Surah Al-Imran

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Al-'Imran
Alemran.png
Ayah 1 s.d. Ayah 5
Ayah 1 s.d. Ayah 5
Informasi
Arti Keluarga 'Imran
Nama lain az-Zahrawan
(Dua yang Cemerlang)[1]
Klasifikasi Madaniyah
Surah ke 3
Juz Juz 3 (ayat 1-91)
Juz 4 (ayat 92-200)
Statistik
Jumlah ayat 200 ayat

Surah Al-'Imran (Arab: آل عمران , Āl-'Imrān, "Keluarga 'Imran") adalah surah ke-3 dalam al-Qur'an. Surah ini terdiri dari 200 ayat dan termasuk surah Madaniyah. Dinamakan Al-'Imran karena memuat kisah keluarga Imran yang di dalam kisah itu disebutkan kelahiran Nabi Isa, persamaan kejadiannya dengan Nabi Adam, kenabian dan beberapa mukjizatnya, serta disebut pula kelahiran Maryam binti Imran, ibu Nabi Isa. Surah Al-Baqarah dan Al-'Imran ini dinamakan Az-Zahrawan (Dua Yang Cemerlang), karena kedua surah ini menyingkapkan hal-hal yang menurut apa yang disampaikan Al-Qur'an disembunyikan oleh para Ahli Kitab, seperti kejadian dan kelahiran Nabi Isa kedatangan Nabi Muhammad dan sebagainya. Pada ayat 7 terdapat "Pedoman Memahami Al-Kitab (Kitab Allah)."

Pokok-Pokok terjemahan[sunting | sunting sumber]

  1. Allah, tiada Tuhan selain Dia, Yang Hidup, Yang Mutlak. Dialah yang mengirim Al-Kitab padamu dengan sebenarnya; menggenapi yang sebelumnya dikirimkan
    dan Dialah yang mengirim Taurat dan Injil, semenjak dahulu menjadi pedoman untuk umat manusia, dan Dialah yang mengirim Pemisah.
    Sungguh malapetaka untuk mereka; orang-orang yang menyangkal pesan-pesan Allah
    dan Allah Maha Perkasa, berhak membalaskan. (Ayat:2-4)
  2. Dialah yang mengirim Al-Kitab kepadamu. Pada isinya terdapat pesan-pesan tersurat, maka itulah pokok-pokok isi Al-Kitab
    sementara yang lain tersirat, Adapun orang-orang yang memiliki kalbu cenderung menyimpang, maka mereka menyelidik bagian tersebut yang memicu kekacauan dan memicu penafsiran makna, padahal tiada yang mengetahui misteri tersebut selain Allah.
    sedangkan orang-orang yang berilmu mendalam berkata: "Kami beriman terhadap pesan-pesan tersebut, semua itu dari sisi Tuhan kami".
    Dan tiada yang dapat mengambil pelajaran melainkan golongan yang berpemahaman baik.
    : "Wahai Tuhan kami, jangan kiranya Engkau menjerumuskan kalbu kami sesudah Engkau membimbing kami dan kasihanilah kami dengan Kasih dari sisiMu; sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Melindungi. Wahai Tuhan kami, sesungguhnya Engkau yang menghimpunkan umat manusia pada hari yang tak disangsikan", sungguh Allah tidak menyalahi janjiNya. (Ayat:7-9)
  3. Sesungguhnya mereka yang kafir, baik harta benda mereka maupun anak-anak mereka takkan berguna sedikitpun terhadap Allah dan mereka itu adalah bahan bakar Neraka (Ayat:10)
  4. Tampak berharga bagi manusia kecintaan terhadap hasrat yang diidam-idamkan;
    wanita-wanita,
    putra-putra,
    kelimpahan harta dari jenis emas dan perak,
    kuda-kuda pilihan,
    hewan-hewan ternak
    dan ladang yang subur,
    yang demikian itu hiburan kehidupan duniawi, sementara di sisi Allah adalah tujuan terbaik.
    Katakanlah: "Maukah aku kabarkan kepada kalian tentang yang lebih baik daripada yang demikian itu?. Untuk orang-orang yang bertakwa disediakan Surga yang dialiri sungai-sungai dibawahnya pada sisi Tuhan mereka; mereka disana selamanya bersama pendamping-pendamping yang disucikan beserta perkenan Allah dan Allah Maha Mengawasi hamba-hambaNya. (Ayat:14-15)
  5. Allah menegaskan bahwa tiada Tuhan selain Dia. Para malaikat beserta orang-orang menguasai ilmu turut menegaskan, Tiada Tuhan selain Dia, Yang Maha Perkasa, Maha Bijaksana.
    Sesungguhnya agama bagi Allah hanyalah berserah diri.
    orang-orang yang telah diserahi Al-Kitab tiada berselisih melainkan sesudah sampai bukti yang jelas kepada mereka, muncul keengganan di antara mereka sendiri, dan barangsiapa yang menyangkal pesan-pesan Allah maka sesungguhnya Allah memperhitungkan itu secara teliti.
    Kemudian apabila mereka mendebatmu, maka katakan : "Aku beserta yang mengikutiku berserah diri pada Allah".
    Dan katakanlah kepada orang-orang yang telah diberi Al-Kitab dan kepada orang-orang yang tak mengetahui: "Maukah kalian berserah diri?". Jika mereka berserah diri, sesungguhnya mereka telah menerima bimbingan,
    dan jika mereka berpaling, maka kewajibanmu hanyalah menyampaikan; dan Allah Maha Mengawasi hamba-hambaNya. (Ayat:18-20)
  6. Sudahkah kamu mengamati orang-orang yang telah diberi suatu bagian dari Al-Kitab, mereka dihimbau agar Kitab Allah yang menghakimi perkara-perkara mereka kemudian sebagian mereka melalaikan diri dan mereka selalu menghindar, yang demikian itu akibat mereka menyatakan: "Kami tidak akan disentuh oleh Neraka selain beberapa hari saja" mereka itu tertipu dalam agama mereka yang mereka buat-buat sendiri.
    bagaimanakah apabila kelak Kami himpunkan mereka pada hari yang tidak diragukan adanya dan tiap-tiap diri memperoleh hasil atas yang telah diperbuat dan mereka tidak dicurangi. (Ayat:23-25)
  7. Janganlah golongan beriman memilih pemimpin dari golongan kafir dibanding dari golongan beriman; dan barangsiapa melakukan demikian niscaya ia terpisah dari Allah;
    yang tidak lain agar menjaga kalian terhadap hal-hal yang dikhawatirkan dari mereka. dan Allah memperingatkan kalian terhadap DiriNya dan menuju Allah; tempat kesudahan.
    Katakanlah: "Baik kalian menyembunyikan sesuatu yang ada dalam kalbu kalian maupun kalian menyatakan itu; Allah mengetahuinya.
    Dia mengetahui yang ada di langit dan yang ada di bumi. dan Allah terhadap segala sesuatu, adalah Kuasa." (Ayat:28-29)
  8. Pada hari ketika setiap diri mendapati segala kebajikan dihadirkan beserta segala kejahatan yang pernah diperbuat, ia ingin kalau kiranya antara ia dengan hari itu terdapat jarak waktu yang lama; dan Allah memperingatkan kalian terhadap DiriNya dan Allah sangat Mengasihani hamba-hambaNya. (Ayat:30)
  9. Katakanlah: "Taatilah Allah dan UtusanNya; jika kalian berpaling sesungguhnya Allah tidak menyukai golongan yang kafir". (Ayat:32)
  10. Sesungguhnya Allah telah memilih Adam, Nuh, keluarga Ibrahim dan keluarga 'Imran melampaui alam semesta, sebagai keturunan antara satu dengan yang lain dan Allah Maha Mendengar, Maha Mengetahui. (Ayat:33-34)
  11. Disana Zakaria memohon kepada Tuhannya, dia berkata: "Ya Tuhanku, berilah aku seorang keturunan yang suci dari sisiMu, sungguh Engkau Maha Memperkenan doa". kemudian sesosok malaikat memanggilnya, sementara ia sedang berdiri untuk beribadah dalam mihrab: "Sesungguhnya Allah menggembirakanmu tentang Yahya,
    untuk menggenapi sebuah Ketetapan dari Allah,
    yakni seorang yang terhormat, santun dan nabi yang termasuk golongan yang saleh".
    ia berkata: "Ya Tuhanku, Mungkinkah aku memperoleh seorang anak saat aku telah tua renta dan istriku pun mandul?". Dia berfirman: "Tentu saja, Allah mewujudkan yang Dia kehendaki". ia berkata: "Berilah aku suatu pertanda." Dia berfirman: "sebuah pertanda bagimu bahwa kamu tidak berbicara dengan manusia selama tiga hari, kecuali melalui isyarat. Dan sebutlah Tuhanmu sebanyak-banyaknya serta memuja-mujilah sewaktu petang dan pagi". (Ayat:38-41)
  12. Ketika sesosok malaikat berkata: "wahai Maryam, sungguh Allah menggembirakanmu tentang sebuah Ketetapan dari Dia; yang kelak bernama Al-Masih, Isa, putra Maryam,
    seorang yang terkemuka di dunia serta di Akhirat dan termasuk golongan yang dekat,
    dan yang berbicara kepada manusia sewaktu kanak-kanak serta sewaktu dewasa
    dan dia termasuk golongan yang saleh".
    perempuan itu berkata: "Ya Tuhanku, Mungkinkah aku mempunyai seorang anak, padahal tiada seorang laki-laki yang pernah menjamahku". Ia berkata: "Tentu saja, Allah mewujudkan yang Dia kehendaki. Apabila Dia menetapkan sesuatu, maka Dia berkata tentang hal itu: "Jadi!", maka terjadi. dan Dialah yang akan mengajarkan padanya Al-Kitab, Hikmah, Taurat dan Injil. (Ayat:45-48)
  13. Dan seorang Utusan kepada Bani Israel: "Sesungguhnya aku telah datang kepada kalian disertai bukti dari Tuhan kalian,
    bahwa aku membuat tanah berbentuk burung untuk kalian kemudian aku meniupnya maka ia menjadi seekor burung dengan izin Allah;
    dan aku menyembuhkan orang yang buta sejak lahir serta orang yang berpenyakit kusta;
    dan aku menghidupkan orang mati dengan izin Allah;
    dan aku kabarkan kepada kalian tentang yang kalian makan dan yang kalian simpan di rumah kalian.
    Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat suatu bukti bagi kalian, jika kalian memang golongan yang beriman.
    serta untuk menggenapi Taurat yang sebelumku,
    dan menghalalkan kepada kalian sebagian hal yang sebelumnya terlarang untuk kalian,
    dan aku menemui kalian disertai bukti dari Tuhan kalian. maka takutlah kepada Allah dan taatlah padaku. Sesungguhnya Allah adalah Tuhanku dan Tuhan kalian, maka sembahlah Dia. Inilah pedoman yang hakiki".
    Tatkala Isa mendapati penyangkalan di tengah-tengah mereka, dia mengatakan: "Siapakah yang akan membelaku untuk Allah?" Para sahabat sejati menjawab: "Kamilah pembela-pembela Allah, kami beriman pada Allah; dan bersaksilah bahwa kami adalah golongan yang berserah diri.
    "Ya Tuhan kami, kami telah beriman terhadap yang telah Engkau kirimkan dan telah kami ikuti seorang Utusan, maka catatlah kami sebagai golongan yang memiliki kesaksian".
    maka suatu golongan menyusun siasat dan Allah menyusun siasat pula, dan Allah adalah pengatur siasat terbaik.
    ketika Allah berfirman: "Wahai Isa, sesungguhnya Akulah yang akan merenggutmu dan mengangkatmu kepadaKu serta membebaskanmu dari orang-orang kafir, dan menjadikan orang-orang yang mengikutimu mengungguli orang-orang kafir hingga Hari Kiamat maka hanya kepadaKu kalian berpulang, lalu Aku akan mengadili kalian mengenai perkara-perkara yang kalian perdebatkan".
    Adapun orang-orang yang kafir, maka akan Kuhukum mereka dengan malapetaka yang amat pedih di dunia serta di Akhirat, dan tiada penyelamat untuk mereka.
    Adapun orang-orang yang beriman serta mengerjakan berbagai kebajikan, maka Allah akan menghadiahi mereka atas perbuatan mereka namun Allah tidak menyukai golongan yang berbuat sewenang-wenang.
    Demikianlah, Kami yang membacakannya kepada kamu tentang bukti-bukti dan sebuah peringatan yang penuh Hikmah. (Ayat:49-58)
  14. Sesungguhnya permisalan Isa bagi Allah, adalah sebagaimana Adam. Dia telah menciptakannya yang berbahan debu kemudian Allah berfirman pada itu: "Jadi!", maka terjadi. Kebenaran berasal dari Tuhanmu, maka janganlah kamu termasuk golongan yang meragu.
    siapapun yang membantahmu tentang perkara ini sesudah Ilmu tersampaikan kepadamu, maka katakanlah: "Marilah kita hadirkan anak-anak kami dan anak-anak kalian, istri-istri kami dan istri-istri kalian, diri kami dan diri kalian; kemudian hendaklah kita saling menegaskan lalu kita memohon supaya kutukan Allah menimpa golongan yang berdusta.
    Tentulah yang demikian adalah kisah yang sebenarnya, dan tiada Tuhan selain Allah; dan sungguh Allah, Dialah Yang Maha Perkasa, Maha Bijaksana
    kemudian jika mereka menghindar maka sesunguhnya Allah Maha Mengetahui siapa yang mengadakan kekacauan. (Ayat:59-63)
  15. Katakanlah: "Wahai golongan pewaris Al-Kitab, bersepakatlah tentang suatu penegasan yang tiada perselisihan antara kami dan kalian,
    bahwasanya kita tidak mengabdi kepada yang selain Allah
    serta kita tidak mempersekutukan Dia dengan apapun
    serta kita tidak saling menjadikan junjungan selain Allah".
    Jika mereka berpaling maka katakan kepada mereka: "Ketahuilah, bahwa kami adalah golongan yang berserah diri." (Ayat:64)
  16. Ibrahim bukan seorang Yahudi dan bukan seorang Nasharani, akan tetapi dia adalah seorang yang lurus;
    seorang yang berserah diri
    dan dia tidak termasuk golongan yang mempersekutukan. (Ayat:67)
  17. Dan merupakan keinginan sebagian dari golongan pewaris Al-Kitab untuk menyesatkan kalian, padahal mereka tidak menyesatkan selain terhadap diri mereka sendiri sementara mereka tidak menyadarinya.
    Wahai golongan pewaris Al-Kitab, mengapa kalian menyangkal pesan-pesan Allah ketika kalian memahami itu.
    Wahai golongan pewaris Al-Kitab, mengapa kalian membaurkan kebenaran dengan kepalsuan, dan memendam kebenaran, padahal kalian mengetahui ? (Ayat:69-71)
  18. Sebagian dari golongan pewaris Al-Kitab berkata: "percayailah tentang yang dikirimkan kepada orang-orang beriman di permulaan siang dan pada akhirnya ingkarilah yang demikian supaya mereka berbalik dan janganlah kalian percaya melainkan terhadap orang yang mengikuti agama kalian.
    Katakanlah: "Sesungguhnya Bimbingan ialah Bimbingan Allah,
    dan bahwasanya yang diberikan kepada seseorang dapat menyerupai yang disampaikan kepada kalian,
    ataupun dapat memperdebatkan kalian di sisi Tuhan kalian".
    Katakanlah: "Sesungguhnya anugerah itu terserah kepada Allah; Dia serahkan itu untuk yang Dia perkenan; dan Allah Maha Menaungi, Maha Mengetahui";
    Dialah yang menentukan KasihNya untuk yang Dia perkenan; dan Allah menguasai anugerah yang amat berlimpah. (Ayat:72-74)
  19. Sesungguhnya orang-orang yang memandang rendah kepercayaan Allah beserta ikrar-ikrar mereka, mereka itu tidak akan disambut di Akhirat, dan pada Hari Kiamat,
    Allah tidak akan berbicara dengan mereka
    serta Dia tidak akan mempedulikan mereka
    dan Dia tidak akan menyucikan mereka; malapetaka yang pedih menimpa mereka. (Ayat:77)
  20. Dan sungguh di antara mereka ada segolongan yang bermulut menyimpang terhadap Al-Kitab, supaya kamu menganggap yang dibaca itu termasuk Al-Kitab, padahal itu bukan dari Al-Kitab
    dan mereka mengatakan: "Itu dari sisi Allah", padahal bukan dari sisi Allah. Mereka berkata sewenang-wenang terhadap Allah sementara mereka menyadari. (Ayat:78)
  21. Tidak patut seorang manusia yang Allah anugerahi Al-Kitab, Hikmah dan Nubuat, lalu dia berkata kepada umat manusia: "Jadilah kalian hamba-hamba terhadapku selain terhadap Allah".
    yang semestinya: "Jadilah kalian golongan yang bertuhan sebab kalian telah mempelajari Al-Kitab dan kalian bertekun padanya" serta tidak menyuruh kalian menghendaki para malaikat dan para nabi sebagai pujaan.
    Apakah orang itu menyuruh kalian berbuat kafir ketika kalian telah berserah diri ?". (Ayat:79-80)
  22. Dan apakah mereka menghendaki yang selain agama Allah padahal apapun yang di langit dan di bumi berserah pada Dia, baik sukarela maupun enggan dan mereka semua berpulang kepada Dia.
    Katakanlah: "Kami beriman pada Allah beserta yang dikirimkan pada kami juga yang dikirimkan pada Ibrahim, Ismail, Ishaq, Ya’qub, dan Suku-Suku beserta yang diterima Musa, Isa juga para nabi dari Tuhan mereka; kami tidak memperbedakan seorangpun dari mereka dan kami berserah diri pada Dia".
    Barangsiapa yang menghendaki agama selain berserah diri, maka takkan diterima daripadanya dan di Akhirat orang itu termasuk golongan yang celaka. (Ayat:83-84)
  23. Bagaimana Allah hendak membimbing suatu kaum yang mereka kafir setelah mereka beriman sementara mereka telah bersaksi bahwa Utusan itu benar adanya, dan keterangan-keterangan jelas telah tersampaikan pada mereka? namun Allah tiada membimbing golongan yang berlaku sewenang-wenang.
    balasan untuk golongan tersebut adalah Kutukan dari Allah beserta para malaikat juga seluruh manusia terhadap mereka, mereka dalam keadaan tersebut untuk selamanya, tidak diringankan malapetaka terhadap mereka, dan mereka tidak ditangguhkan terkecuali orang-orang yang kemudian bertaubat dari yang demikian dan memperbaiki diri, sungguh Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang.
    Sesungguhnya orang-orang yang kafir setelah beriman, kemudian semakin kafir, taubat mereka takkan diakui; dan mereka itulah golongan yang sesat. (Ayat:86-90)
  24. Belumlah kalian mencapai tingkat berbuat kebajikan, hingga kalian mendermakan yang kalian cintai.
    dan apapun yang kalian dermakan maka sesungguhnya Allah Maha Mengetahui. (Ayat:92)
  25. Katakanlah: "Wahai golongan pewaris Al-Kitab, mengapa kalian menyangkal pesan-pesan Allah, padahal Allah Maha menyaksikan yang kalian kerjakan?".
    Katakanlah: "Wahai golongan pewaris Al-Kitab, mengapa kalian menghalangi orang-orang yang beriman menuju jalan Allah, sementara kalian menghendakinya menyimpang padahal kalian menyadari itu?". Allah tidak lalai terhadap yang kalian perbuat.
    Wahai orang-orang beriman, jika kalian mengikuti sebagian pihak dari golongan yang diserahi Al-Kitab, niscaya mereka akan menuntun kalian menjadi seorang murtad setelah kalian beriman. dan bagaimanakah kalian berlaku kafir padahal pesan-pesan Allah yang dibacakan kepada kalian dan UtusanNya berada di tengah-tengah kalian? Barangsiapa yang menetapkan diri terhadap Allah maka ia benar-benar telah dibimbing menuju jalan yang tepat.
    Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah secara ketakwaan seutuhnya pada Dia;
    dan janganlah sekali-kali kalian mati terkecuali kalian dalam keadaan berserah diri. (Ayat:98-102)
  26. Dan kiranya tergugah segolongan umat dari kalian yang mengajak tentang hal-hal berguna, yang menyuruh perkara kebaikan dan yang mencegah perkara keburukan; itulah golongan yang beruntung.
    Dan janganlah kalian menyerupai orang-orang yang berpecah belah dan berselisih setelah tersampaikan bukti jelas kepada mereka, mereka itu yang ditimpa malapetaka pedih, (Ayat:104-105)
  27. Kalian adalah sebaik-baik umat yang dilahirkan untuk umat manusia, yang menyuruh perkara kebaikan serta yang mencegah perkara keburukan juga yang beriman kepada Allah. sekiranya golongan pewaris Al-Kitab memang beriman, tentulah yang demikian lebih baik untuk mereka; dari mereka terdapat golongan yang beriman,
    sedangkan kebanyakan dari mereka merupakan golongan yang fasik,
    mereka ini takkan menimpakan keburukan terhadap kalian, selain ejekan-ejekan saja,
    dan jika mereka berperang melawan kalian, pasti mereka berbalik melarikan diri kemudian mereka tidak diselamatkan.
    mereka itu dipenuhi rasa hina di mana saja mereka berada, kecuali jika mereka memiliki perjanjian dengan Allah dan perjanjian dengan manusia, sementara mereka itu memicu murka dari Allah serta mereka itu diliputi kerendahan,
    yang demikian itu disebabkan mereka kafir terhadap pesan-pesan Allah serta membunuh para nabi tanpa alasan yang benar. yang demikian itu disebabkan mereka berlaku durhaka dan melampaui batas. (Ayat:110-112)
  28. Wahai orang-orang yang beriman, janganlah kalian menjadikan sahabat dari golongan yang bukan kalangan kalian; yang mereka tidak henti mencela kalian, mereka gemar menyusahkan kalian,
    kebencian telah jelas dari mulut mereka, sementara yang disembunyikan dalam kalbu mereka adalah lebih buruk. Sungguh Kamilah yang telah menjelaskan pesan-pesan ini kepada kalian, jika kalian memahaminya.
    Beginilah kalian, kalian menyukai mereka padahal mereka tidak menyukai kalian, meskipun kalian beriman terhadap isi Al-Kitab.
    Apabila mereka menjumpai kalian, mereka mengatakan, "Kami beriman"; dan apabila mereka menyendiri, mereka menggigit ujung jari lantaran jengkel bercampur benci terhadap kalian. Katakanlah: "binasalah dalam kejengkelanmu itu." Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala isi kalbu.
    Apabila kalian memperoleh kebaikan, niscaya mereka bersedih,
    tetapi jika kalian mendapat bencana, mereka bergembira tentang hal itu. Jika kalian bersabar dan bertakwa, niscaya tipu daya mereka tidak sedikit pun mencelakakan kalian.
    Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala yang mereka kerjakan. (Ayat:118-120)
  29. Wahai orang-orang yang beriman, janganlah kalian memakan riba dengan berlipat ganda
    dan bertakwalah pada Allah supaya kalian memperoleh keberuntungan,
    serta jagalah dirimu sendiri terhadap Neraka, yang disediakan untuk golongan yang kafir.
    dan taatilah Allah beserta Utusan, supaya kalian dikasihi.
    dan bersegeralah untuk pengampunan Tuhan kalian serta Surga yang seluas langit dan bumi yang dipersiapkan untuk orang-orang yang bertakwa,
    orang-orang yang berderma baik ketika berkecukupan maupun berkekurangan,
    serta orang-orang yang menahan dorongan amarah dan memaafkan orang lain. Allah berkenan kepada golongan yang berbuat baik.
    serta orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau bersalah pada diri sendiri, mereka mengingat Allah, lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka dan siapa yang mengampuni dosa-dosa selain Allah? lalu mereka tidak melanjutkan perbuatan kejinya sedang mereka menyadari.
    mereka itulah yang dianugerahi pengampunan dari Tuhan mereka beserta Surga yang dibawahnya dialiri sungai-sungai untuk disana selamanya;
    dan itulah sebaik-baik upah untuk golongan yang bekerja. (Ayat:130-136)
  30. Apakah kalian berpikir bahwa kalian kelak masuk Surga, padahal Allah belum mendapati orang-orang yang mengorbankan diri dari kalian serta mendapati golongan yang sabar. (Ayat:142-143)
  31. Muhammad tidak lain seorang Utusan yang telah didahului oleh para Utusan sebelumnya.
    Apakah jika dia wafat atau dibunuh, kalian berbalik ke belakang? barangsiapa berbalik ke belakang, sesungguhnya orang itu tidak sedikit pun merugikan Allah; dan Allah akan mengupahi golongan yang bersyukur. (Ayat:144-147)
  32. Wahai orang-orang yang beriman, jika kamu menaati orang-orang yang kafir itu niscaya mereka mengembalikan kalian ke belakang, lalu kalian menjadi golongan yang celaka.
    dan Allah adalah Pelindung kalian, dan Dialah Penolong terbaik. (Ayat:149)
  33. Kami akan resapkan kegelisahan ke dalam kalbu orang-orang kafir disebabkan mereka mempersekutukan Allah dengan sesuatu yang Dia tidak mengirimkan perintah jelas tentang itu, tempat kembali mereka adalah Neraka; dan itulah kediaman terburuk untuk golongan yang menyimpang. (Ayat:151)
  34. Dan sungguh apabila kalian dibunuh atau mati di jalan Allah, tentulah pengampunan dari Allah dan KasihNya adalah yang terbaik dibanding yang mereka tumpuk
    dan sungguh jika kalian semua meninggal atau gugur, tentulah kepada Allah kalian dihimpun. (Ayat:157-158)
  35. Apabila Allah yang membela kalian, pasti tiada yang dapat mengalahkan kalian;
    dan jika Allah membiarkan kalian maka siapa gerangan yang sanggup menyelamatkan kalian sesudah itu?
    Maka kepada Allah hendaknya golongan yang beriman menaruh kepercayaan. (Ayat:160)
  36. Dan supaya Allah mengetahui orang-orang yang munafik. dikatakan kepada mereka, "Marilah berperang di jalan Allah atau majulah." mereka mengatakan, "Sekiranya kami telah mengetahui cara berperang, tentulah kami mengikuti kalian" pada hari itu mereka lebih cenderung dengan kekafiran daripada keimanan. mereka itu mengatakan melalui mulut mereka yang tidak terkandung dalam kalbu mereka. dan Allah lebih mengetahui yang mereka sembunyikan,
    mereka mengatakan kepada saudara-saudara mereka, "Sekiranya mereka meniru tindakan kami tentulah mereka tidak terbunuh." Katakanlah, "Hindarilah kematian terhadap diri kalian, jika kalian memang sanggup." (Ayat:167-168)
  37. Jangan kamu mengira bahwa orang-orang yang gugur di jalan Allah itu mati; sebenarnya mereka itu hidup dengan mendapat rezeki di sisi Tuhan mereka.
    mereka dalam keadaan bergembira disebabkan karunia Allah yang Dia anugerahkan untuk mereka, dan mereka berbahagia terhadap orang-orang yang masih tinggal di belakang yang belum menyusul mereka,
    bahwasanya tiada kekhawatiran terhadap mereka dan mereka tiada bersedih hati. mereka bersukacita karena anugerah dan karunia yang berlimpah dari Allah, dan sungguh Allah tidak menyia-nyiakan upah golongan yang beriman. (Ayat:169-171)
  38. Sesungguhnya tak lain setan beserta pengikut-pengikutnya yang mempertakuti kalian, oleh karena itu janganlah kalian takut terhadap mereka, melainkan takutlah padaKu jika kalian memang golongan yang beriman. (Ayat:175)
  39. Sesungguhnya orang-orang yang menghendaki kekafiran dibanding keimanan, mereka tak akan sedikitpun merugikan Allah;
    dan malapetaka yang pedih menimpa mereka,
    dan janganlah orang-orang kafir menyangka bahwa penangguhan Kami kepada mereka bermakna kebaikan untuk mereka. Sesungguhnya penangguhan Kami kepada mereka hanyalah agar dosa mereka bertambah-tambah; dan malapetaka yang menyakitkan menimpa mereka. (Ayat:177-178)
  40. Tiap-tiap jiwa pasti akan mati dan bahwasanya upah kalian dipenuhi pada Hari Kiamat.
    Barangsiapa diluputkan dari Neraka dan diterima ke dalam Surga maka demikianlah kesuksesan
    sedangkan kehidupan dunia ini tidak lain kebahagiaan yang semu. (Ayat:185)
  41. Kalian pasti akan diuji melalui harta kalian dan diri kalian sendiri dan kalian pasti akan mendengar berbagai gangguan menyakitkan dari orang-orang yang diserahi Al-Kitab sebelum kalian dan dari orang-orang yang mempersekutukan.
    Apabila kalian bersabar dan bertakwa maka sesungguhnya yang demikian itu termasuk perkara yang diutamakan. (Ayat:186)
  42. Dan ketika Allah mengadakan perjanjian dengan orang-orang yang diserahi Al-Kitab supaya menjelaskan yang demikian kepada umat manusia, dan jangan menutupinya, kemudian mereka membuang itu di balik punggung mereka dan mereka menganggap buruk terhadap yang demikian, betapa jahat yang mereka kehendaki. (Ayat:187)
  43. Janganlah sekali-kali kamu terperdaya akibat kemewahan orang-orang kafir di dalam negeri. yang demikian itu hanyalah kesenangan sementara waktu kemudian tempat kesudahan mereka adalah Jahanam beserta kediaman yang terburuk.
    sedangkan orang-orang yang bertakwa pada Tuhan mereka disediakan Surga yang dibawahnya dialiri sungai-sungai untuk mereka dan mereka disana selamanya sebagai kediaman di sisi Allah. dan yang di sisi Allah adalah yang terbaik bagi orang-orang berbakti. (Ayat:196-198)
  44. Dan sungguh dari golongan pewaris Al-Kitab terdapat orang-orang yang beriman kepada Allah serta terhadap yang dikirimkan kepada kalian juga yang dikirimkan kepada mereka;
    mereka merendah diri terhadap Allah dan mereka itu tidak memandang rendah pesan-pesan Allah.
    mereka memperoleh upah di sisi Tuhan mereka. sungguh Allah amat cepat perhitunganNya. (Ayat:199)
  45. Wahai orang-orang yang beriman, bersabarlah serta tetapkan kesabaran kalian itu dan perkuatkan diri kalian juga bertakwalah kepada Allah supaya kalian berhasil. (Ayat:200)

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Departemen Agama RI.2007.Al-Qur'an dan Terjemahannya Al-Jumanatul 'Ali Seuntai Mutiara Yang Maha Luhur.Bandung:J-Art

Pranala luar[sunting | sunting sumber]


Surah Sebelumnya:
Surah Al-Baqarah
Al-Qur'an Surah Berikutnya:
Surah An-Nisa'
Surah 3