Surah 'Abasa

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
'Abasa
Qur'an header.png
'Abasa.png
Informasi
Arti Ia Bermuka Masam
Klasifikasi Makkiyah
Surah ke 80
Juz Juz 30
Statistik
Jumlah ruku' 1 ruku'
Jumlah ayat 42 ayat

Surah 'Abasa (bahasa Arab:عبس , "Ia Bermuka Masam") adalah surah ke 80 dalam al-Qur'an. Surah ini tergolong surah Makkiyah yang terdiri atas 42 ayat. Dinamakan 'Abasa yang diambil dari kata 'Abasa yang terdapat pada ayat pertama surah ini. Menurut riwayat, pada suatu ketika rasulullah S.A.W menerima dan berbicara dengan pemuka-pemuka Quraisy yang dia harapkan agar mereka masuk Islam. Dalam pada itu datanglah Ibnu Ummi Maktum, seorang sahabat yang buta yang mengharap agar rasulullah S.A.W membacakan kepadanya ayat-ayat Al Quran yang telah diturunkan Allah. Tetapi rasulullah S.A.W bermuka masam dan memalingkan muka dari Ibnu Ummi Maktum yang buta itu, lalu Allah menurunkan surat ini sebagai teguran atas sikap rasulullah terhadap ibnu Ummi Maktum itu.

Terjemahan[sunting | sunting sumber]

Dengan nama Allah, Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang.

  1. ia yang murung dan jemu,
  2. karena seorang buta menemuinya,
  3. tahukah kamu barangkali orang itu ingin memperbaiki diri,
  4. atau orang itu ingin dinasihati, lalu pengajaran itu bermanfaat untuk dirinya?
  5. adapun orang yang mahir,
  6. maka kamu meladeninya,
  7. padahal bukan tugasmu sekiranya ia tidak bertambah
  8. dan adapun orang yang berupaya menemuimu,
  9. sambil berharap-harap cemas,
  10. maka kamu meremehkan orang itu,
  11. jangan demikian! sungguh dalam hal yang demikian itu terdapat suatu pelajaran,
  12. maka barangsiapa menghendaki, maka orang itu memperhatikan yang demikian,
  13. tentang lembaran-lembaran yang mulia,
  14. yang istimewa, yang kudus,
  15. di tangan para penulis,
  16. yang disegani, berkedudukan.
  17. Celakalah manusia; apakah yang membuat orang itu menyangkal Dia?
  18. dari bahan apakah Dia telah menciptakan orang itu?
  19. dari setetes mani, Dialah yang menciptakan orang itu kemudian memperhitungkan keadaan orang itu
  20. maka Dialah Yang memudahkan jalan orang itu
  21. maka Dialah Yang mematikan orang itu dan menguburkan orang itu
  22. kemudian tatkala Dia menghendaki, Dia membangunkan orang itu
  23. jangan demikian; sungguh orang itu belum melaksanakan yang telah Dia perintahkan pada orang tersebut.
  24. Maka hendaklah orang itu mengamati makanannya,
  25. sungguh Kamilah yang mencurahkan air yang berlimpah,
  26. kemudian Kami resapkan pada tanah yang bercelah-celah,
  27. lalu Kamilah yang menumbuhkan dari itu,
  28. anggur serta tumbuhan,
  29. zaitun serta kurma,
  30. hutan-hutan lebat,
  31. dan buah-buahan serta sayur-mayur,
  32. untuk kenyamanan diri kalian, demikian pula hewan ternak kalian.
  33. Dan apabila kegemparan itu terlaksana,
  34. pada hari ketika manusia membiarkan saudaranya,
  35. ibunya maupun bapaknya,
  36. istrinya maupun anak-anaknya,
  37. pada hari itu masing-masing dari mereka mempunyai urusan yang sibuk.
  38. pada hari itu terdapat wajah-wajah yang riang gembira,
  39. tertawa dan bersuka cita.
  40. pada hari itu terdapat wajah-wajah yang berduka,
  41. serta dinaungi kegelapan,
  42. mereka itulah orang-orang kafir yang durhaka.

Pranala luar[sunting | sunting sumber]


Surah Sebelumnya:
Surah An-Nazi’at
Al-Qur'an Surah Berikutnya:
Surah At-Takwir
Surah 80