Surah Al-'Ankabut

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
al-'Ankabut
العنكبوت
Al-'Ankabut.png
Informasi
Arti Laba-Laba
Klasifikasi Makkiyah
Surah ke 29
Juz Juz 20 (ayat 1-44)
Juz 21 (ayat 45-69)
Statistik
Jumlah ruku' 7 ruku
Jumlah ayat 69 ayat
Surah Al-Qasas ayat 88 diikuti Surah Al-'Ankabut ayat 1

Surah Al-'Ankabut (bahasa Arab:العنكبوت) adalah surah ke-29 dalam al-Qur'an. Surah ini terdiri atas 69 ayat serta termasuk golongan surah-surrah Makkiyah. Dinamai Al-'Ankabut berhubung terdapatnya kata Al- 'Ankabut yang berarti Laba-Laba pada ayat 41 surah ini, di mana Allah mengumpamakan para penyembah berhala-berhala itu dengan laba-laba yang percaya kepada kekuatan rumahnya sebagai tempat ia berlindung dan tempat ia menjerat mangsanya, padahal kalau dihembus angin atau ditimpa oleh suatu barang yang kecil saja, rumah itu akan hancur. Begitu pula halnya dengan kaum musyrikin yang percaya kepada kekuatan sembahan-sembahan mereka sebagai tempat berlindung dan tempat meminta sesuatu yang mereka ingini, padahal sembahan-sembahan mereka itu tidak mampu sedikit juga menolong mereka dari azab Allah waktu di dunia, seperti yang terjadi pada kaum Nuh, kaum Ibrahim, kaum Luth, kaum Syu'aib, kaum Saleh, dan lain-lain. Apalagi menghadapi azab Allah di akhirat nanti, sembahan-sembahan mereka itu lebih tidak mampu menghindarkan dan melindungi mereka.

Pokok-pokok terjemahan[sunting | sunting sumber]

  1. Apakah umat manusia menganggap bahwa mereka dibiarkan begitu saja tatkala mereka mengatakan: "kami beriman" lalu mereka tidak dibuktikan? ketahuilah bahwa Kami telah menguji orang-orang yang sebelum mereka maka sungguh Allah mendapati orang-orang yang teruji, sebab Dia benar-benar Maha Mengetahui tentang golongan yang berdusta,  
    ataukah orang-orang yang melakukan kejahatan itu menganggap bahwa orang-orang tersebut memperoleh kebaikan dari Kami? betapa buruk yang mereka tetapkan itu,  (Ayat:2-4)
  2. Barangsiapa yang menantikan pertemuan dengan Allah sungguh Allah yang menjadikan itu terlaksana sebab Dialah Yang Maha Mendengar, Maha Mengetahui,
    barangsiapa yang berkorban, maka sungguh pengorbanan itu adalah untuk dirinya sendiri, sungguh Allah Maha Kaya atas segala sesuatu,
    orang-orang yang beriman serta mengerjakan berbagai kebajikan, pasti akan Kami hapuskan dosa-dosa mereka pada diri mereka serta benar-benar akan Kami upahi mereka dengan yang lebih baik dibanding yang telah mereka usahakan. (Ayat:5-7)
  3. Dan Kami perintahkan manusia supaya memperlakukan kedua orang tuanya secara baik; "tetapi jika keduanya mendesak dirimu untuk mempersekutukan Aku dengan yang tidak ada pemahaman pada diri kalian tentang itu, maka jangan menaati keduanya; kepada DiriKu kalian berpulang, lalu Aku jelaskan kepada kalian tentang segala yang telah kalian usahakan" bahwasanya orang-orang yang mengimani serta memperbuat berbagai kebajikan pasti Kami tempatkan ke dalam golongan yang berperilaku baik. (Ayat:8-9)
  4. Dan sebagian umat manusia mengatakan: "kami beriman kepada Allah", maka tatkala orang itu disakiti dalam berjuang untuk Allah, orang itu menganggap serangan manusia sebagai murka Allah, namun ketika pertolongan dari Tuhanmu tiba, mereka pasti mengucapkan: "Sungguh kami telah menyertai kalian", bukankah Allah Maha Memahami yang berada dalam dada segala sesuatu?, dan Allah merupakan Yang paling memahami tentang siapakah orang-orang yang beriman, serta sungguh Dialah Yang paling mengetahui golongan yang munafik. (Ayat:10-11)
  5. Dan orang-orang kafir mengatakan kepada orang-orang yang beriman: "Ikutilah cara kami, bahwa kelak kami yang akan menanggung dosa-dosa kalian", tetapi mereka tidak sedikitpun menanggung dosa-dosa mereka sungguh mereka itu benar-benar golongan pendusta bahwa sungguh mereka akan menanggung kesalahan atas tindakan terhadap orang-orang itu, juga mereka menanggung kesalahan atas diri mereka sendiri sungguh mereka akan dituntut pada Hari Kebangkitan tentang yang telah mereka ada-adakan itu. (Ayat:12-13)
  6. Dan sungguh Kami telah mengutus Nuh kepada kaumnya, maka ia tinggal di tengah-tengah mereka selama seribu tahun kurang lima puluh tatkala mereka ditimpa topan dahsyat, sebab mereka memang golongan yang sewenang-wenang maka Kami luputkan Nuh beserta para penghuni bahtera itu kemudian Kami jadikan itu sebagai pesan untuk semesta alam. (Ayat:14-15)
  7. Dan Ibrahim menyeru kepada kaumnya: "Sembahlah Allah serta bertaqwalah terhadap Dia, hal itu lebih baik untuk kalian jika kalian mengetahui,
    sungguh apapun yang kalian sembah selain Allah merupakan berhala, sungguh kalian mengadakan penyimpangan sebab yang kalian sembah selain Allah itu tidaklah mengatur penghidupan untuk kalian; oleh karena itu mohonlah karunia yang berada di sisi Allah, maka sembahlah Dia serta bersyukurlah pada Dia, menuju Dia; kalian akan berpulang, jika kalian membantah maka umat yang sebelum kalian juga menolak dan tugas seorang Utusan itu tidak lain supaya menyampaikan secara jelas." (Ayat:16-18)
  8. Allah menghukum yang Dia kehendaki, serta mengasihi yang Dia perkenan bahwa menuju Dia yang kalian dihimpunkan,
    kalian sekali-kali tidak dapat melepaskan diri di bumi maupun di langit, serta sekali-kali tiada pelindung maupun penyelamat untuk kalian selain Allah," sedangkan orang-orang yang menolak pesan-pesan Allah maupun pertemuan dengan Dia, orang-orang itu berputus asa terhadap KasihKu sehingga mereka itu ditimpa Malapetaka pedih. (Ayat:21-23)
  9. Maka tiada tanggapan dari kaumnya selain mengatakan: "Bunuh saja orang itu atau bakar orang itu", lalu Allah menyelamatkan ia terhadap perapian, sungguh dalam hal yang demikian itu benar-benar terdapat pertanda bagi kaum yang beriman, maka ia berkata: "sungguh, yang kalian kehendaki selain Allah adalah untuk menciptakan perasaan saling mengasihi di tengah-tengah kalian dalam kehidupan dunia kemudian pada Hari Kebangkitan sebagian kalian mengingkari sebagian lain serta sebagian kalian mengutuki sebagian lain; tentulah kediaman kalian adalah Neraka bahwa tak ada suatu penyelamat pun untuk kalian,"
    maka Luth percaya kepada ia, kemudian ia mengatakan: "sungguh aku akan berpindah untuk Tuhanku; bahwa Dialah Yang Maha Perkasa, Maha Bijaksana," lalu Kami karuniakan untuk dirinya, Ishaq serta Ya’qub, bahwa Kamilah yang menjadikan Nubuat serta Al-Kitab dalam keturunannya, juga Kami berikan untuk ia, upah di dunia dan sungguh di Akhirat ia termasuk golongan yang berperilaku baik. (Ayat:24-27)
  10. Dan ketika Luth berkata kepada kaumnya: "Sungguh kalian benar-benar memperbuat perbuatan keji yang belum pernah dikerjakan oleh satu generasi pun dari sebelum kalian; patutkah kalian menghampiri laki-laki serta berlaku keji dalam perbincangan kalian?" maka tanggapan kaumnya tidak lain mengatakan: "Datangkan Hantaman Allah kepada kami, jika kamu termasuk golongan yang benar", ia berdoa: "Wahai Tuhanku, tolonglah diriku menghadapi kaum biadab itu".
    Dan tatkala para Utusan Kami menemui Ibrahim beserta kabar gembira, mereka mengatakan: "Sungguh Kami akan menumpas penduduk negeri itu; sebab penduduknya adalah golongan yang berlaku sewenang-wenang",  ia berkata: "sungguh di kota itu ada Luth", mereka berkata: "Kami lebih memahami tentang siapa yang ada disana, Kami pasti akan menyelamatkan orang itu beserta keluarganya terkecuali istrinya, perempuan itu termasuk golongan yang tinggal.
    Dan tatkala Utusan-Utusan Kami datang menemui Luth, ia bersusah hati terhadap mereka, seraya gelisah lalu mereka mengatakan: "Jangan khawatir serta jangan bersedih, sungguh kami akan menyelamatkan dirimu beserta keluargamu selain istrimu, perempuan itu termasuk golongan yang tertinggal", sungguh Kami akan menimpakan Malapetaka dari langit terhadap penduduk kota ini karena mereka berlaku fasik, bahwa sungguh Kami tinggalkan disana suatu pertanda yang jelas bagi kaum yang berpikir. (Ayat:28-35)
  11. Dan kepada Madyan, saudara mereka, Syu'aib, tatkala ia menyerukan: "Wahai kaumku, sembahlah Allah, nantikan Hari Akhir serta jangan berkeliaran secara mengacau di bumi",  maka mereka membantah ia, lalu mereka ditimpa guncangan dahsyat kemudian jadilah mereka bergelimpangan di kediaman mereka. (Ayat:36-37)
  12. Dan 'Aad maupun Tsamud, bahwa sungguh telah jelas bagi kalian dari bangunan-bangunan mereka; namun setan menjadikan mereka menganggap benar tindakan-tindakan mereka, lalu ia menghalangi mereka terhadap Ketentuan, sedangkan mereka adalah orang-orang yang bernaluri tajam, 
    demikian juga Karun, Fir'aun juga Haman; tatkala Musa telah datang kepada mereka disertai bukti-bukti yang jelas, akan tetapi mereka berlaku congkak di bumi lalu mereka tidak dapat meluputkan diri, maka masing-masing mereka Kami lenyapkan disebabkan kesalahan, maka di antara mereka ada yang Kami timpakan badai keras sedangkan di antara mereka ada yang ditimpa gemuruh, serta di antara mereka ada yang Kami benamkan ke dalam tanah, serta di antara mereka ada yang Kami hanyutkan, dan tidaklah Allah hendak berlaku sewenang-wenang terhadap mereka akan tetapi merekalah yang memperlakukan diri mereka sendiri secara sewenang-wenang. (Ayat:38-40)
  13. Permisalan orang-orang yang menghendaki pelindung-pelindung selain Allah adalah seperti laba-laba yang membuat sarangnya, ketahuilah bahwa keadaan yang paling rapuh adalah sarang laba-laba, sekiranya mereka mengetahui, sungguh Allah mengetahui apapun yang mereka seru selain Dia sebab Dialah Yang Maha Perkasa, Maha Bijaksana,
    sementara perumpamaan-perumpamaan ini Kami tujukan kepada umat manusia; sehingga tiada yang memahami yang demikian kecuali golongan berilmu. (Ayat:41-43)
  14. Allah menciptakan langit beserta bumi berlandaskan Kebenaran, sungguh pada yang demikian itu terdapat pertanda-pertanda bagi golongan yang beriman. (Ayat:44)
  15. Bacalah yang diwahyukan kepadamu, yaitu Al-Kitab, serta dirikan shalat, sungguh shalat itu menghindarkan perbuatan keji serta kejahatan; bahwa mengingat Allah adalah suatu keutamaan dan Allah mengetahui yang kalian usahakan sehingga jangan mendebat golongan pewaris Kitab melainkan secara baik-baik, kecuali terhadap orang-orang yang berlaku sewenang-wenang dari mereka, maka katakanlah: "kami mengimani yang dikirimkan kepada kami maupun yang dikirimkan kepada kalian; Tuhan kami serta Tuhan kalian adalah Yang Tunggal; sehingga kami berserah diri pada Dia". (Ayat:45-46)
  16. Dan demikian Kami kirimkan kepadamu Al-Kitab, maka orang-orang yang telah Kami serahi Al-Kitab mengimani itu; di antara yang demikian ada yang beriman kepada itu, bahwa tiada yang mengingkari pesan-pesan Kami melainkan golongan yang kafir,
    sungguh kamu tidak pernah membaca suatu Kitab pun sebelumnya serta kamu tidak pernah menulis suatu Kitab dengan tangan kananmu; jika tidak demikian, golongan yang mengingkari pasti berselisih,
    yang sebenarnya, itu adalah pesan-pesan yang jelas dalam dada orang-orang yang diberi Ilmu sebab tiada yang mengingkari pesan-pesan Kami kecuali golongan yang berlaku sewenang-wenang. (Ayat:47-49)
  17. Dan mereka mengatakan: "Mengapa tidak dikirimkan mu'jizat-mu'jizat dari Tuhannya?" Katakanlah: "sungguh mu'jizat-mu'jizat itu dari sisi Allah, sedangkan aku hanya seorang pemberi peringatan belaka",  apakah tidak cukup bagi mereka bahwasanya Kami telah mengirimkan kepada dirimu, Al-Kitab yang disampaikan kepada mereka? sungguh didalamnya terdapat Kasih beserta pengajaran bagi kaum yang beriman, Katakanlah: "cukuplah Allah sebagai saksi antara diriku dengan diri kalian, Dialah Yang Mengetahui segala yang di langit beserta di bumi, sedangkan orang-orang yang percaya kepada kesia-siaan lalu menolak Allah, itulah golongan yang celaka. (Ayat:50-52)
  18. Dan mereka menuntut kepadamu tentang Malapetaka, sekiranya bukan karena waktu yang telah ditentukan, pasti telah ditimpakan Malapetaka kepada mereka lalu Malapetaka itu pasti akan melanda mereka secara tiba-tiba ketika mereka tidak menyadari,
    mereka menuntut kepada dirimu supaya Penghukuman disegerakan, maka ketahuilah bahwa Jahanam menyeret golongan yang kafir, pada hari mereka dipenuhi oleh Malapetaka dari atas mereka maupun dari bawah kaki mereka, dan Diserukan: "Rasakan yang telah kalian usahakan sendiri". (Ayat:53-55)
  19. "Wahai hamba-hambaKu yang beriman, sungguh bumiKu terhampar luas, maka sembahlah Aku saja." (Ayat:56)
  20. Tiap-tiap yang bernyawa tentu menjumpai Maut kemudian hanyalah kepada Kami kalian berpulang,  orang-orang yang beriman serta memperbuat berbagai kebajikan, sungguh Kami menempatkan mereka pada kedudukan-kedudukan terhormat dalam Surga yang dialiri sungai-sungai di bawahnya, mereka disana selamanya, Itulah upah yang sesuai untuk golongan yang bekerja,  yang bersabar serta yang menaruh kepercayaan kepada Tuhan mereka. (Ayat:57-59)
  21. Dan berapa banyak hewan yang tidak dapat mengurus penghidupannya sendiri, Allah yang mengurus penghidupan yang demikian maupun kalian, dan Dialah Yang Maha Mendengar, Maha Mengetahui. (Ayat:60)
  22. Dan sungguh jika kamu bertanya kepada mereka: "Siapakah yang menciptakan langit beserta bumi, serta Yang Mengendalikan matahari serta bulan?" tentulah mereka akan berkata: "Allah", lalu bagaimanakah mereka diperdayakan?
    Allah melimpahkan penghidupan untuk yang Dia kehendaki di antara hamba-hambaNya serta Dialah yang membatasi itu, sungguh Allah Maha Mengetahui segala sesuatu,
    sungguh jika kamu bertanya kepada mereka: "Siapakah yang menurunkan air dari langit lalu menghidupkan bumi dengan itu sesudah mati?" tentulah mereka akan mengatakan: "Allah", katakanlah: "Terpujilah Allah", tetapi kebanyakan mereka tidak merenungkan, bahwasanya kehidupan dunia ini tidak lain hiburan serta kefanaan sebab alam Akhirat itulah Kehidupan sekiranya mereka mengetahui. (Ayat:61-64)
  23. Dan apakah mereka tidak memperhatikan, bahwa Kamilah yang menyediakan sebuah tempat suci yang aman sedang orang-orang di sekitarnya saling merusak, lalu mengapakah mereka masih percaya kesia-siaan; serta tak berterima kasih terhadap karunia Allah?  (Ayat:67)
  24. Dan siapakah yang lebih sewenang-wenang daripada yang mengada-adakan dusta terhadap Allah atau yang mendustakan Kebenaran tatkala Kebenaran itu datang pada dirinya? bukankah dalam Jahanam itu merupakan kediaman untuk golongan yang kafir?
    bahwa orang-orang yang berkorban untuk Kami, tentu Kamilah yang menuntun mereka menuju ketentuan-ketentuan Kami, sungguh Allah menyertai golongan yang berperilaku baik. (Ayat:68-69)


Referensi[sunting | sunting sumber]

  • (Indonesia) Al-Qur'an dan Terjemahannya. Departemen Agama Republik Indonesia

Pranala luar[sunting | sunting sumber]


Surah Sebelumnya:
Surah Al-Qasas
Al-Qur'an Surah Berikutnya:
Surah Ar-Rum
Surah 29