Surah Al-Jumu’ah

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
al-Jumu'ah
Aljom3a.png
Al-Jumu’a.png
Informasi
Arti Hari Jumat
Klasifikasi Madaniyah
Surah ke 62
Juz Juz 28
Statistik
Jumlah ruku' 2 ruku'
Jumlah ayat 11 ayat

'Surah Al-Jumu’ah (bahasa Arab:الجمعة) adalah surah ke-62 dalam al-Qur'an. Surah ini tergolong surah Madaniyah yang terdiri atas 11 ayat. Dinamakan Al Jumu’ah yang bukan berarti hari jum’at, akan tetapi secara etimologi bermakna hari perkumpulan diambil dari perkataan Al Jumu’ah (Jama`) yang terdapat pada ayat ke-9 surat ini. Al-Jumu'ah tidak menjelaskan secara langsung dalam Al-Qur'an bahwa suatu hari ibadah bagi kaum laki-laki diadakan di setiap pekan, meski banyak penafsiran aliran islam yang menerapkan ibadah ini.

Pokok-Pokok Isi[sunting | sunting sumber]

  • Perumpamaan keledai yang mengangkut buku-buku tebal bagi orang-orang yang enggan mengamalkan Kitab Taurat (Kitab Allah).
  • Tantangan mati kepada golongan yang mengklaim diri sebagai kekasih Allah.
  • Tiada kemungkinan untuk menghindari Maut dan Peringatan tentang pertemuan dengan Allah.
  • Menjelaskan sifat-sifat orang-orang munafik dan sifat-sifat buruk pada umumnya, diantaranya berdusta, bersumpah palsu dan penakut.
  • Mengajak orang-orang mukmin supaya meninggalkan segala keduniawiaan demi bekal akhirat.
  • Memuat suatu peribahasa "Apa yang berasal dari Allah adalah yang terbaik daripada permainan dan perniagaan".

Isi Kandungan Surah Al-Jumu’ah ayat 9-10[sunting | sunting sumber]

Maksudnya, apabila imam naik mimbar dan muazzin telah azan di "hari jumu’ah", maka kaum muslimin wajib bersegera memenuhi panggilan muazzin itu dan meninggalkan semua pekerjaannya.

Tafsirnya, seruan Allah terhadap orang-orang beriman atau umat Islam yang telah memenuhi syarat-syarat sebagai mukallaf untuk untuk melaksanakan salat jumu’at umat Islam diwajibkan untuk meninggalkan segala pekerjaannya, seperti menuntut ilmu dan jual beli. Umat islam yang memenuhi sruan Allah tersebut tentu akan memperoleh banyak hikmah.

Umat Islam yang telah selesai menunaikan salat diperintahkan Allah untuk berusaha atau bekerja agar memperoleh karunia-Nya, seperti ilmu pengetahuan, harta benda, kesehatan dan lain-lain. Dimana pun dan kapanpun kaum muslimin berada serta apapun yang mereka kerjakan, mereka dituntut oleh agamanya agar selalu mengingat Allah. Mengacu kepada QS al-Jumuah 9-10 umat Islam diperintahkan oleh agamanya agar senantiasa berdisiplin dalam menunaikan ibadah wajib seperti salat, dan selalu giat berusaha atau bekerja sesuai dengan nilai-nilai Islam seperti bekerja keras dan belajar secara sungguh-sungguh. [1]

Selain berisikan perintah melaksanakan salat jumu’at juga memerintahkan setiap umat Islam untuk berusaha atau bekerja mencari rezeki sebagai karunia Allah SWT. Ayat ini memerintahkan manusia untuk melakukan keseimbangan antara kehidupan di dunia dan mempersiapakan untuk kehidupan di akhirat kelak. Caranya, selain selalu melaksanakan ibadah ritual secara tekun dan sungguh-sungguh. [2]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Syamsuri, 2004: 25
  2. ^ Bachrul Ilmy, 2006: 15

Pranala luar[sunting | sunting sumber]


Surah Sebelumnya:
Surah As-Saff
Al-Qur'an Surah Berikutnya:
Surah Al-Munafiqun
Surah 62