Yakobus, saudara Yesus

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
(Dialihkan dari Yakobus yang Adil)
Lompat ke: navigasi, cari
Santo Yakobus Yang Adil
Ikon Yakobus
Martir, Adelphotheos
Lahir tidak diketahui
Wafat 62 (menurut Yosefus) atau 69 (menurut Hegesippus, Klemens, dan Eusebius)[1], Yerusalem
Dihormati di Semua denominasi
Dikanonisasikan pre-kongregasi
Hari peringatan 3 Mei (Katolik Roma)
1 Mei (Anglikan)
23 Oktober (Lutheran, Gereja Episkopal di Amerika Serikat, Ortodoks Timur)
26 Desember (Ortodoks Timur)
Atribut fuller's club (sejenis tongkat pemukul); pria yang memegang sebuah buku
Kontroversi Yakobus kadang diidentifikasi sebagai Yakobus anak Alfeus dan Yakobus Kecil. Ada ketidaksepakatan mengenai hubungannya dengan Yesus.

Yakobus (bahasa Ibrani: יעקב; bahasa Yunani: Iάκωβος; bahasa Inggris: James), atau dalam bahasa Inggris dapat juga disebut Jacob (Yakub), yang mana meninggal sebagai martir pada tahun 62 atau 69, adalah seorang tokoh penting pada zaman para rasul. Umumnya ia dijuluki Yakobus, Saudara Tuhan, dan Yakobus yang Adil atau Yakobus yang Benar. Telah disepakati sebagian besar kalangan bahwa ia berbeda dengan Yakobus anak Zebedeus.[2] Tradisi Katolik Roma umumnya menganggap bahwa Yakobus ini sama dengan Yakobus anak Alfeus dan Yakobus Muda.[3]


Identifikasi[sunting | sunting sumber]

Pada sebuah surat dari abad ke-3 yang dianggap pseudopigrafa[4] dan berasal dari Klemens dari Roma, Yakobus disebut "uskup dari para uskup, yang memerintah Yerusalem, Majelis Suci Ibrani, dan semua majelis di mana-mana".[5] Namun sebagai naskah Kekristenan awal lainnya, informasi mengenai kehidupannya sangat langka dan rancu. Dalam Injil Tomas (non-kanonik), Yesus menyebut Yakobus sebagai penerus-Nya: "Para murid berkata kepada Yesus, 'Kami tahu bahwa Engkau akan meninggalkan kami. Siapa yang akan menjadi pemimpin kami?' Yesus berkata kepada mereka, 'Di mana kamu berada, kamu pergi kepada Yakobus yang Adil, yang oleh karenanya langit dan bumi menjadi ada.'"[6] Terlepas dari sedikitnya infomasi dalam Injil sinoptik, sumber utama mengenai kehidupannya adalah Kisah Para Rasul, surat-surat Paulus, Eusebius dan St. Hieronimus yang juga mengutip penulis sejarah Kekristenan awal St. Hegesippus dan St. Epifanius.[7] Surat Yakobus dalam Perjanjian Baru secara tradisi dikaitkan dengannya, yang mana keputusannya diterapkan dalam Dekrit Apostolik pada Kisah Para Rasul 15. Dalam daftar yang masih terlestarikan dari St. Hippolitus dari Roma,[8] St Dorotheus dari Tirus, Chronicon Paschale, dan St. Dimitri dari Rostov, ia adalah yang pertama dari Tujuh puluh murid; walau beberapa sumber, seperti Catholic Encyclopedia,[9] menyatakan bahwa "sayangnya daftar-daftar ini tidak berguna".

Hegesippus dalam buku Commentaries-nya yang kelima menuliskan mengenai Yakobus, katanya, "Setelah para rasul, Yakobus saudara Tuhan dengan nama panggilan yang Benar (atau Adil) telah menjadi kepala Gereja di Yerusalem."[10]

Hieronimus menganggap istilah "saudara-saudara" Tuhan adalah para saudara sepupu Yesus, sehingga memperkuat doktrin keperawanan abadi. Selain itu, ia menyimpulkan bahwa Yakobus "saudara Tuhan" (Galatia 1:19) oleh karenanya adalah Yakobus anak Alfeus, salah seorang dari Keduabelas Rasul Yesus, sekaligus juga adalah Yakobus anak Maria (istri Klopas).[3] Sumber-sumber yang lebih modern[butuh klarifikasi] juga bersikeras bahwa Yakobus juga adalah seorang "perawan abadi" sejak dalam kandungan, suatu istilah yang mana menurut Robert Eisenman kemudian dikonversi ke ibunya, Maria.[11] Menurut Catholic Encyclopedia, bagaimanapun ia bukanlah orang yang sama dengan Yakobus Tua,[3] meski hal ini dibantah oleh beberapa pihak.[11]

Penulis seperti R.V. Tasker[12] dan D. Hill[13] mengklaim pernyataan pada Matius 1:25 bahwa Yusuf "tidak bersetubuh dengan dia sampai ia melahirkan anaknya laki-laki" berarti Yusuf dan Maria melakukan hubungan suami istri sebagaimana lazimnya setelah kelahiran Yesus, dan bahwa Yakobus, Yoses, Yudas dan Simon merupakan anak-anak biologis dari Maria dan Yusuf, sehingga oleh karenanya adalah saudara-saudara kandung Yesus. Penulis lainnya, seperti K. Beyer, menjelaskan bahwa kata Yunani ἕως οὗ (sampai) setelah suatu rangkaian kata negatif biasanya sama sekali tidak memberi petunjuk mengenai apa yang terjadi setelah batas waktu yang disebutkan. Raymond E. Brown juga melihat bahwa konteks tersebut cenderung pada tiadanya implikasi masa depan sebab Matius hanya menekankan keperawanan Maria sebelum kelahiran Yesus.[14]:132

Julukan[sunting | sunting sumber]

Eusebius mencatat bahwa Klemens dari Aleksandria menghubungkan "Yakobus ini, yang oleh para tua-tua disebut yang Benar karena kebajikan luar biasanya, adalah orang pertama, sebagaimana kita ketahui dari catatan, yang dipilih untuk tahta uskup dari gereja Yerusalem".[15][16][17][18][19] Julukan lainnya adalah "Yakobus saudara Tuhan, dipanggil yang Benar",[10] "Yakobus yang Saleh" dan "Yakobus dari Yerusalem".[butuh rujukan]

Ia terkadang disebut dalam Kekristenan Timur sebagai "Yakobus Adelphotheos" (bahasa Yunani: Iάκωβος ο Αδελφόθεος, Yakobus Saudara Tuhan). Liturgi Kristen tertua yang masih bertahan, Liturgi St. Yakobus, menggunakan julukan ini.[20]

Sumber dari Perjanjian Baru[sunting | sunting sumber]

Dalam Injil Matius[sunting | sunting sumber]

Di dalam Injil Matius namanya ditulis sebagai "Yusuf" (menurut teks Aleksandria)

  1. "Bukankah Ia ini anak tukang kayu? Bukankah ibu-Nya bernama Maria dan saudara-saudara-Nya: Yakobus, Yusuf, Simon dan Yudas? Dan bukankah saudara-saudara-Nya perempuan semuanya ada bersama kita?" (Matius 13:55-56)
  2. Di antara mereka terdapat Maria Magdalena, dan Maria ibu Yakobus dan Yusuf, dan ibu anak-anak Zebedeus.(Matius 27:56)

Dalam Injil Markus[sunting | sunting sumber]

  1. "Bukankah Ia [Yesus] ini tukang kayu, anak Maria, saudara Yakobus, Yoses, Yudas dan Simon? Dan bukankah saudara-saudara-Nya yang perempuan ada bersama kita?" (Markus 6:3)
  2. Ada juga beberapa perempuan yang melihat dari jauh, di antaranya Maria Magdalena, Maria ibu Yakobus muda dan Yoses, serta Salome. (Markus 15:40)
  3. Setelah lewat hari Sabat, Maria Magdalena dan Maria ibu Yakobus, serta Salome membeli rempah-rempah untuk pergi ke kubur dan meminyaki Yesus. (Markus 16:1)

Dalam Injil Lukas[sunting | sunting sumber]

  1. Perempuan-perempuan itu ialah Maria dari Magdala, dan Yohana, dan Maria ibu Yakobus. Dan perempuan-perempuan lain juga yang bersama-sama dengan mereka memberitahukannya kepada rasul-rasul. (Lukas 24:10)

Dalam Kisah Para Rasul[sunting | sunting sumber]

  1. Tetapi Petrus memberi isyarat dengan tangannya, supaya mereka diam, lalu ia menceriterakan bagaimana Tuhan menuntunnya ke luar dari penjara. Katanya: "Beritahukanlah hal ini kepada Yakobus dan saudara-saudara kita." Lalu ia keluar dan pergi ke tempat lain. (Kisah Para Rasul 12:17)
  2. Setelah Paulus dan Barnabas selesai berbicara, berkatalah Yakobus: "Hai saudara-saudara, dengarkanlah aku: (Kisah Para Rasul 15:13)
  3. Pada keesokan harinya pergilah Paulus bersama-sama dengan kami mengunjungi Yakobus; semua penatua telah hadir di situ. (Kisah Para Rasul 21:18)

Dalam Surat 1 Korintus[sunting | sunting sumber]

  1. Selanjutnya Ia menampakkan diri kepada Yakobus, kemudian kepada semua rasul. (1 Korintus 15:7)

Dalam Surat Galatia[sunting | sunting sumber]

  1. Tetapi aku tidak melihat seorangpun dari rasul-rasul yang lain, kecuali Yakobus, saudara Tuhan Yesus. (Galatia 1:19)
  2. Dan setelah melihat kasih karunia yang dianugerahkan kepadaku, maka Yakobus, Kefas dan Yohanes, yang dipandang sebagai sokoguru jemaat, berjabat tangan dengan aku dan dengan Barnabas sebagai tanda persekutuan, supaya kami pergi kepada orang-orang yang tidak bersunat dan mereka kepada orang-orang yang bersunat; (Galatia 2:9)
  3. Karena sebelum beberapa orang dari kalangan Yakobus datang, ia makan sehidangan dengan saudara-saudara yang tidak bersunat, tetapi setelah mereka datang, ia mengundurkan diri dan menjauhi mereka karena takut akan saudara-saudara yang bersunat. (Galatia 2:12)

Dalam Surat Yakobus[sunting | sunting sumber]

  1. Salam dari Yakobus, hamba Allah dan Tuhan Yesus Kristus, kepada kedua belas suku di perantauan. (Yakobus 1:1)

Dalam Surat Yudas[sunting | sunting sumber]

  1. Dari Yudas, hamba Yesus Kristus dan saudara Yakobus, kepada mereka, yang terpanggil, yang dikasihi dalam Allah Bapa, dan yang dipelihara untuk Yesus Kristus. (Yudas 1:1)

Hubungannya dengan Yesus[sunting | sunting sumber]

Saudara-saudara Yesus - Yakobus serta Yudas, Simon dan Yoses - disebut dalam Matius 13:55, Markus 6:3, dan di bagian-bagian lainnya. Nama Yakobus disebut pertama kali dalam daftar, yang mana menunjukkan kalau ia adalah yang tertua di antara mereka.[21] Dalam Jewish Antiquities (20.9.1) karya Yosefus, sejarawan Yahudi tersebut mendeskripsikan Yakobus sebagai "saudara Yesus yang disebut Kristus".

Penafsiran atas frase "saudara Tuhan", dan ungkapan lainnya yang serupa, berbeda antara mereka yang mempercayai bahwa Maria memiliki beberapa anak kandung dan mereka (Katolik Roma, Kekristenan Timur, dan beberapa kalangan Protestan) yang meyakini keperawanan abadi Maria. Satu-satunya doktrin Katolik yang telah didefinisikan mengenai "saudara-saudara Tuhan" adalah bahwa mereka bukanlah anak-anak biologis Maria,[22] sehingga kalangan Katolik tidak menganggap mereka sebagai saudara-saudara sedarah/kandung dari Yesus.

Adik kandung, anak Maria dan Yusuf[sunting | sunting sumber]

Perjanjian Baru mengatakan bahwa Yesus dikandung secara ajaib dan lahir dari seorang perawan, dan Yesus disebut sebagai "anak laki-laki yang sulung" (first-born son) dari Maria, sehingga Yakobus dan lainnya yang disebut saudara-saudara Yesus dianggap oleh beberapa orang sebagai saudara-saudara kandung laki-laki yang lebih muda. Nampaknya Helvidius adalah orang pertama yang terang-terangan mengklaim (kr. 380) bahwa Maria mempunyai anak-anak selain Yesus.[23] Hieronimus menyatakan dalam risalahnya The Perpetual Virginity of Blessed Mary, sebagai jawaban kepada Helvidius, bahwa istilah sulung (firstborn) digunakan untuk merujuk pada setiap anak yang membuka rahim, bukan menyiratkan dengan pasti akan adanya anak-anak lain.[24]

Injil Lukas menceritakan mengenai peristiwa kunjungan Maria, Yusuf, dan Yesus ke Bait Allah di Yerusalem saat Yesus berumur 12 tahun dan tidak ada referensi apa pun mengenai saudara-saudara kandung Yesus. Namun Robert Eisenman memiliki keyakinan bahwa Lukas berusaha untuk meminimalisir peranan penting keluarga Yesus dengan cara apapun yang memungkinkan, yakni dengan tidak menuliskan Yakobus dan saudara-saudara Yesus pada Injil.[11] Sementara Karl Keating berpendapat bahwa Maria dan Yusuf bergegas tanpa keraguan sedikit pun kembali ke Yerusalem, ketika mereka menyadari Yesus hilang, yang mana seharusnya mereka berpikir dua kali untuk melakukan hal tersebut seandainya ada anak-anak kandung lainnya yang perlu diperhatikan juga.[23]

Adik tiri sekandung, anak Maria dan suami kedua[sunting | sunting sumber]

Variasi lain akan hal ini disajikan oleh James Tabor,[21] yang berpendapat bahwa setelah kematian Yusuf yang dini dan tanpa memberikan anak, Maria menikahi Klopas, yang mana ia menerimanya sebagai seorang adik dari Yusuf, sesuai hukum levirate marriage. Menurut pandangan ini, Kleopas adalah ayah Yakobus dan saudara-saudara kandung selanjutnya, tetapi Yesus tidak termasuk.

Varian lain yang serupa diajukan oleh John Dominic Crossan, salah seorang pendiri Jesus Seminar, yang mengusulkan bahwa Yakobus kemungkinan adalah kakak Yesus.[25]

Kakak tiri, anak Yusuf dari perkawinan sebelumnya[sunting | sunting sumber]

Protoevangelium Yakobus (Injil apokrif Yakobus) menuliskan bahwa Maria ditunangkan dengan seorang kerabat yang lebih tua untuk mempertahankan keperawanannya, dan bahwa Yusuf telah memiliki anak. Dalam hal ini, Yakobus adalah salah seorang anak Yusuf dari perkawinan sebelumnya dan oleh karenanya merupakan saudara tiri Yesus.

Salah satu alasan yang mendukung pandangan ini adalah bahwa akan bertentangan dengan kebiasaan Yahudi bagi Yesus dengan memberikan ibu-Nya untuk dirawat Yohanes (yang mana tidak ada dugaan sedikit pun bahwa ia seorang kerabat sedarah Yesus) seandainya Maria mempunyai putra lain yang masih hidup. Hal ini dikarenakan putra sulung akan mengemban tanggung jawab atas ibunya sepeninggal sang suami; putra-putra lain dari Maria, jika ada, seharusnya mengambil tanggung jawab ini, oleh karenanya pandangan ini bertentangan dengan anggapan adanya hubungan persaudaraan langsung secara alamiah.[26][23]

Alasan lainnya adalah bahasa Ibrani dan Aramaik (bahasa asli Yesus dan para murid) cenderung menggunakan perifrasa untuk menyatakan hubungan darah; argumen ini menegaskan bahwa menyebut beberapa orang sebagai "saudara-saudara Yesus" tidak selalu menyiratkan ibu yang sama.[27] Sebaliknya, ungkapan seperti "anak-anak dari ibu Yesus" akan digunakan untuk menunjukkan seorang ibu yang sama. Para akademisi dan teolog yang menyatakan pandangan ini menunjukkan bahwa Yesus disebut sebagai "anak Maria" (the son of Mary), bukannya "seorang anak Maria" (a son of Mary), di tempat asal-Nya (Markus 6:3).[3]

Sepupu, anak dari saudari Maria[sunting | sunting sumber]

Yakobus, dan lainnya yang disebut "saudara-saudara" Yesus, diklaim oleh pihak lain sebagai saudara sepupu Yesus. Klaim ini didukung dengan kenyataan bahwa saudara-saudara sepupu juga disebut "saudara-saudara" dan "saudari-saudari" dalam bahasa asli Yesus (bahasa Aram), yang mana seperti juga bahasa Ibrani Klasik, tidak mempunyai sebuah kata khusus untuk menyebut "sepupu".[28] Dalam Kitab Suci, kosa kata Yunani adelphos dan adelphe tidak terbatas pada makna literal kata-kata tersebut sebagai saudara atau saudari kandung, bentuk jamaknya pun demikian.[27] Penggunaan ini masih umum di Yunani dan budaya Balkan lainnya.[butuh rujukan] Tradisi yang memandang sepupu sebagai saudara atau saudari masih terlihat dalam kebanyakan budaya Timur; dalam beberapa bahasa, istilah "sepupu" bahkan tidak ada.[butuh rujukan]

Eusebius dari Kaisarea (kr. 275 - 339) melaporkan tradisi bahwa Yakobus yang Adil adalah anak dari Klopas, saudara Yusuf, dan karena itu adalah "saudara" (yang ditafsirkannya sebagai "sepupu") Yesus sebagaimana tertulis dalam Perjanjian Baru. Hal ini diamini oleh Hieronimus (kr. 342 - 419) dalam De Viris Illustribus (Tentang Pria Termasyhur) – Yakobus dikatakan sebagai putra dari Maria yang lain, istri Klopas dan "saudari" Maria ibu Yesus – dengan ungkapan berikut:

Yakobus, yang disebut saudara Tuhan, yang dipanggil yang Benar, putra Yusuf dari istri lain, seperti yang dipikirkan beberapa orang, tetapi bagi saya nampaknya putra Maria, saudari dari ibu Tuhan kita yang mana disebutkan oleh Yohanes dalam kitabnya...

Hieronimus mengacu pada adegan penyaliban Yesus dalam Yohanes 19:25, di mana 3 orang perempuan – Maria ibu Yesus, Maria Klopas, dan Maria Magdalena – dikatakan sebagai para saksi. Yohanes juga menyebutkan "saudara" perempuan dari ibu Yesus, yang kerap diidentikkan dengan Maria Klopas karena tata bahasa. Maria "Klopas" sering ditafsirkan sebagai Maria "isteri Klopas". Maria dari Nazareth (ibu Yesus) dan Maria Klopas juga belum tentu bersaudara secara harfiah mengingat penggunaan kata tersebut dalam bahasa Yunani, Ibrani, dan Aram.[3]

Maria Klopas diusulkan untuk dipandang sama dengan "Maria, Ibu Yakobus muda dan Yoses", "Maria ibu Yakobus dan Yusuf", dan "Maria yang lain" terkait peristiwa penyaliban dan paska kebangkitan Yesus di Injil Sinoptik. Para pendukung identifikasi ini berpendapat bahwa para penulis Injil Sinoptik tentunya cukup menyebut Maria ini "ibu Yesus" seandainya ia memang dimaksudkan sebagai ibu Yesus mengingat pentingnya penyaliban dan kebangkitan putranya; mereka juga mencatat bahwa ibu Yakobus dan Yoses disebut "Maria", sedangkan ibu Yesus disebut "Mariam" atau "Marias" dalam bahasa Yunani. Para pendukung ini merasa tidaklah mungkin bahwa nama Maria digunakan sebagai rujukan anak-anak biologisnya selain Yesus pada satu rentang waktu yang signifikan (Yakobus menjadi saudara seorang Yoses, sebagaimana dieja dalam Markus 6:3, atau Yusuf, sebagaimana dalam Matius 13:55).[27][29]

Pendapat Hieronimus menyarankan identifikasi atas Yakobus yang Adil dengan Rasul Yakobus anak Alfeus; "Klopas" dan "Alfeus" dianggap sebagai transkripsi yang berbeda dari nama yang sama dalam bahasa Aram: Halphai.[27] Meski demikian, beberapa sarjana Alkitab cenderung untuk membedakan mereka; Katolik Roma juga juga memandang hal ini sebuah ajaran tradisi, bukan dogma. Oleh karenanya Klopas adalah saudara Yusuf dari Nazaret (menurut Eusebius) dan Maria (istri Klopas) dikatakan adalah saudari Maria dari Nazaret, sehingga Yakobus dapat terkait dengan Yesus menurut darah dan hukum.[3]

Hubungan lainnya[sunting | sunting sumber]

Yesus dan Yakobus juga dapat dikaitkan dengan beberapa cara lain, bukan "sepupu" dalam arti sebenarnya, mengikuti penerapan non-harfiah atas istilah adelphos dan istilah Aramaik untuk "saudara".[27] Menurut kitab apokrif "Wahyu Pertama Yakobus", Yakobus bukan saudara Yesus secara duniawi, tetapi saudara rohani[30] yang mana menurut kaum Gnostik "menerima pengetahuan rahasia dari Yesus sebelum Sengsara-Nya".[31]

Pemimpin Jemaat[sunting | sunting sumber]

Setelah Rasul Petrus pergi meninggalkan Yerusalem, Yakobus memimpin induk Gereja Kristen, sebagai pimpinan setempat Gereja tertua di Yerusalem, sampai kematiannya.[20] Hal ini dikuatkan oleh catatan sejarawan Kristen mula-mula seperti Eusebius dan Klemens dari Alexandria. Pada akhir abad ke-2, Klemens mencatat demikian:

"Karena mereka mengatakan bahwa Petrus dan Yakobus dan Yohanes, setelah kenaikan Juruselamat kita, sebagaimana juga diinginkan Tuhan kita, tidak mencari kemuliaan, melainkan memilih Yakobus yang Adil sebagai uskup Yerusalem".[32][33]

(lihat "Bapa Gereja mula-mula" atau "Early Church Fathers" dan Catatan dari Hieronimus atau Jerome.) Karena itu, Reza Aslan merujuk Yakobus sebagai "Bishop of Bishops" (Uskup dari semua uskup).[34] Hieronimus menulis bahwa setelah Kesengsaraan (Yesus) para rasul memilih Yakobus sebagai Uskup Yerusalem. Dalam menggambarkan cara hidup Yakobus yang asketis, De Viris Illustribus mengutip tulisan Hegesippus mengenai Yakobus dari jilid kelima Commentaries karya Hegesippus yang sekarang hilang:

Setelah para rasul, Yakobus saudara Tuhan yang dijuluki "yang Adil" diangkat menjadi kepala Gereja di Yerusalem. Memang ada banyak orang yang dinamai Yakobus. Yang ini adalah kudus sejak dari rahim ibunya. Ia tidak minum anggur atau minuman keras, tidak makan daging, tidak pernah bercukur atau mengolesi diri dengan salep atau mandi. Hanya ia yang mempunyai kehormatan untuk boleh memasuki ruang Mahakudus, karena sedungguhnya ia tidak memakai pakaian dari wool, melainkan hanya kain lenan dan pergi sendirian ke Bait Allah dan berdoa demi para umat, sedemikian rupa sehingga lututnya terkenal menjadi keras seperti lutut onta.[35]

Karena menurut hukum adalah dilarang bagi siapapun kecuali Imam Besar pada Bait Allah untuk memasuki ruang Mahakudus, dan karena hanya sekali setahun pada hari raya Yom Kippur, kutipan Hieronimus dari Hegesippus mengindikasikan bahwa Yakobus dianggap sebagai seorang Imam Besar. Pseudo-Clementine Recognitions menyiratkan hal ini.[36]

Kematian[sunting | sunting sumber]

Menurut catatan yang didapati pada naskah tulisan Flavius Yosefus Antiquitates Iudaicae, (20,9):

"saudara Yesus, yang disebut Kristus, yang namanya adalah Yakobus" mengalami kematian setelah matinya prokurator Perkius Festus tetapi sebelum Lucceius Albinus memulai jabatannya (Antiquitates 20,9) — yang diketahui terjadi pada tahun 62. Imam Besar Hanan ben Hanan (Anani Ananus dalam bahasa Latin) mengambil kesempatan pada kekosongan pengawasan kekaisaran untuk mengumpulkan Sanhedrin (meskipun terjemahan bahasa Yunani synhedrion kriton adalah "dewan hakim-hakim"), yang memutuskan Yakobus bersalah "atas tuduhan melanggar hukum", kemudian menghukum mati dengan rajam. Yosefus mencatat bahwa tindakan Hanan secara luas dianggap lebih dari sekedar pembunuhan secara yudisial dan menyinggung perasaan sejumlah orang "yang dianggap orang-orang paling berpikiran adil di Kota, dan taat dalam menjalankan Hukum", yang lebih lanjut mengatur pertemuan dengan Albinus ketika ia tiba di provinsi itu dengan pengajuan petisi yang berhasil. Sebagai respons, Raja Agrippa menggantikan Ananus dengan Yesua putra Damneus.

Seorang Bapa gereja, Origen, yang mempelajari karya-karya Yosefus sekitar tahun 248, mengisahkan suatu cerita kematian Yakobus, yang dinyatakan sebagai penyebab pengepungan Romawi atas Yerusalem, sesuatu yang tidak ditemukan pada naskah-naskah Yosefus yang ada sekarang.[37][38]

Kontroversi ossuary[sunting | sunting sumber]

"James ossuary" (Ossuary atau kotak penyimpanan jenazah Yakobus) dipamerkan pada Royal Ontario Museum, Toronto, Kanada, sejak 15 November 2002 sampai 5 Januari 2003.

Pada edisi bulan November 2002 Biblical Archaeology Review, André Lemaire dari Sorbonne University di Paris menerbitkan laporan bahwa suatu ossuary, yaitu kotak penyimpanan jenazah, yang memuat tulisan "Ya'aqov bar Yosef achui d'Yeshua" ("Yakobus putra Yusuf saudara laki-laki Yesus") telah diidentifikasi sebagai milik seorang kolektor, yang ternyata adalah Oded Golan. Ossuary yang sekarang dikenal sebagai "James Ossuary" (Ossuary Yakobus) itu dipamerkan pada Royal Ontario Museum di Toronto, Kanada, pada akhir tahun 2002; tetapi pada tanggal 18 Juni 2003, Israeli Antiquities Authority menerbitkan laporan yang menyimpulkan, berdasarkan suatu analisis pada patina, bahwa tulisan itu adalah pemalsuan modern. Secara spesifik, nampaknya tulisan itu ditambahkan baru-baru ini dan dibuat kelihatan kuno dengan pembubuhan laruran kapur. Namun, dokumentari pada Discovery Channel tahun 2004, berjudul "James, Brother of Jesus" (Yakobus, saudara laki-laki Yesus) menunjukkan bahwa pemeriksaan patina inskripsi oleh Royal Ontario Museum, menggunakan cahaya ultraviolet gelombang panjang, menyimpulkan "tidak ada hal mencurigakan" pada pahatan itu, dan Golan juga telah mengeluarkan suatu dokumen dengan 34 halaman yang membela keasliannya.[39]

Pada tanggal 29 Desember 2004, Golan didakwa oleh suatu pengadilan Israel bersama tiga pria lain — Robert Deutsch, ahli inskripsi yang mengajar di Haifa University; kolektor Shlomo Cohen; dan dealer barang antik Faiz al-Amaleh, sebagai bagian jaringan pemalsuan yang telah beroperasi lebih dari 20 tahun. Golan menyangkal dakwaan terhadapnya. Menurut BBC, "ketika polisi membawa Oded Golan ke dalam tahanan dan memeriksa apartemennya mereka menemukan suatu ruang kerja dengan berbagai peralatan, bahan dan 'barang antik' yang setengah jadi. Ini merupakan bukti adanya upaya pemalsuan dalam skala yang jauh lebih besar dari yang mereka duga."[40] Namun, pada tanggal 14 Maret 2012, Golan dinyatakan tidak bersalah atas semua tuduhan pemalsuan, meskipun sang hakim mengatakan pembebasan atas dakwaan ini "tidak berarti bahwa inskripsi pada ossuary itu otentik atau bahwa itu ditulis 2.000 tahun lalu" dan "tidak terbukti dalam segala cara bahwa kata-kata 'saudara laki-laki Yesus' pasti merujuk kepada 'Yesus' yang tertera pada tulisan-tulisan Kristen."[41][42] Sebuah analisis arkeometrik pada tahun 2014 yang dilakukan oleh Amnon Rosenfeld, Howard R. Feldman, and Wolfgang E. Krumbein mendukung anggapan atas keaslian osuarium tersebut. Analisis tersebut mendapati bahwa patina pada permukaan osuarium sesuai dengan yang terdapat pada ukirannya, dan mikrofosil pada inskripsi nampaknya tersimpan secara alami.[43]

Hari peringatan[sunting | sunting sumber]

Dalam Gereja Katolik Roma, hari peringatan Filipus Rasul, bersama dengan Yakobus Muda (Katolik Roma mengidentikasinya dengan Yakobus yang Adil sebagai orang yang sama), secara tradisional jatuh pada tanggal 1 Mei, yaitu hari peringatan gereja yang didedikasikan kepada mereka di Roma (sekarang disebut "Church of the Twelve Apostles" atau "Gereja Dua Belas Rasul"). Kemudian hari raya gabungan ini dipindahkan ke 3 Mei dalam kalender ordinarium saat ini.

Dalam Gereja Ortodoks Timur, Yakobus diperingati sebagai "Apostle James the Just, brother of Our Lord" (Rasul Yakobus yang Adil, saudara Tuhan kita), dan ada sejumlah hari untuk peringatannya, yaitu 23 Oktober, 26 Desember dan hari Minggu setelah hari Kelahiran Yesus bersamaan dengan raja Daud dan Santo Yusuf, serta 4 Januari di antara Tujuh puluh murid.

Dalam gereja Episkopal Amerika Serikat dan gereja Lutheran, Yakobus, saudara Yesus dan martir diperingati pada tanggal 23 Oktober.

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ (Inggris) Eddy, Paul R.; Boyd, Gregory A. (2007). The Jesus Legend: A Case for the Historical Reliability of the Synoptic Jesus Tradition. Baker Academic. hlm. 130. 
  2. ^ (Inggris) "Saint-James. Apostle, the Lord’s brother". Encyclopaedia Britannica. Encyclopaedia Britannica, Inc. 
  3. ^ a b c d e f (Inggris) Camerlynck, Achille (1910), "St. James the Less", The Catholic Encyclopedia. Vol. 8, New York: Robert Appleton Company (retrieved from New Advent) 
  4. ^ (Inggris) Riddle, M.B. (1886), "Introductory Notice To Pseudo-Clementine Literature", in Ernest Cushing Richardson, Bernhard Pick, The Ante-Nicene Fathers: The twelve patriarchs, Excerpts and epistles, The Clementina, Apocrypha, Decretals, Memoirs of Edessa and Syriac documents, C. Scribner's Sons, hlm. 69-71 
  5. ^ (Inggris) Riddle, M.B. (1886), "Introductory Notice To Pseudo-Clementine Literature", in Ernest Cushing Richardson, Bernhard Pick, The Ante-Nicene Fathers: The twelve patriarchs, Excerpts and epistles, The Clementina, Apocrypha, Decretals, Memoirs of Edessa and Syriac documents, C. Scribner's Sons, hlm. 218-222 
  6. ^ (Inggris) "James the Brother of Jesus". The Nazarene Way. 
  7. ^ (Jerman) Wilhelm Schneemelcher, Neutestamentarische Apokryphen. In deutscher Übersetzung: 2 Bde., Mohr Siebeck; 1999, Vol. 1, p. 363
  8. ^ (Inggris) "Ante-Nicene Fathers: The Same Hippolytus on the Seventy Apostles". Wm. B. Eerdmans Publishing Company. 
  9. ^ (Inggris) Wikisource-logo.svg "Disciple". Catholic Encyclopedia. New York: Robert Appleton Company. 1913. 
  10. ^ a b (Inggris) Schaff: "Hegesippus, who lived near the apostolic age, in the fifth book of his Commentaries, writing of James, says 'After the apostles, James the brother of the Lord surnamed the Just was made head of the Church at Jerusalem.'"
  11. ^ a b c (Inggris) Eisenman, Robert (2002), James, the Brother of Jesus" (Watkins)
  12. ^ (Inggris) Tasker, R.V. (1961), The Gospel according to Saint Matthew, InterVarsity Press, hlm. 36 
  13. ^ (Inggris) Hill D. (1972), The Gospel of Matthew, London: Marshall, Morgan and Scott, hlm. 80 
  14. ^ (Inggris) Raymond E. Brown (1999), The Birth of the Messiah, Doubleday, ISBN 978-0-385-49447-2 
  15. ^ (Inggris) Bruce Chilton, Jacob Neusner (2001), The brother of Jesus: James the Just and his mission, hlm. 33-34 
  16. ^ (Jerman) Haase, Wolfgang. Aufstieg und Niedergang der römischen Welt: (ANRW) : Geschichte 21 -26 p801, 1992
  17. ^ (Inggris) Painter, John (2005), Just James: The Brother of Jesus in History and Tradition, hlm. 115 
  18. ^ (Inggris) Eisenman, Robert (1996), James the Brother of Jesus, Viking, ISBN 0-670-86932-5 
  19. ^ (Inggris) Miller, Robert J., ed. (1994), The Complete Gospels, Polebridge Press, ISBN 0-06-065587-9 
  20. ^ a b (Inggris) Philip Schaff, History of the Christian Church, chapter 4 § 27 
  21. ^ a b (Inggris) James D. Tabor (2006). The Jesus Dynasty: A New Historical Investigation of Jesus, His Royal Family, and the Birth of Christianity. Simon & Schuster. ISBN 0-7432-8723-1. 
  22. ^ (Inggris) Jimmy Akin, Ossuary of James - I: Burial Box of St. James Found?, Catholic Answers 
  23. ^ a b c (Inggris) Karl Keating (1988), Catholicism and Fundamentalism: The Attack on "Romanism" by "Bible Christians", Ignatius Press, hlm. 284–287, ISBN 9780898701777 
  24. ^ (Inggris) "The Perpetual Virginity of Blessed Mary (Jerome)". Newadvent.org. 
  25. ^ (Inggris) Crossan, John Dominic (1995). A Revolutionary Biography. HarperCollins. hlm. 23–24. ISBN 0060616628. 
  26. ^ (Inggris) Constantine Zalalas: Holy Theotokos: Apologetic Study
  27. ^ a b c d e (Inggris) Bechtel, F. (1907). "The Brethren of the Lord". The Catholic Encyclopedia. New York: Robert Appleton Company. 
  28. ^ (Inggris) John Saward (2002), Cradle of Redeeming Love: the Theology of the Christmas Mystery, San Francisco: Ignatius Press, hlm. 18, ISBN 0-89870-886-9 
  29. ^ (Inggris) Christian Community Bible: Catholic Pastoral Edition (ed. 3rd), San Pablo Intl, 1988, ISBN 978-8428520492 
  30. ^ (Inggris) Watson E. Mills, ed. (1991), Mercer Dictionary of the Bible, Mercer University Press, hlm. 429, ISBN 0-86554-373-9 
  31. ^ (Inggris) Ryan Byrne, Bernadette McNary-Zak (2009), Resurrecting the Brother of Jesus: The James Ossuary Controversy and the Quest for Religious Relics, University of North Carolina Press, hlm. 101, ISBN 978-0-8078-3298-1 
  32. ^ Jerome, On Illustrious Men, 2
  33. ^ "Eusebius Church History Book 2:1 quoting Clement of Alexandria's Sixth Hypotyposes". Newadvent.org. Diakses 2011-07-10. 
  34. ^ Aslan, Reza (2013) Zealot: The life and times of Jesus of Nazareth Random House, New York, p203
  35. ^ Hieronimus, letters.
  36. ^ James Priest, Wheaton.
  37. ^ "Origen dua kali menyebutkan bahwa Yosefus mengatakan kehancuran Yerusalem terjadi karena apa yang dilakukan terhadap Yakobus. Argumennya adalah kehancuran itu merupakan akibat penghukuman ilahi atas apa yang diperbuat terhadap Yakobus" dalam, John Painter, Just James: The Brother of Jesus in History and Tradition, halaman 205 (Fortress Press, 1997). ISBN 0-567-08697-6
  38. ^ "Origen menghargai Yosefus dengan menyatakan bahwa ia telah 'meneliti sebab musabab jatuhnya Yerusalem dan kehancuran Bait Allah dan menyimpulkan bahwa Yosefus 'tidak jauh dari kebenaran' dalam menyimpulkan bahwa alasan terjadinya bencana itu adalah pembunuhan Yakobus yang Adil oleh orang Yahudi", dalam "Origen and Josephus" tulisan Wataru Mizugaki, dalam Louis H. Feldman, Gohei Hata (editors), Josephus, Judaism and Christianity, halaman 329 (Wayne State University Press, 1987). ISBN 0-8143-1831-2
  39. ^ "The Authenticity of the James Ossuary and the Jehoash Tablet Inscriptions – Summary of Expert Trial Witnesses" by Oded Golan, 2011.
  40. ^ Myllykoski, Matti (2007). "King Solomon's Tablet of Stone". James the Just in History and Tradition: Perspectives of Past and Present Scholarship (Part II)," Currents in Biblical Research 6:11, p.84. BBC.  DOI:10.1177/1476993X07080242
  41. ^ "Breaking News: Golan and Deutsch Acquitted of All Forgery Charges". Biblical Archaeology Society. Diakses 1 October 2014. 
  42. ^ "Oded Golan is not guilty of forgery. So is the 'James ossuary' for real? - The Times of Israel". The Times of Israel. Diakses 1 October 2014. 
  43. ^ (Inggris) Rosenfeld, Amnon; Feldman, Howard R.; Krumbein, Wolfgang E. (March 2014). "The Authenticity of the James Ossuary". Open Journal of Geology. Volume 4: pp. 69–78. doi:10.4236/ojg.2014.43007. Diakses 2015-04-16. 

Daftar pustaka[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]