Surah Al-Falaq

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
al-Falaq
الْفَلَقِ
Al-Falaq.png
Informasi
Arti Waktu Subuh
Klasifikasi Makkiyah
Madaniyah[1]
Surah ke 113
Juz Juz 30
Waktu pewahyuan diturunkan sesudah Surat Al Fil
Statistik
Jumlah ruku' 1 ruku'
Jumlah ayat 5 ayat

Surah Al-Falaq adalah surah ke-113 dalam Al-Qur'an. Nama Al-Falaq diambil dari kata Al-Falaq yang terdapat pada ayat pertama surah ini yang artinya waktu subuh. Surat ini tergolong surah Makkiyah.

Pokok-pokok isinya[sunting | sunting sumber]

Perintah agar kita memohon perlindungan kepada Allah SWT dari segala keburukan yang tersembunyi.

Bacaan[sunting | sunting sumber]

بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

  1. قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ
  2. مِن شَرِّ مَا خَلَقَ
  3. وَمِن شَرِّ غَاسِقٍ إِذَا وَقَبَ
  4. وَمِن شَرِّ النَّفَّاثَاتِ فِي الْعُقَدِ
  5. وَمِن شَرِّ حَاسِدٍ إِذَا حَسَدَ

Artinya:

  1. Katakanlah: "Aku berlindung kepada Tuhan Yang Menguasai subuh,
  2. dari tipu daya makhluk-makhluk,
  3. dan dari tipu daya kegelapan apabila telah menyelimuti,
  4. dan dari tipu daya tukang-tukang sihir yang mengucap mantra-mantra,
  5. dan dari tipu daya penghasut apabila ia mendengki".

Keutamaan Surah Al-Falaq[sunting | sunting sumber]

Aisyah menerangkan: bahwa Rasulullah s.a.w. pada setiap malam apabila hendak tidur, Dia membaca Surat Al-Ikhlas, Surah Al-Falaq dan Surah An-Nas, ditiupkan pada kedua telapak tangan kemudian disapukan ke seluruh tubuh dan kepala.

'Uqbah bin' Amir menerangkan, ketika saya sesat jalan dalam suatu perjalanan bersama dengan Rasulullah s.a.w., Dia membaca Surah Al-Falaq dan Surah An-Nas dan akupun disuruh Dia juga untuk membacanya.

Hubungan Surat Al Falaq dengan Surat An Naas[sunting | sunting sumber]

  1. Kedua-duanya sama-sama mengajarkan kepada manusia, hanya kepada Allah-lah menyerahkan perlindungan diri dari segala kejahatan.
  2. Surat Al Falaq memerintahkan untuk memohon perlindungan dari keburukan yang samar, sedang Surat An Naas memerintahkan untuk memohon perlindungan kepada Allah SWT dari segala kejahatan setan dari kaum jin dan manusia.

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Departemen Agama RI.2007.Al-Qur'an dan Terjemahannya Al-Jumanatul 'Ali Seuntai Mutiara Yang Maha Luhur.Bandung:J-Art

Pranala luar[sunting | sunting sumber]


Surah Sebelumnya:
Surah Al-Ikhlas
Al-Qur'an Surah Berikutnya:
Surah An-Nas
Surah 113