Surah Saba’

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Saba'
سبا
Saba.png
Informasi
Arti Kaum Saba'
Klasifikasi Makkiyah
Surah ke 34
Juz Juz 22
Statistik
Jumlah ruku' 6 ruku
Jumlah ayat 54 ayat

Surah Saba' (bahasa Arab:سورة سبأ) adalah surah ke-34 dalam al-Qur'an. Surah ini tergolong surah Makkiyah yang terdiri atas 54 ayat. Dinamakan Saba' karena dalam surah terdapat kisah kaum Saba'. Saba' adalah nama suatu kabilah dari kabilah-kabilah Arab yang tinggal di daerah Yaman. Mereka mendirikan kerajaan yang terkenal dengan nama kerajaan Saba yang ibukotanya Ma'rib; telah dapat membangun suatu bendungan raksasa yang bernama Bendungan Ma'rib, sehingga negeri mereka subur dan makmur. Kemewahan dan kemakmuran ini menyebabkan kaum Saba' lupa dan ingkar kepada Allah yang telah melimpahkan nikmatnya kepada mereka, serta mereka mengingkari pula seruan para rasul. Karena keingkaran mereka ini, Allah menimpahkan kepada mereka azab berupa banjir yang besar yang ditimbulkan oleh bobolnya bendungan Ma'rib. Setelah bendungan ma'rib bobol negeri Saba' menjadi kering dan kerajaan mereka hancur.

Pokok-Pokok terjemahan[sunting | sunting sumber]

  1. Terpujilah Allah, segala yang di langit beserta yang di bumi adalah milikNya; bahwa MilikNya pujian di Akhirat serta Dialah Yang Maha Bijaksana, Maha Mengawasi. Dialah Yang Maha Mengetahui segala yang masuk ke dalam bumi maupun yang ke luar daripada itu, baik yang turun dari langit maupun yang naik kepada itu, Dan Dialah Yang Maha Penyayang, Maha Pengampun. (Ayat:1-2)
  2. Dan orang-orang yang kafir mengatakan, "Hari Kebangkitan itu takkan datang kepada kami." Katakanlah: "Tidak demikian, demi Tuhanku Yang Maha Mengetahui perkara yang ghaib, sungguh hal itu pasti akan datang kepada kalian;"
    Tiada yang tersembunyi bagi Dia walaupun sebesar zarrah pun, baik yang di langit maupun yang di bumi dan tiada yang lebih kecil dari itu ataupun yang lebih besar, melainkan tertulis dalam Kitab yang nyata, supaya Allah memberi balasan kepada orang-orang yang beriman serta memperbuat berbagai kebajikan; mereka itu adalah orang-orang yang disediakan ampunan beserta karunia yang mulia. sedangkan orang-orang yang menentang pertanda-pertanda Kami dengan anggapan mereka dapat melemahkan, mereka itu memperoleh Malapetaka, yaitu Hukuman yang pedih. (Ayat:3-5)
  3. Dan orang-orang yang diberi Ilmu berpendapat bahwa yang dikirimkan kepadamu dari Tuhanmu merupakan Kebenaran serta membimbing kepada Ketentuan Yang Maha Perkasa, Maha Terpuji. (Ayat:6)
  4. Dan orang-orang kafir mengatakan, "Maukah kami tunjukkan kepada kalian seorang laki-laki yang menjelaskan kepada kalian bahwa ketika diri kalian telah remuk luluh, kalian benar-benar akan menjadi wujud yang baru? apakah ia mengada-adakan dusta terhadap Allah ataukah ada kelainan pada dirinya?" yang sebenarnya orang-orang yang tidak beriman terhadap Akhirat berada dalam Malapetaka serta penyimpangan yang parah, maka tidakkah mereka memperhatikan langit beserta bumi yang ada di hadapan ataupun di belakang mereka? sekiranya Kami menghendaki niscaya Kami benamkan mereka ke dalam tanah atau Kami jatuhi mereka dengan bongkahan-bongkahan dari langit, sungguh dalam hal yang demikian itu benar-benar terdapat pertanda bagi setiap hamba yang berpihak. (Ayat:7-9)
  5. Dan sungguh telah Kami berikan karunia kepada Daud dari Kami,: "Wahai gunung-gunung serta burung-burung, memuja-mujilah mengiringi Daud secara berulang-ulang", sehingga Kami lunakkan besi untuknya, "buatlah baju zirah besi juga bentuklah anyamannya; maka perbuatlah berbagai kebajikan, sungguh Aku Mengawasi yang kamu lakukan." (Ayat:10-11)
  6. Dan angin tunduk terhadap Sulaiman, yang di waktu pagi setara dengan perjalanan sebulan maupun di waktu petang setara perjalanan sebulan, bahwa Kami alirkan cairan tembaga untuk dirinya, sungguh sebagian jin diperkerjakan untuk dirinya atas izin Tuhannya, apabila yang membangkang dari mereka terhadap perintah Kami, maka Kami timpakan kepada Hantaman yang membakar, mereka bekerja untuk ia sesuai yang ia kehendaki dalam hal bangunan-bangunan, patung-patung, piring-piring yang seluas kolam serta periuk-periuk yang kokoh, :"bekerjalah, wahai keluarga Daud sambil bersyukur sebab hanya sedikit di antara hamba-hambaKu yang bersyukur" maka tatkala Kami telah menghadirkan kematian Sulaiman, tiada yang memberitahukan kepada mereka tentang kematiannya itu kecuali seekor rayap yang melapukkan tongkatnya maka ketika ia telah jatuh tersungkur, golongan jin itu menyadari sekiranya mereka mengetahui perkara ghaib tentulah mereka tidak berada dalam Malapetaka yang menghinakan. (Ayat:12-14)
  7. Sungguh terdapat pertanda pada kaum Saba' di tempat kediaman mereka tentang dua buah kebun di sisi kanan maupun di sisi kirinya, : "nikmatilah karunia Tuhan kalian serta bersyukurlah kepada Dia atas negeri yang baik ini, bahwa Tuhan adalah Yang Maha Pengampun", tetapi mereka berpaling, sehingga Kami datangkan kepada mereka luapan banjir dari bendungan serta Kami ubah kedua kebun mereka menjadi dua kebun yang berbuah pahit, pepohonan Atsl serta pepohonan Sidr,  demikianlah Kami membalas diri mereka atas sikap tak bersyukur mereka bahwa Kami tidak menimpakan kepahitan, melainkan terhadap golongan yang kafir. (Ayat:15-17)
  8. Dan sungguh Iblis dapat membuktikan bujukannya terhadap mereka lalu mereka menuruti yang demikian, kecuali sebagian golongan yang beriman sebab makhluk itu tidak berpengaruh terhadap mereka akan tetapi supaya Kami menguji orang yang beriman tentang Akhirat yang mereka merasa ragu-ragu tentang hal itu, bahwa Tuhanmu Yang Maha Mengurus segala sesuatu, Katakanlah: "Serulah segala yang kalian andalkan selain Allah, tidaklah mereka menguasai sekecil butiran debu pun di langit maupun di bumi, bahwa mereka tiada mempunyai suatu peran pun terhadap langit beserta bumi; maka tiada yang menjadi pembela untuk mereka terhadap Dia. (Ayat:20-22)
  9. Dan tiada berguna perantaraan di sisi Allah kecuali untuk orang yang diizinkan, sehingga ketika kegelisahan dari kalbu mereka dilenyapkan, mereka berkata "Apa yang telah difirmankan oleh Tuhan kalian?" mereka menjawab: "Kebenaran, bahwa Dialah Yang Maha Luhur, Maha Dahsyat,"  (Ayat:23)
  10. Katakanlah: "Siapakah yang menghidupi kalian melalui langit serta melalui bumi?" dikatakan: "Allah", maka sungguh salah satu antara kami atau kalian pasti berada dalam bimbingan atau dalam penyimpangan parah. (Ayat:24)
  11. Katakanlah: "kalian tidak akan ditanya tentang dosa kami serta kami takkan ditanya tentang yang telah kalian perbuat",  Katakanlah: "Tuhan kita akan menghimpunkan kita semua, kemudian Dialah yang Menghakimi kita berdasar Kebenaran, bahwasanya Dialah Yang Menghakimi, Maha Mengetahui". (Ayat:25-26)
  12. Katakanlah: "Perlihatkan padaku sembah-sembahan yang kalian perhubungkan dengan Dia sebagai sekutu-sekutuNya, Mustahil! akan tetapi Dialah Allah Yang Maha Perkasa, Maha Bijaksana. (Ayat:27)
  13. Dan Kami tidak mengutus kamu, melainkan untuk seluruh umat manusia sebagai pembawa berita gembira serta sebagai pemberi peringatan, namun kebanyakan umat manusia tiada mengetahui. (Ayat:28)
  14. Dan mereka mengatakan, "Kapankah janji ini, jika kamu memang golongan yang benar?." Katakanlah, "Terhadap kalian terdapat sebuah Hari yang telah dijanjikan yang tiada dapat kalian undur barang sesaat pun, tidak pula dapat kalian segerakan." (Ayat:29-30)
  15. Dan orang-orang kafir mengatakan: "Kami tidak akan beriman terhadap Al-Quran ini; tidak pula terhadap yang terdahulu", sekiranya kamu menyaksikan ketika golongan yang sewenang-wenang itu dihadirkan menghadap Tuhannya, sebagian mereka berucap kepada sebagian lain; orang-orang yang lekas terbujuk berkata kepada orang-orang yang berpengaruh kuat: "sekiranya bukan karena kalian tentulah kami telah menjadi golongan yang beriman",  orang-orang yang berpengaruh kuat berkata kepada orang-orang yang lekas terbujuk: "Apakah kami yang telah menghalang-halangi kalian terhadap Bimbingan tatkala yang demikian tersampaikan kepada kalian? yang sebenarnya kalian sendiri memang golongan yang berdosa", kemudian orang-orang yang lekas terbujuk berkata kepada orang-orang yang berpengaruh kuat: " tidak demikian, tipu daya di waktu malam serta siang, ketika kalian menyuruh kami supaya kami menyangkal Allah dengan mengadakan tandingan-tandingan terhadap Dia", kedua pihak menyatakan penyesalan tatkala mereka melihat Malapetaka sehingga Kami ikatkan belenggu di leher orang-orang yang kafir, mereka tidak dibalas melainkan atas yang telah mereka perbuat. (Ayat:31-33)
  16. Dan Kami tidak mengutus seorang pemberi peringatan pun kepada suatu negeri, akan tetapi orang-orang yang berkuasa di negeri itu mengatakan: "Sungguh kami menolak yang disampaikan kepada kalian", bahkan mereka berkata: "kami lebih kaya dalam hal harta benda maupun anak; bahwa kami bukanlah golongan yang akan ditumpas", Katakanlah: "sebenarnya Tuhankulah yang melimpahkan penghidupan kepada yang Dia kehendaki serta Dialah yang Membatasi kepada yang Dia kehendaki, akan tetapi kebanyakan umat manusia tiada mengetahui", bahwa bukanlah harta benda maupun anak-anak kalian yang sedikitpun berharga bagi Kami; melainkan orang-orang yang beriman serta memperbuat berbagai kebajikan, mereka itulah yang memperoleh upah berlipat-lipat atas yang telah mereka usahakan; serta mereka terlindungi dalam kedudukan yang terhormat. (Ayat:34-37)
  17. Dan orang-orang yang menentang pesan-pesan Kami supaya direndahkan, mereka itu diseret menuju Malapetaka yang menjerumuskan, Katakanlah: "Sungguh Tuhanku melimpahkan karunia untuk yang Dia kehendaki terhadap hamba-hambaNya serta Dialah membatasi karunia itu", tentang harta apapun yang kamu sisihkan, maka Allah yang akan menebus itu; sebab Dialah sebaik-baik yang Memelihara(Ayat:38-39)
  18. Dan suatu Hari ketika Allah himpunkan mereka semua kemudian Allah berfirman kepada para malaikat: "Bukankah dahulu orang-orang itu yang menyembah kalian?",  para malaikat itu berkata: "Dimuliakanlah Engkau, Engkaulah pelindung kami, tidak demikian; bahkan orang-orang itu menyembah jin maka kebanyakan mereka beriman terhadap jin itu", sehingga pada hari ini sebagian kalian tidak menghadirkan manfaat maupun tidak mencelakakan sebagian yang lain, bahwa Kami katakan kepada orang-orang yang sewenang-wenang: "Rasakan Malapetaka Neraka yang dahulu kalian dustakan". (Ayat:40-42)
  19. Dan apabila disampaikan kepada mereka pesan-pesan Kami yang jelas, mereka mengatakan: "orang itu tidak lain seorang laki-laki yang ingin menjauhkan kalian terhadap yang disembah oleh leluhur-leluhur kalian", kemudian mereka mengatakan: "ini tidak lain kepalsuan yang dikarang",
    sehingga orang-orang kafir berkata terhadap Kebenaran tatkala itu tersampaikan kepada mereka: "sungguh ini tidak lain tipuan yang jelas",  sementara bukanlah Kami yang mengirimkan kepada mereka, kitab-kitab yang telah mereka pelajari itu ataupun Kami tidak pernah mengutus seorang pemberi peringatan pun kepada mereka sebelum dirimu. (Ayat:43-44)
  20. Dan orang-orang yang yang sebelum mereka juga telah menolak sementara mereka ini belum ditimpa sepersepuluh dari yang telah Kami timpakan kepada orang-orang itu yang telah mendustakan Utusan-UtusanKu, maka betapa dahsyat akibat kemurkaanKu. (Ayat:45)
  21. Katakanlah: "Sungguh aku hendak memperingatkan kalian tentang suatu hal supaya kalian menghadap Allah, berdua-dua atau seorang diri; kemudian kalian pertimbangkan bahwa kawanmu itu tidak sinting, ia tidak lain seorang pemberi peringatan terhadap kalian terhadap Malapetaka pedih. (Ayat:46)
  22. Katakanlah: "Tiada upah yang kuminta kepada kalian, maka yang demikian itu untuk kalian sendiri, upahku tidak lain dari Allah, dan Dialah Yang Maha Mengetahui segala sesuatu", Katakanlah: "Bahwasanya Tuhanku yang menyatakan Kebenaran, Dialah Yang Maha Mengetahui segala hal yang misterius",  Katakanlah: "Kebenaran telah datang serta Kesia-siaan itu takkan muncul juga takkan terulang". (Ayat:47-49)
  23. Katakanlah: "Jika aku sesat maka sungguh aku sesat akibat diriku sendiri; sementara jika aku memperoleh Bimbingan maka itu berasal dari segala yang diwahyukan Tuhanku kepada diriku, sungguh Dialah Yang Maha Mendengar, Maha Dekat". (Ayat:50)
  24. Dan sekiranya kamu melihat ketika mereka panik; sehingga mereka tidak dapat melarikan diri serta mereka dicengkeram dari tempat yang dekat lalu mereka berkata: "kami beriman kepada Dia", lalu bagaimanakah mereka mencapai sesuatu dari tempat yang jauh tatkala sebelumnya mereka benar-benar telah menolak Dia; bahkan mereka menduga-duga tentang perkara yang ghaib dari tempat jauh; oleh karena itu ditolak pula antara diri mereka dengan yang mereka harapkan sebagaimana yang dahulu mereka lakukan di tengah-tengah kalangan mereka sendiri, sebelumnya mereka benar-benar dalam keraguan yang menggelisahkan. (Ayat:51-54)

Pranala luar[sunting | sunting sumber]


Surah Sebelumnya:
Surah Al-Ahzab
Al-Qur'an Surah Berikutnya:
Surah Fatir
Surah 34