Surah Al-Qadr

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
al-Qadr
Alkadr.png
Berkas:Al-Qadr.png
Informasi
Arti Kemuliaan
Nama lain Inna Anzalnahu[1]
Klasifikasi Makkiyah
Surah ke 97
Juz Juz 30
Statistik
Jumlah ruku' 1 ruku'
Jumlah ayat 5 ayat

Surah Al-Qadr (bahasa Arab:الْقَدْرِ) adalah surah ke-97 dalam al-Qur'an yang terdiri atas 5 ayat dan termasuk golongan Makkiyah. Surah ini diturunkan setelah surah 'Abasa dan dinamai al-Qadr (Kemuliaan) yang diambil dari kata al-Qadr yang terdapat pada ayat pertama surah ini.

Isi[sunting | sunting sumber]

Menurut para mufassir, Kitab Al-Qur'an mulai diturunkan pada Lailatul Qadr meski tiada kata Al-Qur'an dalam keseluruhan surah ini. Pada ayat keempat dikatakan bahwa dalam Lailatul Qadr, para malaikat beserta "Al-Ruh" hadir ke dunia untuk mengatur berbagai urusan. Penentuan kapan terjadinya Lailatul Qadr pada bulan Ramadhan masih sering diperselisihkan oleh berbagai mazhab.

Ayat dan Terjemahan[sunting | sunting sumber]

Surah Al-Qadr
بِسْــــــــــــــــــــمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِـــــــــــــــــــــــيمِ
(1) Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur'an) pada Malam Kemuliaan, إِنَّا أَنزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ Aya-1.png
(2) dan tahukah kamu apakah Malam Kemuliaan itu? وَمَا أَدْرَاكَ مَا لَيْلَةُ الْقَدْرِ Aya-2.png
(3) Malam Kemuliaan adalah lebih baik dari seribu bulan; لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِّنْ أَلْفِ شَهْرٍ Aya-3.png
(4) pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan, تَنَزَّلُ الْمَلَائِكَةُ وَالرُّوحُ فِيهَا بِإِذْنِ رَبِّهِم مِّن كُلِّ أَمْرٍ Aya-4.png
(5) malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar. سَلَامٌ هِيَ حَتَّىٰ مَطْلَعِ الْفَجْرِ Aya-5.png
Qur'an Al-Qadr:1-5

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Allamah M.H. Thabathaba'i (1987). Mengungkap Rahasia Al-Qur'an. Bandung: Mizan

Pranala luar[sunting | sunting sumber]


Surah Sebelumnya:
Surah Al-'Alaq
Al-Qur'an Surah Berikutnya:
Surah Al-Bayyinah
Surah 97