Lot

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Disambig gray.svg

Lot atau Luth (bahasa Arab: لوط; bahasa Ibrani: לוֹט) adalah keponakan dari Abraham. Ia adalah anak dari Hasan bin Tareh (menurut Islam) atau Haran (menurut Kristen). Ia merupakan nabi yang sezaman dengan Ibrahim. Menurut Kitab Kejadian, terdapat cerita yang menyebutkan bahwa dia dibuat mabuk oleh kedua puterinya sehingga menghamili mereka dan menghasilkan keturunan yang akhirnya terpecah menjadi bangsa Moab dan Amon.

Lot Menurut Yahudi dan Kristen[sunting | sunting sumber]

Kisah Lot diceritakan dalam Kitab Kejadianpasal 11-14dan 19. Lot menemani Abraham dalam perjalanannya ke Mesir dan Kanaan (Kejadian 12:1-5).

Kitab Kejadian [13] [sunting | sunting sumber]

Baik Lot maupun Abraham adalah sangat kaya dan memiliki banyak ternak (Kejadian 13:2,5). Suatu ketika tanah yang mereka diami menjadi terlalu sempit bagi mereka berdua dan ternak mereka, dan gembala-gembala Lot bertikai dengan gembala-gembala Abraham (Kejadian 13:6-7). Karena itu Abraham dan Lot memutuskan untuk berpisah (Kejadian 13:8-9). Lot pergi ke arah timur dekat Sodom dan Gomora karena daerah itu banyak airnya (Kejadian 13:10-12).

Kitab Kejadian [14][sunting | sunting sumber]

Dalam Kejadian 14, Sodom dan Gomora diserang musuh mereka, dan Lot ditawan, tapi Abraham menyelamatkannya. Abraham mengalahkan musuh-musuh Sodom dan Gomora, namun ketika ditawari imbalan oleh raja Sodom, ia menolak.

Kitab Kejadian [19][sunting | sunting sumber]

Dalam Kejadian 19, ketika Tuhan memutuskan untuk memusnahkan lima kota di daerah itu, ia mengutus malaikat untuk menyelamatkan Lot dan keluarganya. Orang-orang Sodom ingin memperkosa (dalam beberapa terjemahan mereka hanya ingin bertemu) malaikat-malaikat itu (Kejadian 19:5). Lot menawarkan kepada orang-orang itu anak-anak perempuannya yang masih perawan (Kejadian 19:8), namun orang-orang itu tidak mau.

Malaikat-malaikat tersebut menawarkan untuk menolong Lot, istrinya dan kedua anak perempuannya untuk melarikan diri dari penghancuran Sodom dan Gomora, dengan syarat bahwa mereka tidak boleh menoleh ke belakang. Istri Lot mengabaikan perintah ini dan berubah menjadi tiang garam (hal ini dicatat juga dalam Injil Lukaspasal 17). Lot dan kedua anak perempuannya lolos ke bukit-bukit (Kejadian 19:15-28).

Dalam Kejadian 19:30-38, anak-anak perempuan Lot mengira bahwa mereka adalah satu-satunya kaum wanita yang selamat dari pemusnahan itu. Karena itu, mereka percaya bahwa kewajiban mereka adalah untuk mengandung anak-anak dan meneruskan umat manusia. Selama dua malam berturut-turut, mereka membuat ayah mereka mabuk sehingga ia tidur dengan mereka, dan mereka mengandung. Anak pertama dinamai Moab (bahasa Ibrani, "dari bapa" [meh-Av]), dan ia menjadi leluhur orang Moab sekarang. Anak kedua dinamai Ben-Ami (bahasa Ibrani: "dari bangsa kita") dan ia menjadi leluhur bani Amon sekarang.

Pandangan Islam[sunting | sunting sumber]

Dalam Al Qur'an, kisah Lot tidaklah berbeda jauh dengan kisah yang terdapat dalam kitab Perjanjian Lama atau Alkitab. Namun, kisah Lot dalam Al Qur'an berhenti setelah Lot berhasil meloloskan diri dari bencana di Sodom dan Gomora. Dalam Alkitab juga diterangkan bahwa Lot bersetubuh dengan kedua putrinya setelah melarikan diri dari kota Soddom dan Gomora di dalam sebuah gua di kawasan pegunungan saat Lot sedang mabuk setelah diberi minum anggur oleh kedua anaknya. Islam tidaklah membenarkan hal ini karena Lot atau Luth adalah seorang nabi dan Rasul sehingga tidaklah mungkin jika ia mabuk-mabukan hingga akhirnya ia bersetubuh dengan anak perempuannya sendiri.

Midrash[sunting | sunting sumber]

Midrash Yahudi mencatat sejumlah cerita tambahan mengenai Lot, yang tidak terdapat di dalam Tanakh. Kisah ini meliputi:

  • Abraham memelihara Lot setelah Haran terbakar dalam sebuah kebakaran hebat saat Namrud, Raja Babel, berusaha membunuh Abraham.
  • Di Mesir, Midrash memuji Lot karena meski dia sangat ingin kaya, tetapi dia tidak membocorkan rahasia Sarah, istri Abraham kepada Firaun.

Silsilah[sunting | sunting sumber]

Menurut catatan Alkitab, silsilah Lot adalah sebagai berikut:

Nahor
istri
Terah
istri
Sara
Abraham
Ketura
Haran
Nahor
Hagar
Milka
Yiska
Zimran
Us
Ismael
Yoksan
Bus
Lot
istri
Medan
Kemuel
Nebayot
Midian
Kesed
putri sulung
putri bungsu
Kedar
Isybak
Hazo
Adbeel
Suah
Pildash
S. Moab
S. Amon
Mibsam
Yidlaf
Misyma
Betuel
Ishak
Mahalat
Ribka
Laban
Esau
Yakub
Lea
Bilha
Zilpa
Rahel
Duma
S. Edom
Masa
Hadad
1. Ruben
5. Dan
7. Gad
11. Yusuf
Tema
2. Simeon
Yetur
3. Lewi
6. Naftali
8. Asyer
12. Benyamin
Nafish
4. Yehuda
Kedma
9. Isakhar
10. Zebulon
Dina Venus symbol.svg

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]