Surah Yusuf

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Yusuf
Yosof.png
Ayah 1 s.d. Ayah 4
Ayah 1 s.d. Ayah 4
Informasi
Arti Nabi Yusuf
Klasifikasi Makkiyah
Surah ke 12
Juz Juz 12 (ayat 1-52)
Juz 13 (ayat 53-111)
Statistik
Jumlah ayat 111 ayat

Surah Yusuf (bahasa Arab:يسوف, Yūsuf, "Nabi Yusuf") adalah surah ke-12 dalam al-Qur'an. Surah ini terdiri atas 111 ayat dan termasuk golongan surah Makkiyah. Surah ini dinamakan surah Yusuf adalah karena titik berat dari isinya mengenai riwayat Nabi Yusuf. Riwayat tersebut salah satu di antara cerita-cerita gaib yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad sebagai mukjizat bagi dia, sedang dia sebelum diturunkan surah ini tidak mengetahuinya. Menurut riwayat Al Baihaqi dalam kitab Ad-Dalail bahwa segolongan orang Yahudi masuk agama Islam sesudah mereka mendengar cerita Yusuf ini, karena sesuai dengan cerita-cerita yang mereka ketahui. Dari cerita Yusuf ini, Nabi Muhammad mengambil pelajaran-pelajaran yang banyak dan merupakan penghibur terhadap dia dalam menjalankan tugasnya.

Terjemahan[sunting | sunting sumber]

Dengan nama Allah, Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang.

  1. Alif, Laam, Raa. Inilah pesan-pesan Al-Kitab yang jelas. Sesungguhnya Kamilah yang mengirimkannya, sebuah Bacaan (Quran) yang (berbahasa) Arab, supaya kalian berpikir.  Kami jelaskan kepadamu riwayat (kisah) terbaik dalam Al-Quran ini yang Kami wahyukan kepadamu, dan tentulah sebelumnya kamu termasuk golongan yang awam.  (Ayat:1-3)
  2. ketika Yusuf berkata kepada ayahnya: "wahai ayahku, sungguh aku mendapati (bermimpi) sebelas bintang, matahari dan bulan; kulihat mereka itu tunduk (sujud) padaku".  dia berkata: "wahai anakku, jangan ceritakan penglihatanmu ini kepada saudara-saudaramu, yang berakibat mereka merundingkan sesuatu terhadapmu. sesungguhnya Penghasut (setan) itu adalah musuh sejati bagi umat manusia.  dan demikianlah Tuhanmu memilih kamu dan Dia mengajarkan kepadamu sebagian penyingkapan peristiwa-peristiwa dan Dia menggenapkan anugerahNya kepadamu beserta kepada keluarga Ya’qub, sebagaimana dahulu Dia telah menggenapkan anugerahNya bagi kedua bapa leluhurmu, (yaitu) Ibrahim dan Ishaq. sesungguhnya Tuhanmu Maha Mengetahui, Maha Bijaksana." (Ayat:4-6)
  3. Tentulah terdapat beberapa pertanda pada (kisah) Yusuf dan saudara-saudaranya yang lelaki bagi golongan yang mengharap.  (Ayat:7)
  4. ketika mereka berkata: "Sungguh, Yusuf dan saudaranya itu adalah kesayangan bagi ayah kita dibandingkan kita semua, padahal kita adalah kelompok yang perkasa. sesungguhnya ayah kita dalam kesesatan yang parah.  bunuhlah Yusuf atau asingkanlah dia ke suatu wilayah supaya perhatian ayah kalian beralih kepada kalian, dan sesudah itu jadilah kalian golongan yang berperilaku baik".  seorang di antara mereka berkata: "Jangan membunuh Yusuf, melainkan lemparkan dia ke dasar sumur supaya dia dipungut oleh golongan saudagar yang mengembara, jika kalian hendak bertindak".  (Ayat:8-10)
  5. Mereka berkata: "Wahai ayah kami, ada apa gerangan kamu tidak mau mempercayakan kami untuk mengurus Yusuf, padahal sesungguhnya kami benar-benar golongan yang mengingini kebaikan padanya.  Suruhlah dia pergi menyertai kami esok hari, supaya dia berlibur dan bersenang-senang, dan kami pasti menjaganya".  dia berkata: "Sesungguhnya aku mencemaskan keberangkatan kalian bersama Yusuf dan aku khawatir dia akan dimakan seekor serigala, sementara kalian lengah terhadapnya".  mereka berkata: "Jika ia benar-benar dimakan serigala sekalipun kami kelompok yang perkasa, tentulah kami golongan yang payah".  (Ayat:11-14)
  6. Maka tatkala mereka berangkat bersamanya dan bersepakat untuk melempar dia ke dasar sumur, maka Kami wahyukan kepadanya: "Sesungguhnya kamu akan mengucapkan kepada mereka tentang perlakuan mereka ini, ketika mereka tiada menyadari".  kemudian mereka menemui ayah mereka di senja hari sambil meratap.  Mereka berkata: "Wahai ayah kami, sesungguhnya kami berangkat secara terburu-buru dan kami tinggalkan Yusuf di sekitar perbekalan kami, lalu dia dimakan serigala; dan kamu takkan percaya kepada kami, sekalipun kami adalah golongan yang benar".  mereka memperlihatkan jubahnya berlumuran darah palsu. dia berkata: "tidak demikian, dari (cara pandang) kalian sendiri kalian memandang kejadian ini. maka pengertian adalah keputusan yang paling tepat. Dan kepada Allah diserahkan terhadap yang kalian ceritakan itu".  (Ayat:15-18)
  7. Kemudian datanglah sekelompok musafir, lalu mereka menyuruh seorang pengambil air, maka ketika ia menurunkan timbanya, dia berkata: "kabar gembira!, ada seorang pemuda!" Kemudian mereka menyembunyikan dia sebagai barang dagangan. dan Allah Maha Mengetahui yang mereka kerjakan.  dan mereka menjual Yusuf dengan harga murah, beberapa dirham saja, dan mereka tidak tertarik pada Yusuf.  Dan orang Mesir yang membelinya berkata kepada istrinya: "Berikanlah kepadanya tempat yang baik, boleh jadi dia bermanfaat bagi kita atau kita pungut dia sebagai anak". Dan demikian pula Kami anugerahi kedudukan yang baik bagi Yusuf di bumi, dan supaya Kami ajarkan kepadanya penyingkapan berbagai peristiwa. dan Allah berkuasa terhadap urusanNya, tetapi kebanyakan manusia tiada mengetahuinya.  dan tatkala dia cukup dewasa Kami berikan kepadanya Hikmah dan Ilmu. Demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik.  (Ayat:19-22)
  8. Dan wanita yang menghuni rumah (tuannya) menggoda Yusuf untuk menundukkan dirinya dan dia menutup pintu-pintu, seraya berkata: "Mendekatlah ke sini". dia berkata: "Aku berlindung kepada Allah, sungguh tuanku memperlakukan aku secara baik. sesungguhnya golongan yang sewenang-wenang takkan beruntung."  Sesungguhnya wanita itu telah terpikat dengan Yusuf, dan dia pasti terpikat dengan wanita itu seandainya dia tidak menyadari isyarat Tuhannya. Demikianlah, supaya Kami menghindarkan dosa dan kekejian daripadanya. sesungguhnya dia termasuk hamba-hamba Kami yang terpilih.  dan keduanya berlari menuju pintu dan wanita itu menarik baju gamis Yusuf dari belakang hingga robek dan mendapati suami di muka pintu. wanita itu berkata: "Apakah hukuman bagi orang yang mengingini istrimu, selain dipenjara atau hukuman yang pedih?"  dia berkata: "dia merayuku untuk menundukkan diri", dan seorang saksi dari keluarga wanita itu berkata: "Jika baju gamisnya robek di muka, maka wanita itu benar dan lelaki ini termasuk golongan yang bersalah.  dan jika baju gamisnya koyak di belakang, maka wanita itu bersalah, dan lelaki ini termasuk golongan yang benar".  maka tatkala suami wanita itu melihat baju gamis koyak di belakang dia berkata: "Sesungguhnya ini adalah rencana kalian, sungguh rencana kalian ini mengherankan.  Yusuf, selesaikan perkara ini, dan mintalah pengampunan atas kesalahanmu itu, karena tentulah kamu termasuk yang berlaku salah".  (Ayat:23-29)
  9. Dan wanita-wanita di kota mengatakan: "Istri sang panglima merayu bujangnya untuk menundukkan dirinya, sesungguhnya cinta terhadap bujangnya itu berlebihan. Sesungguhnya kami menganggapnya dalam kesesatan yang parah".  Maka tatkala wanita itu mendengar cercaan mereka, wanita-wanita itu diundang dan disediakan tempat duduk bagi mereka, dan diberikan kepada masing-masing mereka sebilah pisau, kemudian wanita itu berkata: "tampakkan dirimu kepada mereka". Maka tatkala wanita-wanita itu melihatnya, mereka terpesona kepadanya, dan mereka melukai tangannya dan berkata: "betapa menakjubkan ya Allah, ini bukanlah manusia, tentulah ini tidak lain malaikat yang mulia".  wanita itu berkata: "demikianlah orang yang menyebabkan kalian mencelaku dan sesungguhnya aku telah merayu dia untuk menundukkan diri akan tetapi dia menolak. dan sesungguhnya jika dia tidak menaati yang aku perintahkan kepadanya, niscaya dia akan dipenjarakan dan termasuk golongan yang hina".  dia berkata: "Wahai Tuhanku, penjara lebih aku sukai daripada memenuhi ajakan mereka kepadaku. dan jika Engkau tidak menghindarkan tipu daya mereka daripadaku, tentulah aku tergoda untuk dan tentulah aku termasuk golongan yang bodoh".  maka Tuhannya memperkenankan doa Yusuf dan Dia menghindarkan Yusuf dari siasat mereka. sesungguhnya Dialah Yang Maha Mendengar, Maha Mengetahui.  kemudian ada terlintas pada pikiran mereka setelah menyadari berbagai pertimbangan supaya mengurung dia sampai waktu tertentu.  (Ayat:30-35)
  10. Dan masuk pula ke dalam penjara bersama dengannya, dua pemuda, salah seorang di antara keduanya berkata: "Sesungguhnya aku mendapati (bermimpi), bahwa aku memeras anggur". sedangkan yang lainnya berkata: "Sesungguhnya aku mendapati (bermimpi), bahwa aku membawa roti di atas kepalaku, yang sebagiannya dimakan burung". tunjukkan kepada kami perwujudannya; sesungguhnya kami menganggapmu sebagai sosok yang cerdik.  (Ayat:36)
  11. Yusuf berkata: "Tidak disampaikan kepada kalian berdua makanan yang akan diberikan kepada kalian, melainkan aku bisa menerangkan jenis makanan itu sebelum makanan itu diberikan kepada kalian, yang demikian itu adalah sebagian dari yang diajarkan kepadaku oleh Tuhanku. sesungguhnya aku telah meninggalkan agama kaum yang tidak beriman kepada Allah, sedang mereka ingkar terhadap Akhirat.  dan aku pengikut pendirian para bapak leluhurku, Ibrahim, Ishaq dan Ya’qub. Tiadalah patut bagi kami mempersekutukan sesuatu apapun terhadap Allah. yang demikian itu termasuk karunia Allah kepada kami dan kepada umat manusia; tetapi kebanyakan manusia tidak bersyukur. wahai kedua penghuni penjara, manakah yang terbaik, dewa-dewa yang bermacam-macam ataukah Allah, Yang Tunggal, Yang Maha Perkasa?   tidaklah kalian menyembah yang selain Allah kecuali nama-nama yang kalian dan leluhur kalian ada-adakan. Allah tidak mengirimkan suatu keterangan pun tentang nama-nama itu. Hukum (keputusan) hanyalah milik Allah. Dia telah memerintahkan supaya kalian tidak mengabdi kepada selain Dia. Itulah agama yang lurus, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui".  (Ayat:37-40)
  12. wahai kedua penghuni penjara, Adapun salah seorang di antara kalian berdua, akan memberi minuman tuannya dengan anggur; adapun yang lain maka ia akan disalib, lalu burung memakan sebagian kepalanya. telah diputuskan perkara yang kalian berdua pertanyakan".  dan dia memohon kepada orang yang akan bebas di antara mereka berdua: "beritakan diriku kepada tuanmu itu". maka setan menjadikan dia lupa menyeru kepada Tuannya. karena itu tetaplah dia tetap dalam penjara beberapa tahun lamanya. (Ayat:41-42)
  13. Raja berkata: "Sesungguhnya aku mendapati (bermimpi) tujuh ekor sapi betina yang tambun dimakan oleh tujuh yang kurus dan tujuh bulir hijau (dimakan) oleh tujuh bulir lainnya yang layu". wahai orang-orang yang terkemuka: "sampaikan kepadaku tentang penyingkapan penglihatan itu jika kalian bisa menyingkapkan penglihatan".  Mereka menjawab: "penampakan-penampakan yang hampa dan kami bukanlah yang mengetahui penyingkapan penampakan itu".  dan orang yang selamat di antara mereka berdua mengucap dan teringat sesudah sekian waktu: "aku akan memberitakan kepada kalian tentang seseorang yang sanggup menyingkapkan mimpi itu, maka utuslah aku".  (Ayat:43-45)
  14.  : "Yusuf, wahai orang yang benar, terangkan kepada kami tentang tujuh ekor sapi betina tambun yang dimakan oleh tujuh yang kurus serta tujuh bulir hijau (dimakan) oleh tujuh yang layu kemudian aku kembali kepada orang-orang itu, supaya mereka mengetahuinya".  dia berkata: "supaya kalian tekun menanam selama tujuh tahun sebagaimana biasanya; maka yang kalian panen hendaklah kalian himpunkan bulir-bulirnya terkecuali sebagian untuk kalian makan.  kemudian sesudah itu akan terjadi tujuh tahun kesukaran, yang menghabiskan yang kalian usahakan, yang menyisakan sebagian sedikit yang kalian simpan.  Kemudian setelah itu akan terjadi tahun-tahun ketika orang-orang diberi hujan dan pada masa itu mereka memeras anggur". (Ayat:46-49)
  15. Raja berkata: "hadirkan dia kepadaku". maka tatkala utusan itu datang kepadanya, dia berkata: "Kembalilah kepada tuanmu dan tanyakanlah kepadanya tentang wanita-wanita yang telah melukai kedua tangan mereka. sesungguhnya Tuhanku Maha Mengetahui siasat mereka".  dia berkata: "apa yang menyebabkan kalian merayu Yusuf untuk menundukkan diri?" Mereka berkata: "betapa menakjubkan ya Allah, kami tiada mendapati ada kesalahan padanya". istri panglima berkata: "maka terbuktilah kebenaran itu, akulah yang merayunya untuk menundukkan diri, dan sesungguhnya dia termasuk golongan yang benar". : "Yang demikian itu supaya ia mengetahui bahwa sesungguhnya aku tidak berlaku jahat kepadanya di belakangnya, dan bahwasanya bukanlah Allah yang membimbing rencana golongan yang berlaku jahat.  dan aku tidak memerdekakan nafsuku, karena sesungguhnya nafsu itu mengarah kepada keburukan, kecuali yang diberi Kasih oleh Tuhanku. sesungguhnya Tuhanku Maha Pengampun, Maha Penyayang. (Ayat:50-53)
  16. Dan raja berkata: "hadirkan dia kepadaku, supaya aku mengistimewakan dia (sebagai orang yang terpercaya) bagi diriku". maka tatkala raja telah bercakap-cakap dengan dia, dia berkata: "pada hari ini ketahuilah bahwa kamu menjadi sosok yang istimewa, yang terpercaya bagi kami".  dia berkata: "Jadikanlah aku panglima atas negeri ini; sesungguhnya aku adalah seorang yang dapat mengelola, yang berwawasan".  dan demikianlah Kami karuniakan kedudukan bagi Yusuf, yang dapat menduduki tempat yang ia kehendaki setiap waktu, di tempat manapun dalam negeri itu. Kami melimpahkan Kasih Kami kepada yang Kami kehendaki dan Kami tidak mengabaikan upah golongan yang berperilaku baik.  dan sesungguhnya upah di Akhirat adalah yang terbaik bagi orang-orang yang beriman serta tetap bertaqwa.  (Ayat:54-57)
  17. Dan saudara-saudara Yusuf datang lalu mereka masuk (menemui) dia. maka Yusuf mengenali mereka, sedang mereka tidak memperhatikan dirinya.  dan tatkala Yusuf memuati kebutuhan makanan mereka untuk mereka, ia berkata: "datangkan padaku tentang seorang saudara kalian yang laki-laki itu yang (berkerabat) pada kalian melalui ayah kalian, tidakkah kalian memperhatikan bahwa aku melimpahkan persediaan makanan dan aku adalah penyambut tamu yang terbaik?  Jika kalian tidak menghadirkannya padaku, maka kalian tiada mendapat kebutuhan makanan lagi dariku dan janganlah kalian menghadap kepadaku".  mereka berkata: "Kami akan membujuk ayahnya untuk mengajaknya dan kami pasti akan melakukannya".  dia berkata kepada para pegawainya: "letakkan barang-barang penukar mereka itu ke dalam karung-karung mereka, supaya mereka menyadarinya apabila mereka telah pulang kepada keluarganya, supaya mereka kembali lagi".  (Ayat:58-62)
  18. Maka tatkala mereka telah kembali kepada ayah mereka, mereka berkata: "Wahai ayah kami, kami tak bisa mengambil persediaan makanan lagi, sebab itu utuslah seorang saudara kami yang laki-laki itu untuk menyertai kami supaya kita mendapat kebutuhan makanan, dan sesungguhnya kami pasti akan menjaga dia".  dia berkata: "Bagaimana aku akan mempercayakan dia kepada kalian, kecuali sebagaimana dahulu aku mempercayakan saudaranya itu kepada kalian?". maka Allah adalah Pelindung terbaik dan Dialah Yang Maha Penyayang di antara golongan Penyayang.  Tatkala mereka membongkar karung-karung mereka, mereka mendapati barang-barang penukar mereka, ada pada mereka. mereka berkata: "Wahai ayah kami! apa lagi yang kami kehendaki. Inilah barang-barang penukar kami dikembalikan untuk kami, dan kami dapat memberi makan keluarga kami, dan kami merawat saudara kami, dan kami akan mendapat tambahan persediaan makanan seberat beban seekor unta. persediaan makanan saat ini adalah kebutuhan yang sedikit".  dia berkata: "Aku takkan melepaskan dia menyertai kalian, hingga kalian menjaminkan kepadaku ikrar yang teguh atas nama Allah, bahwa kalian pasti akan membawa dia kembali padaku, kecuali jika kalian dikepung". tatkala mereka menjaminkan ikrar mereka, dia berkata: "Allah adalah pengawas atas yang kita nyatakan ini".  (Ayat:63-66)
  19. Dan dia berkata: "wahai putra-putraku janganlah datang dari suatu gerbang (yang sama), melainkan melalui pintu-pintu gerbang yang berlainan; meskipun demikian aku tiada sedikitpun menghindarkan kalian terhadap Allah. Hukum (keputusan) hanyalah milik Allah; padaNya aku menaruh kepercayaan dan hendaklah padaNya yang menaruh kepercayaan, berpasrah".  dan tatkala mereka masuk menurut yang diperintahkan ayah mereka, maka tiada sedikitpun menghindarkan mereka dari Allah, akan tetapi itu hanya suatu keinginan pada diri Ya’qub yang telah dia kehendaki. dan sesungguhnya dia menguasai suatu Ilmu, karena Kamilah yang mengajarkan kepadanya akan tetapi kebanyakan manusia tiada mengetahui.  (Ayat:67-68)
  20. Dan tatkala mereka masuk (menemui) Yusuf. dia mengajak saudaranya bercakap-cakap dengannya, dia berkata: "Sesungguhnya aku adalah saudaramu yang laki-laki, maka janganlah kamu menyesali yang telah mereka perbuat".  (Ayat:69)
  21. Maka tatkala telah dimuatkan untuk mereka persediaan makanan mereka, Yusuf menyelipkan piala ke dalam karung saudaranya. kemudian seorang pemanggil berteriak: "Wahai rombongan, sesungguhnya kalian pasti kelompok pencuri!".  mereka berkata, sambil berbalik badan: "Barang apakah yang raib dari kalian?"  mereka berkata: "kami kehilangan piala raja, dan siapa yang dapat mengembalikannya pasti diberi persediaan makanan seberat unta, dan aku dapat menjamin itu".  mereka berkata: "Demi Allah, sesungguhnya kalian ketahui bahwa kami kemari bukan untuk mengacau di negeri ini dan kami bukanlah kelompok pencuri".  mereka berkata: "Tetapi apakah hukuman apabila kalian memang bersalah? "  mereka berkata: "hukumannya ialah pada siapa didapati dalam karungnya, maka dia sendiri sebagai sandera (penebusnya)". Demikianlah Kami membalasi golongan yang sewenang-wenang.  (Ayat:70-75)
  22. Maka dia memulai kepada karung-karung mereka selain karung saudaranya sendiri, kemudian dia memperlihatkan (piala) itu dari karung saudaranya sendiri. Demikianlah Kami bersiasat untuk (membalaskan penderitaan) Yusuf. dia tidak patut menghukum saudaranya berdasarkan undang-undang kerajaan, kecuali Dia menghendaki. Kami muliakan kedudukan yang Kami kehendaki; dan melampaui segala yang menguasai Ilmu, Yang Maha Mengetahui.  mereka berkata: "Jika ia memang mencuri, tentulah saudaranya pernah mencuri pula sebelum itu". maka Yusuf menahan dirinya dan tidak menyatakan (rahasia) kepada mereka. dia berkata: "kalian berlaku salah sementara Allah Maha Mengetahui yang kalian tegaskan itu".  mereka berkata: "Wahai sang panglima, sesungguhnya ia mempunyai ayah yang sangat tua, oleh karena itu, kiranya jadikan salah seorang di tengah-tengah kami sebagai penggantinya, sesungguhnya kami menganggap kamu termasuk golongan yang berperilaku baik".  dia berkata: "aku berlindung pada Allah untuk menangkap seseorang terkecuali orang yang kami dapati harta benda kami padanya, jika kami memperbuat hal itu, tentulah kami adalah golongan yang sewenang-wenang".  (Ayat:76-79)
  23. Maka tatkala mereka berputus asa untuk menghadapinya, mereka saling berunding. yang tertua di antara mereka berkata: "Tidakkah kalian menyadari bahwasanya ayah kalian telah menegaskan ikrar pada kalian disertai (nama) Allah dan sebelum itu kalian pernah berlaku salah tentang Yusuf. sebab itu aku takkan meninggalkan negeri Mesir, sampai ayahku mengizinkanku, atau Allah menghukum diriku dan Dialah Hakim terbaik".  pulanglah kepada ayah kalian dan sampaikanlah: "Wahai ayah kami! Sesungguhnya anakmu telah mencuri, dan kami hanya mengerti apa yang kami ketahui, dan kami tidak sanggup mengatasi hal-hal yang ghaib (misterius).  Dan tanyailah penduduk kota yang kami telah kami tempati dan rombongan yang kami temui dan sesungguhnya kami adalah golongan yang benar".  dia berkata: "dari (cara pandang) kalian sendiri, kalian memandang kejadian ini. maka pengertian adalah keputusan yang paling tepat. semoga Allah mendatangkan mereka semua padaku; sesungguhnya Dialah Yang Maha Mengetahui, Maha Bijaksana".  dan dia menghindar dari mereka, seraya berkata: "duka citaku terhadap Yusuf", dan kedua matanya menjadi memudar (kabur) karena kesedihan dan dia adalah seorang yang menyembunyikan perasaannya.  (Ayat:80-84)
  24. Mereka berkata: "Demi Allah, kiranya kamu berhenti mengenang Yusuf, hingga kamu terkena penyakit berbahaya atau kamu termasuk orang-orang yang binasa".  dia berkata: "Sesungguhnya pada Allah, aku mengadukan tentang kerisauanku dan kesengsaraanku, dan aku mengetahui dari Allah yang tidak kalian ketahui".  wahai putra-putraku, berangkatlah kalian, lalu carilah tentang Yusuf dan saudaranya dan jangan pernah menyerah mengharap Kasih Allah. Sesungguhnya tiada yang menyerah kepada Kasih Allah, selain golongan yang tak berterimakasih (kafir)".  (Ayat:85-87)
  25. Maka ketika mereka masuk (menemui) Yusuf, mereka berkata: "wahai sang panglima, kesengsaraan telah menimpa kami dan keluarga kami, kami datang membawa barang-barang tak berharga, maka limpahkan persedian makanan untuk kami, dan kiranya kamu bersedekah kepada kami, sesungguhnya Allah memberi upah untuk golongan yang bersedekah".  dia berkata: "Apakah kalian menyadari tentang yang telah kalian perbuat terhadap Yusuf dan saudaranya itu ketika kalian bertindak bodoh?".  mereka berkata: "Benarkah kamu ini adalah Yusuf?". dia berkata: "Akulah Yusuf dan orang ini adalah saudaraku. sesungguhnya Allah telah melimpahkan karuniaNya kepada kami". Sungguh, siapapun yang bertaqwa dan berpengertian, maka sesungguhnya Allah tidak mengabaikan upah golongan yang berperilaku baik"  mereka berkata: "Demi Allah, Allah benar-benar telah melebihkan kamu dibanding kami, dan tentu kami adalah orang-orang yang bersalah".  dia berkata: "pada hari ini tak ada cemoohan kepada kalian, kiranya Allah yang mengampuni kalian, sebab Dialah Yang Paling Penyayang di antara golongan penyayang".  pergilah kalian membawa baju gamisku ini, lalu basuhlah itu ke wajah ayahku, kelak ia akan melihat kembali; dan ajaklah keluarga kalian semuanya kepadaku".  (Ayat:88-93)
  26. Tatkala rombongan itu telah beranjak (pulang), ayah mereka berkata: "Sesungguhnya aku menghirup aroma Yusuf, sekiranya kalian tidak menganggapku aneh".  mereka berkata: "Demi Allah, sesungguhnya kamu tetap dalam kekeliruanmu".  tatkala pembawa kabar gembira itu telah tiba, kemudian baju gamis itu dibasuhkan ke wajahnya, maka sembuhlah penglihatannya. dia berkata: "bukankah aku pernah berkata kepada kalian, bahwasanya aku mengetahui dari Allah yang tidak kalian ketahui".  mereka berkata: "Wahai ayah kami, mohonkanlah pengampunan untuk kami tentang dosa-dosa kami, sesungguhnya kami adalah orang-orang yang bersalah".  Ya’qub berkata: "Aku akan memohonkan pengampunan bagi kalian dari Tuhanku. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Pengampun, Maha Penyayang".  (Ayat:94-98)
  27. Maka tatkala mereka masuk (menemui) Yusuf: Yusuf memeluk kedua orang tuanya dan dia berkata: "Masukilah Mesir, atas perkenan Allah dalam keadaan aman".  dan dia menempatkan kedua orang tuanya pada singgasana kemudian mereka merebahkan diri seraya sujud terhadap Yusuf. dan dia berkata: "Wahai ayahku inilah penyingkapan penglihatanku yang dahulu; sesungguhnya Tuhanku yang mewujudkannya sebagai kenyataan. dan sesungguhnya Tuhanku yang menganugerahkan kebaikan padaku, ketika Dia membebaskan aku dari penjara dan Dialah yang menghindarkan kalian dari penduduk padang pasir, setelah setan memperburuk antara aku dan saudara-saudaraku. Sesungguhnya Tuhanku Maha Cermat terhadap yang Dia kehendaki. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Mengetahui, Maha Bijaksana.  Ya Tuhanku, sesungguhnya Engkau telah menganugerahkan kepadaku sebagian kerajaan dan telah mengajarkan kepadaku sebagian penyingkapan peristiwa-peristiwa, Wahai Pencipta langit dan bumi, Engkaulah Pelindungku di dunia dan Akhirat, renggutlah diriku dalam keadaan berserah diri dan kumpulkanlah aku beserta golongan yang memperbuat berbagai kebajikan.  (Ayat:99-101)
  28. Demikian itu di antara berita-berita ghaib yang Kami wahyukan kepadamu; padahal kamu tidak berada pada sisi mereka, ketika mereka berunding menyepakati suatu siasat dan ketika mereka sedang mengatur tipu daya. dan sebagian besar umat manusia takkan beriman -- meskipun kamu sangat mendambakannya.  dan kamu tidaklah meminta upah kepada mereka, itu tidak lain sebagai pengajaran bagi semesta alam.  dan betapa banyak isyarat-isyarat di langit dan di bumi yang mereka lalui, sementara mereka berpaling daripada itu.  (Ayat:102-105)
  29. Dan kebanyakan mereka tidak beriman kepada Allah, melainkan dalam keadaan mempersekutukan Allah.  Apakah mereka merasa aman dari kedatangan malapetaka Allah yang mengepung mereka, atau kedatangan Kemestian kepada mereka secara mendadak, sementara mereka tidak menyadarinya?  (Ayat:106-107)
  30. Katakanlah: "Inilah jalan (hidup)ku, aku dan orang-orang yang mengikutiku menyeru kepada Allah dengan bukti yang nyata, Dimuliakanlah Allah, dan tidaklah aku termasuk golongan yang mempersekutukan".  Kami tidak mengutus sebelum kamu, melainkan seorang laki-laki yang Kami berikan wahyu padanya di antara penduduk negeri. maka tidakkah mereka bepergian di muka bumi lalu melihat bagaimana kesudahan orang-orang sebelum mereka dan sesungguhnya negeri Akhirat adalah yang terbaik bagi orang-orang bertaqwa. maka tidakkah kalian mempertimbangkannya?  sehingga apabila para Utusan tidak mempunyai harapan lagi dan telah pasti bahwa mereka telah ditolak, datanglah kepada para Utusan itu penyelamatan Kami, lalu diselamatkan orang-orang yang Kami kehendaki. dan tidak dapat ditolak siksa Kami daripada golongan yang berdosa.  (Ayat:108-110)
  31. Sesungguhnya pada riwayat-riwayat mereka itu terdapat pelajaran bagi orang-orang yang berpemahaman baik. ini bukanlah hadits-hadits (cerita-cerita) yang dibuat-buat, akan tetapi menggenapkan yang sebelumnya dan menjelaskan segala sesuatu, dan sebagai bimbingan dan Kasih bagi kaum yang beriman.  (Ayat:111)

Referensi[sunting | sunting sumber]

  • Mukaddimah Al Qur'an versi terjemahan Departemen Agama Republik Indonesia

Pranala Luar[sunting | sunting sumber]


Surah Sebelumnya:
Surah Hud
Al-Qur'an Surah Berikutnya:
Surah Ar-Ra’d
Surah 12