Surah An-Naml

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
an-Naml
النّمل
An-Naml.png
Informasi
Arti Semut
Klasifikasi Makkiyah
Surah ke 27
Juz Juz 19 (ayat 1-59)
Juz 20 (ayat 60-93)
Statistik
Jumlah ruku' 7 ruku
Jumlah ayat 93 ayat
Ayat Sajdah Ayat 26

Surah An-Naml (bahasa Arab:النّمل, "Semut") adalah surah ke-27 dalam al-Qur'an. Surah ini terdiri atas 93 ayat, termasuk golongan surah-surah Makkiyah dan diturunkan sesudah Surah Asy-Syu’ara. Dinamai dengan An-Naml yang berarti semut, karena pada ayat 18 dan 19 terdapat perkataan An-Naml (semut), di mana raja semut mengatakan kepada anak buahnya agar masuk sarangnya masing-masing, supaya jangan terlindas oleh Nabi Sulaiman dan tentaranya yang akan melewati tempat itu.

Terjemahan[sunting | sunting sumber]

Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang.

  • Ta Sin, inilah ayat-ayat Al-Qur'an, dan sebuah Kitab yang menjelaskan, sebuah Bimbingan serta kabar gembira bagi golongan yang beriman; orang-orang yang mendirikan sembahyang serta yang menunaikan zakat, serta mereka meyakini adanya Akhirat.
    Sungguh orang-orang yang tidak mengimani adanya Akhirat, Kami jadikan diri mereka menganggap baik tindakan-tindakan mereka sendiri sehingga mereka bergelimang dalam kebingungan, mereka itulah orang-orang yang ditimpa Malapetaka pedih serta mereka di Akhirat merupakan orang-orang yang paling celaka. (Ayat:1-5)
  • Dan sungguh dirimu benar-benar diberi Al-Qur'an yang berasal dari sisi Yang Maha Bijaksana, Maha Mengetahui. (Ayat:6)
  • Ketika Musa berkata kepada keluarganya: "Sungguh aku mendapati sebuah Perapian, aku hendak membawa kabar tentang itu kepada kalian, atau aku membawa kepada kalian suluh api supaya kalian menghangatkan diri."
    Tatkala ia tiba di tempat itu, ia dipanggil: "Sungguh telah diberkati Yang Berada di Perapian itu, maupun yang berada di sekitar itu, serta Dipermuliakanlah Allah, Tuhannya semesta Alam."
     : "Wahai Musa, sungguh Akulah Allah Yang Maha Perkasa, Maha Bijaksana,
    maka lemparkan tongkatmu itu." ketika ia melihat benda itu bergerak-gerak seperti seekor ular yang gesit, seketika ia berbalik lari dan ia tidak menoleh. :"Wahai Musa, jangan takut; bahwasanya golongan Utusan tidak takut berada di dekat Aku, akan tetapi orang yang telah berlaku sewenang-wenang, kemudian diganti dengan kebaikan atas kesalahan itu maka sungguh Akulah Yang Maha Pengampun, Maha Penyayang;
    dan tempatkan tanganmu ke dadamu niscaya yang demikian akan tampak putih tanpa cela; yang termasuk kesembilan mukjizat menghadapi Fir'aun serta kaumnya, bahwa orang-orang itu termasuk kaum yang fasik."
    Tatkala mukjizat-mukjizat Kami yang jelas itu sampai kepada orang-orang itu, orang-orang itu mengatakan: "Ini adalah sihir yang nyata" dan orang-orang itu mengingkari hal yang demikian akibat sikap sewenang-wenang serta kesombongan padahal kalbu orang-orang itu meyakini hal yang demikian; maka perhatikan kesudahan golongan yang memperbuat kekacauan itu. (Ayat:7-14)
  • Dan sesungguhnya telah Kami karuniakan Ilmu kepada Daud serta Sulaiman, bahwa keduanya mengucapkan: "Terpujilah Allah, Yang telah melebihkan kami melampaui sebagian besar golongan hambaNya yang beriman."
    serta Sulaiman merupakan pewaris Daud, bahwa ia berkata: "Wahai umat manusia, kami telah dikaruniai pemahaman tentang suara burung dan kami telah dikaruniai bermacam-macam hal; sungguh yang demikian merupakan suatu anugerah yang nyata." maka dihimpunkan untuk Sulaiman; bala tentaranya yang termasuk umat jin, serta umat manusia, serta umat burung sehingga mereka itu berada dalam kedudukan tertentu.
    Hingga ketika mereka sampai di sebuah lembah semut, seekor semut berkata: "Wahai para semut, masuklah ke sarang-sarang kalian supaya kalian tidak diinjak oleh Sulaiman beserta tentaranya sewaktu mereka tiada menyadari", maka ia tersenyum seraya tertawa terhadap perkataan yang demikian, maka ia berdoa: "Wahai Tuhanku, perintahkan diriku supaya aku selalu mensyukuri anugerahMu yang telah Engkau karuniakan kepada diriku beserta kepada kedua orang tuaku, serta supaya aku mengerjakan berbagai kebajikan yang Engkau perkenan, serta masukkan diriku melalui KasihMu dalam golongan hambaMu yang saleh."
    ketika ia memeriksa burung-burung, ia berkata: "Mengapa aku tidak melihat hud-hud, apakah makhluk itu termasuk yang tidak hadir, sungguh aku pasti akan menghukum makhluk itu dengan hukuman yang keras, atau bahkan menyembelih makhluk itu terkecuali jika makhluk itu datang menghadap diriku disertai sebuah urusan yang jelas." tidak lama kemudian, makhluk itu berkata: "Aku telah mengetahui sesuatu yang belum kalian ketahui, serta kubawa kepada kalian dari Saba, suatu kabar penting yang diyakini, bahwasanya aku telah menjumpai seorang wanita yang memerintah mereka, serta wanita itu dianugerahi bermacam-macam hal serta ia mempunyai tahta yang menakjubkan; aku mendapati wanita itu beserta kaumnya menyembah matahari, yang bukan Allah,
    sebab setan telah menjadikan orang-orang tersebut memandang baik tindakan mereka itu lalu menghalangi orang-orang tersebut terhadap Ketentuan sehingga orang-orang tersebut tidak terbimbing, sehingga orang-orang tersebut tidak menyembah Allah Yang menampakkan keadaan yang tersembunyi di langit maupun di bumi; serta Yang Maha Mengetahui segala yang kalian sembunyikan maupun yang kalian ungkapkan, Allah, tiada Tuhan selain Dia, Tuhannya Arsy yang menakjubkan."
    ia berkata: "Akan kami ketahui, apakah kamu benar ataukah kamu termasuk golongan yang berdusta; berangkatlah membawa suratku ini lalu jatuhkan kepada orang-orang tersebut kemudian tinggalkan mereka, serta perhatikan perkara yang mereka bicarakan."
    wanita itu berkata: "Wahai kaum pembesar, sesungguh telah dijatuhkan kepada diriku, sebuah surat yang mulia, sungguh surat itu, berasal dari Sulaiman dan berisi: "Dengan nama Allah, Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang,
    bahwa janganlah kalian berlaku sombong terhadap diriku dan datanglah menghadap diriku sebagai golongan yang menyerah diri."
    wanita itu berkata: "Wahai kaum pembesar, nasehatilah diriku tentang perkaraku ini; aku tidak pernah memutuskan suatu perkara sebelum persaksian kalian." mereka menjawab: "Kita merupakan golongan yang perkasa serta golongan yang tangguh, maka keputusan berada di tanganmu, maka pertimbangkanlah yang hendak kamu perintahkan." wanita itu berkata: "Ketahuilah bahwa ketika para raja memasuki suatu negeri niscaya mereka menghancurkan itu, dan menjadikan penduduknya yang mulia menjadi hina, dan demikian pula yang hendak mereka perbuat; dan sungguh aku akan mengirim para pesuruh kepada mereka disertai berbagai pemberian, serta aku akan menunggu yang akan dibawa kembali oleh para pesuruh itu."
    Maka tatkala para pesuruh itu sampai kepada Sulaiman, ia berkata: "Apakah kalian bersedekah kepadaku dengan benda-benda yang bertumpuk? maka yang dianugerahkan oleh Allah untuk diriku adalah yang terbaik dibanding apa yang Dia pinjamkan kepada kalian, akan tetapi kalian merasa gagah dengan pemberian-pemberian kalian, pulanglah kalian kepada mereka; sungguh kami akan menyerbu mereka dengan pasukan yang mereka takkan sanggup berpijak dengan kedua kaki memandang pasukan itu, kemudian kami akan mengusir mereka dari negeri itu dalam keadaan terhina serta mereka akan tunduk" ia berkata: "Wahai kalangan pembesar, siapakah di antara kalian yang sanggup membawa tahta wanita itu kepada diriku sebelum mereka menghadap kepada diriku sebagai golongan yang menyerah diri." 'Ifrit, yang termasuk umat jin, mengatakan: "diriku akan datang kepadamu dengan menghadirkan tahta itu kepada dirimu sebelum kamu berdiri dari tempat dudukmu, sungguh aku benar-benar memiliki kekuatan untuk menghadirkan itu serta terpercaya." seseorang yang mempunyai Ilmu Al-Kitab: "diriku akan menghadirkan tahta itu kepada dirimu sebelum matamu berkedip." tatkala Sulaiman melihat tahta itu berada di hadapan dirinya, iapun berkata: "Ini termasuk karunia Tuhanku untuk menguji diriku apakah diriku bersyukur ataukah diriku mengingkari; sebab barangsiapa yang bersyukur yang sebenarnya ia bersyukur untuk dirinya sendiri serta barangsiapa yang mengingkar, ketahuilah bahwa Tuhanku Maha Kaya, Maha Mulia." ia berkata: "ubahlah keadaan tahta itu bagi wanita tersebut, supaya kita melihat apakah wanita itu termasuk golongan yang terbimbing ataukah wanita itu termasuk golongan yang tidak terbimbing."
    Dan ketika wanita itu hadir, dikatakan kepadanya: "Serupa inikah tahtamu?" wanita tersebut menjawab: "tampak menyerupai ini, hal tersebut bahwa telah kami peroleh pemahaman sebelumnya serta kami termasuk golongan yang berserah diri." lalu ia mencegah wanita itu untuk menyembah hal yang telah ia sembah selain Allah, karena sungguh dahulunya wanita itu termasuk golongan yang kafir; Dikatakan kepada wanita itu: "Masuklah ke istana." tatkala wanita itu melihat lantai istana itu, wanita itu menganggap itu serupa kolam air yang besar, serta wanita itu menyingkapkan kedua betisnya; ia berkata: "Sungguh tempat ini merupakan istana yang dihaluskan dengan lapisan kaca." wanita itu berkata: "Wahai Tuhanku, sungguh aku telah berlaku sewenang-wenang terhadap diriku bahwa aku berserah diri bersama Sulaiman kepada Allah, Tuhannya semesta alam." (Ayat:15-44)
  • Dan bahwasanya Kamilah yang telah mengutus kepada Samud, seorang saudara mereka, Shalih : "Sembahlah Allah." akan tetapi tiba-tiba mereka menjadi dua pihak yang bermusuhan.
    ia berkata: "Wahai kaumku mengapa kalian menghendaki nasib buruk dibanding nasib baik? hendaklah kalian memohon pengampunan kepada Allah supaya kalian dikasihi." mereka mengatakan: "kami merasa gelisah disebabkan kamu maupun orang-orang yang menyertaimu." Shalih berkata: "kegelisahan kalian itu berada di sisi Allah, yang sebenarnya kalian merupakan kaum yang diuji." dan di kota itu, ada sembilan orang laki-laki yang mengadakan kekacauan di muka bumi, dan mereka tidak mengadakan perbaikan.
    mereka mengatakan: "Bersumpahlah kalian dengan nama Allah, bahwa kita pasti akan menyerang ia dengan tiba-tiba beserta keluarganya di malam hari, kemudian kita katakan kepada kaum warisnya bahwa kita tidak menyaksikan kematian keluarganya itu, dan bahwa kita adalah golongan yang tak bersalah." dan mereka merencanakan siasat secara sungguh-sungguh, namun Kami pun merencanakan siasat sedangkan mereka itu tiada menyadari; maka perhatikan akibat siasat mereka itu sehingga telah Kami lenyapkan mereka beserta kaum mereka semuanya, sehingga rumah-rumah mereka menjadi puing reruntuhan disebabkan mereka telah berlaku sewenang-wenang;
    sungguh dalam perkara yang demikian itu terdapat pesan bagi kaum yang mengetahui, dan telah Kami selamatkan orang-orang yang beriman serta orang-orang tersebut selalu bertaqwa. (Ayat:45-53)
  • Dan Luth, ketika ia berkata kepada kaumnya: "Mengapakah kalian mengerjakan tindakan keji itu tatkala kalian menyadari itu? mengapakah kalian menghampiri laki-laki untuk berahi kalian, dibanding wanita? yang sebenarnya kalian adalah kaum yang bodoh." maka tiada jawaban dari kaumnya melainkan mengatakan: "Usirlah Luth beserta keluarganya dari negeri kalian, sebab mereka itu orang-orang yang polos."
    kemudian Kami selamatkan ia beserta keluarganya, selain istrinya; telah Kami perhitungkan bahwa perempuan itu termasuk golongan yang tertinggal,
    bahwa Kami menghujani kaum itu, maka betapa mengerikan hujan yang menimpa golongan yang telah diperingatkan itu,
    Katakanlah: "Terpujilah Allah, serta kesejahteraan untuk hamba-hambaNya yang Dia perkenan, Bukankah Allah adalah Yang Terbaik, ataukah hal yang mereka persekutukan?" (Ayat:54-59)
  • Atau siapakah yang telah menciptakan langit beserta bumi, juga yang mengirim air untuk kalian dari langit, lalu ditumbuhkan melalui air itu; kebun-kebun yang indah, yang bukan kemampuan kalian untuk menumbuhkan pohon-pohonnya?
    Adakah suatu sembahan lain disisi Allah? sebenarnya orang-orang itu adalah golongan yang tertipu,
    Atau siapakah Yang telah Menciptakan bumi sebagai tempat tinggal, serta Yang Menciptakan sungai-sungai di celah-celahnya maupun Yang Menancapkan gunung-gunung disana serta Yang Mengadakan suatu pemisah antara dua aliran?
    Adakah suatu sembahan lain disisi Allah? sebenarnya sebagian besar dari mereka tidak berpikir
    Atau siapakah Yang Memperkenankan doa umat manusia yang dalam kesulitan saat memohon kepada Dia, serta Yang Menghapuskan kesusahan maupun Yang Menghendaki kalian sebagai para penguasa di muka bumi?
    Adakah suatu sembahan lain disisi Allah? betapa sedikit orang-orang itu merenungkan hal demikian,
    Atau siapakah Yang Memberi penunjuk arah untuk kalian dalam kegelapan di darat maupun di lautan, serta siapakah Yang Mengirim angin sebagai kabar gembira sebelum anugerahNya?
    Adakah suatu sembahan lain disisi Allah? betapa Mulia Allah dibanding hal yang mereka persekutukan,
    Atau siapakah yang memulai kejadian penciptaan, kemudian mengulangi hal yang demikian, serta siapakah Yang Menyediakan penghidupan kepada kalian melalui langit serta melalui bumi?
    Adakah suatu sembahan lain disisi Allah? Katakanlah: "Buktikan alasan kebenaran kalian, jika kalian memang orang-orang yang turut bersaksi, "Katakanlah: "Tidak seorang pun di langit maupun di bumi yang memahami perkara ghaib, selain Allah", sementara mereka tidak mengetahui bila mereka akan dibangkitkan, yang sebenarnya pemahaman mereka tentang masa Akhirat itu lemah, bahkan mereka meragu tentang Akhirat; terlebih lagi mereka mengabaikan diri terhadap hal ini. (Ayat: 60-66)
  • Golongan kafir mengatakan: "Apakah setelah kami menjadi debu beserta para leluhur kami; benarkah kami akan dibangkitkan ? sungguh kami telah diberi ancaman dengan ini, demikian pula leluhur kami terdahulu; ini tidak lain hanya kisah-kisah orang dahulu kala", Katakanlah: "Berjalanlah mengelilingi bumi ini lalu perhatikan bagaimana kesudahan orang-orang berdosa. (Ayat: 67-69)
  • Dan janganlah kamu berduka cita terhadap mereka, dan janganlah dirimu merasa gelisah terhadap yang mereka tipudayakan."
    dan mereka mengatakan: "Kapankah Janji itu terlaksana? jika kamu memang golongan yang benar" Katakanlah: "Mungkin hampir terlaksana menimpa kalian sebagian perkara yang kalian tuntut itu." ketahuilah bahwa Tuhanmu benar-benar menyerahkan banyak karunia yang berlimpah untuk diri manusia akan tetapi sebagian besar mereka tidak bersyukur, sebab sungguh Tuhanmu benar-benar mengetahui tentang hal yang disembunyikan kalbu mereka maupun hal yang mereka ungkapkan; tiada sesuatu pun yang ghaib di langit maupun di bumi, melainkan telah tercantum dalam sebuah Kitab yang nyata. (Ayat:70-75)
  • Sungguh Al-Quran ini menjelaskan kepada Bani lsrael sebagian besar perkara yang mereka perdebatkan, bahwa hal ini menjadi Bimbingan serta bentuk kasih untuk orang-orang yang percaya, bahwa Tuhanmu yang akan menyelesaikan perkara antara mereka melalui KeputusanNya, sebab Dialah Yang Maha Perkasa, Maha Mengetahui.
    Oleh karena itu bertawakallah kepada Allah, sebab kamu berada pada Kebenaran yang sesungguhnya. (Ayat: 76-79)
  • Bahwasanya kamu tidak dapat memperdengarkan kepada golongan yang mati, ataupun memperdengarkan golongan yang tuli tentang sebuah panggilan apabila mereka berpaling menghindar, dan bahwasanya kamu tidak dapat membimbing golongan yang buta dalam kebingungan mereka; kamu hanya memperdengarkan kepada golongan yang mempercayai ayat-ayat Kami sehingga mereka berserah diri; (Ayat:80-81)
  • Dan apabila Ketetapan telah ditimpa terhadap mereka, Kami hadirkan sejenis binatang melata dari dalam bumi, yang akan mengatakan kepada mereka bahwasanya umat manusia sebelumnya tidak meyakini ayat-ayat Kami;
    dan sebuah Hari ketika Kami himpunkan dari setiap umat, segolongan yang mendustakan ayat-ayat Kami lalu mereka ditempatkan dalam kedudukan tertentu, hingga apabila mereka telah dihadirkan, Dia berfirman: "Apakah kalian telah mendustakan ayat-ayatKu padahal pemahaman kalian tidak menjangkau hal yang demikian, atau apakah yang telah kalian kerjakan?" dan ditimpakan Ketetapan terhadap mereka akibat tindakan mereka yang sewenang-wenang sehingga mereka tidak dapat berdalih. (Ayat:82-85)
  • Tidakkah mereka memperhatikan bahwasanya Kamilah yang menjadikan malam supaya mereka beristirahat dalam keadaan itu, maupun siang yang menerangi? sungguh dalam hal demikian terdapat Bukti-Bukti bagi kaum yang beriman. (Ayat:86)
  • Dan pada Hari ketika Sangkakala ditiup, seketika terkejut segala yang berada di langit maupun segala yang berada di bumi, terkecuali yang dikehendaki Allah; bahwa mereka semua datang menghadap Dia seraya merendah diri; serta kamu melihat gunung-gunung itu, yang kamu sangka tetap berada di tempatnya, padahal itu berjalan sebagai pergerakan awan; Ketetapan Allah yang merancang segala sesuatu secara sempurna, bahwasanya Dialah Yang Maha Mengetahui segala yang kalian kerjakan. (Ayat:87-88)
  • Dan siapapun yang membawa kebaikan, kelak orang itu memperoleh yang lebih baik dibanding perbuatannya serta mereka itulah akan memperoleh kedamaian terhadap keonaran yang dahsyat pada hari itu, sedangkan siapapun yang membawa kejahatan, kelak muka mereka dicampakkan ke dalam Neraka, kalian tiada dibalas, melainkan sebagaimana yang dahulu kalian kerjakan. (Ayat: 89-90)
  • Aku hanya diperintahkan untuk menyembah Tuhannya negeri ini, Yang telah menjadikan tempat suci, bahwa MilikNyalah segala sesuatu,
    serta aku diperintahkan supaya aku termasuk golongan yang berserah diri;
    dan supaya aku membacakan Al-Quran;
    bahwa barangsiapa yang terbimbing yang sebenarnya ia membimbing diri sendiri, dan barangsiapa yang sesat maka katakanlah: "Sungguh aku tidak lain seorang pemberi peringatan" dan katakanlah: "Terpujilah Allah, Dialah yang akan membuktikan kepada kalian tentang ayat-ayatNya sehingga kalian akan memahami hal demikian; bahwa Tuhan kalian tiada lengah terhadap yang kalian kerjakan." (Ayat:91-93)

Pranala luar[sunting | sunting sumber]


Surah Sebelumnya:
Surah Asy-Syu'ara
Al-Qur'an Surah Berikutnya:
Surah Al-Qasas
Surah 27