Surah As-Saffat

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
as-Saffat
الصّافات
As-Saffat.png
Informasi
Arti Yang Bersaf-Saf
Klasifikasi Makkiyah
Surah ke 37
Juz Juz 23
Statistik
Jumlah ruku' 5 ruku
Jumlah ayat 182 ayat

Surah As-Saffat (bahasa Arab:الصّافات, "Yang Bersaf-Saf") adalah surah ke-37 dalam al-Qur'an. Surah ini terdiri atas 182 ayat dan termasuk golongan surah Makkiyah serta diturunkan sesudah surah Al-An'am. Dinamai dengan As-Saffat (Yang Bersaf-Saf) diambil dari kata serupa yang terletak pada ayat permulaan surah ini yang menceritakan bagaimana para malaikat yang bersih jiwanya berbaris di hadapan Tuhannya dimana mereka tidak dapat digoda oleh setan.

Pokok-pokok[sunting | sunting sumber]

  1. Maka mintalah tanggapan mereka: "Apakah mereka lebih hebat penciptaannya ataukah apa yang telah Kami ciptakan?" Sungguh Kami telah menciptakan mereka dari tanah liat. Bahkan (ketika) kamu menegaskan, mereka berolok-olok. Dan apabila mereka diperingatkan mereka mengabaikan.  Dan apabila mereka mengetahui sebuah pertanda, mereka melecehkan. Dan mereka berkata "Ini tiada lain kepalsuan yang jelas. Benarkah ketika kami telah mati dan kami telah menjadi debu serta tulang-belulang, kami benar-benar akan dibangkitkan bersama leluhur-leluhur kami terdahulu?" Berkata: "Ya, dan kalian akan dipermalukan"  Maka sesungguhnya itu dengan satu panggilan saja; maka tiba-tiba mereka menghadapinya. (Ayat:11-19)
  2. Dan mereka berkata: "Terkutuklah kami!" Inilah Hari Penghakiman. Inilah Hari Perhitungan yang telah kalian bantah. "Kumpulkanlah orang-orang yang menyimpang beserta isteri-isteri mereka dan yang mereka sembah, selain Allah; lalu ajaklah mereka jalur Nyala (neraka) lalu hentikan mereka, sesungguhnya mereka akan ditanya:  "Kenapa kalian tidak tolong menolong diri kalian sendiri?"  Akan tetapi, mereka pada hari itu berpasrah.  Sebagian dan mereka menuntut sebagian dengan yang lain.  (sebagian) mereka berkata: "Sesungguhnya kalian yang mendekati kami sebagai pemimpin. (sebagian) mereka menjawab: "Bukan demikian, justru kalian bukan golongan yang beriman".  Dan kami tidak bertanggung jawab terhadap (kehancuran) diri kalian, Bukan demikian, kalian memang kaum yang keterlaluan.  Maka terbuktilah Ketetapan Tuhan kita terhadap golongan kita; sesungguhnya kita akan dihukum.  Maka kami telah menyesatkan kalian, sesungguhnya kami adalah orang-orang yang sesat.  Maka sesungguhnya mereka pada hari itu mereka bersama-sama dalam siksa.  Sesungguhnya demikianlah Kami memperlakukan orang-orang berdosa.  (Ayat:20-34)
  3. Sungguh, ketika dahulu mereka apabila diserukan kepada mereka: Tiada Tuhan kecuali Allah mereka menyombongkan diri, dan mereka berkata: "Apakah sesungguhnya kami harus meninggalkan sembahan-sembahan kami akibat seorang penyair gila?" “Akan tetapi dia (Muhammad) telah datang beserta kebenaran dan menggenapi para Utusan. Sesungguhnya kalian pasti akan ditimpa siksa pedih. Dan kalian tidak dibalasi melainkan karena apa yang telah kalian perbuat. (Ayat:35-39)
  4. Berkatalah salah seorang di antara orang-orang (penghuni surga): "Sesungguhnya aku dahulu mempunyai seorang sahabat, yang mengatakan: "Apakah kamu sungguh-sungguh termasuk yang membenarkan Ketika kita telah mati dan kita telah menjadi debu dan tulang-belulang, apakah sesungguhnya kita benar-benar dibalasi?"  seorang (penghuni surga): "Maukah kamu mengamatinya?"  Maka ia mengamatinya, lalu dia melihat temannya itu di tengah gejolak (neraka).  ia berkata: "Demi Allah, sesungguhnya kamu hampir membinasakanku,  andai bukan karena nikmat Tuhanku pastilah aku termasuk golongan yang diseret (ke neraka).  Maka apakah kita takkan mati?,  selain kematian kita yang pertama, dan kita takkan disiksa?  Sesungguhnya ini benar-benar kesuksesan sejati.  demi yang semacam ini hendaknya diperjuangkan oleh orang-orang yang berusaha" (Ayat:51-61)
  5. Sesungguhnya mereka mendapati leluhur-leluhur mereka dalam keadaaan sesat lalu mereka begitu saja mengikuti jejak mereka (para leluhur).  Dan sesungguhnya telah sesat sebagian besar dari orang-orang terdahulu, dan sesungguhnya telah Kami utus di tengah-tengah mereka, golongan pemberi peringatan. Maka perhatikan bagaimana kesudahan golongan yang diperingatkan itu. (Ayat:69-73)
  6. Dan sesungguhnya Nuh telah mengadu pada Kami, maka sesungguhnya Kami sebaik-baik yang memperkenankan. Dan Kami telah menyelamatkannya dan keluarganya dari musibah yang dahsyat. Dan Kami jadikan keturunannya golongan yang melanjutkan hidup. Dan Kami abadikan untuknya di kalangan generasi penerus;  "Kesejahteraan bagi Nuh di seluruh alam". (Ayat:75-79)
  7. Dan sesungguhnya diantara muridnya (Nuh) adalah Ibrahim. ketika ia menghadap pada Tuhannya dengan kalbu yang berserah:  ketika ia berkata kepada bapaknya dan kaumnya: "Apakah yang kalian sembah itu? Apakah kalian kehendaki sembahan-sembahan selain Allah, karena nafsu kalian?  Maka bagaimanakah pendapat kalian tentang Tuhan semesta alam?"  Lalu ia melirik ke gugusan bintang.  Kemudian ia berkata: "Sesungguhnya aku depresi". Lalu mereka mengucilkannya. Kemudian ia mendatangi dewa-dewa mereka; lalu ia berkata: "Tidakkah kalian makan? Ada apa kalian tidak mau bicara?"  Lalu mendekati berhala-berhala itu sambil meremukkannya dengan keras.  Kemudian kaumnya bergegas mendapatinya. ia berkata: "Apakah kalian menyembah patung-patung yang kalian pahat itu?  Padahal Allah yang menciptakan kalian dan apa yang kalian buat itu!".  Mereka berkata: "Bangunlah suatu peleburan api lalu lemparkan dia ke dalam gejolak api".  Mereka hendak membuat siasat kepadanya, maka Kami menjadikan mereka dipermalukan.  Dan Ibrahim berkata: "Sesungguhnya aku akan berangkat karena Tuhanku Dialah yang akan menuntunku. (Ayat:83-99)
  8. Ya Tuhanku, anugrahkanlah untukku yang termasuk golongan saleh. Maka Kami hiburkan dia dengan seorang putra yang berpendirian teguh. Maka tatkala ia dewasa untuk mengiringinya(Ibrahim), dia berkata: "Wahai putraku sesungguhnya aku melihat dalam sebuah mimpi bahwa aku mempersembahkanmu. Maka sampaikan apa pendapatmu!" ia berkata: "Wahai bapakku, laksanakan yang diperintahkan padamu; dengan perkenan Allah kamu akan mendapatiku termasuk golongan yang berpengertian ". Tatkala keduanya telah berserah diri dan Ibrahim membaringkan dia pada pelipisnya, maka Kami memanggilnya: "Wahai Ibrahim, sesungguhnya kamu telah membenarkan penglihatan itu, sesungguhnya semacam ini Kami menganugerahi golongan yang berbuat baik. Sesungguhnya inilah cobaan yang nyata. Dan Kami menebusnya dengan sembelihan yang besar. Kami jadikan untuk Ibrahim itu di kalangan setelahnya,  "Kesejahteraan bagi Ibrahim".  Demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik. Sesungguhnya ia termasuk hamba-hamba Kami yang beriman. (Ayat:100-111)
  9. Dan kami gembirakan dia tentang Ishak, seorang nabi yang termasuk golongan yang saleh. Dan Kami memberkati dia serta Ishak. namun diantara keturunannya ada yang berkelakuan baik dan ada (pula) yang merusak jiwa mereka sendiri secara terang-terangan. (Ayat:112-113)
  10. Dan sesungguhnya Kami telah memuliakan Musa dan Harun.  Dan Kami luputkan keduanya beserta kaumnya dari musibah yang dahsyat.  Dan Kamilah yang menyelamatkan mereka, maka jadilah mereka para penakluk. Dan Kami serahkan keduanya, kitab yang sangat terperinci. Dan Kami bimbing keduanya ke jalan lurus. Dan Kami abadikan keduanya bagi kalangan setelahnya; "Kesejahteraan bagi Musa dan Harun". (Ayat:114-120)
  11. Dan sesungguhnya Ilyas termasuk golongan utusan. ketika ia berkata kepada kaumnya: "Mengapa kalian tidak gentar (kepada Allah)?  Patutkah kalian memohon kepada Ba'al dan kalian tinggalkan sebaik-baik Pencipta, Allah, Tuhan kalian dan Tuhan leluhur kalian?" Maka mereka membantahnya, karena itu mereka akan diseret (ke neraka),  kecuali hamba-hamba Allah yang tulus. Dan Kami abadikan untuknya di kalangan setelahnya: "Kesejahteraan bagi Ilyas" (Ayat:123-130)
  12. Sesungguhnya Luth termasuk golongan utusan. ketika Kami luputkan dia dan keluarganya semua, selain seorang wanita tua (termasuk) golongan yang ditinggalkan. Kemudian Kami binasakan golongan itu. Dan sesungguhnya kalian akan melalui (bekas-bekas) mereka di waktu pagi, dan di waktu malam. Tidakkah kalian memahami? (Ayat:133-138)
  13. Sesungguhnya Yunus termasuk golongan utusan,  ketika ia lari, menuju kapal yang penuh muatan, kemudian ia ikut dalam perundian lalu dia kalah. Kemudian ia ditelan oleh ikan besar dalam keadaan berdosa. Seandainya dia bukan golongan yang banyak memuja-muji Allah, tentu ia tetap tinggal di perutnya sampai Hari Kebangkitan. Kemudian Kami lemparkan dia ke wilayah tandus, sedang ia dalam keadaan depresi. Dan Kami tumbuhkan bagi dia sejenis pohon labu.  Dan Kami mengutus dia pada seratus ribu orang atau lebih. Lalu mereka beriman, maka Kami anugerahkan kenikmatan hidup kepada mereka hingga waktu yang tertentu. (Ayat:139-148)
  14. Tanyakanlah kepada mereka: "Apakah bagi Tuhanmu anak-anak perempuan dan bagi mereka anak-anak lelaki, atau apakah Kami menciptakan para malaikat sebagai perempuan dan mereka menyaksikan (penciptaan itu)? Bukankah berasal dari mereka dengan mengada-ada lalu mengatakan:  "Allah beranak". Dan mereka benar-benar golongan pendusta. Apakah Dia memilih anak-anak perempuan daripada anak laki-laki?  Ada apa dengan kalian? Bagaimanakah kalian mengambil keputusan?  Maka apakah kalian tidak berpikir?  Atau apakah kalian mempunyai bukti yang nyata?  Maka bawalah sebuah kitab kalian jika kalian memang orang-orang yang benar. (Ayat:149-157)
  15. Maka sesungguhnya kalian beserta yang kalian sembah itu, Sekali-kali takkan berpengaruh tentangNya, terkecuali orang-orang yang dijerumuskan ke gejolak (neraka). (Ayat:161-163)
  16. Sebenarnya terdapat di tengah-tengah mereka yang pernah berkata: "Seandainya di hadapan kami ada sebuah (kitab) pengajaran dari orang-orang terdahulu, kami pasti akan menjadi hamba Allah yang seutuhnya".  Tetapi mereka mengingkari (kitab) itu; maka kelak mereka akan mengetahui. Dan sesungguhnya telah tetap Ketentuan Kami terhadap hamba-hamba Kami yang diutus,  (yaitu) sesungguhnya mereka itulah yang pasti diselamatkan. Dan sesungguhnya tentara Kami itulah yang pasti menang, (Ayat:167-173)
  17. Maka tinggalkanlah mereka sampai suatu ketika.  Dan perhatikan mereka, maka kelak mereka akan mengerti. Apakah sekarang mereka meminta siksa Kami disegerakan?  Maka apabila siksaan itu menimpa mereka dalam keadaan sadar, tentu mengerikan pada hari orang-orang yang diperingatkan itu.  Dan berpalinglah kalian dari mereka hingga suatu ketika. Dan mengertilah, kelak mereka akan mengerti (pula). (Ayat:174-179)