Gunung Sinai
| Gunung Sinai | |
|---|---|
Pemandangan dari puncak Gunung Sinai | |
| Titik tertinggi | |
| Ketinggian | 2.285 m (7.497 ft) |
| Puncak | 334 m (1.096 ft) |
| Koordinat | 28°32′23″N 33°58′24″E / 28.53972°N 33.97333°E |
| Geografi | |
![]() | |
| Letak | Saint Catherine, Janub Sina', Mesir |

Gunung Sinai adalah sebuah gunung yang terletak di Semenanjung Sinai. Ketinggian gunung Sinai mencapai 2.285 meter dan berada di barisan pegunungan pada kawasan semenanjung Sinai. Gunung Sinai merupakan salah satu gunung yang disebutkan dalam beberapa kitab suci di dunia yang meyakini Musa sebagai seorang nabi yaitu Yudaisme, Kekristenan dan Islam.
Kondisi geografi
[sunting | sunting sumber]Gunung Sinai terletak di sebelah barat semenanjung Arab.[1] Lokasi geografi dari gunung Sinai adalah di semenanjung Sinai.[2] Gunung Sinai memiliki ketinggian mencapai 2.285 meter.[3] Di sekeliling Gunung Sinai terdapat rangkaian pegunungan dengan gunung-gunung yang puncaknya lebih tinggi dbandingkan Gunung Sinai. Selain itu, Gunung Sinai bersebelahan dengan Lembah Sinai.[4]
Nilai penting
[sunting | sunting sumber]Keyakinan Yudaisme dan Kekristenan
[sunting | sunting sumber]Gunung Sinai merupakan salah satu gunung yang disebutkan dalam beberapa kitab suci di dunia yang meyakini Musa sebagai seorang nabi. Musa diyakini menerima wahyu di Gunung Sinai.[1] Gunung Sinai merupakan satu-satunya gunung di luar Tanah Israel yang dianggap suci dalam keyakinan Yudaisme.[5] Bagi umat Kristiani, gunung Sinai memiliki makna penting karena menjadi tempat Allah memberikan hukum Taurat kepada Musa.[6]
Gunung Sinai diyakini sebagai tempat pewahyuan nama Yahwe oleh Allah kepada Musa menurut Tradisi Elohista. Keyakinan ini didasari oleh pernyataan dalam Keluaran 3 Ayat 15. Tradisi Elohista menyebut Gunung Sinai sebagai Gunung Horeb.[7] Sedangkan dalam tradisi Yahwista, gunung Sinai selalu digunakan untuk menyebut tempat pewahyuan nama Yahwe kepada Musa.[8]
Gunung Sinai juga menjadi lokasi dari pengisahan pengingkaran Bani Israel terhadap perjanjian bahwa Yahwe sebagai satu-satunya penguasa atas Bani Israel. Setelah Bani Israel diselamatkan dari perbudakan di Mesir dan tinggal di Gunung Sinai dan mengadakan perjanjian dengan Yahwe, mereka kembali mencari penguasa lain selain Yahwe. Kisah pengingkaran Bani Israel dinyatakan dalam Keluaran 32.[9]
Keyakinan Islam
[sunting | sunting sumber]Gunung Sinai menjadi salah satu nama gunung yang disebutkan dalam Al-Qur'an. Dalam Surah At-Tur ayat pertama, nama gunung Sinai digunakan oleh Allah untuk menyatakan sumpah.[10] Allah juga bersumpah dengan nama gunung Sinai pada ayat kedua dalam Surah At-Tin.[2]
Penemuan
[sunting | sunting sumber]Pada 4 Februari 1859, sebuah manuskrip Perjanjian Baru dari abad ke-4 yang kemudian disebut Codex Sinaiticus ditemukan oleh Konstantin von Tischendorf di lereng gunung Sinai.[butuh rujukan]
Referensi
[sunting | sunting sumber]Catatan kaki
[sunting | sunting sumber]- 1 2 Hamka (April 2020). Mardiati dan Kumalaningrum, R. (ed.). Sejarah Umat Islam: Pra-Kenabian hingga Islam di Nusantara. Depok: Gema Insani. hlm. 4. ISBN 978-602-250-288-3. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
- 1 2 LPMAQ dan LIPI 2016, hlm. 75.
- ↑ LPMAQ dan LIPI 2016, hlm. 75-76.
- ↑ LPMAQ dan LIPI 2016, hlm. 76.
- ↑ Purnomo, A., dkk. (2023). Purnomo, A., dan Jehadut, A. (ed.). Taurat Tuhan Sempurna: Kumpulan Esai tentang Taurat. Sleman & Jakarta Selatan: Penerbit PT Kanisius & Lembaga Biblika Indonesia. hlm. 261. ISBN 978-979-21-7637-7. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
- ↑ Lee, Witness (2021). Pelajaran-Hayat Ayub, Mazmur, Amsal, Pengkhotbah, Kidung Agung. Yayasan Perpustakaan Injil Indonesia. hlm. 335. ; Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
- ↑ Viktorahadi Pr. 2022, hlm. 22.
- ↑ Viktorahadi Pr. 2022, hlm. 19-20.
- ↑ Viktorahadi Pr. 2022, hlm. 55.
- ↑ LPMAQ dan LIPI 2016, hlm. 20.
Daftar pustaka
[sunting | sunting sumber]- Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an (LPMAQ) dan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) (November 2016). Gunung dalam Perspektif Al-Qur’an dan Sains (PDF). Jakarta Timur: Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an. ISBN 978-979-111-019-8. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
- Viktorahadi Pr., R.F. Bhanu (Februari 2022). Ziaulhaq, Mochamad (ed.). Eksegese: Perjanjian Lama Taurat (PDF). Bandung: Prodi S2 Studi Agama-Agama UIN Sunan Gunung Djati Bandung. ISBN 978-623-97989-8-7. Pemeliharaan CS1: Ref menduplikasi bawaan (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
Pranala luar
[sunting | sunting sumber]- Caucasian Albanian Alphabet Discovered and Deciphered Diarsipkan 2011-07-07 di Wayback Machine., Azerbaijan International, Vol. 11:3 (Autumn 2003). Enam artikel.
- Pemandangan Gunung Sinai (bukan pemandangan DARI Gunung Sinai) Diarsipkan 2020-10-10 di Wayback Machine.
- Informasi mengenai kota St. Katherine dan pegunungan Sinai Diarsipkan 2008-07-05 di Wayback Machine.
- Laporan mengenai Mount Sinai Diarsipkan 2011-03-21 di Wayback Machine.
- Peta gunung Sinai, abad ke-18. Diarsipkan 2020-05-29 di Wayback Machine. Eran Laor Cartographic Collection, National Library of Israel.
