Surah Al-Qasas

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
al-Qasas
القصص
Al-Qasas.png
Informasi
Arti Cerita-Cerita
Nama lain Musa
Klasifikasi Makkiyah
Surah ke 28
Juz Juz 20
Statistik
Jumlah ruku' 9 ruku
Jumlah ayat 88 ayat

Surah Al-Qasas (Arab: القصص ,"Cerita-Cerita") adalah surah ke-28 dalam al-Qur'an. Surah ini diturunkan di Makkah setelah Surah An-Naml dan terdiri dari 88 ayat. Surah ini diberi nama surah Al-Qasas karena mengambil kata dari ayat 25 yang berarti:

"Kemudian salah seorang dari perempuan dua beradik itu datang mendapatkannya dengan berjalan dalam keadaan tersipu-sipu sambil berkata: Sebenarnya ayahku menjemputmu untuk membalas budimu memberi minum binatang ternak kami. Maka ketika Musa datang mendapatkannya dan menceritakan kepadanya kisah-kisah kejadian yang berlaku (mengenai dirinya) berkatalah orang tua itu kepadanya: 'Janganlah engkau bimbang, engkau telah selamat dari kaum yang zalim itu.'"

Surah ini diturunkan ketika kaum muslimin masih dalam keadaan lemah ketika mereka masih dibelenggu kekejaman kaum Musyrikin Makkah sebagai kuasa besar, mewah dan kuat. Maka, Allah menurunkan surah ini sebagai perbandingan dengan riwayat hidup Nabi Musa dengan kekejaman Fir'aun dan akibat dari kemewahan Qarun serta memberikan janji akan kemenangan Nabi Muhammad kelak.

Pokok-Pokok Surah[sunting | sunting sumber]

  1. Kami kabarkan kepadamu sebagian riwayat Musa dan Fir'aun yang sesungguhnya kepada golongan beriman. Sesungguhnya Fir'aun berlaku sewenang-wenang di negeri itu, dan mengadu domba penduduknya, dengan menindas golongan yang lemah diantara mereka, membantai anak laki-laki mereka dan membiarkan hidup perempuan-perempuan mereka. Sesungguhnya dia termasuk golongan terlaknat. Dan Kami hendak memberkati golongan yang tertindas di negeri itu dan hendak menjadikan mereka golongan yang ditakuti serta menjadi golongan pewaris, serta akan Kami mempertahankan keberlangsungan mereka di muka bumi dan Kami akan memperlihatkan kepada Fir'aun dan Haman beserta bala tentaranya apa yang selalu mereka khawatirkan. (Ayat:3-6)
  2. Berkata: "Maka datangkanlah oleh kalian sebuah kitab yang berasal dari Allah yang itu lebih membimbing daripada keduanya (Taurat dan Al-Quran) niscaya aku bersedia mengikuti itu, jika kalian sungguh golongan yang benar." Jika apabila mereka tidak menghiraukan, maka ketahuilah bahwa mereka hanya menuruti kecenderungan nafsu tanpa bimbingan dari Allah. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada golongan yang menyimpang. (Ayat:49-50)
  3. Sesungguhnya kamu takkan bisa memberi Bimbingan kepada orang yang kamu kasihi, akan tetapi Allah yang membimbing orang yang berkenan bagi-Nya dan Allah yang sepenuhnya mengerti golongan yang bersedia dibimbing. (Ayat:56)
  4. Dan apapun yang diberikan kepada kalian, maka itu adalah kesenangan hidup sesaat dan kemewahannya; sementara apapun yang di sisi Allah adalah yang terbaik dan kekal. Tidakkah kalian memahaminya? Lalu apakah orang yang Kami jamin padanya perjanjian baik yang segera terpenuhi, sama dengan orang yang Kami berikan kepadanya kesejahteraan hidup sementara waktu; kemudian dia pada Hari Kebangkitan termasuk golongan yang dicampakkan? (Ayat:60-61)
  5. Dan Tuhanmu menciptakan dan menentukan yang Dia kehendaki. Tiada pilihan bagi mereka. Dimuliakanlah Allah dan Maha Luhur dibanding yang mereka persekutukan. Dan Tuhanmu mengetahui apa yang disembunyikan dada mereka dan apa yang mereka ungkapkan. Dan Dialah Allah, tiada Tuhan terkecuali Dia. Milik-Nya, puji-pujian di Dunia dan di Akhirat, dan milik-Nya, segala penghakiman, dan kepada-Nya, kalian berpulang. (Ayat:68-70)
  6. ....berbuat baiklah seperti Allah telah memperbuat kebaikan untukmu, dan janganlah kamu mengacau di bumi. Sungguh, Allah tidak menyukai golongan pengacau. (Ayat77)
  7. Dia (Karun) berkata: "Sesungguhnya aku memperoleh hal itu (kekayaan) karena ilmu pada diriku." Dan apakah ia tidak tahu bahwa Allah telah memunahkan generasi-generasi terdahulu yang lebih perkasa daripadanya dan memiliki harta yang berlimpah ruah? Hingga tidak perlu disangsikan kebiadaban umat yang berdosa itu. (Ayat:78)
  8. Siapapun yang mengusahakan kebaikan, maka untuknya yang lebih baik daripada (kebaikan) itu dan siapapun yang mengusahakan kejahatan, maka tidaklah dibalas kepada orang-orang yang telah memperbuat kejahatan itu, melainkan setimpal dengan apa yang telah mereka perbuat. (Ayat:84)
  9. Dan jangan biarkan mereka memalingkanmu dari pesan-pesan Allah, setelah (pesan-pesan) itu tersampaikan kepadamu, dan ajaklah mereka berbalik (pada) Tuhanmu, dan jangan sampai kamu termasuk golongan yang mempersamakan Tuhan. Janganlah kamu menyembah beserta Allah, sembahan yang lain. Tiada Tuhan terkecuali Dia. Tiap-tiap yang tercipta pasti akan binasa, kecuali Wajah (Allah). Milik-Nya, segala penghakiman, dan hanya kepada-Nya kamu berpulang. (Ayat:87-88)

Pranala luar[sunting | sunting sumber]


Surah Sebelumnya:
Surah An-Naml
Al-Qur'an Surah Berikutnya:
Surah Al-'Ankabut
Surah 28