, padahal Allah tidak menyampaikan keterangan jelas untuk itu? maka nantikanlah, sungguh aku termasuk golongan yang menanti dengan kalian." Kemudian kami selamatkan Hud beserta orang-orang yang menyertai ia melalui Kasih yang besar dari Kami, dan Kami hancurkan orang-orang yang memberontak terhadap ayat-ayat Kami, bahwa orang-orang itu memang bukan golongan yang beriman. (Ayat:65-72)
  • Dan kepada kaum Tsamud saudara mereka Shaleh; ia berkata: "Wahai kaumku, mengabdilah kepada Allah, tiada sembahan bagi kalian selain Dia. sungguh telah datang bukti jelas kepada kalian dari Tuhan kalian, seekor unta betina Allah sebagai pertanda untuk kalian, maka biarkan unta itu mencari makan di bumi milik Allah, serta janganlah kalian mengganggunya dengan gangguan apapun atau kalian segera ditimpa malapetaka yang mengerikan, serta sadarilah bahwa Dia yang menghendaki kalian sebagai para penguasa sesudah kaum 'Aad dan memberikan tempat untuk kalian di bumi; kalian dirikan istana-istana di tanah datar dan kalian memahat gunung-gunung untuk dijadikan tempat tinggal; maka sadarilah anugerah-anugerah Allah serta janganlah kalian berlaku sembarangan di bumi sebagai golongan yang mengacau." Pemuka-pemuka kaumnya yang menyombongkan diri berkata kepada orang-orang lemah yang telah beriman di antara mereka: "Tahukah kalian bahwa Shaleh adalah utusan Tuhannya?." mereka berkata: "sesungguhnya kami beriman terhadap hal yang dipercayakan kepada Shaleh" orang-orang yang menyombongkan diri mengatakan: "Sesungguhnya kami adalah golongan yang tidak percaya terhadap hal yang kalian imani itu" kemudian orang-orang itu sembelih unta betina itu, serta orang-orang itu berlaku congkak terhadap perintah Tuhan mereka; bahkan orang-orang itu mengatakan: "Wahai Shaleh, buktikan yang telah kamu ancamkan kepada kami, jika kamu memang golongan yang diutus" karena itu orang-orang itu diguncang gempa, lalu orang-orang itu bergelimpangan di tempat tinggal mereka. maka Shaleh meninggalkan kaum itu seraya berkata: "Wahai kaumku sesungguhnya aku telah menyampaikan kepada kalian, amanat Tuhanku, serta aku telah menasehati kalian, tetapi kalian tidak menyukai golongan yang memberi nasihat." (Ayat:73-79)
  • Dan Luth, sewaktu ia berkata kepada mereka: "Mengapakah kalian memperbuat tindakan keji, yang belum pernah diperbuat oleh satupun sebelum kalian?" sesungguhnya kalian memilih lelaki untuk melepaskan berahi kalian, bukan kepada wanita, tentulah kalian adalah kaum yang rusak. tiada tanggapan kaumnya selain mengatakan: "usirlah mereka dari kota kalian ini; mereka memang golongan yang polos." maka Kami selamatkan ia dan keluarganya kecuali istrinya; perempuan itu termasuk golongan yang tertinggal; dan Kami hantam golongan itu secara bertubi-tubi; maka perhatikan bagaimana kesudahan golongan yang berdosa itu. (Ayat:80-84)
  • Dan kepada Madyan, saudara mereka, Syu'aib. ia berkata: "Wahai kaumku, mengabdilah kepada Allah, tiada sembahan bagi kalian selain Dia; sungguh telah datang kepada kalian bukti yang jelas dari Tuhan kalian.
    maka sesuaikanlah takaran dan timbangan dan janganlah kalian mencurangi umat manusia mengenai hak mereka, dan janganlah kalian mengacau di bumi sesudah Dia menyeimbangkannya, hal demikian lebih baik untuk kalian jika kalian memang golongan yang beriman" serta janganlah kalian duduk di tiap-tiap jalan dengan menakut-nakuti dan menghalang-halangi orang yang beriman dari jalan Ketentuan Allah sedangkan kalian menginginkan agar hal itu menyimpang.
    dan sadarilah sewaktu dahulunya kalian berjumlah sedikit, lalu Dialah yang memperbanyak jumlah kalian, serta perhatikanlah kesudahan golongan yang mengacau.
    Jika ada segolongan kalian beriman terhadap hal-hal yang aku diutus untuk disampaikan dan ada segolongan yang tidak beriman, maka bersabarlah, hingga Allah mengadili perkara kita; dan Dialah Hakim terbaik.
    pemuka-pemuka kaumnya yang menyombongkan diri mengatakan: "kami pasti akan mengusirmu wahai Syu'aib beserta orang-orang beriman yang menyertaimu dari kota kami, atau kalian berbalik kepada kebiasaan kami." ia berkata: "dan sungguhkah, walau kami menentangnya? kami pasti mengada-adakan dusta terhadap Allah, jika kami berbalik kepada kebiasaan kalian sesudah Allah membebaskan kami daripadanya. dan tidaklah patut kami berbalik kepada hal itu, kecuali jika Allah yang memerintahkannya.
    Ilmu Tuhan kami meliputi segala sesuatu. Kepada Allah saja kami menaruh kepercayaan.
    Wahai Tuhan kami, berilah keputusan antara kami dan kaum kami secara adil dan Engkaulah Pemberi keputusan terbaik."
    pemuka-pemuka kaum Syu'aib yang kafir mengatakan: "Sesungguhnya jika kalian mengikuti Syu'aib tentulah kalian termasuk golongan yang celaka." kemudian kaum itu ditimpa gempa, maka jadilah kaum itu mati bergelimpangan di dalam rumah-rumah mereka, orang-orang yang membantah terhadap Syu'aib seolah-olah belum pernah tinggal di kota itu; orang-orang yang membantah terhadap Syu'aib merupakan golongan yang celaka.
    maka Syu'aib meninggalkan kaum itu seraya berkata: "Wahai kaumku, sesungguhnya aku telah menyampaikan amanat-amanat Tuhanku kepada kalian dan aku telah menasehati kalian; maka haruskah aku berduka cita terhadap kaum yang mengingkar?" (Ayat:85-93)
  • Kami tidak mengutus seorang nabi pun kepada suatu negeri, melainkan Kami timpakan kepada penduduknya kesukaran dan penderitaan supaya mereka bersedia merendah diri; Kemudian Kami ganti kesusahan dengan kemakmuran hingga keturunan maupun harta benda mereka bertambah banyak, sehingga orang-orang itu berkata: "Sungguh leluhur kami pun telah ditimpa penderitaan maupun kemakmuran" sehingga Kami menghukum orang-orang itu secara tiba-tiba sewaktu orang-orang itu tidak menyadari; sekiranya penduduk negeri itu memang beriman dan bertakwa, pastilah Kami limpahi mereka karunia dari langit dan bumi, tetapi mereka mengingkari sehingga Kami timpakan kepada mereka sesuai dengan perilaku mereka. (Ayat:94-96)
  • Maka apakah penduduk negeri itu merasa terlindungi dari kedatangan malapetaka Kami terhadap mereka di malam hari sewaktu mereka sedang terlelap? Atau apakah penduduk negeri itu merasa terlindungi dari kedatangan malapetaka Kami kepada mereka di waktu matahari terbit, ketika mereka sedang bermain?
    maka apakah mereka merasa terlindungi menghadapi takdir Allah? tiada yang merasa aman menghadapi takdir Allah kecuali golongan yang celaka; Dan belumkah jelas bagi orang-orang yang mempusakai suatu negeri menggantikan penduduknya, bahwa sekiranya Kami menghendaki tentu Kami telah mengazab orang-orang itu karena dosa-dosa mereka; serta Kami keraskan kalbu mereka sehingga mereka tidak sanggup mendengar? (Ayat:97-100)
  • Negeri-negeri itu, Kami sampaikan sebagian dari keadaan-keadaan mereka kepadamu; dan sesungguhnya Utusan-Utusan mereka telah menemui mereka dengan membawa keterangan-keterangan yang jelas, maka mereka tidak juga beriman terhadap hal-hal yang semula mereka dustakan. Demikianlah Allah mengeraskan kalbu golongan yang kafir; serta Kami tidak mendapati sebagian besar mereka menepati ikrar janji; sesungguhnya Kami mendapati sebagian besar mereka golongan yang fasik. (Ayat:101-102)
  • Kemudian Kami bangkitkan Musa; sesudah para Utusan itu, beserta pertanda-pertanda Kami supaya menghadap Fir'aun dan pemuka-pemuka kaumnya, lalu mereka mengingkari hal-hal yang demikian. Maka perhatikanlah bagaimana kesudahan golongan yang memperbuat kerusakan.
    dan ia berkata: "Wahai Fir'aun, sesungguhnya aku adalah seorang Utusan dari Tuhannya semesta alam, adalah tugasku tidak mengatakan sesuatu terhadap Allah, kecuali Kebenaran. sesungguhnya aku datang kepadamu beserta bukti-bukti dari Tuhanmu, maka serahkanlah Bani Israel kepadaku." ia berkata: "Apabila benar kamu membawa bukti-bukti, maka tunjukkanlah jika kamu memang golongan yang benar." maka ia melemparkan tongkatnya, lalu seketika itu menjadi seekor ular hidup, serta ia menampakkan tangannya, maka itu menjadi putih bagi orang-orang yang memandang.
    seorang pemuka kaumnya berkata: "Sesungguhnya Musa ini adalah seorang penyihir tangguh yang bermaksud menyingkirkan kamu dari kedudukanmu." : "lalu apakah yang kamu anjurkan?" Pemuka-pemuka itu berkata: "Biarkan ia dan saudaranya itu untuk sementara waktu dan kumpulkan orang-orang di seluruh negeri, supaya menghadirkan kepadamu semua penyihir berbakat." dan beberapa penyihir itu datang kepada Fir'aun dengan mengatakan: "Benarkah kami akan mendapat upah, jika kami menang?" ia berkata: "Ya, dan sesungguhnya kalian akan dijadikan golongan yang dihormati."
    para penyihir berkata: "Wahai Musa, kamukah yang akan melemparkan lebih dahulu, ataukah kami yang akan maju?" ia menjawab: "lemparkan!" maka tatkala mereka melemparkan, mereka mengelabui mata banyak orang dan menghadiran ketakjuban, serta mereka menghadirkan tipuan yang luar biasa. dan Kami wahyukan kepada Musa: "Lemparkan tongkatmu!." seketika tongkat itu menelan hal-hal yang mereka upayakan, sehingga Kebenaran terbukti dan sia-sialah yang mereka upayakan.
    maka mereka kalah di tempat itu dan jadilah mereka golongan yang dipermalukan. akan tetapi para penyihir itu merebahkan diri sambil bersujud. mereka berkata: "Kami beriman kepada Tuhannya semesta alam, Tuhannya Musa dan Harun." Fir'aun berkata: "Apakah kalian beriman kepadanya sebelum aku mengizinkan kalian?, sesungguhnya ini adalah suatu muslihat yang telah kalian rencanakan dalam kota ini, untuk mempengaruhi penduduknya melalui dirinya; maka kelak kalian akan mengetahui; pastilah aku akan memotong tangan dan kaki kalian secara bersilang, kemudian aku pasti akan menyalib kalian semua." para penyihir itu berkata: "Sesungguhnya kepada Tuhanlah kami dikembalikan. sedangkan kamu tidak menyalahkan kami, melainkan karena kami mengimani ayat-ayat Tuhan kami ketika itu tersampaikan kepada kami."
    "Wahai Tuhan kami, limpahkan kesabaran kepada kami dan wafatkanlah kami sebagai golongan berserah diri."
    Berkatalah pembesar-pembesar dari kaum Fir'aun: "Apakah kamu membiarkan Musa dan kaumnya membuat keonaran di negeri ini dan meninggalkan kamu serta sembahan-sembahanmu?." ia berkata: "kita akan bunuh anak-anak lelaki mereka dan kita biarkan hidup perempuan-perempuan mereka; dan sesungguhnya kita berkuasa terhadap mereka."
    Musa berkata kepada kaumnya: "Mohonlah pertolongan kepada Allah dan bersabarlah; sesungguhnya bumi merupakan Milik Allah, yang Dia wariskan kepada siapa yang berkenan bagi Dia, di antara hamba-hambaNya; bahwa kesudahan yang baik disediakan untuk golongan yang bertakwa." mereka berkata: "kami telah ditindas sebelum kamu datang kepada kami serta sesudah kamu datang." ia menjawab: "kiranya Allah membinasakan musuh-musuh kalian dan menjadikan kalian para penguasa di bumi, oleh sebab itu Allah akan memperhitungkan bagaimana perilaku kalian." dan sesungguhnya Kami telah menghukum kaum Fir'aun dengan musim kemarau berkepanjangan dan panen yang sedikit, supaya mereka menyadari.
    Kemudian tatkala kemakmuran terjadi pada mereka, mereka berseru: "ini karena kami sendiri" tatkala mereka ditimpa kesengsaraan, mereka lemparkan sebab keburukan itu kepada Musa serta orang-orang yang menyertainya. ketahuilah, sesungguhnya kesengsaraan mereka adalah keputusan dari Allah, akan tetapi sebagian besar mereka tidak mengetahui.
    mereka mengatakan: "Bagaimanapun kamu mendatangkan berbagai penjelasan kepada kami untuk menipu kami dengan keterangan itu, kami takkan beriman padamu." maka Kami timpakan kepada mereka angin topan, belalang, kutu, katak dan darah sebagai bukti-bukti yang tegas, tetapi mereka tetap menyombongkan diri dan mereka memang kaum berdosa.
    dan ketika mereka ditimpa setiap azab, mereka pun berkata: "Wahai Musa, mohonkan kiranya untuk kami kepada Tuhamu dengan kesepakatannya padamu. Sungguh jika kamu menyingkirkan malapetaka ini dari kami, pastilah kami akan beriman kepadamu dan akan kami serahkan Bani Israel kepadamu." maka setelah Kami hapuskan malapetaka itu dari diri mereka hingga sampai keadaan tertentu, tiba-tiba mereka mengingkari.
    kemudian Kami tumpas mereka, Kami tenggelamkan mereka di lautan disebabkan mereka membantah ayat-ayat Kami dan mereka memang golongan yang melalaikan diri terhadap hal yang demikian. (Ayat:103-136)
  • Dan telah Kami wariskan bagian timur bumi beserta bagian baratnya untuk kaum yang telah ditindas itu, yang telah Kami berkahi; dan genaplah Ikrar Tuhanmu yang berkenan untuk Bani Israel disebabkan kesabaran mereka. serta Kami lenyapkan hal-hal yang telah diusahakan Fir'aun dan kaumnya beserta hal-hal yang telah mereka bangun.
    dan Kami seberangkan Bani Israel ke seberang lautan itu, maka setelah mereka mendapati suatu kaum yang menyembah berhala, mereka mengatakan: "Wahai Musa. buatlah untuk kami sebuah sembahan sebagaimana yang mereka miliki." ia berkata: "Sungguh kalian ini adalah kaum yang bodoh. sungguh mereka itu akan dihancurkan oleh hal-hal yang dianutnya sendiri dan sia-sialah hal-hal yang mereka lakukan."
    ia berkata: "apakah aku mencarikan sembahan kalian yang selain Allah, sementara Dialah yang mengistimewakan kalian melampaui alam semesta, serta ketika Kami menyelamatkan kalian dari kaum Fir'aun yang telah menindas kalian dengan siksa yang kejam, mereka membunuh anak-anak lelaki kalian dan membiarkan hidup wanita-wanita kalian, bahwa dalam hal demikian itu terdapat ujian yang berat dari Tuhan kalian."
    dan telah Kami temui Musa selama tiga puluh malam, dan Kami genapkan jumlah malam itu dengan tambahan sepuluh, maka genaplah waktu yang telah ditentukan Tuhannya, empat puluh malam.
    dan Musa berkata kepada saudaranya, Harun: "gantikan diriku dalam mengurus kaumku, dan perbaikilah, dan janganlah kamu menuruti golongan yang mengacau."
    dan tatkala Musa hadir pada tempat yang telah Kami tentukan dan Tuhannya berfirman kepadanya, Musa berkata: "Wahai Tuhanku, nampakkanlah Diri kepadaku supaya aku dapat melihat Engkau." Dia berfirman: "kamu tiada sanggup melihatKu, tetapi perhatikan gunung itu, apabila ia tetap di tempat niscaya kamu dapat melihatKu." tatkala Tuhannya menampakkan diri pada gunung itu, maka hal yang demikian menjadi hancur berkeping-keping dan Musa jatuh pingsan. maka setelah ia tersadar, ia berkata: "Dimuliakanlah Engkau, aku bertaubat kepada Engkau dan aku termasuk golongan yang bersegera untuk beriman."
    Dia berfirman: "Wahai Musa, sesungguhnya Akulah yang memilih kamu di tengah-tengah umat manusia, untuk risalahKu dan untuk FirmanKu, oleh karena itu berpedomanlah kepada hal yang Aku serahkan kepadamu dan jadilah kamu golongan yang bersyukur." dan telah Kami tuliskan untuk Musa pada luh-luh; perintah dan keterangan tentang segala sesuatu; " maka berpedomanlah pada itu dan perintahkan kaummu berpedoman sebaik mungkin, kelak Aku akan mengantar kalian ke negeri-negeri yang fasik.
    Aku akan memalingkan orang-orang yang congkak di bumi tanpa berlandas Kebenaran terhadap ayat-ayatKu. Apabila mereka menyadari ayat-ayatKu, mereka tidak percaya terhadapnya dan jika mereka menyadari jalan yang membimbing, mereka tidak menempuhnya, akan tetapi jika mereka menyadari jalan yang menyimpang, mereka tetap menempuhnya; hal tersebut akibat mereka membantah ayat-ayat Kami dan mereka melalaikan diri terhadap hal-hal demikian.
    dan orang-orang yang membantah ayat-ayat Kami maupun pertemuan Akhirat, maka tiada berguna hal-hal yang mereka upayakan, mereka tidak dibalas selain hal-hal yang telah mereka kerjakan.
    dan setelah kepergiannya, kaum Musa membentuk perhiasan-perhiasan mereka menjadi anak sapi yang bertubuh dan bersuara; tidakkah mereka menyadari bahwa hal yang demikian tidak dapat berbicara kepada mereka dan tidak dapat membimbing mereka? mereka sendiri yang menghendaki hal demikian dan mereka memang golongan yang sewenang-wenang. dan setelah mereka meratap dan mereka menyadari bahwa mereka benar-benar sesat, mereka pun berkata: "sungguh jika Tuhan kami tidak mengasihani kami dan tidak mengampuni kami, pastilah kami termasuk golongan yang celaka."
    dan tatkala Musa pulang kepada kaumnya dengan geram dan kecewa, ia berkata: "Betapa buruk hal-hal yang telah kalian tempuh tanpa keberadaanku! apakah kalian sengaja melanggar perintah Tuhan kalian? dan Musa pun membanting luh-luh itu dan memegang kepala saudaranya sambil menarik ke arahnya, ia berkata: "Wahai putra ibuku, sesungguhnya kaum ini telah mencercaku dan mereka telah berniat membunuhku, sebab itu janganlah kamu membela musuh-musuh itu, dan janganlah kamu anggap aku termasuk golongan yang sewenang-wenang" ia berseru: "Wahai Tuhanku, ampunilah aku dan saudaraku ini dan masukkanlah kami ke dalam KasihMu, dan Engkau adalah Yang paling Penyayang di antara segala penyayang."
    Sesungguhnya orang-orang yang menghendaki anak sapi itu, kelak mereka akan ditimpa dengan kemurkaan dari Tuhan mereka dan kehinaan dalam kehidupan dunia. Demikianlah Kami menghukum golongan yang mengada-ada.
    orang-orang yang mengerjakan kejahatan, kemudian mereka bertaubat sesudah itu dan mereka beriman; sungguh Tuhanmu sesudah taubat itu adalah Maha Pengampun, Maha Penyayang.
    Sesudah amarah Musa menjadi reda, luh-luh itu diambilnya; dan tercantum di dalamnya bimbingan dan Kasih untuk orang-orang yang hormat kepada Tuhan mereka.
    dan Musa memilih tujuh puluh orang dari kaumnya untuk menghadap pada waktu yang telah ditentukan, maka ketika mereka diguncang gempa, ia berkata: "Wahai Tuhanku, kalau Engkau kehendaki, Engkau telah melenyapkan mereka dan aku sebelum ini. apakah Engkau melenyapkan kami semua karena tindakan beberapa orang dungu di tengah-tengah kami? yang demikian hanyalah ujian dariMu, Engkau liarkan dengan ujian itu siapa yang Engkau kehendaki, serta Engkau bimbing siapa yang berkenan bagi Engkau; Engkaulah Yang memimpin kami, maka ampuni kiranya kami dan kasihanilah kami dan Engkaulah Pengampun terbaik. dan anugerahkanlah kebaikan untuk kami di dunia dan akhirat; sungguh kami berbalik kepada Engkau." Dia berfirman: "MurkaKu akan Kuhantamkan kepada siapa yang Kukehendaki, sedang KasihKu menyertai segala sesuatu, maka akan Kuperkuat KasihKu untuk orang-orang yang bertakwa, yang menunaikan zakat dan orang-orang yang beriman terhadap ayat-ayat Kami." (Ayat:137-156)
  • Orang-orang yang mengikut Utusan serta Nabi yang ummi yang mereka dapati tertulis di dalam Taurat dan Injil yang berada di sisi mereka, yang menyuruh mereka mengerjakan kebajikan dan mencegah mereka dari mengerjakan kejahatan dan memperbolehkan segala yang baik untuk mereka serta melarang segala keburukan bagi mereka juga melepas beban-beban dan belenggu-belenggu pada mereka, maka orang-orang yang beriman kepadanya; memuliakannya, menolongnya dan mengikuti cahaya terang yang diturunkan kepadanya, itulah golongan yang berhasil. (Ayat:157)
  • Katakanlah: "Wahai manusia sesungguhnya aku adalah seorang Rasul Allah untuk kalian semua, yaitu Allah Yang memiliki kerajaan langit dan bumi; tiada Tuhan selain Dia, Yang Menghidupkan maupun Yang Mematikan, maka berimanlah kepada Allah beserta UtusanNya, nabi yang ummi yang beriman kepada Allah dan kepada FirmanNya serta ikutilah Dia, supaya kalian terbimbing." (Ayat:158)
  • Dan di antara kaum Musa itu terdapat sebuah umat yang membimbing dengan Kebenaran dan dengan itulah mereka menerapkan keadilan. (Ayat:159)
  • Dan Kami golongkan mereka menjadi dua belas suku bangsa dan Kami wahyukan kepada Musa ketika kaumnya meminta air kepadanya: "Pukulah batu itu dengan tongkatmu!" maka muncul dua belas mata air dari itu, Sesungguhnya tiap-tiap suku mengetahui tempat minum masing-masing, bahwa Kami naungi mereka dengan awan serta Kami turunkan manna dan salwa untuk mereka. : "Makanlah hal-hal yang berkenan dari hal-hal yang telah Kami karuniakan untuk kalian" tidaklah Kami berlaku sewenang-wenang terhadap mereka, akan tetapi merekalah yang sewenang-wenang terhadap diri mereka sendiri. (Ayat:160)
  • Dan ketika diserukan kepada mereka: "diamilah negeri ini dan makanlah disana hal-hal yang kalian kehendaki dan katakan: "bebas!" serta masukilah gerbangnya sambil merendah diri, niscaya Kami ampuni kesalahan-kesalahan kalian. kelak akan Kami limpahkan untuk golongan yang berperilaku baik." maka orang-orang yang sewenang-wenang di antara mereka mengganti perkataan dengan hal yang tidak diserukan kepada mereka, maka Kami timpakan malapetaka kepada mereka dari langit disebabkan mereka yang berbuat sewenang-wenang; dan tanyakan kepada mereka tentang sebuah negeri yang terletak di dekat laut ketika mereka melanggar aturan Sabat, bahwa sewaktu datang kepada mereka, ikan-ikan yang terapung di permukaan air, sedangkan di hari-hari yang bukan Sabat, ikan-ikan itu tidak datang kepada mereka; Demikianlah Kami menguji mereka disebabkan mereka berlaku fasik. Dan ketika suatu umat di antara mereka mengatakan: "Untuk apa kalian menasehati kaum yang hendak Allah binasakan atau yang hendak Dia timpakan dengan azab yang sangat pedih?" mereka menjawab: "Supaya kami mengemban kepercayaan kepada Tuhan kalian, serta supaya mereka bertakwa." maka tatkala mereka melupakan hal-hal yang telah diperingatkan kepada mereka, Kami luputkan orang-orang yang melarang perbuatan jahat sehingga Kami timpakan azab mengerikan kepada orang-orang yang berbuat sewenang-wenang, disebabkan mereka berbuat fasik.
    maka tatkala mereka bersikap sombong terhadap hal-hal yang dilarang untuk mereka lakukan, Kami katakan kepadanya: "Jadilah kamu kera yang hina. Dan ketika Tuhanmu memberitahukan bahwa Dia akan menghadirkan kepada mereka orang-orang yang akan menimpakan siksa pedih kepada mereka sampai Hari Kebangkitan. sungguh Tuhanmu adalah Penghukum yang Tegas, serta sungguh Dialah Yang Maha Pengampun, Maha Penyayang.
    (Ayat:161-167)
  • Dan Kami sebarkan mereka di bumi ini menjadi berbangsa-bangsa;
    di antara mereka ada golongan yang berperilaku baik dan di antara mereka ada yang tidak demikian, serta Kami menguji mereka dengan kebaikan maupun keburukan, agar mereka bertaubat. (Ayat:168)
  • Maka disusul generasi-generasi yang mewarisi Al-Kitab sesudahnya; mereka yang mendambakan kesia-siaan dunia ini, serta mereka berkata: "kami akan diberi pengampunan" bahwa kelak jika diberikan untuk mereka harta benda sebanyak itu pula, niscaya mereka mengambilnya.
    Bukankah perjanjian Al-Kitab sudah diambil dari mereka, bahwa mereka tidak akan mengatakan mengenai Allah kecuali Kebenaran, padahal mereka telah mempelajari hal-hal yang tercantum di dalamnya?
    dan negeri Akhirat itu adalah hal-hal yang terbaik bagi mereka yang bertakwa, tidakkah kalian berpikir?
    Dan orang-orang yang berpedoman dengan Al-Kitab serta mendirikan shalat, sungguh Kami tidak mengabaikan pahala untuk golongan yang berperilaku baik. (Ayat:169-170)
  • Dan ketika Kami mengangkat gunung ke atas mereka seakan-akan itu naungan awan dan mereka yakin bahwa itu akan jatuh menimpa mereka : "Berpedomanlah dengan hal yang telah Kami serahkan kepada kalian, serta ingatlah isinya supaya kalian menjadi golongan yang bertakwa." (Ayat:171)
  • Dan ketika Tuhanmu mengeluarkan keturunan Bani Adam dari tulang belakang dan Allah mengambil kesaksian terhadap jiwa mereka: "Bukankah Aku ini Tuhan kalian?"
    mereka berkata: "Benar, kami bersaksi." agar di Hari Kebangkitan kalian tidak mengatakan: "Sesungguhnya kami tidak pernah memperhatikan ini" atau agar kalian tidak mengatakan: "Bahwa leluhur-leluhur kami sejak semula mempersekutukan Tuhan, sementara kami hanyalah keturunan yang meneruskan mereka maka apakah Engkau membinasakan kami karena yang diperbuat orang-orang yang telah membantah?" bahwa demikianlah Kami menjelaskan ayat-ayat ini, agar mereka bertaubat. (Ayat:172-174)
  • Dan jelaskan kepada mereka tentang berita orang yang telah Kami berikan ayat-ayat Kami, kemudian orang itu berlepas diri terhadap ayat-ayat tersebut, lalu orang itu diiringi setan, maka orang-orang itu termasuk orang-orang yang berpaling; dan sekiranya Kami kehendaki, sungguh Kami muliakan orang itu melalui hal demikian, tetapi orang itu cenderung kepada dunia dan menuruti kecenderungannya sendiri, maka permisalannya seperti anjing jika kamu menghalaunya, diulurkan lidahnya dan jika kamu membiarkannya, diulurkan lidahnya. Demikian itulah permisalan orang-orang yang membantah ayat-ayat Kami maka jelaskan kisah-kisah itu supaya mereka merenungkan, betapa buruk permisalan orang-orang yang membantah ayat-ayat Kami sementara terhadap diri mereka sendiri, mereka berlaku sewenang-wenang. Barangsiapa yang Allah bimbing, maka orang tersebut mendapat Bimbingan; sedang barangsiapa yang Allah biarkan, maka orang itu merupakan golongan yang celaka. (Ayat:175-178)
  • Dan sesungguhnya Kami penuhi Jahannam berupa sebagian besar umat jin dan umat manusia,
    mereka mempunyai kalbu, tetapi tidaklah mereka memperhitungkan
    dan mereka mempunyai sepasang mata, tetapi tidaklah mereka memperhatikan,
    dan mereka mempunyai sepasang telinga, tetapi tidaklah mereka mendengarkan.
    mereka itu sebagaimana hewan ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. itulah mereka, golongan yang melalaikan diri. (Ayat:179)
  • Hanya Milik Allah, Nama-Nama Terbaik, maka bermohonlah kepada Dia dengan menyebut Nama-Nama Terbaik itu; serta tinggalkan orang-orang yang menyimpang terhadap Kebenaran terhadap Nama-NamaNya; kelak orang-orang itu akan mendapat balasan terhadap hal-hal yang telah mereka kerjakan. (Ayat:180)
  • Dan di antara orang-orang yang Kami ciptakan ada umat yang membimbing dengan kebenaran, dan dengan kebenaran itu mereka mengadili.
    dan orang-orang yang membantah ayat-ayat Kami, kelak Kami akan menghukum mereka secara berangsur-angsur, melalui hal-hal yang tidak mereka duga, bahwa Aku menangguhkan mereka, sungguh RencanaKu merupakan Kemutlakan. (Ayat:181-183)
  • Apakah mereka tidak mempertimbangkan bahwa kawan mereka tidaklah sinting. ia tidak lain seorang pemberi peringatan yang jelas dan apakah mereka tidak memperhatikan kerajaan langit dan bumi dan segala sesuatu yang diciptakan Allah dan kemungkinan kebinasaan mereka yang mendekat? lalu terhadap hadits seperti apa lagi sehingga mereka beriman?
    Barangsiapa yang Allah liarkan, maka tiada yang akan membimbing orang-orang itu, sehingga Allah membiarkan mereka terhuyung-huyung dalam kebingungan. (Ayat:184-186)
  • Mereka menanyakan kepadamu tentang Kemestian: "kapan itu terjadi?" katakanlah: "Sesungguhnya Ilmu tentang itu berada pada sisi Tuhanku; tiada satupun yang dapat menjelaskan kapan kedatangannya selain Dia. Itu amat menggemparkan yang berada di langit maupun di bumi; hal itu takkan datang kepada kalian melainkan secara tiba-tiba."
    mereka bertanya kepadamu seolah kamulah yang mengerti, Katakanlah: "Sesungguhnya Ilmu tentang itu ada di sisi Allah, tetapi mayoritas umat manusia tidak memahami." katakanlah: "Aku tidak berkuasa terhadap kebaikan terhadap diriku maupun kemalangan, terkecuali hal-hal yang Allah kehendaki; dan sekiranya aku mengetahui hal-hal yang ghaib, tentulah aku melakukan berbagai kebajikan sebanyak mungkin dan aku takkan ditimpa kemalangan. aku tidak lain seorang pemberi peringatan, dan pembawa kabar gembira untuk orang-orang yang beriman." (Ayat:187-188)
  • Dialah Yang menciptakan diri kalian dari seorang diri sedang daripada orang tersebut, telah Dia ciptakan istri untuk orang tersebut, sehingga orang tersebut dipasangkan terhadap wanita tersebut; bahwa setelah dicampuri, maka wanita tersebut mengandung isi kandungan yang ringan, serta ia merasa beban ringan; kemudian tatkala terasa berat, keduanya memohon kepada Allah, Tuhan mereka, : "Sungguh sekiranya Engkau memberi kami, anak yang sempurna, tentu kami termasuk golongan yang bersyukur." tatkala Allah telah memberi kepada keduanya, seorang anak yang sempurna, maka keduanya menjadikan sekutu dalam hal yang telah Dia anugerahkan kepada keduanya; namun Maha Luhur Allah dibanding hal-hal yang mereka persekutukan. (Ayat:189-190)
  • Apakah mereka mengadakan sekutu-sekutu yang tak dapat menciptakan sesuatupun? sedangkan hal-hal itu sendiri diciptakan, Dan hal-hal itu tidaklah sanggup memberi pertolongan untuk mereka, serta untuk diri sendiri, hal-hal itu tidak dapat memberi pertolongan; Dan jika kalian memohon hal-hal itu untuk membimbing dirimu, hal-hal itu tidaklah sanggup mengabulkan permohonan kalian; sama saja bagi kalian, baik kalian menyeru mereka ataupun kalian berdiam diri. (Ayat:191-193)
  • Sesungguhnya hal-hal yang kalian seru selain Allah itu adalah ciptaan yang serupa dengan kalian; maka cobalah berseru kepada mereka itu lalu biarkan mereka memperkenankan seruan kalian, jika kalian memang orang-orang yang benar.
    Apakah mereka mempunyai kaki yang dengan itu mereka berjalan, atau mempunyai tangan yang dengan itu ia menggenggam dengan keras, atau mempunyai mata yang dengan itu ia dapat melihat, atau mempunyai telinga yang dengan itu ia dapat mendengar? Katakanlah: "Ajaklah sekutu-sekutu kalian, kemudian lakukanlah tipu daya kepadaku tanpa memberi penangguhan." (Ayat:194-195)
  • Sesungguhnya pelindungku ialah Yang telah mengirim Al-Kitab dan Dialah yang menaungi golongan yang berperilaku baik, bahwa hal-hal yang kalian seru selain Allah tidaklah sanggup menyelamatkan kalian, bahkan tidak dapat menyelamatkan diri sendiri; dan jika kalian menyeru menuju Bimbingan, niscaya mereka tidak mendengar; serta kamu perhatikan mereka itu menatap kalian padahal ia tidak memiliki penglihatan. (Ayat:196-198)
  • Jadilah engkau pemaaf, serta perintahkan untuk mengerjakan kebaikan, juga berpalinglah dari golongan yang bodoh. (Ayat:199)
  • Dan jika kalian dihasut bisikan setan maka mohonlah perlindungan kepada Allah, sungguh Dialah Yang Maha Mendengar, Maha Mengetahui.
    Bahwasanya orang-orang bertakwa adalah orang-orang yang apabila dihampiri pikiran jahat dari setan; mereka segera menyadari, seketika itu mereka memahami.
    sedangkan kawan-kawannya itu semakin mereka pengaruhi dalam tekanan serta tidak dapat merasakan ketenangan. (Ayat:200-202)
  • Dan apabila kamu tidak membawa suatu ayat kepada mereka, mereka mengatakan: "Mengapa tidak kamu karang sendiri ayat itu?" Katakanlah: "aku hanya mengikut kepada hal yang diwahyukan dari Tuhanku kepadaku. Inilah penjelasan dari Tuhan kalian, bimbingan dan Kasih untuk kaum yang beriman".
    dan apabila Al-Quran dijelaskan, maka dengarlah secara saksama, dan perhatikanlah dengan tenang supaya kalian mendapat Kasih. (Ayat:203-204)
  • Dan ingatlah Tuhanmu dalam jiwamu dengan merendahkan diri serta menghormati, juga dengan tidak mengeraskan suara, di waktu pagi dan petang,
    dan janganlah kamu termasuk golongan yang melalaikan diri.
    Sesungguhnya mereka yang berada di sisi Tuhanmu, tidak enggan menyembah Dia, menyanjung Dia dan hanya kepada Dia, mereka merendah diri. (Ayat:205-206)

Referensi[sunting | sunting sumber]

  • Mukaddimah Al Qur'an versi terjemahan Departemen Agama Republik Indonesia

Pranala luar[sunting | sunting sumber]


Surah Sebelumnya:
Surah Al-An'am
Al-Qur'an Surah Berikutnya:
Surah Al-Anfal
Surah 7