Medan bin Abraham

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search

Medan (Bahasa Ibrani: מְדָ֥ן "pertengkaran, konflik"), juga dieja Madan[1] adalah putra ketiga dari Abraham dan Ketura, menurut catatan Alkitab Ibrani dan Perjanjian Lama di Alkitab Kristen. Ketura adalah gundik yang dinikahi Abraham setelah kematian Sara.[2][3] Medan memiliki lima saudara, Zimran, Yoksan, Midian, Isybak, dan Suah.[4]

Sejarawan Yahudi-Romawi dari abad ke-1 M, Flavius Yosefus (37-100), membuat catatan bahwa "Abraham diciptakan untuk menetap di koloni-koloni mereka, dan mereka mengambil kepemilikan Troglodytis dan negara Arabia mencapai ke Laut Merah."[1] Abraham, dalam semua kemungkinan, mencoba untuk menjaga mereka terpisah dari Ishak untuk menghindari konflik saat memenuhi perjanjian dengan Allah untuk menyebar dan menghuni bumi. [5][6][7] Tidak banyak yang diketahui tentang Medan.[8]

Tidak diketahui adanya kaitan dengan "bangsa Madan" yang bermukim di Iran dan Irak.

Silsilah[sunting | sunting sumber]

Menurut catatan Alkitab, silsilah Medan bin Abraham adalah sebagai berikut:

Nahor
istriTerahistri
SaraAbrahamKeturaHaran
Nahor
HagarMilkaYiska
ZimranUs
IsmaelYoksanBusLotistri
MedanKemuel
NebayotMidianKesedputri sulungputri bungsu
KedarIsybakHazo
AdbeelSuahPildashS. MoabS. Amon
MibsamYidlaf
MisymaBetuel
Ishak
MahalatRibkaLaban
EsauYakubLeaBilhaZilpaRahel
Duma
S. Edom
Masa
Hadad1. Ruben5. Dan7. Gad11. Yusuf
Tema2. Simeon
Yetur3. Lewi6. Naftali8. Asyer12. Benyamin
Nafish4. Yehuda
Kedma9. Isakhar
10. Zebulon
Dina Venus symbol.svg

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b Flavius Yosefus, Antiquitates Iudaicae, 1.15.1
  2. ^ Kejadian 25:2-6
  3. ^ 1 Tawarikh 1:32
  4. ^ Kejadian 25:1-6
  5. ^ Kejadian 1:27,28
  6. ^ Kejadian 9:1
  7. ^ Flavius Yosefus, Antiquitates Iudaicae, 1.4.1-3
  8. ^ Seventh-day Adventist Bible Commentary, Volume 1, Review and Herald Publishing Association (Washington, D.C., USA), 1953, p.367