Surah Al-Haqqah

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
al-Haqqah
Alhaka.png
Al-Haqqah.png
Informasi
Arti Hari Kiamat
Klasifikasi Makkiyah
Surah ke 69
Juz Juz 29
Statistik
Jumlah ruku' 2 ruku'
Jumlah ayat 52 ayat

Surah Al-Haqqah (bahasa Arab:الحآقّة, "Hari Kiamat") adalah surah ke-69 dalam al-Qur'an. Surah ini tergolong surah Makkiyah yang terdiri atas 52 ayat. Dinamakan Al Haaqqah yang berarti hari kiamat diambil dari perkataan Al Haaqqah yang terdapat pada ayat pertama surat ini.

Pokok-Pokok surah[sunting | sunting sumber]

  1. Kaum Tsamud dan 'Aad mendustakan sebuah Kegemparan. Terhadap kaum Tsamud, mereka dipunahkan dengan badai yang mengguncang.  Terhadap kaum 'Aad, mereka dipunahkan dengan angin kencang yang melanda mereka selama tujuh malam, delapan hari terus menerus; kamu melihat mereka disana mati bergelimpangan seperti tunggul-tunggul pohon kurma yang layu.
    Maka apakah kamu melihat seorangpun (yang dibiarkan hidup) diantara mereka.
    Dan menimpa Fir'aun dan kaum sebelumnya dan (negeri-negeri) yang dijungkirbalikkan akibat kedurjanaan. Oleh karena mereka memberontak terhadap Utusan Tuhan mereka, maka Dia menghukum mereka dengan Hantaman yang mengerikan.  (Ayat:1-10)
  2. Bagi orang yang diserahkan kitabnya dari sebelah kanannya, maka dia berkata: "inilah, bacalah kitabku". Sesungguhnya aku memahami bahwa aku pasti akan menghadapi penghitungan terhadap diriku.   Maka dia berada di alam kesejahteraan, dalam surga yang terhormat, yang buah-buahannya dekat, : "Makan dan minumlah dengan penuh suka cita disebabkan yang telah kalian perbuat pada hari-hari terdahulu".  (Ayat:19-24)  
  3. Adapun orang yang diserahkan kitabnya dari sebelah kirinya, maka dia berkata:
    "Andai saja tidak diserahkan kitabku ini kepadaku.
    Dan aku tidak menghadapi penghitungan terhadap diriku.
    Andai saja (kematian) yang telah berlalu sebagai penghabisan.
    Kekayaanku tak lagi berguna untukku.  
    Telah lenyap kuasaku terhadap diriku".   

    : "Cengkeramlah orang itu dan belenggulah kemudian buanglah orang itu menuju Gejolak (Neraka) lalu belitlah orang itu dengan rantai sepanjang tujuh puluh hasta. Karena sungguh dahulu dia tidak beriman kepada Allah Yang Maha Luhur   dan dia tidak tergugah untuk merawat golongan yang miskin.   
    Maka tiada seorang teman pun baginya di tempat ini pada hari ini dan tiada makanan selain darah dan nanah. Tidak ada yang memakan itu kecuali orang-orang berdosa.  (Ayat:25-37)  
  4. Maka Aku bersaksi terhadap yang kalian ketahui serta terhadap yang tidak kalian ketahui. Bahwasanya yang demikian benar-benar pesan seorang Utusan yang mulia
    dan yang demikian bukan pesan seorang penyair, betapa lemah kalian mempercayainya!
    dan bukan (pula) pesan seorang petenung. betapa buruk cara kalian memahami!,
    (pesan) yang diturunkan dari Tuhan semesta alam.  (Ayat:38-43)
  5. Dan apabila dia mengarang sebagian perkataan-perkataan dengan mengatasnamakan (nama) Kami, pasti Kami cengkeram dia pada tangan kanannya kemudian Kami robek nadi jantungnya, sementara tiada seorangpun diantara kalian yang dapat melindunginya.  (Ayat:44-47)
  6. Dan sesungguhnya yang demikian adalah pelajaran bagi orang-orang bertakwa. Dan tentulah Kami ketahui bahwa diantara kalian terdapat golongan yang membantah dan sesungguhnya yang demikian adalah derita bagi golongan penyangkal. Dan sesungguhnya yang demikian memang kebenaran sejati. Maka sanjunglah nama Tuhanmu Yang Maha Luhur. (Ayat:48-52)

Pranala luar[sunting | sunting sumber]


Surah Sebelumnya:
Surah Al-Qalam
Al-Qur'an Surah Berikutnya:
Surah Al-Ma’arij
Surah 69