Surah Al-An'am

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
al-An'am
الانعام
Bagian awal surat (QS 6:1-3)
Bagian awal surat (QS 6:1-3)
Informasi
Arti Binatang Ternak
Klasifikasi Makkiyah
Surah ke 6
Juz Juz 7
Juz 8
Statistik
Jumlah ayat 165 ayat

Surah Al-An'am (bahasa Arab:الانعام, al-An'ām, "Binatang Ternak") adalah surah ke-6 dalam al-Qur'an. Surah ini terdiri atas 165 ayat dan termasuk pada golongan surah Makkiyah, karena hampir seluruh ayat surah ini diturunkan di Mekkah sebelum hijrah. Dinamakan Al-An'am (hewan ternak) karena di dalamnya disebut kata An'am dalam hubungan dengan adat-istiadat kaum musyrik, yang menurut mereka binatang-binatang ternak itu dapat dipergunakan untuk mendekatkan diri kepada tuhan mereka. Dalam surah ini juga dikemukakan hukum berkenaan dengan hewan ternak tersebut.

Dalam surah al-An'am ini, terdapat do'a Iftitah yang disunnahkan untuk membacanya dengan tidak bersuara. Doa ini dibaca pada saat setelah takbir dan sebelum bacaan surah Al-Fatihah. Sebagian ayat-ayat yang dibaca adalah ayat 79 dan 163.

Pokok-Pokok terjemah[sunting | sunting sumber]

  1. Terpujilah Allah Yang telah menciptakan langit beserta bumi, dan Yang mengadakan gelap dan terang, namun orang-orang yang kafir mengadakan tandingan terhadap Tuhan mereka. (Ayat:1)
  2. Dan tak ada suatu pesan pun dari pesan-pesan Tuhan mereka yang diterima oleh mereka melainkan mereka berpaling daripada yang demikian, sungguh mereka telah mendustakan Kebenaran tatkala tersampaikan kepada mereka maka kelak akan dibuktikan kepada mereka tentang yang sebelumnya mereka remehkan,
    apakah mereka tidak memperhatikan berapa banyak generasi yang telah Kami punahkan sebelum mereka padahal Kamilah yang memakmurkan mereka di bumi, dengan sesuatu yang belum pernah Kami anugerahkan untuk kalian yang serupa itu dan Kamilah yang menurunkan hujan yang berlimpah untuk mereka dan Kami jadikan aliran-aliran sungai mengalir di bawah mereka kemudian Kami punahkan mereka akibat dosa mereka sendiri, dan Kami ciptakan sesudah mereka generasi pengganti. (Ayat:4-6)
  3. Dan sungguh telah dicemooh para Utusan sebelum kamu, kemudian cemoohan-cemoohan itu berbalik menimpa mereka yang mencemooh. (Ayat:10)
  4. Katakanlah, "Milik siapakah segala yang di langit beserta di bumi?" Katakanlah, "Milik Allah."
    Dia telah menetapkan atas diriNya Kasih Sayang; Dia pasti akan menghimpun kalian pada Hari Kiamat yang tiada keraguan mengenai yang demikian,
    orang-orang yang mencelakakan diri mereka sendiri, mereka itu tidak beriman, Dan MilikNya; segala yang ada pada malam dan siang hari dan Dialah Yang Maha Mendengar, Maha Mengetahui,
    Katakanlah, "Apakah aku hendak mengandalkan pelindung selain Allah Yang Mendirikan langit beserta bumi, padahal Dialah Yang Mengaruniakan makanan dan Yang tidak memerlukan makanan?"
    Katakanlah, "Sungguh aku diperintah supaya bersegera untuk berserah diri dan jangan sekali-kali termasuk golongan yang mempersekutukan"
    Katakanlah, "Sungguh aku takut terhadap malapetaka pada suatu Hari yang menggemparkan, apabila aku mendurhakai Tuhanku" barangsiapa yang diluputkan menghadapi yang demikian pada Hari itu, maka itulah KasihNya, dan itulah pencapaian yang sebenarnya. (Ayat:12-16)
  5. Dan apabila Allah menimpakan malapetaka kepadamu maka tiada yang sanggup menghilangkan itu terkecuali Dia dan apabila Dia menganugerahkan kebaikan untukmu, sungguh Dialah Yang Maha Kuasa tehadap segala sesuatu dan Dialah yang berkuasa terhadap hamba-hambaNya dan Dialah Yang Maha Bijaksana, Yang Maha Memahami. (Ayat:17-18)
  6. Katakanlah: "Siapakah yang paling terjamin dalam hal persaksian?" Katakanlah: "Allah"; Dialah saksi antara aku dan kalian,
    dan Al-Quran ini diwahyukan kepadaku supaya dengan itu kuperingatkan kalian beserta golongan yang menerima, "Apakah kalian sungguh mengakui bahwa ada sembahan lain di sisi Allah?" Katakanlah: "Aku tidak mengakui" Katakanlah: "Sesungguhnya Dialah Tuhan, Yang Tunggal dan sungguh aku tak peduli dengan yang kalian persekutukan". (Ayat:19)
  7. Dan pada hari Kami himpunkan mereka semua maka Kami katakan kepada orang-orang yang mempersekutukan, "Di manakah sekutu-sekutu kalian yang dahulu kalian perbincangkan?" maka tiada dalih mereka, selain mengatakan, "Demi Allah, Tuhan kami, kami bukanlah golongan yang mempersekutukan" perhatikanlah, bagaimana mereka mendustakan diri mereka sendiri, maka apapun yang dahulu mereka ada-adakan bagi mereka telah lenyap. (Ayat:22-24)
  8. Dan dari mereka terdapat orang-orang yang mendengarkanmu, padahal telah Kami letakkan tutupan pada kalbu mereka untuk memahami itu dan sumbatan di telinga mereka
    sekalipun mereka melihat segala macam pesan, mereka tetap tak beriman terhadap itu hingga mereka mendatangimu untuk membantahmu, orang-orang yang kafir itu mengatakan: "yang demikian ini tidak lain dongengan kuno" dan mereka melarang memperdengarkan itu dan mereka sendiri menghindar daripada itu, sementara mereka tidak lain sedang membinasakan diri sendiri namun mereka tidak menyadari,
    dan sekiranya kamu menyaksikan ketika mereka diperhadapkan ke Neraka; mereka mengatakan: "Kiranya kami dikembalikan dan kami tidak membantah pesan-pesan Tuhan kami serta termasuk golongan yang beriman" tetapi telah jelas hal yang mereka sembunyikan; sekalipun mereka dikembalikan tentulah mereka mengulangi perkara yang telah dilarang untuk mereka tempuh dan sungguh mereka itulah para pemberontak. (Ayat:25-28)
  9. Dan mereka mengatakan: "Sungguh tiada kehidupan kami selain di dunia, mustahil kami akan dibangkitkan!" dan kiranya kamu menyaksikan ketika mereka menghadap Tuhan mereka;
    dikatakan: "Bukankah ini 'nyata'?" Mereka berkata: "Sungguh nyata, demi Tuhan kami" Katakanlah: "Karena itu rasakan malapetaka akibat kalian telah menyangkal".
    Betapa celaka orang-orang yang membantah tentang pertemuan dengan Tuhan; apabila Kemestian secara tiba-tiba mendatangi mereka, mereka mengatakan, "Betapa celaka kami ini akibat kami melalaikan yang demikian!" mereka memikul dosa-dosa di punggung mereka, ketahuilah, betapa buruk yang mereka pikul itu. (Ayat: 29-31)
  10. Dan kehidupan duniawi tidak lain permainan dan hiburan belaka dan sungguh negeri Akhirat adalah yang terbaik bagi orang-orang yang bertakwa, tidakkah kalian memahami? (Ayat: 32)
  11. Sungguh Kami mengetahui bahwasanya yang mereka katakan itu menggelisahkan kalbumu, yang sebenarnya mereka bukan sedang mendustakan kamu melainkan golongan yang berlaku sewenang-wenang itu sedang mengingkari pesan-pesan Allah,
    dan sungguh telah didustakan para Utusan sebelum kamu akan tetapi mereka cukup memiliki kesabaran terhadap perlawanan dan penganiayaan pada diri mereka hingga pertolongan Allah tiba untuk mereka,
    tiada yang dapat mengubah ketetapan-ketetapan Allah
    dan sungguh telah sampai kepadamu sebagian riwayat para Utusan itu. (Ayat:33-34)
  12. Dan sungguh Kami telah mengutus kepada umat-umat sebelum kamu, maka Kami menghukum mereka melalui kesengsaraan dan kesukaran supaya mereka tunduk merendah diri
    maka mengapa mereka tidak tunduk merendah diri sewaktu kesengsaraan menimpa mereka bahkan kalbu mereka telah mengeras dan setan pun memperdaya mereka dalam perkara yang mereka kerjakan, tatkala mereka melupakan yang telah diancamkan kepada mereka, Kami pun hadirkan semua gerbang kesenangan kepada mereka sampai ketika mereka bersenang-senang dengan yang telah Kami berikan, Kami Hantam mereka secara tiba-tiba, seketika itu mereka terdiam berputus asa, kemudian orang-orang yang berlaku sewenang-wenang itu ditumpas sepenuh-penuhnya; Terpujilah Allah, Tuhannya semesta alam. (Ayat: 42-45)
  13. Katakanlah: "Jelaskan padaku apabila Allah merenggut kemampuan pendengaran kalian dan penglihatan kalian serta Dia keraskan kalbu kalian; siapakah sembahan selain Allah yang kuasa menyembuhkan kalian?"
    perhatikan cara Kami mengisyaratkan bermacam pesan-pesan yang jelas akan tetapi mereka tetap meremehkan. (Ayat: 46)
  14. Katakanlah: Aku tidak mengatakan kepada kalian bahwa disisiku terdapat perbendaharaan Allah,
    dan aku tidak mengetahui yang ghaib
    dan aku tidak mengatakan kepada kalian bahwa aku adalah malaikat,
    aku tidak mengikuti selain apa yang diwahyukan kepadaku,
    Katakanlah: "Apakah setara orang buta dengan orang yang melihat?" maka apakah kalian tidak memikirkan itu?"
    dan peringatkan melalui itu kepada orang-orang yang takut untuk dihimpunkan kepada Tuhan mereka, sementara tiada penyelamat maupun perantaraan untuk mereka selain daripada Dia, supaya mereka gentar. (Ayat:50-51)
  15. Katakanlah: "Sungguh aku dilarang untuk menyembah sembahan-sembahan yang kalian seru selain Allah" Katakanlah: "Aku takkan menuruti nafsu kalian, sungguh aku tersesat dan aku tidak termasuk golongan terbimbing jika aku berbuat demikian"
    Katakanlah, "bahwasanya aku mengikut keterangan dari Tuhanku sedangkan kalian mendustakan perkara tersebut, bukanlah hakku mengenai perkara yang kalian tuntut,
    bahwasanya Hukum itu hanyalah milik Allah, Dialah yang menyingkapkan Kebenaran dan Dialah Pengadil terbaik. (Ayat: 56-57)
  16. Maka mereka akan dikembalikan kepada Allah, Penguasa mereka yang sebenarnya; bukankah Hukum adalah MilikNya dan Dialah Pembuat perhitungan yang paling sesuai. (Ayat: 62)
  17. Untuk tiap-tiap kabar terdapat pembuktian, dan kelak kalian akan mengetahui. (Ayat: 67)
  18. Dan apabila kamu mendapati orang-orang yang sedang mencemooh pesan-pesan Kami maka tinggalkan mereka sampai mereka membicarakan perkara lain,
    dan jika setan menjadikan kamu lupa, maka janganlah kamu duduk bersama dengan kaum yang berlaku sewenang-wenang itu sesudah teringat. (Ayat: 68)
  19. Dan tiada dibebankan pada kaum yang bertaqwa terhadap dosa-dosa mereka; selain menghimbau supaya mereka bertaqwa. (Ayat: 69)
  20. Biarkan orang-orang yang menganggap agama mereka sebagai hobi dan permainan serta yang terpesona oleh dunia;
    akan tetapi peringatkan hal ini; bahwasanya setiap jiwa diperkarakan atas yang diperbuatnya sendiri bahwa kelak tiada pelindung atau penyelamat selain Allah, apabila mereka ingin menebus dengan segala tebusan, tidaklah yang demikian diterima.'
    semacam inilah keadaan orang-orang yang membinasakan dirinya sendiri; mereka meminum air mendidih sebagai malapetaka pedih akibat mereka telah menyangkal. (Ayat: 70)
  21. Katakanlah, "Apakah kami hendak menyeru kepada yang selain Allah; sesuatu yang tidak dapat mengadakan kemanfaatan untuk kami dan tidak mengadakan keburukan terhadap kami; atau kami akan berbalik ke belakang sesudah Allah membimbing kami? sebagaimana orang yang telah disesatkan setan di tempat yang menakutkan; dia mempunyai kawan-kawan yang memanggilnya kepada jalan yang lurus, "ikutilah kami," Katakanlah, "yang sebenarnya Bimbingan Allah itulah Bimbingan; dan kami diperintah supaya menyerahkan diri untuk Tuhannya semesta alam, dan supaya mendirikan shalat serta bertakwa terhadap Dia" dan Dialah; menuju Dia, kalian akan dihimpun. (Ayat: 71-72)
  22. Dan sewaktu Ibrahim berkata kepada bapaknya Azar, "Pantaskah kamu menjadikan berhala-berhala sebagai dewa-dewa? sungguh aku menyadari bahwa kamu dan kaummu berada dalam penyimpangan yang jelas"
    dan demikianlah telah Kami perlihatkan kepada Ibrahim pertanda-pertanda keagungan langit beserta bumi, dan supaya ia termasuk golongan yang meyakini,
    Ketika malam telah menaungi, ia melihat sebuah bintang, ia berkata, "Inilah Tuhanku" tetapi ketika yang demikian telah terbenam, ia berkata, "Saya tidak suka terhadap yang terbenam"
    kemudian tatkala ia melihat bulan terbit, ia berkata, "Inilah Tuhanku," tetapi ketika yang demikian telah terbenam, ia berkata, "jika bukan Tuhanku yang membimbing diriku, aku pasti termasuk kaum yang menyimpang"
    kemudian tatkala ia melihat matahari terbit, ia berkata, "Inilah Tuhanku, ini yang paling dahsyat" tetapi ketika yang demikian telah terbenam, ia berkata, "Wahai kaumku, sungguh aku terbebas daripada yang kalian persekutukan,
    sungguh aku sepenuhnya menghadapkan wajahku untuk Yang menciptakan langit beserta bumi
    dan aku tidak termasuk golongan yang mempersekutukan.
    lalu ia diperkarakan oleh kaumnya, ia berkata, "Apakah kalian hendak memperkarakan diriku oleh karena Allah, padahal Dialah yang telah membimbing diriku
    dan aku tidak takut terhadap yang kalian persekutukan terhadap Allah, terkecuali apabila Tuhanku yang menghendaki perkara itu, Pengetahuan Tuhanku meliputi segala sesuatu;
    tidakkah kalian memahami? bagaimana aku harus takut terhadap yang kalian persekutukan itu sedangkan kalian tidak takut mempersekutukan Allah dengan sesuatu yang Dia tidak menyampaikan keterangan jelas kepada kalian untuk tindakan itu, maka manakah di antara dua pihak ini yang lebih tepat dalam hal kepercayaan, jika kalian mengetahui?" orang-orang yang beriman serta tidak membaurkan keimanan mereka dengan kelaliman, itulah yang tetap berada dalam kepercayaan dan mereka itu adalah golongan yang terbimbing. (Ayat: 74-82)
  23. Demikianlah pembelaan Kami yang dikaruniakan untuk Ibrahim ketika menghadapi kaumnya, Kami muliakan kedudukan orang yang Kami kehendaki dengan ukuran tertentu; sungguh Tuhanmu, Maha Bijaksana, Maha Mengetahui
    dan telah Kami anugerahkan Ishaq dan Ya’qub untuknya, untuk keduanya telah Kami beri petunjuk demikian pula kepada Nuh sebelum itu yang telah Kami beri petunjuk,
    dan kepada sebagian keturunannya yakni Daud, Sulaiman, Ayub, Yusuf, Musa serta Harun, Demikianlah Kami membalas golongan yang berbuat baik;
    Demikian pula Zakaria, Yahya, Isa serta Ilyas, mereka termasuk golongan yang saleh,
    beserta Ismail, Ilyasa, Yunus dan Luth, masing-masing Kami muliakan beberapa tingkat melebihi umat manusia serta sebagian leluhur mereka, keturunan mereka dan saudara-saudara mereka, dan Kami telah memilih mereka dan Kami telah membimbing mereka menuju jalan yang lurus.
    Demikianlah Bimbingan Allah, Dia membimbing yang Dia perkenan dari hamba-hambaNya melalui yang demikian; sekiranya mereka mempersekutukan tentulah sia-sia untuk mereka apapun yang telah mereka lakukan,
    Demikianlah yang telah Kami karuniakan Al-Kitab, Hikmah dan Nubuat, apabila terdapat orang-orang yang mendustakan, maka sungguh akan Kami serahkan kepada kaum yang tidak kafir. (Ayat: 83-89)
  24. Dan mereka tidak menghargai Allah dengan kedudukan yang seharusnya, sewaktu mereka mengatakan: "Allah tidak menyampaikan sesuatupun kepada umat manusia" Katakanlah: "Siapakah yang mengirimkan kitab yang diterima oleh Musa sebagai inspirasi dan bimbingan bagi umat manusia; yang kalian jadikan kitab itu lembar-lembaran kertas yang disampaikan sedangkan kalian pendam banyak bagian dari itu beserta hal-hal yang belum pernah diberitahukan kepada kalian maupun leluhur-leluhur kalian?" Katakanlah: "Allah", kemudian biarkan mereka dalam perselisihan dan kebingungan mereka.
    Sementara Kitab ini telah Kami kirimkan disertai berkat; sebagai penggenapan kitab-kitab yang telah dikirimkan
    dan supaya kamu menghimbau kepada Ummul Qura dan sekitarnya; maka orang-orang yang beriman tentang Akhirat tentu beriman terhadap yang demikian dan mereka selalu memelihara sembahyang mereka. (Ayat:91-92)
  25. Dan mereka jadikan jin-jin itu sebagai sekutu terhadap Allah, padahal Dialah yang menciptakan mereka, dan mereka mengklaim bahwasanya Allah mempunyai putra-putra dan putri-putri, tanpa berdasar Ilmu, Dimuliakan Dia dan Diluhurkan Dia dibanding yang mereka katakan itu, Dialah Penyebab langit dan bumi,
    bagaimanakah Dia mempunyai anak padahal tiada bagi Dia sebagai istri, Dialah yang menciptakan segala sesuatu; dan Dialah yang Maha Mengetahui segala sesuatu. (Ayat: 100-101)
  26. Demikian itu ialah Allah Tuhan kalian; tiada Tuhan selain Dia; Pencipta segala sesuatu, maka sembahlah Dia; dan Dialah Pemelihara segala sesuatu,
    Dia tidak dapat dicapai oleh penglihatan mata, sedang Dialah yang melihat segala sesuatu dan Dialah Yang Maha Halus, Maha Mengetahui.
    Sungguh bukti-bukti yang jelas telah datang dari Tuhan kalian maka barangsiapa memahami maka itu untuk dirinya sendiri; dan barangsiapa buta maka itu menimpa dirinya sendiri dan aku bukanlah pemelihara,
    Demikianlah kami mengulang-ulang pesan-pesan Kami dan supaya mereka mengatakan, "kamu telah mempelajari yang demikian", dan supaya Kami menjelaskan itu untuk kaum yang mengetahui, patuhilah yang telah diwahyukan kepadamu dari Tuhanmu; tidak ada Tuhan selain Dia; dan berpalinglah dari golongan yang mempersekutukan. (Ayat: 102-106)
  27. Ikutilah yang telah disingkapkan kepadamu dari Tuhanmu; tiada Tuhan selain Dia; dan tinggalkan golongan yang mempersekutukan, dan sekiranya Allah menghendaki, niscaya mereka tidak mempersekutukan
    dan Kami tidak menjadikan kamu bertanggung jawab terhadap mereka dan kamu bukan pemelihara mereka. (Ayat:107)
  28. Sekalipun Kami utus para malaikat ke hadapan mereka maupun orang-orang mati berbicara kepada mereka serta Kami hadirkan segala sesuatu kepada mereka, mereka tidak akan beriman terkecuali diperkenan Allah, tetapi banyak di antara mereka yang bodoh. (Ayat:111)
  29. Dan demikianlah Kami jadikan bagi setiap nabi itu golongan musuh yaitu setan-setan manusia beserta jin; sebagian mereka membisikkan perkataan membujuk kepada sebagian lain untuk menipu, sekiranya Tuhanmu menghendaki, niscaya mereka tidak mengerjakan yang demikian maka tinggalkan mereka beserta yang mereka ada-adakan
    dan supaya kalbu orang-orang yang tidak beriman tentang Akhirat merasa cenderung kepada tindakan itu dan mereka merasa sesuai terhadap tindakan itu dan supaya mereka ditimpa yang mereka kehendaki. (Ayat: 112-113)
  30. Patutkah aku menghendaki hakim selain Allah? padahal Dialah yang telah mengirimkan Al-Kitab kepada kalian secara terperinci
    orang-orang yang telah Kami serahi Al-Kitab kepada mereka, mereka mengetahui bahwa yang demikian dikirimkan dari Tuhanmu disertai Kebenaran, maka jangan termasuk golongan yang meragu. (Ayat:114)
  31. Dan jika kamu menuruti golongan mayoritas di bumi; mereka akan menyesatkanmu dari Jalan Allah, sungguh mereka tidak lain menuruti persangkaan kalbu belaka dan mereka tidak lain golongan yang mengada-ada.
    bahwasanya Tuhanmu, Dialah yang paling memahami tentang siapakah pihak yang sesat dari jalanNya; dan Dialah yang paling memahami tentang siapakah pihak yang terbimbing. (Ayat:116-117)
  32. Mengapa kalian tidak memakan yang diseru nama Allah terhadap yang demikian, padahal Allah telah menjelaskan kepada kalian mengenai yang Dia larang untuk kalian terkecuali yang terpaksa kalian makan,
    dan sungguh golongan mayoritas benar-benar hendak menyesatkan dengan keegoisan mereka tanpa Ilmu,
    bahwasanya Tuhan kalian, Dialah yang paling memahami tentang siapakah golongan yang keterlaluan. (Ayat:119)
  33. Dan janganlah kalian memakan hewan-hewan yang tidak diseru nama Allah padanya sungguh perbuatan yang semacam itu adalah kefasikan,
    sungguh setan-setan membisikkan pada kawan-kawannya untuk memberanikan dirimu; dan jika kalian menuruti mereka, tentulah kalian termasuk golongan yang mempersekutukan. (Ayat:121)
  34. Barangsiapa yang Allah perkenan untuk dibimbing niscaya Dia lapangkan dadanya untuk berserah diri
    dan barangsiapa yang dibiarkan kesesatannya niscaya Dia jadikan dadanya sesak tersiksa, seolah-olah ia sedang mendaki ke angkasa; demikianlah Allah menghukum orang-orang yang tidak beriman. (Ayat:125)
  35. Wahai golongan jin dan manusia, apakah belum datang kepadamu para Utusan dari kalangan kalian sendiri, yang menyampaikan pesan-pesanKu kepada kalian dan memperingatkan kepada kalian mengenai pertemuan kalian pada Hari yang semacam ini? mereka mengatakan: "kami bersaksi terhadap diri kami sendiri", kehidupan dunia telah memperdaya mereka dan mereka bersaksi atas diri mereka sendiri bahwa mereka adalah golongan kafir; yang demikian itu karena Tuhanmu tidak menumpas berbagai negeri secara sewenang-wenang apabila penduduk negeri itu dalam keadaan tidak menyadari. (Ayat: 130-131)
  36. Dan mereka menyatakan: "Inilah hewan ternak dan tumbuhan yang terlarang; tidak boleh memakannya, terkecuali orang-orang yang kami kehendaki", menurut anggapan mereka, dan ada hewan ternak yang dilarang untuk dinaiki dan ada hewan ternak yang tidak mereka sebut atas nama Allah waktu dipersembahkan, kelak Dia pasti memperkarakan yang mereka buat-buat itu. (Ayat: 138)
  37. Dan dari hewan ternak itu ada yang digunakan untuk pengangkutan dan ada yang untuk disembelih, Makanlah rezeki yang telah diberikan Allah untuk kalian dan jangan mengikuti cara-cara setan, sungguh setan adalah musuh belaka terhadap kalian,
    delapan hewan berpasangan, sepasang domba, sepasang kambing, Katakanlah: "Apakah dua hewan jantan itu yang diharamkan; ataukah dua hewan betina itu; ataukah yang ada dalam kandungan dua hewan betina itu?" terangkan kepadaku dengan berdasar pengetahuan jika kalian memang orang-orang yang benar,
    Demikian pula tentang sepasang unta dan sepasang lembu, Katakanlah, "Apakah dua hewan jantan itu diharamkan; ataukah dua hewan betina; ataukah yang ada dalam kandungan dua hewan betina itu, apakah kalian benar-benar bersaksi di waktu Allah menetapkan perkara ini kepada kalian? maka siapakah yang lebih sewenang-wenang daripada orang-orang yang mengada-adakan dusta terhadap Allah untuk menyesatkan manusia tanpa pengetahuan?" Sungguh Allah tidak membimbing kaum yang berlaku sewenang-wenang. (Ayat: 142-144)
  38. Katakanlah: "Tiada kuperoleh dalam pesan yang diwahyukan padaku bahwa ada yang terlarang untuk orang yang hendak memakannya, selain bangkai atau darah yang mengalir atau daging babi, karena sungguh semua itu kejijikan, atau yang dipersembahkan untuk selain Allah,
    barangsiapa yang terdesak, sementara ia enggan dan tidak berniat melanggar, maka sungguh Tuhanmu Maha Pengampun, Maha Penyayang". (Ayat:145)
  39. Dan untuk para penganut Yahudi, Kami haramkan segala binatang yang berkuku beserta lemak sapi dan domba, terkecuali yang melekat di punggung keduanya atau yang dalam perut dan usus atau yang bercampur dengan tulang,
    Demikianlah Kami menghukum mereka disebabkan kedurhakaan mereka; dan sungguh Kami berlaku Benar. (Ayat:146)
  40. Maka jika mereka mendustakan kamu, katakanlah, "Tuhan kalian mempunyai Kasih yang berlimpah; dan HukumanNya tidak dapat ditolak terhadap kaum yang berdosa." (Ayat: 147)
  41. Orang-orang yang mempersekutukan akan mengatakan: "Sekiranya Allah menghendaki, kami beserta leluhur-leluhur kami tentu tidak mempersekutukan Dia dan tidak mengharamkan suatu apapun" seperti itulah orang-orang sebelum mereka yang telah mendustakan hingga merasakan Malapetaka Kami, Katakanlah: "Adakah di sisi kalian sebuah Ilmu sehingga kalian pantas mengajukan pembelaan melawan Kami?" kalian tidak lain menuruti dugaan belaka dan kalian tidak lain hanya golongan yang mengada-ada,
    Katakanlah: "Pada sisi Allah terdapat dasar yang sebenarnya; maka sekiranya Dia kehendaki tentu Dia membimbing kalian semua".(Ayat:148-149)
  42. Katakanlah: "Bawalah kemari saksi-saksi kalian yang sanggup mempersaksikan bahwa Allah telah melarang ini" jika mereka bersaksi, maka janganlah kamu berpihak pula sebagai saksi bersama mereka;
    dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu orang-orang yang mendustakan pesan-pesan Kami serta orang-orang yang tidak beriman kepada Akhirat, sedang mereka mempersamakan Tuhan mereka. (Ayat:150)
  43. Katakanlah: "Marilah kusampaikan perkara yang diharamkan bagi kalian oleh Tuhan kalian:
    janganlah mempersekutukan Dia dengan apapun,
    dan berbuat baiklah terhadap kedua orang tua,
    dan janganlah membunuh anak-anak kalian karena takut kemiskinan, Kamilah yang memberi penghidupan untuk kalian serta untuk mereka,
    dan janganlah dekati pada perbuatan-perbuatan keji, baik yang tampak maupun yang tersembunyi,
    dan janganlah kalian membunuh jiwa yang dimuliakan Allah kecuali berdasar Kebenaran", demikian itu yang Dia perintahkan kepada kalian supaya kalian memahami
    dan jangan dekati harta anak yatim terkecuali dengan cara yang lebih bermanfaat, hingga ia mencapai usia dewasa,
    dan sempurnakan takaran dan timbangan secara adil; Kami tidak memikulkan sesuatu kepada seseorang melainkan berada dalam kesanggupannya;
    dan apabila kamu berkata maka hendaklah kamu berlaku adil walaupun ia adalah kerabat
    dan penuhilah janji Allah;
    demikianlah yang diperintahkan Allah kepada kalian supaya kalian ingat,
    dan bahwasanya inilah JalanKu yang lurus, maka tempuhlah yang demikian;
    dan jangan menuruti berbagai jalan yang mencerai-beraikan kalian dari JalanNya; yang demikian itu diperintahkan Allah kepada kalian supaya kalian bertakwa. (Ayat: 151-153)
  44. Kemudian Kami serahkan Al-Kitab kepada Musa untuk melegakan orang yang berlaku baik serta untuk menjelaskan segala sesuatu; juga sebagai Bimbingan dan Kasih, supaya mereka beriman tentang pertemuan mereka dengan Tuhan mereka,
    dan Kitab ini telah Kami turunkan sebagai berkat, maka turutilah yang demikian dan bertakwalah supaya kalian dikasihi,
    supaya kalian tidak mengatakan, " bahwa Kitab itu hanya dikirimkan untuk dua golongan saja sebelum kami, dan sungguh kami tidak memperhatikan bacaan mereka."
    Atau kalian hendak mengatakan: "Seandainya kitab itu dikirimkan untuk kami, tentulah kami mendapat bimbingan bersama mereka" sungguh telah datang kepada kalian keterangan yang jelas, bimbingan dan kasih dari Tuhan kalian maka siapakah yang lebih sewenang-wenang daripada orang yang mendustakan pesan-pesan Allah dan berpaling terhadap yang demikian?
    kelak Kami balas orang-orang yang mengabaikan pesan-pesan Kami dengan malapetaka yang menyakitkan, disebabkan mereka lalai. (Ayat:154-157)
  45. Katakanlah: "sungguh aku telah dituntun oleh Tuhanku menuju jalan lurus, agama sejati; Pendirian Ibrahim yang tulus, dan ia tidak termasuk golongan yang mempersekutukan",
    ia berkata: "sungguh doaku, pengorbananku, hidupku dan matiku hanya untuk Allah, Penguasa alam semesta, tiada sekutu terhadap Dia, demikianlah yang diperintahkan kepadaku dan aku bersegera untuk menjadi golongan berserah diri." (Ayat: 161-163)
  46. Katakanlah, "Apakah aku akan menghendaki junjungan selain Allah, sementara Dialah Tuhannya segala sesuatu
    dan tidaklah seseorang melakukan dosa melainkan akan menimpa dirinya sendiri;
    dan seorang berdosa takkan memikul dosa orang lain,
    maka menuju Tuhan kalian; tempat kembali kalian, kemudian Dia akan menyelesaikan perkara yang kalian perselisihkan." (Ayat: 164)

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

  • Surah Al-An'am MP3
  • Mukaddimah Al Qur'an versi terjemahan Departemen Agama Republik Indonesia
  • Ash-Shahihul Musnad Min Asbabin Nuzul, 1415 H, Karya Syaikh Muqbil bin Hadi Al-Wadi'i.


Surah Sebelumnya:
Surah Al-Ma'idah
Al-Qur'an Surah Berikutnya:
Surah Al-A’raf
Surah 6