Surah An-Najm

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
an-Najm
Alnajm.png
An-Najm.png
Informasi
Arti Bintang
Klasifikasi Makkiyah
Surah ke 53
Juz Juz 27
Statistik
Jumlah ruku' 3 ruku
Jumlah ayat 62 ayat
Ayat Sajdah Ayat 62

SuraH An-Najm (bahasa Arab :النّجْم) adalah surah ke-53 dalam al-Qur'an. Surah ini terdiri atas 62 ayat, termasuk golongan surah-surah Makkiyah dan diturunkan sesudah surah Al-Ikhlas. Nama An Najm yang berarti bintang, diambil dari perkataan An Najm yang terdapat pada ayat pertama surat ini.

Pokok-pokok terjemahan[sunting | sunting sumber]

  1. Demi bintang ketika terbenam, kawan kalian itu tidak sesat dan tidak keliru 
    dan yang dia nyatakan itu bukan menurut kecenderungan diri, yang demikian tidak lain wahyu yang disingkapkan; diajarkan oleh yang sangat kuat, memiliki kecermatan;
    kemudian ia mengungkapkan diri sementara dia berada di ufuk tertinggi maka dia mendekat lalu berhadap-hadapan hingga dia berada sedekat dua ujung busur panah atau lebih dekat
    maka Dia mewahyukan kepada hambaNya tentang perkara yang Dia singkap; nuraninya tidak mendustakan yang telah dia lihat 
    maka apakah kalian hendak memperdebatkan tentang yang telah dia lihat itu?
    dan sungguh dia telah melihatnya pada waktu yang lain, berada pada Sidratil Muntaha yang bersebelahan dengan Surga kediaman ketika Sidratil Muntaha diliputi oleh pembatas, penglihatannya itu tidak keliru dan tidak menyimpang 
    sungguh dia telah menyaksikan sebagian pertanda Tuhannya yang paling dahsyat.  (Ayat:1-18)
  2. Maka apakah kalian memperhatikan al-Lata dan al-Uzza serta Manah, yang ketiga,
    Apakah laki-laki untuk kalian sementara perempuan untuk Dia? perkara tersebut tentulah penentuan yang sewenang-wenang,
    yang demikian tidak lain nama-nama yang kalian beserta leluhur kalian karang; Allah tidak menyampaikan suatu keterangan pun mengenai itu,
    mereka tidak lain menuruti dugaan-dugaan beserta yang dikehendaki oleh diri mereka sendiri
    dan sungguh telah hadir untuk mereka, sebuah Bimbingan dari Tuhan mereka.  (Ayat:19-23)
  3. Ataukah menuruti manusia, segala yang ia dambakan? maka Akhirat beserta Awal menuruti Allah.  (Ayat:24-25)
  4. Dan betapa banyak malaikat di langit; perantaraan mereka itu tiada berguna sedikitpun terkecuali sesudah Allah menghendaki yang Dia perkenan dan yang Dia karuniai.  (Ayat:26)
  5. Sungguh orang-orang yang tidak beriman terhadap Akhirat, menyebut para malaikat memakai nama perempuan, dan mereka tidak mempunyai suatu pengetahuan tentang itu;
    mereka tidak lain menuruti persangkaan
    dan sungguh persangkaan itu tiada berpengaruh sedikit pun terhadap kenyataan 
    maka tinggalkan orang yang berpaling terhadap peringatan Kami, dan yang tidak memperjuangkan apapun kecuali kehidupan Dunia, itulah sejauh-jauh pengetahuan mereka;
    sungguh Tuhanmu, Dialah Yang Maha Mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalanNya dan Dialah yang mengetahui siapa yang terbimbing.  (Ayat:27-30)
  6. Dan hanya milik Allah segala yang ada di langit dan segala yang ada di bumi
    supaya Dia memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat jahat sesuai yang telah mereka kerjakan
    serta Dia memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik dengan upah yang lebih baik.
    orang-orang yang menghindari dosa-dosa besar serta perbuatan keji selain kesalahan-kesalahan kecil,
    sungguh Tuhanmu Maha Luas PengampunanNya dan Dialah Yang Maha Mengetahui dirimu sejak Dia menjadikan kamu dari tanah dan ketika kamu masih janin dalam perut ibumu, maka janganlah kamu mengatakan dirimu suci, Dialah yang paling mengetahui tentang siapakah orang yang bertakwa. (Ayat:31-32)
  7. Maka apakah kamu memperhatikan orang yang berpaling ? serta yang memberi sedikit lalu merasa enggan?
    Apakah ada pengetahuan pada orang itu mengenai perkara-perkara misterius, sehingga ia mengetahui?
    Belumkah dikabarkan kepada orang itu tentang yang tercantum dalam gulungan-gulungan Musa beserta Ibrahim yang benar-benar teruji,
    bahwasanya seorang berdosa tidak menanggung dosa milik orang lain,
    dan bahwasanya tiada yang disediakan untuk manusia selain yang telah ia perjuangkan dan sungguh kelak perjuangannya itu akan dihadirkan; kemudian akan dihargai untuknya dengan upah yang setimpal,
    dan bahwasanya menuju Tuhanmu, sebagai Kesudahan,
    dan bahwasanya Dialah yang menjadikan tertawa dan menangis,
    dan bahwasanya Dialah Yang Mematikan dan Yang Menghidupkan,
    dan bahwasanya Dialah yang menciptakan berpasang-pasangan, laki-laki dan perempuan; yang berbahan air mani terpancar dan bahwasanya Dialah yang memunculkan perjalanan lain
    dan bahwasanya Dialah yang mengaruniakan kekayaan serta yang mengaruniakan kecukupan,
    dan bahwasanya Dialah Tuhannya Syi'ra,
    dan bahwasanya Dialah yang telah memunahkan 'Aad, yang terdahulu,
    beserta Tsamud, maka tiada seorang pun yang disisakan,
    demikian pula kaum Nuh yang mendahului, sesungguhnya mereka itu orang-orang yang amat sewenang-wenang dan amat durhaka,
    serta negeri-negeri yang dijungkirbalikkan lalu menimpa diri mereka sendiri.
    maka manakah perkara Tuhanmu yang kamu ragukan?
  8. Ini adalah tanda peringatan dari tanda-tanda peringatan terdahulu.  (Ayat:35-55)
  9. Semakin dekat, yang mendekat;
    Tiada yang bisa menjelaskan perkara demikian selain Allah.  (Ayat:57-58)
  10. Maka apakah kalian merasa heran terhadap perkataan ini? dan kalian menertawakan dan kalian tidak menangis?  bahkan kalian meremehkan?
    hendaklah kalian bersujud serta beribadah kepada Allah (Ayat:59-62)

Pranala luar[sunting | sunting sumber]


Surah Sebelumnya:
Surah At-Tur
Al-Qur'an Surah Berikutnya:
Surah Al-Qamar
Surah 53