Surah Al-Muddassir

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
al-Muddassir
Almodather.png
Al-Muddaththir.png
Informasi
Arti Orang Yang Berkemul
Klasifikasi Makkiyah
Surah ke 74
Juz Juz 29
Statistik
Jumlah ruku' 2 ruku'
Jumlah ayat 56 ayat

Surah Al-Muddassir (bahasa Arab:المدشّر) adalah surah ke-74 dalam al-Qur'an. Surah ini tergolong surah Makkiyah terdiri atas 56 ayat, diturunkan setelah surat Al Muzzammil. Dinamai Al Muddatstsir (Orang yang berkemul) diambil dari perkataan Al Muddatstsir yang terdapat pada ayat pertama surat ini.

Terjemahan[sunting | sunting sumber]

Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang.

  • Wahai orang yang berkemul, bangunlah lalu berilah peringatan!
    dan Tuhanmu, agungkanlah!
    dan pakaianmu, bersihkanlah!
    dan perbuatan dosa, tinggalkanlah!
    dan janganlah kamu meminjamkan untuk memperoleh lebih banyak;
    dan untuk Tuhanmu, bersabarlah! (Ayat:1-7)
  • Ketika sangkakala ditiup, maka itulah sebuah Hari, yakni Hari yang Menyesak; bagi golongan kafir bukanlah perkara ringan.
    Biarlah Aku bertindak terhadap orang yang telah Kuciptakan sendiri; yakni orang yang telah Aku sediakan harta benda yang banyak beserta putra-putra yang menyertai, serta Kumudahkan penghidupan yang senyaman-nyamannya untuk orang itu; kemudian orang itu mendesak kepada Aku supaya menambah? Tidaklah demikian! sebab orang itu sebelumnya berkeras terhadap ayat-ayat Kami, kelak Kuhantamkan penderitaan menimpa orang itu.
    Sungguh orang itu telah mempertimbangkan dan menetapkan, maka cekalalah orang itu! bagaimanakah orang itu menetapkan? kemudian celakalah orang itu! bagaimanakah orang itu menetapkan? kemudian orang itu merenung sesudah itu seraya merengut serta jengkel, lalu orang itu berpaling seraya angkuh hingga orang itu mengatakan: "Tentulah ini tidak lain hanyalah sihir yang mengkhayal, ini tidak lain merupakan perkataan dari seorang manusia" kelak Kucampakkan orang itu ke Saqar. (Ayat:8-26)
  • Tahukah kamu apa itu Saqar? yakni tempat yang tiada melepas dan tiada membiarkan apapun selain meremukkan kulit manusia;
    Disana terdapat sembilan belas sosok; dan tiada Kami jadikan pengawas-pengawas Neraka melainkan berupa para malaikat dan tiada Kami jadikan jumlah mereka itu melainkan sebagai bentuk ujian bagi orang-orang yang menyangkal,
    serta agar menambah keyakinan bagi orang-orang yang diserahi Al-Kitab beserta menambah keimanan golongan beriman supaya tidak kegelisahan pada orang-orang yang diserahi Al-Kitab maupun golongan yang beriman;
    sedangkan orang-orang yang di dalam kalbu mereka terdapat penyakit serta orang-orang yang kafir justru mengatakan: "Apakah yang Allah maksud melalui perumpamaan ini?" demikianlah Allah meliarkan yang Dia kehendaki maupun Dia membimbing yang Dia kehendaki
    bahwa tiada yang mengetahui bala tentara Tuhanmu selain Dia sendiri.
    maka hal ini tidak lain sebagai sebuah pelajaran untuk umat manusia. bahwa demi bulan, dan malam ketika telah berlalu, dan subuh ketika mulai menerangi; sesungguhnya yang demikian itu merupakan suatu perkara yang dahsyat, suatu kabar peringatan untuk umat manusia. (Ayat:27-36)
  • Bagi siapa di antara kalian yang berkehendak maju atau undur diri, ketahuilah bahwa tiap-tiap diri bertanggung jawab terhadap segala yang telah ia perbuat terkecuali golongan kanan yang berada dalam Surga-Surga, mereka bertanya kepada orang-orang berdosa: "Apakah yang menjerumuskan kalian ke Saqar?" orang-orang itu mengatakan: "Dahulu kami tidak termasuk golongan yang shalat, dan kami tidak memelihara golongan miskin, dan memang kami mempergunjingkan bersama golongan penggunjing, dan kami membantah tentang adanya Hari Penghakiman, hingga menjumpai takdir kami"
    lalu tiada perantaraan dari golongan perantara yang menyelamatkan orang-orang itu. (Ayat:37-48)
  • Maka mengapakah mereka berpaling terhadap himbauan? seolah-olah mereka itu keledai-keledai ketakutan yang lari daripada seekor singa? bahkan setiap orang dari mereka menghendaki supaya diserahi lembar-lembaran yang terbuka, Mustahil! yang sebenarnya mereka tidak gentar terhadap Akhirat.
    Sungguh yang demikian merupakan sebuah peringatan, barangsiapa menghendaki, orang itu belajar daripadanya; dan tiada yang dapat mengambil pelajaran kecuali Allah yang menghendaki, Dialah Penguasa taqwa serta Penguasa ampunan. (Ayat:49-56)

Pranala luar[sunting | sunting sumber]


Surah Sebelumnya:
Surah Al-Muzzammil
Al-Qur'an Surah Berikutnya:
Surah Al-Qiyamah
Surah 74