Surah Fussilat

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Fussilat
Foselat.png
Fussilat.png
Informasi
Arti Yang Dijelaskan
Nama lain Ha Mim as-Sadjah
Klasifikasi Makkiyah
Surah ke 41
Juz Juz 24 (ayat 1-46)
Juz 25 (ayat 47-54)
Statistik
Jumlah ruku' 5 ruku
Jumlah ayat 54 ayat
Ayat Sajdah Ayat 38

Surah Fussilat (Arab: فصّلت, "Yang Dijelaskan") adalah surah ke-41 dalam al-Qur'an. Surah ini terdiri atas 54 ayat dan termasuk golongan surah-surah Makkiyah. Surah yang diturunkan sesudah Surah Al-Mu’min ini dinamai Fussilat (Yang Dijelaskan) diambil dari kata Fushshilat yang terdapat pada permulaan surah ini.

Pokok-pokok terjemahan[sunting | sunting sumber]

  1. Dikirimkan dari Tuhan Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang, sebuah Kitab yang dijelaskan pesan-pesannya, sebuah bacaan berbahasa Arab bagi kaum yang mengetahui, sebagai sebuah kabar gembira serta sebuah peringatan, walau diabaikan oleh kebanyakan mereka, sehingga mereka tidak mendengar,
    mereka mengatakan: "kalbu kami terhalangi dengan yang kamu seru kepada kami tentang itu serta di telinga kami ada sumbatan bahwa di antara kami dengan dirimu ada pembatas, maka berbuatlah, sungguh kami juga berbuat  (Ayat:2-5)
  2. Katakanlah: "Sungguh aku tidak lain seorang manusia yang serupa kalian yang diwahyukan kepadaku bahwa sembahan kalian adalah sembahan Yang Tunggal, maka agungkan Dia serta mohonkan pengampunanNya bahwa celakalah golongan yang mempersekutukan, orang-orang yang tidak menunaikan zakat serta mereka yang membantah adanya Akhirat, sungguh orang-orang beriman serta memperbuat kebajikan, mereka mendapat upah tiada henti". (Ayat:6-8)
  3. Katakanlah: "Pantaskah kalian mengingkar terhadap Yang menciptakan bumi selama dua Hari sedangkan kalian adakan tandingan-tandingan terhadap Dia? sungguh Dialah Tuhannya alam semesta," bahwa Dialah yang menempatkan di bumi itu, pegunungan yang kokoh disana, Dia memberkahi yang demikian serta Dialah Yang menentukan kadar makanan disana selama empat Hari untuk segala yang membutuhkan. (Ayat:9-10)
  4. Kemudian Dia menuju langit tatkala itu masih merupakan asap, lalu Dia berfirman kepada itu serta kepada bumi, "Datanglah kalian berdua, baik secara sukarela ataupun terpaksa." keduanya menjawab, "Kami datang secara sukarela." sehingga Dia ciptakan tujuh langit dalam dua Hari, serta Dia mewahyukan pada setiap langit tentang urusannya lalu Kami menghiasi langit yang dekat dengan pelita-pelita cermerlang, beserta pelindung; Demikianlah Ketetapan Yang Maha Perkasa, Maha Mengetahui. (Ayat:11-12)
  5. Jika orang-orang itu berpaling maka katakanlah: "Aku telah memperingatkan kalian tentang petir, sebagaimana petir yang menimpa 'Aad dan Tsamud."
    Ketika para Utusan datang kepada mereka dari depan maupun belakang mereka: "Janganlah kalian menyembah selain Allah", mereka mengatakan: "Kalau Tuhan kami menghendaki tentu Dia mengirimkan para malaikatNya, maka sungguh kami mengingkari wahyu yang disampaikan kepada dirimu", Adapun 'Aad menyombongkan diri di muka bumi tanpa kebenaran serta mengatakan: "Siapakah yang lebih hebat kekuatannya dibanding kami?" tidakkah mereka itu memperhatikan bahwa Allah Yang menciptakan mereka adalah Maha Perkasa kekuatanNya dibanding mereka? namun mereka menentang pesan-pesan Kami, oleh sebab itu Kami kirimkan angin topan kepada mereka dalam beberapa hari yang buruk, sehingga Kami hendak menimpakan kepada mereka itu, Malapetaka yang pedih dalam kehidupan dunia, sungguh Malapetaka Akhirat lebih menghinakan bahwa mereka tidak diselamatkan;
    sementara terhadap Tsamud, mereka telah Kami bimbing tetapi mereka lebih memilih buta dibanding petunjuk, maka mereka disambar petir, Malapetaka pedih disebabkan yang telah mereka perbuat serta Kami luputkan orang-orang beriman serta golongan yang bertaqwa. (Ayat:13-18)
  6. Dan pada sebuah Hari ketika musuh-musuh Allah digiring ke dalam Neraka supaya mereka dihimpunkan, tatkala mereka telah berada disana, pendengaran, penglihatan juga kulit mereka menjadi saksi terhadap diri mereka tentang yang telah mereka kerjakan; lalu mereka berkata kepada kulit mereka, "Mengapa kamu menjadi saksi terhadap kami?" yang demikian menjawab, "Allah, yang menghendaki segala sesuatu dapat berbicara, telah menjadikan kami sanggup berbicara, dan Dialah yang menciptakan diri kalian pada kali yang pertama dan hanya kepada Dia kalian berpulang,"; "kalian takkan sanggup bersembunyi terhadap persaksian pendengaran, penglihatan maupun kulit kalian terhadap diri kalian sendiri walaupun kalian telah menduga bahwa Allah tidak mengetahui banyak hal yang telah kalian kerjakan; dan demikian itu merupakan prasangka kalian yang telah kalian sangkakan terhadap Tuhan kalian, sehingga membinasakan diri kalian, kemudian kalian termasuk golongan yang celaka," jika mereka bersabar maka nerakalah tempat tinggal bagi mereka sedangkan jika mereka mengemukakan berbagai dalih, mereka tidak termasuk golongan yang dipedulikan.
    Dan telah Kami sediakan untuk mereka; kawan-kawan yang menjadikan mereka memandang bagus mengenai yang ada di hadapan maupun yang di belakang mereka, dan tetaplah atas mereka Keputusan terhadap umat-umat yang terdahulu sebelum mereka dalam golongan jin serta manusia, sungguh mereka itulah golongan yang celaka. (Ayat:19-25)
  7. Dan orang-orang kafir berkata: "Janganlah kalian memperhatikan Al-Quran ini serta ejeklah yang demikian itu supaya kalian mengalahkan mereka", tentu Kami akan menimpakan Malapetaka pedih terhadap orang-orang kafir itu, bahwa Kami akan membalas mereka dengan pembalasan yang keras atas yang telah mereka kerjakan; Inilah balasan untuk musuh-musuh Allah, Neraka; mereka berada disana selamanya sebagai pembalasan akibat penentangan mereka terhadap pesan-pesan Kami. (Ayat:26-28)
  8. Ketahuilah bahwa orang-orang yang berkata: "Tuhan kami ialah Allah" kemudian mereka meneguhkan pendirian maka para malaikat akan hadir kepada mereka: "Jangan gelisah serta jangan berduka cita; maka bersuka citalah tentang Surga yang telah dijanjikan Allah kepada kalian", Kamilah para pelindung kalian dalam kehidupan dunia serta Akhirat; disana kalian akan memperoleh yang kalian inginkan serta memperoleh yang kalian minta; Sebagai hadiah dari Tuhan Yang Maha Pengampun, Maha Penyayang. (Ayat:30-32)
  9. Siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang mengajak kepada Allah, serta yang mengerjakan berbagai kebajikan juga yang berkata, "Sungguh aku termasuk golongan yang berserah diri?" (Ayat:33)
  10. Dan tidaklah setara, kebaikan dibanding kejahatan, balaslah yang demikian dengan yang lebih baik, maka antara kamu dengan orang yang bermusuhan seolah-olah sebagai kawan yang setia, hal demikian tidak dianugerahkan melainkan kepada orang-orang yang sabar bahwa tidak dianugerahkan melainkan kepada orang-orang yang mempunyai watak terpuji yang luar biasa. (Ayat:34-35)
  11. Dan di antara pertanda kekuasaanNya ialah malam serta siang, matahari serta bulan, jangan bersujud terhadap matahari maupun bulan, melainkan sujudlah terhadap Allah Yang Menciptakan semua itu, jika Dia yang hendak kalian sembah,
    apabila mereka menyombongkan diri, ketahuilah bahwa segala yang berada di sisi Tuhanmu memuliakan Dia sepanjang malam serta siang, sedang mereka tidak jemu.  (Ayat:37-38)
  12. Dan sebagian pertanda-pertandaNya bahwa kamu melihat bumi itu kering tandus kemudian ketika Kami turunkan air disana, niscaya ia tumbuh subur; tentulah Tuhan Yang menghidupkan itu sanggup Menghidupkan yang mati, sungguh Dialah Yang Maha Kuasa terhadap segala sesuatu.
    Bahwasanya orang-orang yang mengingkari pertanda-pertanda Kami, mereka itu tidak tersembunyi bagi Kami, maka apakah orang-orang yang dilemparkan ke dalam Neraka merupakan yang lebih baik ataukah orang-orang yang datang dalam keadaan aman pada Hari Kebangkitann? perbuatlah perkara yang kalian kehendaki, sungguh Dialah Yang Maha Memahami segala yang kalian kerjakan. (Ayat:39-40)
  13. Apabila orang-orang itu yang mengingkari Himbauan ketika yang demikian tersampaikan kepada mereka, ketahuilah bahwa yang demikian merupakan Kitab yang mulia, yang tidak datang pada yang demikian, kebatilan baik dari depan maupun dari belakangnya, yang dikirimkan dari Yang Maha Bijaksana, Maha Terpuji. (Ayat:41-42)
  14. Tiada yang dikatakan kepada dirimu melainkan telah dikatakan pula kepada para Utusan sebelum dirimu; bahwasanya Tuhan kalian benar-benar mempunyai Pengampunan serta Hukuman pedih; dan sekiranya Kami jadikan Al-Quran itu suatu bacaan dalam bahasa asing, tentulah mereka mengatakan: "Mengapa tidak dijelaskan pesan-pesannya?" Apakah berbahasa asing sementara Utusan seorang Arab? Katakanlah: "yang demikian merupakan Bimbingan serta penentraman untuk orang-orang beriman, sedangkan orang-orang yang tidak beriman pada telinga mereka ada sumbatan, serta yang demikian membutakan mereka, mereka itu golongan yang dipanggil dari tempat yang jauh". (Ayat:43-44)
  15. Dan sungguh telah Kami serahkan kepada Musa, Al-Kitab; lalu diperdebatkan tentang yang demikian, andai sebelumnya tiada sebuah Ketetapan dari Tuhanmu, tentulah orang-orang kafir itu dilenyapkan, serta sungguh mereka terhadap yang demikian benar-benar dalam kebimbangan parah,
    barangsiapa yang memperbuat berbagai kebajikan, yang sebenarnya terhadap diri sendiri sedangkan barangsiapa memperbuat kejahatan, yang sebenarnya terhadap diri sendiri; bahwa Tuhanmu tidak berlaku sewenang-wenang terhadap hamba-hambaNya. (Ayat:45-46)
  16. Kepada Dia diserahkan pengetahuan tentang Kemestian; bahwa tiada buah-buahan keluar dari kelopaknya serta bahwa tiada seorang perempuan yang mengandung maupun tidak melahirkan terkecuali dalam sepengetahuanNya;
    Pada hari ketika Tuhan memanggil mereka, "Di manakah sekutu-sekutuKu itu?", mereka menjawab, "Kami nyatakan kepada Engkau bahwa tiada seorang pun di antara kami yang memberi kesaksian." sehingga lenyap dari mereka tentang yang selalu mereka sembah dahulu, dan mereka yakin bahwa tiada bagi mereka sesuatu jalan berdalih pun. (Ayat:47-48)
  17. Manusia tidak jemu memohon kebaikan, sedangkan jika ia ditimpa musibah maka ia menjadi putus asa, gelisah; tatkala Kami berikan kepada orang tersebut, suatu Kasih dari Kami, sesudah ia ditimpa musibah, ia pasti berkata, "Ini adalah hakku, dan aku tidak yakin bahwa hari kiamat itu akan datang bahwa jika aku dikembalikan kepada Tuhanku tentu aku akan memperoleh kebaikan dari sisiNya." kelak Kami akan menjelaskan kepada orang-orang kafir itu tentang yang telah mereka kerjakan, dan akan Kami rasakan kepada mereka, Malapetaka yang keras. (Ayat:49-50)
  18. Dan apabila Kami memberikan karunia kepada manusia, ia berpaling seraya menghindar; tatkala Malapetaka menimpa dirinya, maka ia terus berseru-seru. (Ayat:51)
  19. Katakanlah: "Bagaimana pendapat kalian jika yang demikian berasal dari sisi Allah, kemudian kalian sendiri yang mengingkari itu, siapakah yang lebih sesat dibanding orang yang berada penyimpangan yang parah?" Kami akan perlihatkan kepada mereka pertanda-pertanda Kami dalam berbagai hal serta pada diri mereka sendiri, hingga jelas bagi mereka bahwa yang demikian adalah Kebenaran, tidakkah cukup bahwa Tuhanmu sebagai Saksi terhadap segala sesuatu? ketahuilah, mereka itu berada dalam keraguan tentang Pertemuan dengan Tuhan mereka; maka ketahuilah, bahwa Dialah Yang Maha Meliputi segala sesuatu. (Ayat:52-54)

Referensi[sunting | sunting sumber]

  • Mukaddimah Terjemahan Al Qur'an versi Depag RI

Pranala luar[sunting | sunting sumber]


Surah Sebelumnya:
Surah Al-Mu’min
Al-Qur'an Surah Berikutnya:
Surah Asy-Syura
Surah 41