Surah At-Tagabun

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
at-Tagabun
Eltkhabon.png
At-Tagabun.png
Informasi
Arti Hari Ditampakkan Segala Kesalahan
Klasifikasi Madaniyah[1]
Surah ke 64
Juz Juz 28
Statistik
Jumlah ruku' 2 ruku'
Jumlah ayat 18 ayat

Surah At-Tagabun (Arab: التّغابن , "Hari Ditampakkan Segala Kesalahan") adalah surah ke-64 dalam al Qur'an. Surah ini tergolong surah Madaniyah, terdiri atas 18 ayat. Nama At-Tagabun diambil dari kata At-Tagabun yang terdapat pada ayat ke 9 yang artinya hari ditampakkan kesalahan-kesalahan.

Pokok-Pokok terjemahan[sunting | sunting sumber]

  1. Apapun yang di langit dan apapun yang di bumi memuja-muji Allah,
    MilikNya; Kerajaan
    serta MilikNya; Pujian,
    dan Dia terhadap segala sesuatu, adalah Kuasa,
    Dialah yang telah menciptakan kalian maka sebagian kalian merupakan golongan kafir sedangkan sebagian kalian merupakan golongan beriman dan Allah Maha Mengetahui yang kalian lakukan,
    Dialah yang telah menciptakan langit dan bumi berdasar Kebenaran,
    Dialah yang telah membentuk diri kalian
    dan Dialah yang telah menyempurnakan keadaan kalian itu,
    dan menuju Dia merupakan tempat kesudahan;
    Dia Maha Mengetahui yang ada di langit beserta yang ada di bumi,
    dan Dia Maha Mengetahui yang kalian rahasiakan dan yang kalian ungkapkan dan Allah Maha Mengetahui segala isi hati, (Ayat:1-4)
  2. Apakah belum tersampaikan kepada kalian tentang berita orang-orang terdahulu yang kafir yang kemudian mereka telah mendapat akibat buruk atas perbuatan mereka sendiri serta malapetaka yang pedih menimpa mereka, yang demikian itu adalah karena Utusan-Utusan telah datang kepada mereka disertai bukti-bukti namun mereka mengatakan: "Apakah manusia yang akan membimbing kami?" mereka kafir dan menjauh; dan tentulah Allah Kaya,
    dan Allah Maha Kaya, Maha Terpuji;
    orang-orang yang kafir menyatakan bahwa mereka takkan dibangkitkan, Katakanlah: "Tidak demikian, demi Tuhanku, kalian pasti akan dibangkitkan kemudian akan dijelaskan kepada kalian tentang yang telah kalian perbuat" yang demikian itu adalah perkara mutlak bagi Allah maka berimanlah kepada Allah beserta UtusanNya juga kepada terang yang Kami kirimkan; dan Allah Maha Mengawasi yang kalian perbuat,
    suatu hari ketika Dia akan menghimpun kalian pada Hari Berkumpul, itulah Hari Pengungkapan,
    dan barangsiapa yang beriman kepada Allah dan memperbuat berbagai kebajikan niscaya Allah menyingkirkan kesalahan-kesalahan pada orang tersebut
    dan menempatkan orang tersebut ke dalam Surga yang dialiri sungai-sungai dibawahnya, untuk disana selamanya, itulah pencapaian yang luar biasa;
    sedangkan orang-orang yang kafir dan orang-orang yang mendustakan pesan-pesan Kami, mereka itulah para penghuni Neraka, mereka disana selamanya beserta tempat kesudahan terburuk. (Ayat:5-10)
  3. Tidak ada suatu musibah pun yang terlaksana kecuali dengan izin Allah;
    dan barangsiapa yang beriman kepada Allah niscaya Dia akan membimbing kalbu orang itu dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu,
    dan taati Allah dan taati UtusanNya, jika kalian enggan, sungguh tugas Utusan Kami adalah penyampaian secara jelas;
    Allah, tiada Tuhan selain Dia dan pada Allah, golongan yang beriman menaruh kepercayaan. (Ayat:11-13)
  4. Wahai orang-orang yang beriman, sungguh dari istri-istri kalian dan anak-anak kalian ada yang menjadi musuh kalian maka berhati-hatilah terhadap mereka dan jika kalian memaklumi serta mengasihani juga mengampuni maka tentu Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang,
    sungguh harta benda kalian dan anak-anak kalian merupakan ujian dan di sisi Allah terdapat upah yang luar biasa maka bertakwalah kepada Allah sesuai kesanggupan kalian serta dengarlah juga taatilah
    dan sisihkan yang baik untuk diri kalian sendiri dan barangsiapa yang dipelihara dari kekikiran diri maka mereka itulah golongan yang berhasil
    apabila kamu meminjamkan pinjaman yang baik kepada Allah, niscaya Dia akan melipat gandakan balasan untuk kalian serta mengampuni kalian
    dan Allah Maha Menghargai, Maha Penyantun, Yang Mengetahui yang gaib beserta yang tampak, Yang Maha Perkasa, Maha Bijaksana. (Ayat:14-18)

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Al-Qur'an dan Terjemahannya

Pranala luar[sunting | sunting sumber]


Surah Sebelumnya:
Surah Al-Munafiqun
Al-Qur'an Surah Berikutnya:
Surah At-Talaq
Surah 64