Surah Ya Sin

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari

" Dan Kami tidak menyampaikan bait syair kepadanya (Muhammad) dan tidaklah itu pantas baginya. Sebenarnya itu tidak lain sebagai pengingat dan bacaan yang jelas. agar dia menegur orang-orang yang masih hidup dan menegaskan keputusan bagi orang-orang kafir. " - Yasin : 69-70

Ya Sin
يس
Ya-Sin.png
Informasi
Arti Ya Sin
Nama lain Man'amah
Rafi'ah Khafizah
Klasifikasi Makkiyah
Surah ke 36
Juz Juz 22 (ayat 1-21)
Juz 23 (ayat 22-83)
Statistik
Jumlah ruku' 5 ruku
Jumlah ayat 83 ayat

Surah Ya Sin (bahasa Arab:يس) adalah surah ke-36 dalam al-Qur'an. Surah ini terdiri atas 83 ayat, termasuk golongan surah-surah Makkiyah serta diturunkan sesudah surah Al-Jinn. Dinamai Ya Sin karena dimulai dengan huruf Ya Sin. Sebagaimana halnya arti tersembunyi huruf-huruf abjad Alif Lam Mim atau Nun yang terletak pada permulaan beberapa surat Al-Quran, maka demikian pula arti Ya Sin yang termasuk dalam kategori ayat mutasyaabihat.

Pokok-pokok isi[sunting | sunting sumber]

  1. Keimanan: Bukti-bukti adanya hari berbangkit; Al Quran bukanlah syair; ilmu, kekuasaan dan rahmat Allah; syurga dan sifat-sifat-Nya yang disediakan bagi orang-orang mukmin; mensucikan Allah dari sifat-sifat yang tidak layak bagi-Nya; anggota badan manusia menjadi saksi pada hari kiamat atas segala perbuatannya di dunia.
  2. Kisah: Kisah utusan-utusan Nabi Isa a.s dengan penduduk Anthakiyah.
  3. Dan lain-lain: Tidak ada faedah peringatan bagi orang-orang musyrik; Allah menciptakan segala sesuatu berpasang-pasangan; semua bintang- bintang di cakrawala berjalan pada garis edar yang telah ditetapkan Allah; ajal dan hari kiamat datangnya secara tiba- tiba; Allah menghibur hati Rasulullah SAW terhadap sikap kaum musyrikin yang menyakitkan hatinya.

Tradisi[sunting | sunting sumber]

Surah ini mempunyai kedudukan tersendiri dalam tradisi kehidupan sebagian umat Islam. Meskipun keabsahan tradisi tersebut diperdebatkan, surah Ya Sin sering dibaca pada waktu-waktu tertentu seperti ketika seseorang sedang menghadapi sakratul maut, malam Jumat, malam Nisfu Sya'ban, tahlil, dan lain sebagainya.

Pranala luar[sunting | sunting sumber]


Surah Sebelumnya:
Surah Fatir
Al-Qur'an Surah Berikutnya:
Surah As-Saffat
Surah 36