Surah Al-Muzzammil

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
al-Muzzammil
Almozamel.png
Al-Muzzammil.png
Informasi
Arti Orang Yang Berselimut
Klasifikasi Makkiyah
Surah ke 73
Juz Juz 29
Statistik
Jumlah ruku' 2 ruku'
Jumlah ayat 20 ayat

Surah Al-Muzzammil (Arab: المزمّل ,"Orang Yang Berselimut") adalah surah ke-73 dalam al-Qur'an. Surah ini tergolong surah Makkiyah, terdiri atas 20 ayat. Dinamakan Al Muzzammil yang berarti "Orang yang berselimut" di ambil dari kata Al Muzzammil yang terdapat pada ayat pertama surat ini. Yang dimaksud dengan orang yang berselimut ialah Nabi Muhammad S.A.W.

Terjemahan[sunting | sunting sumber]

  1. Wahai orang yang berkemul, bangunlah di malam hari walau sebagian, setengahnya, atau kurang sedikit dari itu, atau luangkan lebih dari itu; juga pahamilah Al-Quran secara saksama, sungguh Kami akan menghadirkan perkataan yang berharga kepadamu.
    Sungguh terjaga pada masa malam hari adalah waktu paling tepat serta paling utama untuk perenungan, sungguh kamu di masa siang hari mengurus berbagai kesibukan. (Ayat:1-7)
  2. Ingatlah Nama Tuhanmu, serta bertaubatlah secara utuh kepada Dia, Tuhannya Timur maupun Barat, tiada Tuhan selain Dia, maka jadikan Dia sebagai Perisai. (Ayat:8-9)
  3. Dan bersabarlah terhadap hal-hal yang mereka ucapkan serta tinggalkan mereka secara baik, maka biarkan Aku yang bertindak terhadap para pendusta yang mengumpulkan kemewahan dunia.
    serta hendaklah kamu biarkan mereka untuk sementara waktu, sebab telah Kami sediakan belenggu-belenggu kuat serta api yang bergejolak, juga hidangan yang menyesak disertai Azab pedih pada Hari ketika bumi beserta gunung-gunung berguncang, sehingga gunung-gunung itu menjadi tumpukan-tumpukan pasir yang berterbangan. (Ayat:10-14)
  4. Sesungguhnya Kami telah mengutus seorang Rasul kepada kalian, sebagai seorang saksi terhadap kalian sebagaimana Kami telah mengutus seorang Rasul menghadap Fir'aun. Tatkala Fir'aun mendurhakai Rasul tersebut, maka Kami yang menghukum orang itu dengan bencana yang dahsyat. (Ayat:15-16)
  5. Maka bagaimanakah kalian akan sanggup melindungi diri apabila kalian tetap mengingkari suatu Hari yang menjadikan anak kecil beruban, langit terbelah pada hari itu, bahwa tentulah IkrarNya terlaksana. Sungguh hal ini adalah suatu himbauan maka barangsiapa bersedia niscaya orang tersebut menempuh ketentuan untuk Tuhannya. (Ayat:17-19)
  6. Sungguh Tuhanmu mengetahui bahwasanya kamu beserta sebagian dari orang-orang yang bersamamu terjaga kurang dari dua per tiga malam, atau setengahnya, atau sepertiganya. Dan Allah yang menentukan ukuran malam beserta siang hari,
    Dia mengetahui bahwa kalian tidak dapat menentukan batas-batas waktu itu sehingga Dia mengasihani kalian, oleh sebab itu bacalah hal-hal yang mudah di Al-Quran.
    Dia mengetahui bahwa di antara kalian terdapat orang-orang yang sakit; sementara sebagian lain mengembara di muka bumi sambil mengharap sebagian karunia Allah; sementara sebagian lain berjuang mati-matian untuk Allah. maka hendaklah membaca hal-hal yang mudah di Al-Quran, serta dirikan sembahyang serta tunaikan zakat, juga serahkan pinjaman yang baik kepada Allah, bahwasanya kebaikan apapun yang kalian perbuat untuk diri kalian sendiri niscaya kelak kalian memperolehnya di sisi Allah sebagai balasan terbaik serta berguna; juga mohonlah pengampunan kepada Allah, sungguh Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang. (Ayat:20)

Pranala luar[sunting | sunting sumber]


Surah Sebelumnya:
Surah Al-Jinn
Al-Qur'an Surah Berikutnya:
Surah Al-Muddassir
Surah 73