Surah Al-Isra'

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
al-Isra'
Elsharh.png
Informasi
Arti Perjalanan Malam
Nama lain Bani Isra'il (Keturunan Isra'il)
Klasifikasi Makkiyah
Surah ke 17
Juz Juz 15
Statistik
Jumlah ayat 111 ayat

Surah Al-Isra' (bahasa Arab:الإسرا, al-Isrā, "Perjalanan Malam") adalah surah ke-17 dalam al-Qur'an. Surah ini terdiri atas 111 ayat dan termasuk golongan surah-surah Makkiyah. Surah ini dinamai dengan Al-Isra yang berarti "memperjalankan di malam hari". Surah ini dinamakan pula dengan nama Surah Bani Israel dikaitkan dengan penuturan pada ayat ke-2 sampai dengan ayat ke-8 dan kemudian dekat akhir surah yakni pada ayat 101 sampai dengan ayat 104 di mana Allah menyebutkan tentang Bani Israel yang setelah menjadi bangsa yang kuat lagi besar lalu menjadi bangsa yang terhina karena menyimpang dari ajaran Allah SWT. Dihubungkannya kisah Isra dengan riwayat Bani Israel pada surah ini, memberikan peringatan bahwa umat Islam akan mengalami keruntuhan, sebagaimana halnya Bani Israel, apabila mereka juga meninggalkan ajaran-ajaran agamanya.

Pokok-pokok terjemah[sunting | sunting sumber]

  1. Dan Kami serahkan kepada Musa, Al-Kitab, dan Kami jadikan itu Bimbingan untuk Bani Israel :
    "Janganlah kalian menghendaki Penyelamat selain Aku, wahai para keturunan orang-orang yang Kami angkut bersama-sama Nuh; sungguh ia adalah seorang hamba yang gemar bersyukur
    Dan telah Kami peringatkan terhadap Bani Israel dalam Al-Kitab: "bahwasanya kalian akan mengacau di muka bumi ini sebanyak dua kali dan pasti kalian akan menyombongkan diri secara berlebih" maka apabila Hukuman pertama dari kedua Hukuman terlaksana, Kami datangkan kepada kalian hamba-hamba Kami yang perkasa lalu mereka menduduki berbagai negeri, dan itulah ancaman yang pasti terlaksana kemudian Kami berikan giliran untuk kalian mengalahkan mereka dan Kami membantu kalian dengan kekayaan serta anak-anak dan Kami jadikan jumlah kalian bertambah banyak; apabila kalian berperilaku baik; kalian berperilaku baik terhadap diri kalian sendiri dan apabila kalian berperilaku jahat maka itu menimpa diri kalian sendiri,
    dan apabila saat Hukuman kedua terlaksana, ada golongan yang menyuramkan wajah-wajah kalian lalu orang-orang itu masuk ke dalam masjid, sebagaimana musuh-musuh kalian memasuki tempat itu pada kali pertama serta untuk menghancurkan sehabis-habisnya apapun yang mereka dapati; semoga Tuhan kalian akan melimpahkan Kasih terhadap kalian; tetapi jika kalian kembali mengulang niscaya Kami kembali mengulang pula dan kelak Kami jadikan Jahanam sebagai kurungan golongan kafir. (Ayat:2-8)
  2. Dan manusia cenderung bertindak pada keburukan sebagaimana ia memohon untuk kebaikan dan manusia itu bersifat gegabah;
    dan Kami jadikan malam dan siang sebagai dua pertanda, Kami menggelapkan sebagai pertanda malam dan Kami mencerahkan sebagai tanda siang supaya kalian mencari penghidupan dari Tuhanmu, dan supaya kamu mengetahui bilangan tahun-tahun dan perhitungan waktu dan segala sesuatu telah Kami jelaskan secara terperinci.  (Ayat: 10-12)
  3. Dan nasib hidup setiap manusia telah Kami ikat pada leher masing-masing
    dan pada Hari Kebangkitan kelak Kami serahkan kepada setiap orang, sebuah Kitab yang terbuka; "Bacalah kitabmu, pada hari ini cukuplah kamu sebagai penilai terhadap dirimu sendiri".  (Ayat: 13-14)
  4. Siapapun yang terbimbing; yang sebenarnya orang itu membimbing dirinya sendiri; dan siapapun yang tersesat yang sebenarnya ia menyesatkan dirinya sendiri;
    dan seorang berdosa tidak memikul dosa milik orang lain
    dan Kami takkan menimpakan kebinasaan sebelum Kami membangkitkan seorang Utusan.  (Ayat: 15)
  5. Dan apabila Kami hendak menumpas suatu negeri, tentu Kami telah menegur golongan yang hidup mewah di negeri itu, akan tetapi mereka berlaku sekehendak hati dalam negeri itu maka layak Ketatapan diberlakukan terhadap mereka, kemudian Kami tumpas negeri itu sehancur-hancurnya;
    dan betapa banyak kaum sesudah Nuh yang telah Kami punahkan, dan cukuplah Tuhanmu Maha Mengetahui serta Maha Mengawasi dosa hamba-hambaNya. (Ayat:16-17)
  6. Siapapun yang mengingini segala yang fana maka Kami berikan hal demikian itu untuk orang yang berkenan bagi Kami kemudian Kami tetapkan Jahannam untuk orang itu; orang yang akan memasuki tempat itu dalam keadaan hina dan dicampakkan;
    sedangkan siapapun yang mengingini kehidupan Akhir serta memperjuangkan yang demikian sedang ia adalah orang beriman maka mereka itulah orang-orang yang perjuangannya bermanfaat; terhadap masing-masing golongan; baik suatu golongan maupun golongan lain, Kami karuniakan pertolongan yang berasal dari kedermawanan Tuhanmu; dan kedermawanan Tuhanmu tidak dapat dihalangi, perhatikan bagaimana cara Kami melebihkan sebagian mereka melebihi sebagian lain; dan Akhirat itu lebih baik keadaannya serta lebih besar keutamaannya.  (Ayat: 18-21)
  7. Janganlah kamu mengada-adakan sembahan lain beserta Allah atau kamu akan dikutuk serta dicampakkan 
    dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya janganlah kalian menyembah selain Dia
    dan perlakukanlah kedua orang tua secara baik; apabila salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya telah berumur tua dalam pengawasan kalian, maka janganlah kalian mengucap perkataan kasar terhadap keduanya dan janganlah kalian memandang rendah terhadap keduanya dan berbicaralah kepada mereka disertai rasa hormat; dan rendahkan diri kalian terhadap mereka berdua dengan penuh perhatian dan berdoalah: "Wahai Tuhanku, kasihilah keduanya sebagaimana mereka berdua telah merawatku semasa kecil" Tuhan kalian lebih mengetahui apa yang ada dalam kalbu kalian; jika kalian orang-orang baik sungguh Dialah Yang Maha Pengampun terhadap orang-orang yang bertaubat.
    Dan berdermalah kepada kaum kerabat secara layak serta kepada kaum miskin, juga kaum pengembara dan janganlah kalian memboroskan harta secara berlebihan; sungguh pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara setan dan setan adalah penentang terhadap Tuhannya,
    dan jika kamu hendak meninggalkan mereka untuk mengejar karunia Tuhanmu yang kamu idam-idamkan maka katakanlah kepada mereka ucapan yang baik
    Dan janganlah kamu jadikan nasibmu terbelenggu pada lehermu dan janganlah kamu mengkhayalkan hingga kamu menjadi tertekan dan kecewa, oleh sebab Dia telah menyediakan anugerah untuk orang yang berkenan bagi Dia serta Dia memperhitungkan itu pula; sebab Dia Maha Mengenal, Maha Memahami hamba-hambaNya
    Dan janganlah kalian membunuh anak-anak kalian disebabkan khawatir miskin; Kamilah yang menyediakan penghidupan untuk mereka sebagaimana untuk kalian sebab membunuh mereka adalah suatu dosa besar.
    Dan janganlah kalian berurusan dengan perzinahan; sebab hal itu adalah tindakan keji dan pilihan yang buruk
    Dan janganlah kalian membunuh jiwa yang dimuliakan Allah melainkan berlandaskan Kebenaran; dan siapapun yang dibunuh secara sewenang-wenang maka Kami telah memberi hak yang jelas kepada ahli warisnya tetapi janganlah ia membunuh secara sadis, sebab ia adalah orang yang tertolong.
    Dan janganlah kamu berurusan dengan harta anak yatim selain menafkahi anak itu sampai ia dewasa
    Dan tepatilah ikrar; sebab ikrar terhadap perjanjian kelak diperkarakan
    Dan sesuaikan takaran apabila kamu menakar, dan timbanglah mempergunakan neraca yang benar; Itulah yang diutamakan dan lebih baik akibatnya
    Dan janganlah kamu berpegang pada perkara yang tidak kamu pahami; sebab pendengaran, penglihatan dan kalbu, masing-masing itu akan diperkarakan
    Dan janganlah kamu berjalan di muka bumi secara angkuh, sebab kamu tidak bisa membelah bumi dan kamu tidak setinggi gunung;
    Semua kejahatan yang demikian itu adalah kejijikan bagi Tuhanmu.
    Demikianlah sebagian Hikmah yang disampaikan Tuhanmu pada dirimu Dan janganlah kamu mengada-adakan sembahan lain beserta Allah, yang dapat menyebabkan kamu dibuang ke Neraka dalam keadaan hina dan dicampakkan.  (Ayat: 22-39)
  8. Dan sungguh dalam Al-Quran ini telah Kami ulang-ulangi agar mereka senantiasa ingat; namun yang demikian tidak lain hanya membuat mereka menghindar; katakanlah: "Jikalau ada sembahan-sembahan yang menyertai Dia, sebagaimana yang mereka katakan itu, niscaya sembahan-sembahan itu berupaya menuju Tuhan yang memiliki Singgasana", Dimuliakan Dia dan Diluhurkan Dia sedahsyat-dahsyatnya dibanding yang mereka katakan.  (Ayat: 41-43)
  9. Langit yang tujuh, bumi maupun semua yang ada di dalamnya memuja-muja terhadap Dia; dan tiada suatupun melainkan menyanjung seraya memuji untuk Dia tetapi kalian tidak memahami puja-puji mereka; sungguh Dialah Yang Maha Penyantun, Maha Pengampun.  (Ayat: 44)
  10. Dan sewaktu kamu membaca Al-Qur'an niscaya Kami adakan suatu pembatas yang tak terlihat antara kamu dengan orang-orang yang tidak beriman terhadap Akhirat; dan Kami adakan tutupan di atas kalbu mereka serta sumbatan di telinga mereka, agar mereka tidak dapat memahami yang demikian;
    dan apabila kamu menyebut Tuhanmu saja dalam Al-Qur'an niscaya mereka berpaling ke belakang disertai rasa kebencian; Kami lebih mengetahui tentang keadaan mereka mendengar sewaktu mereka mendengarkan dirimu, maupun sewaktu mereka berbisik-bisik ketika orang-orang yang berlaku sewenang-wenang itu mengatakan, "kalian tidak lain hanyalah mengikuti seorang laki-laki yang terkena sihir." perhatikan cara mereka mengadakan perumpamaan-perumpamaan tentang dirimu; sebab itu mereka menjadi sesat serta mereka tidak dapat lagi menemukan cara lain. (Ayat:45-48)
  11. Dan mereka mengatakan, "Apakah ketika kami telah menjadi tulang belulang dan debu, bahwa kami akan dibangkitkan kembali sebagai makhluk yang baru?" Katakanlah, "Jadilah kalian batu atau besi, atau suatu makhluk dari yang termasuk mustahil menurut pendapat kalian,"
    maka mereka akan mempertanyakan, "Siapa yang akan menghidupkan kami kembali?" Katakanlah, "Yang telah menciptakan kamu pada kali yang pertama" lalu mereka akan menggeleng-gelengkan kepala mereka terhadap dirimu dan berkata, "Kapankah itu?" Katakanlah, "semoga itu telah dekat", yaitu pada hari Dia memanggil kalian, lalu kalian mematuhi Dia sambil memuji terhadap Dia sementara kalian mengira, bahwa kalian tidak berdiam terkecuali sebentar saja. (Ayat:49-52)
  12. Dan katakanlah kepada hamba-hambaKu: "Hendaklah mereka mengucapkan perkataan secara adil; sebab setan menghendaki pertengkaran di antara mereka sebab setan adalah musuh sejati terhadap manusia.  (Ayat: 53)
  13. Dan tiada yang menghalangi Kami untuk menyampaikan pesan-pesan melainkan karena semua itu terlebih dahulu disangkal oleh para leluhur mereka;
    dan telah Kami serahkan seekor unta betina yang tampak kepada Samud tetapi mereka membantai unta betina itu; dan Kami tidak menyampaikan pesan-pesan melainkan sebagai penegasan.  (Ayat: 59)
  14. Dan tatkala Kami berfirman kepada para malaikat : "Rendahkan diri terhadap manusia," lalu mereka merendah diri terkecuali iblis
    ia mengatakan: " sujudkah aku kepada benda yang dibentuk dari tanah liat?" ia berkata: "Jelaskanlah padaku, inikah yang Engkau muliakan dibanding aku? sungguh apabila Engkau menangguhkan aku sampai Hari Kebangkitan niscaya akan kusesatkan banyak keturunannya, terkecuali sedikit"
    Dia berfirman: "Lakukanlah, siapapun di antara mereka yang menurutimu maka sungguh Jahannam adalah balasan untuk kalian semua, sebagai suatu hukuman setimpal; dan jerumuskan siapapun yang kamu sanggupi di antara mereka dengan bisikanmu itu dan kerahkan terhadap mereka pasukan berkendara dan pasukanmu yang berjalan dan berilah umpan mereka melalui harta dan anak-anak dan berilah mereka harapan." dan tidak ada yang dijanjikan oleh setan melainkan angan-angan belaka "bahwasanya hamba-hambaKu, takkan bisa kamu kendalikan; oleh karena Tuhanmu sebagai Perisai".  (Ayat: 61-65)
  15. Dirikan shalat sejak matahari terbenam sampai gelap malam serta ibadah fajar; sebab ibadah fajar itu disaksikan; dan pada sebagian malam hari hendaklah melakukan tahajud sebagai suatu ibadah tambahan bagi dirimu, semoga Tuhanmu mengangkat dirimu ke dalam kedudukan yang terpuji. (Ayat:78-79)
  16. Dan katakanlah, "Kebenaran telah terlaksana dan Kesia-siaan telah lenyap" sebab Kesia-siaan itu adalah pasti binasa;
    dan telah Kami kirimkan sebagian isi Al-Qur'an sebagai penyembuh serta Kasih untuk golongan beriman dan yang demikian tidak menambah apapun kepada orang-orang yang berlaku sewenang-wenang selain celaka. (Ayat:81-82)
  17. Dan apabila Kami karuniakan kebaikan untuk manusia niscaya ia berpaling, dan ia menjauh sekehendak diri; dan apabila ia ditimpa celaka niscaya ia berputus asa; Katakanlah, "Tiap-tiap orang berbuat menurut keadaan masing-masing." maka Tuhan kalian lebih mengetahui siapa yang lebih tepat jalannya. (Ayat:83-84)
  18. Dan mereka bertanya kepadamu tentang Roh; Katakanlah, "Roh itu termasuk kewenangan Tuhanku, dan kalian tidak diberi wawasan melainkan sedikit." (Ayat:85)
  19. Dan sekiranya Kami berkehendak niscaya Kami lenyapkan hal-hal yang telah Kami wahyukan kepada dirimu, dan dengan pelenyapan itu, kalian takkan mendapati seorang pembela pun terhadap Kami, terkecuali karena Kasih Tuhanmu; sungguh karuniaNya terhadap dirimu adalah sangat berlimpah. (Ayat:86-87)
  20. Dan sungguh Kami telah mengulang-ulang bermacam-macam perumpamaan kepada manusia dalam Al-Quran ini, akan tetapi kebanyakan manusia mengabaikan dengan hanya mengingkar terhadap yang demikian;
    dan mereka mengatakan: "Kami tidak mungkin percaya kepadamu hingga kamu memancarkan mata air dari bumi untuk kami
    atau kamu mempunyai sebuah kebun kurma dan anggur,
    lalu kamu alirkan sungai-sungai deras di antara kebun itu,
    atau kamu runtuhkan langit berkeping-keping seperti yang pernah kamu katakan
    atau kamu hadapkan Allah serta para malaikat berhadapan pada kami
    atau kamu mempunyai sebuah rumah yang berbahan emas,
    atau kamu menaiki tangga ke langit dan mustahil kami akan mempercayai kenaikanmu itu hingga kamu turunkan pada kami sebuah kitab yang kami baca".
    Katakanlah: "Dimuliakanlah Tuhanku, bukankah aku hanya seorang manusia yang diutus?"  (Ayat: 89-93)
  21. Dan tidak ada sesuatu yang menghalangi manusia untuk beriman tatkala Bimbingan telah tersampaikan kepadanya, kecuali anggapan mereka: "Mungkinkah Allah membangkitkan seorang manusia sebagai Utusan?" Katakanlah: "Seandainya ada di bumi, malaikat-malaikat yang berjalan-jalan secara perlahan sebagaimana penduduk bumi niscaya Kami turunkan sesosok malaikat dari langit sebagai Utusan kepada mereka".  Katakanlah: "Cukuplah Allah sebagai saksi antara aku dengan kalian; bahwasanya Dialah Yang Maha Mengenal, Maha Memahami tentang hamba-hambaNya".  (Ayat: 94-96)
  22. Dan barangsiapa yang Allah bimbing, orang itulah yang terbimbing
    dan barangsiapa yang Dia liarkan maka kamu takkan mendapat pelindung-pelindung terhadap mereka selain Dia dan Kami akan menghimpunkan mereka pada Hari Kiamat; wajah mereka diseret serta mereka dalam keadaan buta, bisu serta pekak; Tempat kesudahan mereka itu Jahanam; Tiap-tiap kali itu padam; Kami tambah lagi kobaran Api terhadap mereka; Itulah balasan mereka, karena sungguh mereka kafir terhadap pesan-pesan Kami dan mereka berkata, "Apakah ketika kami telah menjadi tulang belulang dan debu, bahwa kami akan dibangkitkan kembali sebagai makhluk baru?"
    dan tidakkah mereka perhatikan bahwasanya Allah yang menciptakan langit beserta bumi, memiliki kuasa menciptakan yang serupa dengan mereka, dan Dia telah menetapkan waktu tertentu bagi mereka yang tiada diragukan?" walaupun golongan yang berlaku sewenang-wenang itu menentang kecuali kekafiran. (Ayat:97-99)
  23. Dan bahwasanya Kamilah yang telah mengaruniakan sembilan mujizat yang jelas kepada Musa, maka tanyakan kepada Bani Israel, tatkala ia menghadap kepada mereka; lalu Fir'aun mengatakan kepada ia, "Sungguh aku menganggap dirimu wahai Musa sebagai seorang yang terkena sihir." ia berkata, "Sungguh kamu telah mengetahui, bahwa tiada yang sanggup menghadirkan mujizat-mujizat itu selain Tuhannya langit beserta bumi sebagai bukti-bukti yang jelas, dan sungguh aku menganggap dirimu, wahai Fir'aun, seorang yang akan ditumpas." kemudian orang itu hendak melenyapkan mereka dari muka bumi itu, maka Kami tenggelamkan orang itu beserta siapapun yang bersama orang itu,
    dan Kami sampaikan sesudah itu kepada Bani Israel, "Tempatilah bumi ini, kemudian apabila masa Akhirat terlaksana niscaya Kami menghadirkan kalian dalam keadaan bercampur baur." (Ayat:101-104)
  24. Dan Al-Quran itu telah Kami kirimkan secara berangsur-angsur supaya kamu membacakan yang demikian secara saksama kepada manusia;
    dan Kami mengirimkan yang demikian bagian demi bagian.  (Ayat: 106)
  25. Dan katakanlah: "Terpujilah Allah,
    Yang tidak mempunyai anak
    dan tidak mempunyai sekutu dalam KekuasaanNya
    dan Dia bukan makhluk yang memelas pertolongan terhadap penindasan
    dan Muliakanlah Dia sedahsyat-dahsyatnya.  (Ayat: 111)

Pranala luar[sunting | sunting sumber]


Surah Sebelumnya:
Surah An-Nahl
Al-Qur'an Surah Berikutnya:
Surah Al-Kahf
Surah 17