Surah An-Nahl

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
an-Nahl
النّحل
Informasi
Arti Lebah
Nama lain an-Ni'am (Nikmat-Nikmat)
Klasifikasi Makkiyah
Surah ke 16
Juz Juz 14
Statistik
Jumlah ayat 128 ayat
Ayat Sajdah Ayat 50

Surah An-Nahl (bahasa Arab:النّحل, an-Nahl, "Lebah") adalah surah ke-16 dalam al-Qur'an. Surah ini terdiri atas 128 ayat dan termasuk golongan surah-surah Makkiyah. Surah ini dinamakan An-Nahl yang berarti lebah karena di dalamnya, terdapat firman Allah SWT ayat 68 yang artinya : "Dan Tuhanmu mewahyukan kepada lebah". Lebah adalah makhluk Allah yang banyak memberi manfaat dan kenikmatan kepada manusia. Ada persamaan antara madu yang dihasilkan oleh lebah dengan Al Quranul Karim. Madu berasal dari bermacam-macam sari bunga dan dia menjadi obat bagi bermacam-macam penyakit manusia (lihat ayat 69). Sedang Al Quran mengandung inti sari dari kitab-kitab yang telah diturunkan kepada Nabi-nabi zaman dahulu ditambah dengan ajaran-ajaran yang diperlukan oleh semua bangsa sepanjang masa untuk mencapai kebahagiaan dunia dan akhirat. (Lihat surah (10) Yunus ayat 57 dan surah (17) Al Isra' ayat 82). Surah ini dinamakan pula "An-Ni'am" artinya nikmat-nikmat, karena di dalamnya Allah menyebutkan berbagai macam nikmat untuk hamba-hamba-Nya.

Pokok-pokok terjemah[sunting | sunting sumber]

  1. Telah mutlak ketetapan Allah; maka janganlah kalian menuntut perkara yang demikian; Dimuliakan Dia serta Diluhurkan Dia dibanding yang mereka persekutukan; 
    Dialah yang mengutus para malaikat beserta Sang Ruh atas PerintahNya kepada siapapun yang Dia kehendaki di antara hamba-hambaNya, : "peringatkanlah, bahwa tiada Tuhan selain Aku, maka bertaqwalah padaKu" 
    Dialah yang telah menciptakan langit beserta bumi berlandaskan Kebenaran, Maha Luhur Allah dibanding yang mereka persekutukan.  (Ayat:1-3)
  2. Dialah yang telah menciptakan manusia berbahan nutfah, seketika orang itu menjadi penentang yang jelas.  (Ayat:4)
  3. Dan menuju Allah, satu jalan yang tepat, sedangkan terdapat berbagai jalan yang menyimpang dan sekiranya Dia menghendaki tentulah Dia membimbing kalian semua; 
    Dialah, Yang telah Menurunkan air dari langit untuk kalian; yang sebagiannya sebagai minuman dan sebagiannya untuk tumbuh-tumbuhan, yang dengan itu kalian menggembalakan; 
    Dialah; yang mempergunakan itu untuk menumbuhkan biji-bijian; zaitun, kurma, anggur maupun bermacam-macam buah; sungguh pada yang demikian itu terdapat tanda bagi kaum yang berpikir 
    dan Dialah yang mengendalikan malam serta siang, matahari serta bulan juga bintang-bintang itu ditundukkan atas perintahNya; sungguh pada peristiwa yang demikian ada pesan bagi kaum yang memperhitungkan,  (Ayat:9-12)
  4. Maka apakah Yang menciptakan sebanding dengan yang tidak dapat menciptakan? maka mengapakah kalian tidak berpikir?  (Ayat:17)
  5. Dan sekiranya kalian menghitung jumlah kebaikan Allah, kalian takkan sanggup menentukan jumlahnya; sungguh Allah benar-benar Maha Pengampun, Maha Penyayang, 
    dan Allah mengetahui yang kalian rahasiakan dan yang kalian ungkapkan
    sedangkan yang mereka seru selain Allah, tidak menciptakan apapun, sedang mereka itu diciptakan; yang diam, tidak hidup dan mereka tidak mengetahui kapan mereka akan dibangkitkan.  (Ayat:18-21)
  6. Tuhan kalian adalah sembahan Yang Tunggal; maka orang-orang yang tidak mengimani Akhirat, batin mereka membantah yang demikian sebab mereka sendiri adalah golongan yang congkak; tidak diragukan lagi bahwasanya Allah mengetahui yang mereka rahasiakan dan yang mereka ungkapkan, sungguh Dia tidak menyukai golongan yang congkak; 
    dan ketika dikatakan kepada mereka "Apakah yang telah dikirimkan oleh Tuhan kalian?" mereka mengatakan: "riwayat-riwayat generasi terdahulu", yang mengakibatkan kelak pada Hari Kebangkitan mereka menanggung kesalahan-kesalahan mereka sepenuhnya serta dosa menyesatkan orang-orang yang tidak mempunyai Ilmu; ketahuilah, betapa buruk yang mereka tanggung itu;
    bahwasanya orang-orang sebelum mereka mengadakan siasat maka Allah menghancurkan dasar-dasar pijakan mereka kemudian hancur runtuh menimpa diri mereka sendiri serta malapetaka itu melanda mereka melalui cara yang tidak mereka sangka-sangka kemudian Dia mencampakkan mereka pada Hari Kebangkitan, dan Dia berfirman: "Dimanakah sekutu-sekutuKu yang kalian perdebatkan?" orang-orang yang telah diserahi Ilmu berkata: "betapa hina serta betapa sengsara golongan yang kafir pada hari ini",  (Ayat:22-27)
  7. Orang-orang yang direnggut oleh para malaikat dalam keadaan berlaku sewenang-wenang terhadap diri sendiri, lalu mereka tak berdaya sedikitpun; "kami tidak memperbuat kejahatan"  "tidak demikian Allah sungguh Maha Mengetahui yang telah kalian lakukan; maka masukilah gerbang-gerbang Jahannam, untuk disana selamanya;" betapa buruk kediaman golongan yang menyombongkan diri itu.  (Ayat:28-29)
  8. Dan dikatakan kepada orang-orang yang bertaqwa: "Apakah yang telah dikirimkan Tuhan kalian?" mereka berkata: "Kebaikan"; untuk orang-orang yang berbuat baik di dunia ini disediakan kebaikan dan tentulah negeri Akhirat itu lebih baik dan sebagai tempat yang berkenan untuk golongan bertaqwa, Surga 'Adn akan mereka masuki yang di bawahnya dialiri sungai-sungai; disana mereka memperoleh segala yang mereka inginkan untuk mereka, Demikianlah Allah menghadiahi golongan bertaqwa, orang-orang yang direnggut oleh para malaikat dalam keadaan baik sambil diserukan: "kesejahteraan untuk kalian, masukilah Surga atas yang telah kalian lakukan".  (Ayat:30-32)
  9. Tiada yang mereka nantikan kecuali kedatangan para malaikat kepada mereka atau terlaksananya Keputusan Tuhanmu; demikian pula yang telah diperbuat oleh orang-orang sebelum mereka;
    dan Allah tidak berlaku sewenang-wenang terhadap mereka, akan tetapi merekalah yang sewenang-wenang terhadap diri mereka sendiri maka mereka ditimpa oleh kejahatan yang telah mereka lakukan dan mereka dinaungi perkara yang mereka cemoohkan.  (Ayat:33-34)
  10. Dan orang-orang yang mempersekutukan berkata: "sekiranya Allah menghendaki, kami tidak menyembah apapun selain Dia, baik kami maupun leluhur-leluhur kami, dan kami tidak mengharamkan sesuatu pun tanpa IzinNya" demikian pula yang telah dilakukan orang-orang sebelum mereka; maka tiada tugas bagi para Utusan itu, selain penyampaian yang jelas; 
    dan sungguh telah Kami utus seorang Utusan pada setiap generasi: "sembahlah Allah, dan tinggalkan Thaghut", maka dari umat itu ada sebagian yang dibimbing oleh Allah sedangkan sebagian lain mutlak kesesatan pada diri mereka; maka berjalanlah di bumi dan perhatikan bagaimana kesudahan golongan yang telah mengingkar.  (Ayat:35-36)
  11. Sekalipun kamu mendambakan supaya mereka terbimbing maka Allah tiada membimbing orang-orang yang Dia liarkan dan mereka tiada mempunyai penyelamat; 
    mereka yang menegaskan atas nama Allah secara bersungguh-sungguh: "Allah takkan akan membangkitkan yang mati" yang sebenarnya suatu janji yang mutlak pada sisi Dia walaupun kebanyakan manusia tidak mengetahui; supaya Allah jelaskan kepada mereka tentang perkara yang mereka perselisihkan supaya orang-orang kafir itu mengetahui bahwasanya mereka itu golongan yang berdusta.  (Ayat:37-39)
  12. Sungguh perkataan Kami tentang sesuatu apabila Kami menghendaki; Kami mengatakan tentang itu: "Jadi," maka terjadi.  (Ayat:40)
  13. Dan orang-orang yang berpindah karena Allah sesudah mereka diperlakukan sewenang-wenang, tentulah akan Kami sediakan kediaman yang berkenan untuk mereka di dunia; serta upah di Akhirat yang lebih dahsyat, sekiranya mereka mengetahui; orang-orang yang bersabar serta mereka itu menaruh kepercayaan kepada Tuhan mereka.  (Ayat:41-42)
  14. Dan Kami tidak mengutus sebelum kamu melainkan orang-orang lelaki yang mereka Kami beri wahyu; maka tanyakan kepada golongan yang terpelajar jika kalian tidak mengetahui, melalui bukti-bukti jelas, peninggalan-peninggalan
    dan Kami kirimkan Pengajaran kepada dirimu supaya kamu menjelaskan kepada umat manusia tentang yang telah dikirimkan untuk mereka; juga supaya mereka merenungkan,  (Ayat:43-44)
  15. Maka apakah orang-orang yang mengadakan tindakan jahat itu merasa tenang terhadap Allah yang sanggup membenamkan mereka ke dalam bumi atau menimpakan bencana kepada mereka melalui cara yang tidak mereka duga-duga, 
    atau Allah menumpas mereka dalam kesibukan sehingga mereka yang tidak sanggup meluputkan diri 
    atau Allah menghukum mereka secara berangsur-angsur; maka sungguh Tuhan kalian adalah Yang Maha Mengasihani, Maha Penyayang.  (Ayat:45-47)
  16. Tidakkah mereka memperhatikan segala sesuatu yang telah diciptakan Allah yang memiliki bayangan-bayangan yang berpindah ke kanan dan ke kiri dalam keadaan tunduk kepada Allah, yang mereka dikendalikan?
    dan kepada Allah segala yang berada di langit dan para makhluk di bumi tunduk, demikian pula para malaikat sedang mereka tidak menyombongkan diri; mereka segan terhadap Tuhan mereka yang berkuasa terhadap mereka; serta mereka laksanakan segala yang diperintahkan.  (Ayat:48-50)
  17. Allah berfirman: "Jangan menghendaki dua sembahan; sebab Dialah sembahan Yang Tunggal, maka patuhlah terhadap Aku" dan MilikNya segala yang berada di langit maupun di bumi, dan kepada Dia; agama yang sejati lalu apakah kalian takut terhadap yang bukan Allah?  (Ayat:51-52)
  18. Dan apapun karunia yang ada pada kalian tentu berasal dari Allah
    dan ketika kalian dilanda kesukaran, maka kepada Dia kalian memanggil-manggil kemudian ketika Dia telah melenyapkan kesukaran itu dari diri kalian, tiba-tiba sebagian dari kalian mempersekutukan dengan dewa mereka sendiri, sehingga mereka tak berterima kasih terhadap yang telah Kami berikan kepada mereka; maka bersenang-senanglah, kelak kalian memahami.  (Ayat:53-55)
  19. Dan mereka mempersembahkan suatu bagian dalam penghidupan yang Kami anugerahkan kepada mereka untuk yang tidak mereka ketahui, "Demi Allah, kalian pasti akan dituntut tentang yang kalian ada-adakan itu."  (Ayat:56)
  20. Orang-orang yang tidak mengimani Akhirat mempunyai tabiat buruk; dan Milik Allah, sifat yang Maha Luhur; dan Dialah Yang Maha Perkasa, Maha Bijaksana.  (Ayat:60)
  21. Dan sekiranya Allah menghukum manusia akibat perilaku sewenang-wenang mereka, niscaya takkan Dia sisakan satupun makhluk di bumi, akan tetapi Dia menangguhkan mereka sampai batas yang telah dipastikan; maka ketika batas itu telah tiba terhadap mereka, mereka tidak dapat menunda itu barang sesaat pun dan mereka tidak dapat menyegerakan itu; 
    dan mereka menetapkan terhadap Allah yang mereka benci, dan lidah mereka mengucapkan dusta, bahwa mereka itu memperoleh kebaikan; Tidaklah diragukan bahwa Neraka telah disediakan untuk mereka dan sungguh mereka segera dilemparkan kedalamnya; 
    Demi Allah, Kami sungguh telah mengutus kepada berbagai generasi sebelum kamu, tetapi setan menghasut perilaku mereka maka ia yang menjadi panutan mereka pada hari itu, sungguh Malapetaka pedih kelak menimpa mereka.  (Ayat:61-63)
  22. Dan Kami tidak mengirim Al-Kitab ini kepada dirimu, melainkan supaya kamu menjelaskan kepada mereka tentang yang mereka perselisihkan itu, juga sebagai Bimbingan serta Kasih untuk kaum yang beriman.  (Ayat:64)
  23. Dan Allah yang menurunkan air dari langit dan dengan itu Dia hidupkan bumi sesudah matinya, sungguh pada yang demikian itu terdapat pertanda-pertanda bagi kaum yang mendengarkan; 
    dan sungguh pada hewan ternak itu terdapat penjelasan untuk kalian; Kamilah yang menyediakan minuman untuk kalian dari dalam perutnya antara pencernaan dan peredaran darah; yang mudah ditelan bagi yang meminum.  (Ayat:65-66)
  24. Dan Tuhanmu mewahyukan kepada lebah: "buatlah sarang-sarang di antara gunung-gunung, pepohonan, dan tempat-tempat yang dihuni lalu makanlah berbagai jenis hasil dan tempuhlah jalan Tuhanmu yang luas"
    sehingga dari perut lebah menghasilkan bermacam-macam minuman yang mengandung obat untuk umat manusia, sungguh pada yang demikian terdapat pesan untuk kaum yang mempertimbangkan.  (Ayat:68-69)
  25. Allah yang menciptakan kalian, kemudian Dialah yang mewafatkan kalian; dan dari kalian ada yang dikembalikan menuju keadaan lemah, supaya ia tidak lagi mengetahui sesuatu pun yang pernah diketahui; Sungguh Allah Maha Mengetahui, Maha Kuasa. (Ayat:70)
  26. Dan Allah melimpahi sebagian kalian dibanding sebagian lain dalam hal penghidupan rezeki akan tetapi orang-orang yang berkelimpahan menahan penghidupan mereka untuk diberikan kepada budak yang mereka miliki supaya mereka sebanding; maka mengapakah mereka itu menghentikan kebaikan Allah? 
    dan Allah yang menyediakan pasangan untuk diri kalian dalam jenis kalian sendiri dan yang mengadakan dari pasangan kalian itu, anak-anak serta cucu-cucu untuk kalian, dan Dialah yang menghidupi kalian dengan rezeki yang bermanfaat, maka mengapakah mereka itu beriman terhadap kesia-siaan serta mengingkar terhadap kebaikan-kebaikan Allah?"  bahkan mereka menyembah yang selain Allah, yang tidak sedikitpun sanggup mengatur penghidupan untuk mereka baik melalui langit maupun bumi, dan mereka itu tidak kuasa; oleh sebab itu jangan mengadakan tandingan-tandingan terhadap Allah, sebab Allah Maha Mengetahui sedangkan kalian tidak mengetahui.  (Ayat:71-74)
  27. Allah membuat perumpamaan tentang orang yang dimiliki sebagai budak namun tidak dapat berbuat apa-apa, dibanding seorang yang Kami beri penghidupan yang bermanfaat dari Kami lalu orang itu menyisihkan sebagian penghidupan itu secara tersembunyi maupun secara terang-terangan, adakah kedua orang itu itu setara? Terpujilah Allah, tetapi kebanyakan mereka tiada mengetahui; 
    dan Allah membuat perumpamaan tentang dua orang lelaki; salah satunya adalah seorang bisu, tidak dapat bertindak apapun sedang orang itu menjadi beban atas penanggungnya, kemana saja orang itu disuruh, ia tidak dapat memberikan suatu kebaikan pun samakah orang itu dibanding orang yang menyuruh berlaku adil, serta berada di Jalan yang tepat?  (Ayat:75-76)
  28. Dan Allah mengeluarkan kalian dari perut ibu kalian dalam keadaan tidak mengetahui apapun dan Dialah yang memberi pendengaran, penglihatan dan pertimbangan untuk kalian supaya kalian bersyukur.  (Ayat:78)
  29. Tidakkah mereka memperhatikan burung-burung yang dibiarkan terbang di angkasa; tiada yang menghalangi yang demikian kecuali Allah, sungguh pada yang demikian itu terdapat pertanda bagi kaum yang beriman.  (Ayat:79)
  30. Dan Allah mengadakan rumah-rumah kalian untuk kalian sebagai tempat berlindung dan Dia yang menyediakan kemah-kemah dari kulit hewan ternak untuk kalian; yang ringan untuk kalian di waktu kamu berjalan serta di waktu kamu bermukim yakni berbahan bulu domba, bulu unta serta bulu kambing; sebagai alat-alat kebutuhan dan kenyamaan untuk sementara waktu. (Ayat:80)
  31. Dan Allah menyediakan tempat perlindungan dari yang telah Dia ciptakan dan Dialah yang menyediakan kediaman-kediaman di gunung-gunung untuk kalian serta Dialah menyediakan pakaian yang melindungi kalian terhadap panas juga pakaian yang melindungi kalian dalam pertempuran; demikianlah Allah menyempurnakan karuniaNya terhadap kalian supaya kalian berserah diri; apabila orang-orang itu berpaling maka tiada tugas pada dirimu selain penyampaian secara jelas; orang-orang itu menyadari karunia Allah kemudian mereka membantah itu dan kebanyakan mereka adalah golongan kafir.  (Ayat:81-83)
  32. Dan tentang hari ketika Kami bangkitkan dari tiap-tiap umat seorang saksi kemudian orang-orang yang kafir itu tidak disambut dan mereka itu tidak diberikan pemakluman. Dan apabila orang-orang yang berlaku sewenang-wenang telah menyaksikan Hukuman maka penghukuman mereka tidak diringankan terhadap mereka dan mereka tidak diberi penangguhan. (Ayat:84-85)
  33. Dan ketika orang-orang yang mempersekutukan melihat sekutu-sekutu mereka, mereka mengatakan: "Wahai Tuhan kami, mereka inilah sekutu-sekutu kami yang dahulu kami seru selain Engkau" lalu sekutu-sekutu mereka mengatakan kepada mereka: "kalian memang golongan pendusta"  dan pada hari itu mereka menyatakan ketundukan terhadap Allah dan lenyaplah yang mereka ada-adakan.  (Ayat:86-87)
  34. Orang-orang yang kafir serta menghalangi Jalan Allah, Kami tambahkan Malapetaka di atas Malapetaka kepada mereka; disebabkan mereka mengacau.  (Ayat:88)
  35. Pada hari Kami bangkitkan setiap umat; disertai seorang saksi terhadap mereka dari kalangan mereka sendiri dan Kami menunjuk dirimu sebagai seorang saksi terhadap mereka ini; dan Kami kirimkan kepada dirimu Al-Kitab untuk menjelaskan segala sesuatu sebagai suatu Bimbingan serta Kasih juga kabar gembira bagi golongan yang berserah diri; 
    sungguh Allah menyuruh berlaku adil dan berbuat kebajikan, menderma kepada kaum kerabat, dan Allah melarang perbuatan keji, kemungkaran serta kekacauan; Dialah yang memberi pengajaran kepada kalian supaya kalian tersadar.  (Ayat:89-90)
  36. Dan tepatilah perjanjian dengan Allah apabila kalian berjanji dan jangan melanggar kepercayaan-kepercayaan itu, yang sesudah diteguhkan sedang kalian telah menjadikan Allah sebagai saksi kalian; sebab Allah memahami yang kalian perbuat, jangan bertindak sebagaimana seorang perempuan yang menguraikan benangnya yang sudah dipintal kuat; kalian menjadikan ikrar kalian sebagai alat penipu di antara kalian disebabkan suatu golongan yang lebih banyak jumlahnya dibanding golongan yang lain; yang sebenarnya Allah menguji kalian melalui hal itu
    dan sungguh pada Hari Kebangkitan Dia akan menjelaskan kepada kalian tentang perkara yang dahulu kalian perselisihkan 
    dan sekiranya Allah menghendaki niscaya Dia menjadikan kalian umat yang satu tetapi Allah liarkan yang Dia kehendaki serta Dia membimbing yang Dia perkenan dan sungguh kalian akan ditanya tentang yang telah kalian lakukan.  (Ayat:91-93)
  37. Dan janganlah kalian jadikan amanah-amanah kalian sebagai alat penipu di tengah-tengah kalian, yang menyebabkan kalian tergelincir sesudah kukuh serta kalian segera dilanda kesengsaraan akibat kalian menghalang-halangi Jalan Allah; juga malapetaka yang besar akan menimpa kalian; 
    dan janganlah kalian memandang rendah perjanjian kepada Allah sebab yang ada pada sisi Allah merupakan yang terbaik untuk kalian jika kalian mengetahui; apapun yang ada di sisi kalian akan binasa sedangkan apapun yang ada di sisi Allah bertahan selamanya
    dan tentu Kami akan menghadiahi orang-orang yang bersabar dengan yang lebih baik dibanding yang telah mereka lakukan;
     siapapun yang melakukan kebajikan, baik laki-laki maupun perempuan yang beriman, maka sungguh akan Kami berikan kepada dirinya kehidupan yang baik dan sungguh akan Kami mengupahi mereka dengan upah yang lebih baik dibanding yang telah mereka lakukan.  (Ayat:94-97)
  38. Apabila kalian membaca Al-Quran hendaklah kalian memohon perlindungan pada Allah terhadap setan yang terkutuk; sungguh setan itu tidak memiliki kendali atas orang-orang yang beriman juga menaruh kepercayaan kepada Tuhan mereka; sebab kekuasaan setan berada pada orang-orang yang menjadikannya sebagai pemimpin juga berada pada orang-orang yang bersekutu dengannya.  (Ayat:98-100)
  39. Dan apabila Kami gantikan suatu ayat di tempat lain padahal Allah Maha memperhitungkan sesuatu yang Dia kirimkan, mereka mengatakan: "kamu itu orang yang mengada-ada" yang sebenarnya, kebanyakan mereka tidak mengerti; Katakanlah: "Adalah Ruh Kudus yang menyampakan demikian dari Tuhanmu berdasarkan Kebenaran, untuk meneguhkan orang-orang yang beriman serta sebagai Bimbingan juga kabar gembira bagi golongan yang berserah diri".  (Ayat:101-102)
  40. Dan Kami benar-benar mengetahui bahwa mereka mengatakan: "pasti seorang manusia yang mengajarkan kepada dirinya" padahal bahasa yang mereka tuduhkan kepada dirinya adalah bahasa asing, sedangkan yang demikian sepenuhnya berbahasa Arab; 
    bahwasanya orang-orang yang tidak beriman terhadap pesan-pesan Allah; Allah takkan membimbing mereka, dan Malapetaka pedih menimpa mereka.  (Ayat:103-104)
  41. Sungguh yang mengada-adakan kebohongan merupakan orang-orang yang tidak beriman terhadap pesan-pesan Allah, dan mereka itulah golongan pendusta; 
    siapapun yang kafir kepada Allah sesudah ia beriman, terkecuali orang yang dipaksa kafir padahal kalbunya tetap tenang untuk beriman akan tetapi orang-orang yang bersedia untuk kafir maka kemurkaan Allah menimpa mereka serta malapetaka yang pedih melanda mereka; yang demikian itu disebabkan mereka mendambakan kehidupan dunia dibandingkan Akhirat,
    dan bahwa Allah tiada membimbing kaum yang kafir; Itulah orang-orang yang kalbu, pendengaran dan penglihatan mereka telah dikunci oleh Allah, dan mereka itulah orang-orang yang lalai tentulah mereka kelak di Akhirat termasuk golongan yang celaka.  (Ayat:105-109)
  42. Dan sungguh Tuhanmu terhadap orang-orang yang berpindah sesudah menderita kesengsaraan, kemudian mereka berkorban serta bersabar maka Tuhanmu benar-benar Maha Pengampun, Maha Penyayang.
    pada suatu hari ketika tiap-tiap diri datang untuk mempertanggungjawabkan diri dan untuk tiap-tiap diri disesuaikan atas yang telah dilakukan sedangkan mereka itu tidak dicurangi.  (Ayat:110-111)
  43. Dan Allah membuat suatu perumpamaan tentang sebuah negeri yang dahulunya aman, tenteram, penghidupannya datang ke tempat itu secara berlimpah melalui berbagai penjuru akan tetapi mereka mengingkar terhadap karunia-karunia Allah maka Allah memenuhi diri mereka dengan kelaparan serta kesukaran, disebabkan yang mereka perbuat; dan sungguh seorang Utusan telah datang kepada mereka yang termasuk kalangan mereka sendiri namun mereka menolak dirinya; oleh karena itu malapetaka melanda mereka dan mereka itulah golongan yang berlaku sewenang-wenang.  (Ayat:112-113)
  44. Maka makanlah penghidupan yang halal serta bermanfaat dari Allah untuk kalian; dan bersyukurlah atas karunia Allah jika kalian memang hanya menyembah kepada Dia; 
    sungguh Allah mengharamkan atas kalian; bangkai, darah, daging babi serta apapun yang ditujukan untuk selain Allah; namun siapapun yang dalam keadaan terpaksa tanpa bermaksud melanggar dan tidak berlaku keterlaluan maka sungguh Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang.  (Ayat:114-115)
  45. Dan janganlah kalian mengatakan secara dusta dengan lisan kalian "ini yang halal sedangkan itu yang haram", karena hendak membuat-buat dusta terhadap Allah; sungguh orang-orang yang mengada-adakan dusta terhadap Allah tidak berhasil, hanya keuntungan yang sedikit namun Malapetaka pedih menimpa mereka.  (Ayat:116-117)
  46. Dan terhadap orang-orang Yahudi, Kami haramkan yang telah Kami sampaikan kepada dirimu; dan Kami tiada berlaku sewenang-wenang terhadap mereka akan tetapi mereka itu yang memperlakukan diri mereka sendiri secara sewenang-wenang; kemudian, sungguh Tuhanmu terhadap orang-orang yang melakukan kesalahan secara ceroboh kemudian mereka bertaubat dan memperbaiki diri, sungguh Tuhanmu sesudah itu benar-benar Maha Pengampun, Maha Penyayang.  (Ayat:118-119)
  47. Sungguh Ibrahim adalah seorang panutan yang tunduk kepada Allah serta yang berlaku tulus, ia tidak termasuk golongan yang mempersekutukan melainkan seorang yang mensyukuri karunia-karuniaNya; Dialah yang telah memilih ia serta membimbing ia menuju jalan yang tepat, dan Kami karuniakan anugerah kepadanya di dunia dan sungguh di Akhirat ia termasuk golongan yang memperbuat kebajikan; 
    kemudian Kami wahyukan kepadamu: "Ikutilah Pendirian Ibrahim, seorang yang tulus" dan ia tidak termasuk golongan yang mempersekutukan.  (Ayat:120-123)
  48. Sungguh diwajibkan Sabat atas orang-orang yang berselisih terhadap perkara itu dan sungguh Tuhanmu benar-benar akan memberi putusan terhadap mereka pada Hari Kebangkitan tentang yang mereka perselisihkan.  (Ayat:124)
  49. Ajaklah menuju Jalan Tuhanmu mempergunakan Hikmah serta pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik; sungguh Tuhanmu, Dia lebih mengetahui tentang siapa yang menyimpang dari JalanNya serta Dia lebih mengetahui siapa yang terbimbing.  (Ayat:125)
  50. Dan jika kalian membalas, maka balaslah dengan balasan yang setimpal sebagaimana perkara yang ditimpakan kepada kalian; akan tetapi jika kalian bersabar, sungguh itulah yang lebih baik untuk golongan yang bersabar, Bersabarlah, dan tiada kesabaranmu itu melainkan atas pertolongan Allah;
    dan jangan bersedih tentang mereka juga jangan tersiksa terhadap yang mereka tipu dayakan sebab Allah menyertai orang-orang yang bertaqwa serta golongan yang berperilaku baik.  (Ayat:126-128)

Referensi[sunting | sunting sumber]

  • Mukaddimah Al Qur'an versi terjemahan Departemen Agama Republik Indonesia

Pranala luar[sunting | sunting sumber]


Surah Sebelumnya:
Surah Al-Hijr
Al-Qur'an Surah Berikutnya:
Surah Al-Isra'
Surah 16