Lukas 17

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search
pasal 16       Lukas 17       pasal 18
Papyrus 45, 250 CE

Sebagian Injil Lukas pada Papirus 45, yang ditulis sekitar tahun 250 M.
Kitab: Injil Lukas
Bagian Alkitab: Perjanjian Baru
Kitab ke- 3
Kategori: Injil

Lukas 17 (disingkat Luk 17) adalah bagian Injil Lukas pada Perjanjian Baru dalam Alkitab Kristen. Disusun oleh Lukas, seorang Kristen yang merupakan teman seperjalanan Rasul Paulus.[1][2]

Teks[sunting | sunting sumber]

Struktur[sunting | sunting sumber]

Pembagian isi pasal (disertai referensi silang dengan bagian Alkitab lain):

Lukas 17:11-13 pada Papirus 111 (abad ke-3)

Ayat-ayat terkenal[sunting | sunting sumber]

  • Lukas 17:1: Yesus berkata kepada murid-murid-Nya: "Tidak mungkin tidak akan ada penyesatan, tetapi celakalah orang yang mengadakannya."
  • Lukas 17:3-4: [Yesus berkata:] "Jagalah dirimu! Jikalau saudaramu berbuat dosa, tegorlah dia, dan jikalau ia menyesal, ampunilah dia. Bahkan jikalau ia berbuat dosa terhadap engkau tujuh kali sehari dan tujuh kali ia kembali kepadamu dan berkata: Aku menyesal, engkau harus mengampuni dia."
  • Lukas 17:10: [Yesus berkata:] "Demikian jugalah kamu. Apabila kamu telah melakukan segala sesuatu yang ditugaskan kepadamu, hendaklah kamu berkata: Kami adalah hamba-hamba yang tidak berguna; kami hanya melakukan apa yang kami harus lakukan."
  • Lukas 17:21: [Yesus berkata:] "Juga orang tidak dapat mengatakan: Lihat, ia ada di sini atau ia ada di sana! Sebab sesungguhnya Kerajaan Allah ada di antara kamu."
  • Lukas 17:24: [Yesus berkata:] "Sebab sama seperti kilat memancar dari ujung langit yang satu ke ujung langit yang lain, demikian pulalah kelak halnya Anak Manusia pada hari kedatangan-Nya."

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Willi Marxsen. Introduction to the New Testament. Pengantar Perjanjian Baru: pendekatan kristis terhadap masalah-masalahnya. Jakarta:Gunung Mulia. 2008. ISBN:9789794159219.
  2. ^ John Drane. Introducing the New Testament. Memahami Perjanjian Baru: Pengantar historis-teologis. Jakarta:Gunung Mulia. 2005. ISBN:9794159050.

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]