Konstantinus Agung

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
(Dialihkan dari Konstantinus I)
Lompat ke: navigasi, cari
"Konstantinus I" beralih ke halaman ini. Untuk kegunaan lain, lihat Konstantinus I (disambiguasi).
"Konstantinus dari Konstantinopel" beralih ke halaman ini. Untuk Patriark Konstantinopel, lihat Patriark Konstantinus dari Konstantinopel.
  • Konstantinus Agung
  • Santo Konstantinus
  • Konstantinus I
Kepala patung marmer raksasa Kaisar Konstantinus Agung, Romawi, abad ke-4, terletak di Museum Capitolini, Roma.
Kepala patung marmer raksasa Kaisar Konstantinus Agung, Romawi, abad ke-4, terletak di Museum Capitolini, Roma.
Kaisar ke-57 Kekaisaran Romawi
Memerintah
Pendahulu Konstantius I
Pengganti
Lahir 27 Februari kr. 272[1]
Naissus, Moesia Superior, Kekaisaran Romawi (Serbia masa kini)
Mangkat 22 Mei 337 (umur 65)
Nikomedia, Bithynia, Kekaisaran Romawi
Makam Gereja Rasul Suci, Konstantinopel
Pasangan
Anak
Nama lengkap
Flavius Valerius Aurelius Constantinus Augustus
Ayah Konstantius Klorus
Ibu Helena
Agama

Konstantinus Agung (bahasa Latin: Flavius Valerius Aurelius Constantinus Augustus;[2] bahasa Yunani: Κωνσταντῖνος ὁ Μέγας; 27 Februari kr. 272 M[1] – 22 Mei 337 M), juga dikenal sebagai Konstantinus I atau Santo Konstantinus (dalam Gereja Ortodoks sebagai Santo Konstantinus Agung, Setara Rasul),[3] merupakan seorang Kaisar Romawi dari tahun 306 sampai 337 M. Konstantinus adalah putra dari Flavius Valerius Konstantius, seorang perwira tentara Romawi, dan Helena istrinya. Ayahnya menjadi Caesar, wakil kaisar, di barat pada tahun 293 M. Konstantinus diutus ke timur, di mana ia menapaki pangkat-pangkatnya hingga menjadi seorang tribun militer di bawah Kaisar Diokletianus dan Galerius. Pada tahun 305 Konstantius meraih pangkat Augustus, kaisar barat senior, dan Konstantinus dipanggil ke barat untuk membantu ayahnya melangsungkan kampanye di Britania. Dengan pengakuan sebagai kaisar oleh pasukannya di Eboracum (York masa kini) setelah ayahnya meninggal dunia pada tahun 306 M, Konstantinus meraih kemenangan dalam serangkaian perang saudara melawan Kaisar Maxentius dan Lisinius hingga ia menjadi penguasa tunggal di barat maupun timur pada tahun 324 M.

Sebagai kaisar, Konstantinus melakukan banyak reformasi di bidang administrasi, keuangan, sosial, dan militer untuk memperkuat kekaisaran. Pemerintahan direstrukturisasi, serta dilakukan pemisahan kewenangan sipil dan militer. Koin emas baru, yakni solidus, dikeluarkan untuk mengatasi inflasi. Ini menjadi standar mata uang Bizantin dan Eropa selama lebih dari seribu tahun. Sebagai kaisar Romawi pertama yang mengaku melakukan konversi ke Kekristenan,[notes 4] Konstantinus memainkan suatu peranan penting dalam mendeklarasikan Edik Milan pada tahun 313, yang menetapkan toleransi bagi Kekristenan di dalam kekaisaran. Ia menghimpun Konsili Nicea Pertama pada tahun 325; pada saat itu kaum Kristiani menyatakan pengakuan iman mereka melalui Kredo Nicea. Dalam bidang militer, tentara Romawi direorganisasi sehingga terdiri dari unit lapangan yang mobil dan tentara garnisun yang mampu menghadapi ancaman internal dan invasi kaum barbar. Konstantinus melakukan kampanye-kampanye militer yang sukses terhadap suku-suku di perbatasan Romawi—suku Franka, Alemanni, Goth, dan Sarmatia—bahkan memukimkan kembali wilayah-wilayah yang ditinggalkan oleh para pendahulunya selama gejolak pada abad sebelumnya.

Masa pemerintahan Konstantinus menandai suatu zaman yang berbeda dalam sejarah Kekaisaran Romawi.[5] Ia membangun kediaman kekaisaran yang baru di Bizantium dan mengganti nama kota itu menjadi Constantinopolis (Konstantinopel "Kota Konstantin") menurut namanya sendiri (serta dijuluki sebagai "Roma Baru" yang bersifat pujian baru timbul belakangan, dan tidak pernah menjadi julukan resmi). Kota ini nantinya menjadi ibu kota Kekaisaran selama lebih dari seribu tahun, dan karenanya Kekaisaran Timur yang terbentuk kelak menjadi dikenal sebagai Kekaisaran Bizantin. Warisan politiknya yang lebih berdampak langsung yaitu, ketika meninggalkan kekaisaran untuk para putranya, ia menggantikan sistem tetrarki Diokletianus dengan prinsip suksesi dinasti. Reputasinya berkembang selama masa pemerintahan anak-anaknya dan berabad-abad setelah pemerintahannya. Gereja abad pertengahan mempertahankannya sebagai salah seorang teladan kebajikan, sementara para penguasa sekuler merujuknya sebagai suatu prototipe, titik acuan, serta simbol identitas dan legitimasi kekaisaran.[6] Mulai dari Masa Renaisans, timbul penilaian-penilaian yang lebih kritis atas pemerintahannya karena ditemukannya kembali sumber-sumber anti-Konstantinian. Para kritikus menggambarkannya sebagai seorang tiran. Tren dalam keilmuan modern dan baru-baru ini berupaya untuk menyeimbangkan kedua sisi ekstrem keilmuan sebelumnya.

Konstantinus merupakan seorang tokoh penting dalam sejarah Kekristenan. Gereja Makam Kudus, yang dibangun atas perintahnya di lokasi yang diklaim sebagai makam Yesus di Yerusalem, menjadi tempat tersuci dalam dunia Kristiani. Klaim Kepausan atas kekuasaan temporal pada Abad Pertengahan Tinggi didasarkan pada sebuah dokumen yang disebut Donasi Konstantinus. Konstantinus Agung dihormati sebagai seorang kudus (santo) oleh kalangan Ortodoks Timur, Katolik Bizantin, dan Anglikan.

Sumber-sumber[sunting | sunting sumber]

Konstantinus adalah salah seorang penguasa besar yang penting dalam sejarah, dan ia senantiasa menjadi salah seorang tokoh yang kontroversial.[7] Naik turunnya reputasi Konstantinus mencerminkan sifat dari sumber-sumber kuno seputar pemerintahannya. Sumber-sumber ini sangat banyak tersedia dan terperinci,[8] namun sangat dipengaruhi oleh propaganda resmi periode tersebut,[9] dan seringkali hanya sepihak.[10] Tidak terdapat biografi ataupun sejarah yang masih terlestarikan hingga sekarang berkenaan dengan pemerintahan dan kehidupan Konstantinus.[11] Sumber pengganti yang terdekat adalah Vita Constantini karya Eusebius dari Kaisarea, suatu karya yang merupakan panduan dari eulogi dan hagiografi.[12] Ditulis antara tahun 335 M dan kr. 339 M,[13] Vita meninggikan kebajikan religius dan moral dari Konstantinus.[14] Vita menciptakan suatu citra positif Konstantinus yang menimbulkan perdebatan,[15] dan para sejarawan modern seringkali menantang keandalannya.[16] Seluruh kehidupan sekuler Konstantinus dikisahkan dalam sebuah karya anonim berjudul Origo Constantini.[17] Sebagai sebuah karya yang tidak jelas tarikhnya,[18] Origo berfokus pada peristiwa-peristiwa militer dan politik, mengabaikan hal-hal religius dan kultural.[19]

De Mortibus Persecutorum karya Laktansius, sebuah pamflet politis Kristiani pada masa pemerintahan Diokletianus dan periode Tetrarki, menyajikan informasi berharga namun terdapat rincian tendesius mengenai para pendahulu dan kehidupan awal Konstantinus.[20] Sejarah-sejarah gerejawi dari Sokrates, Sozomen, dan Teodoretus mendeskripsikan perselisihan keagamaan pada masa akhir pemerintahan Konstantinus.[21] Karya para sejarawan gerejawi ditulis pada masa pemerintahan Theodosius II (408–50 M), seabad setelah pemerintahan Konstantinus, mengaburkan peristiwa-peristiwa dan teologi-teologi pada zaman Konstantinus melalui penyimpangan, kekeliruan, dan ketidakjelasan yang disengaja.[22] Tulisan-tulisan kontemporer dari dari seorang Kristen ortodoks bernama Athanasius dan sejarah gerejawi dari seorang Arian bernama Filostorgius juga masih terlestarikan hingga saat ini, kendati terdapat bias yang tidak kalah tegasnya.[23]

Berbagai epitome dari Aurelius Victor (De Caesaribus), Eutropius (Breviarium), Festus (Breviarium), dan penulis anonim Epitome de Caesaribus menyajikan sejarah militer dan politik sekuler yang dipadatkan dari periode tersebut. Meskipun bukan sumber Kristiani, epitome-epitome itu melukiskan suatu citra baik Konstantinus, tetapi tidak mengandung referensi seputar kebijakan-kebijakan keagamaan Konstantinus.[24] Panegyrici Latini, suatu kumpulan panegirik dari akhir abad ke-3 dan awal abad ke-4, menyajikan informasi berharga mengenai politik dan ideologi pada periode tetrarki dan kehidupan awal Konstantinus.[25] Arsitektur kontemporer, seperti Pelengkung Konstantinus di Roma dan istana-istana di Gamzigrad dan Kordoba,[26] peninggalan epigrafi, dan uang logam dari era tersebut melengkapi sumber-sumber literer yang tersedia.[27]

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

Sumber kuno[sunting | sunting sumber]

  • Athanasius of Alexandria.
    • Apologia contra Arianos (Defence against the Arians) c. 349.
    • Atkinson, M., and Archibald Robertson, trans. Apologia Contra Arianos. From Nicene and Post-Nicene Fathers, Second Series, Vol. 4. Edited by Philip Schaff and Henry Wace. Buffalo, NY: Christian Literature Publishing Co., 1892. Revised and edited for New Advent by Kevin Knight. Online at New Advent. Retrieved 14 August 2009.
    • Epistola de Decretis Nicaenae Synodi (Letter on the Decrees of the Council of Nicaea) c. 352.
    • Newman, John Henry, trans. De Decretis. From Nicene and Post-Nicene Fathers, Second Series, Vol. 4. Edited by Philip Schaff and Henry Wace. Buffalo, NY: Christian Literature Publishing Co., 1892. Revised and edited for New Advent by Kevin Knight. Online at New Advent. Retrieved 28 September 2009.
    • Historia Arianorum (History of the Arians) c. 357.
    • Atkinson, M., and Archibald Robertson, trans. Historia Arianorum. From Nicene and Post-Nicene Fathers, Second Series, Vol. 4. Edited by Philip Schaff and Henry Wace. Buffalo, NY: Christian Literature Publishing Co., 1892. Revised and edited for New Advent by Kevin Knight. Online at New Advent. Retrieved 14 August 2009.
  • Sextus Aurelius Victor, Liber de Caesaribus (Book on the Caesars) c. 361.
  • Codex Theodosianus (Theodosian Code) 439.
    • Mommsen, T. and Paul M. Meyer, eds. Theodosiani libri XVI cum Constitutionibus Sirmondianis et Leges novellae ad Theodosianum pertinentes2 (in Latin). Berlin: Weidmann, [1905] 1954. Complied by Nicholas Palmer, revised by Tony Honoré for Oxford Text Archive, 1984. Prepared for online use by R.W.B. Salway, 1999. Preface, books 1–8. Online at University College London and the University of Grenoble. Retrieved 25 August 2009.
    • Unknown edition (in Latin). Online at AncientRome.ru. Retrieved 15 August 2009.
  • Codex Justinianus (Justinianic Code or Code of Justinian).
    • Scott, Samuel P., trans. The Code of Justinian, in The Civil Law. 17 vols. 1932. Online at the Constitution Society. Retrieved 14 August 2009.
    • Krueger, Paul, ed. Codex Justinianus (in Latin). 2 vols. Berlin, 1954. Online at the University of Grenoble. Retrieved 28 September 2009.
  • Epitome de Caesaribus (Epitome on the Caesars) c. 395.
    • Banchich, Thomas M., trans. A Booklet About the Style of Life and the Manners of the Imperatores. Canisius College Translated Texts 1. Buffalo, NY: Canisius College, 2009. Online at De Imperatoribus Romanis. Retrieved 15 August 2009.
  • De Rebus Bellicis (On Military Matters) fourth/fifth century.
  • Eunapius, History from Dexippus first edition c. 390, second edition c. 415. [Fragmentary]
  • Eusebius of Caesarea.
    • Historia Ecclesiastica (Church History) first seven books c. 300, eighth and ninth book c. 313, tenth book c. 315, epilogue c. 325.
    • Williamson, G.A., trans. Church History. London: Penguin, 1989. ISBN 0-14-044535-8
    • McGiffert, Arthur Cushman, trans. Church History. From Nicene and Post-Nicene Fathers, Second Series, Vol. 1. Edited by Philip Schaff and Henry Wace. Buffalo, NY: Christian Literature Publishing Co., 1890. Revised and edited for New Advent by Kevin Knight. Online at New Advent. Retrieved 28 September 2009.
    • Oratio de Laudibus Constantini (Oration in Praise of Constantine, sometimes the Tricennial Oration) 336.
    • Richardson, Ernest Cushing, trans. Oration in Praise of Constantine. From Nicene and Post-Nicene Fathers, Second Series, Vol. 1. Edited by Philip Schaff and Henry Wace. Buffalo, NY: Christian Literature Publishing Co., 1890. Revised and edited for New Advent by Kevin Knight. Online at New Advent. Retrieved 16 August 2009.
    • Vita Constantini (The Life of the Blessed Emperor Constantine) c. 336–339.
    • Richardson, Ernest Cushing, trans. Life of Constantine. From Nicene and Post-Nicene Fathers, Second Series, Vol. 1. Edited by Philip Schaff and Henry Wace. Buffalo, NY: Christian Literature Publishing Co., 1890. Revised and edited for New Advent by Kevin Knight. Online at New Advent. Retrieved 9 June 2009.
    • Life of the Blessed Emperor Constantine. 2009. Reprint of Bagster edition [1845]. Evolution Publishing. ISBN 978-1-889758-93-0. [1]
    • Cameron, Averil and Stuart Hall, trans. Life of Constantine. 1999. Oxford University Press. ISBN 0-19-814924-7.
  • Eutropius, Breviarium ab Urbe Condita (Abbreviated History from the City's Founding) c. 369.
    • Watson, John Henry, trans. Justin, Cornelius Nepos and Eutropius. London: George Bell & Sons, 1886. Online at Tertullian. Retrieved 28 September 2009.
  • Rufus Festus, Breviarium Festi (The Abbreviated History of Festus) c. 370.
    • Banchich, Thomas M., and Jennifer A. Meka, trans. Breviarium of the Accomplishments of the Roman People. Canisius College Translated Texts 2. Buffalo, NY: Canisius College, 2001. Online at De Imperatoribus Romanis. Retrieved 15 August 2009.
  • Jerome, Chronicon (Chronicle) c. 380.
    • Pearse, Roger, et al.., trans. The Chronicle of St. Jerome, in Early Church Fathers: Additional Texts. Tertullian, 2005. Online at Tertullian. Retrieved 14 August 2009.
  • Jordanes, De origine actibusque Getarum [Getica] (The Origin and Deeds of the Goths) c. 551.
    • Mierow, Charles C., trans. The Origins and Deeds of the Goths. Princeton: Princeton University Press, 1915.
  • Lactantius, Liber De Mortibus Persecutorum (Book on the Deaths of the Persecutors) c. 313–315.
    • Fletcher, William, trans. Of the Manner in Which the Persecutors Died. From Ante-Nicene Fathers, Vol. 7. Edited by Alexander Roberts, James Donaldson, and A. Cleveland Coxe. Buffalo, NY: Christian Literature Publishing Co., 1886. Revised and edited for New Advent by Kevin Knight. Online at New Advent. Retrieved 9 June 2009.
  • Libanius, Orationes (Orations) c. 362–365.
  • Optatus, Libri VII de Schismate Donatistarum (Seven Books on the Schism of the Donatists) first edition c. 365–367, second edition c. 385.
    • Vassall-Phillips, O.R., trans. The Work of St. Optatus Against the Donatists. London: Longmans, Green, & Co., 1917. Transcribed at tertullian.org by Roger Pearse, 2006. Online at Tertullian. Retrieved 9 June 2009.
    • Edwards, Mark, trans. Optatus: Against the Donatists. Liverpool: Liverpool University Press, 1997.
  • Origo Constantini Imperiatoris (The Lineage of the Emperor Constantine) c. 340–390.
    • Rolfe, J.C., trans. Excerpta Valesiana, in vol. 3 of Rolfe's translation of Ammianus Marcellinus' History. Loeb ed. London: Heinemann, 1952. Online at LacusCurtius. Retrieved 16 August 2009.
  • Orosius, Historiarum Adversum Paganos Libri VII (Seven Books of History Against the Pagans) c. 417.
  • XII Panegyrici Latini (Twelve Latin Panegyircs) relevant panegyrics dated 289, 291, 297, 298, 307, 310, 311, 313 and 321.
  • Philostorgius, Historia Ecclesiastica (Church History) c. 433.
    • Walford, Edward, trans. Epitome of the Ecclesiastical History of Philostorgius, Compiled by Photius, Patriarch of Constantinople. London: Henry G. Bohn, 1855. Online at Tertullian. Retrieved 15 August 2009.
  • Praxagoras of Athens, Historia (History of Constantine the Great) c. 337. [Fragmentary]
  • Socrates of Constantinople (Socrates Scholasticus), Historia Ecclesiastica (Church History) c. 443.
    • Zenos, A.C., trans. Ecclesiastical History. From Nicene and Post-Nicene Fathers, Second Series, Vol. 2. Edited by Philip Schaff and Henry Wace. Buffalo, NY: Christian Literature Publishing Co., 1890. Revised and edited for New Advent by Kevin Knight. Online at New Advent. Retrieved 14 August 2009.
  • Sozomen, Historia Ecclesiastica (Church History) c. 445.
    • Hartranft, Chester D. Ecclesiastical History. From Nicene and Post-Nicene Fathers, Second Series, Vol. 2. Edited by Philip Schaff and Henry Wace. Buffalo, NY: Christian Literature Publishing Co., 1890. Revised and edited for New Advent by Kevin Knight. Online at New Advent. Retrieved 15 August 2009.
  • Theodoret, Historia Ecclesiastica (Church History) c. 448.
    • Jackson, Blomfield, trans. Ecclesiastical History. From Nicene and Post-Nicene Fathers, Second Series, Vol. 3. Edited by Philip Schaff and Henry Wace. Buffalo, NY: Christian Literature Publishing Co., 1892. Revised and edited for New Advent by Kevin Knight. Online at New Advent. Retrieved 15 August 2009.
  • Zosimus, Historia Nova (New History) c. 500.
    • Unknown, trans. The History of Count Zosimus. London: Green and Champlin, 1814. Online at Tertullian. Retrieved 15 August 2009.[notes 5][29]

Sumber modern[sunting | sunting sumber]

  • Alföldi, Andrew. The Conversion of Constantine and Pagan Rome. Translated by Harold Mattingly. Oxford: Clarendon Press, 1948.
  • Anderson, Perry. Passages from Antiquity to Feudalism. London: Verso, 1981 [1974]. ISBN 0-86091-709-6
  • Arjava, Antii. Women and Law in Late Antiquity. Oxford: Oxford University Press, 1996. ISBN 0-19-815233-7
  • Armstrong, Gregory T. "Church and State Relations: The Changes Wrought by Constantine." Journal of Bible and Religion 32 (1964): 1–7.
  • Armstrong, Gregory T. "Constantine's Churches: Symbol and Structure." The Journal of the Society of Architectural Historians 33 (1974): 5–16.
  • Barnes, Timothy D. "Lactantius and Constantine." The Journal of Roman Studies 63 (1973): 29–46.
  • Barnes, Timothy D. (1981). Constantine and Eusebius. Cambridge, MA: Harvard University Press. ISBN 978-0-674-16531-1. 
  • Barnes, Timothy D. The New Empire of Diocletian and Constantine. Cambridge, MA: Harvard University Press, 1982. ISBN 0-7837-2221-4
  • Barnes, Timothy D. "Constantine and the Christians of Persia." The Journal of Roman Studies 75 (1985): 126–136.
  • Barnes, Timothy. Constantine: dynasty, religion and power in the later Roman Empire. Oxford: Blackwell 2011
  • Bowman, Alan K. "Diocletian and the First Tetrarchy." In The Cambridge Ancient History, Volume XII: The Crisis of Empire, edited by Alan Bowman, Averil Cameron, and Peter Garnsey, 67–89. Cambridge University Press, 2005. ISBN 0-521-30199-8
  • Cameron, Averil. "The Reign of Constantine, A.D. 306–337." In The Cambridge Ancient History, Volume XII: The Crisis of Empire, edited by Alan Bowman, Averil Cameron, and Peter Garnsey, 90–109. Cambridge University Press, 2005. ISBN 0-521-30199-8
  • Cameron, Averil and Stuart G. Hall. Life of Constantine. Oxford: Clarendon Press, 1999. Hardcover ISBN 0-19-814917-4 Paperback ISBN 0-19-814924-7
  • Carrié, Jean-Michel & Rousselle, Aline. L'Empire Romain en mutation- des Sévères à Constantin, 192–337. Paris: Seuil, 1999. ISBN 2-02-025819-6
  • Christol, M. & Nony, D. Rome et son Empire. Paris: Hachette, 2003. ISBN 2-01-145542-1
  • Corcoran, Simon. The Empire of the Tetrarchs: Imperial Pronouncements and Government, AD 284–324. Oxford: Clarendon Press, 1996. ISBN 0-19-815304-X
  • Curran, John. Pagan City and Christian Capital. Oxford: Clarendon Press, 2000. Hardcover ISBN 0-19-815278-7 Paperback ISBN 0-19-925420-6
  • Dagron, Gilbert. Naissance d'une Capitale: Constantinople et ses instititutions de 330 a 451. Paris: Presses Universitaires de France, 1984. ISBN 2-13-038902-3
  • Digeser, Elizabeth DePalma. The Making of A Christian Empire: Lactantius and Rome. London: Cornell University Press, 2000. ISBN 0-8014-3594-3
  • Downey, Glanville. "Education in the Christian Roman Empire: Christian and Pagan Theories under Constantine and His Successors." Speculum 32 (1957): 48–61.
  • Drake, H. A. "What Eusebius Knew: The Genesis of the "Vita Constantini"." Classical Philology 83 (1988): 20–38.
  • Drake, H. A. "Constantine and Consensus." Church History 64 (1995): 1–15.
  • Drake, H. A. "Lambs into Lions: Explaining Early Christian Intolerance." Past & Present 153 (1996): 3–36.
  • Drake, H. A. Constantine and the Bishops: The Politics of Intolerance. Baltimore: Johns Hopkins University Press, 2000. ISBN 0-8018-6218-3
  • Elliott, T. G. "Constantine's Conversion: Do We Really Need It?" Phoenix 41 (1987): 420–438.
  • Elliott, T. G. "Eusebian Frauds in the "Vita Constantini"." Phoenix 45 (1991): 162–171.
  • Elliott, T. G. The Christianity of Constantine the Great. Scranton, PA: University of Scranton Press, 1996. ISBN 0-940866-59-5
  • Elsner, Jás. Imperial Rome and Christian Triumph. Oxford & New York: Oxford University Press (Oxford History of Art), 1998. ISBN 0-19-284201-3
  • Fowden, Garth. "Between Pagans and Christians." The Journal of Roman Studies 78 (1988): 173–182.
  • Fowden, Garth. "The Last Days of Constantine: Oppositional Versions and Their Influence." The Journal of Roman Studies 84 (1994): 146–170.
  • Fubini, Riccardo. "Humanism and Truth: Valla Writes against the Donation of Constantine." Journal of the History of Ideas 57:1 (1996): 79–86.
  • Gibbon, Edward. Decline and Fall of the Roman Empire. Chicago: Encyclopædia Britannica, 1952 ("Great Books" collection), in 2 volumes.
  • Goldsworthy, Adrian. How Rome Fell. New Haven & London: Yale University Press, 2009. Hardcover ISBN 978-0-300-13719-4
  • Grant, Robert M. "Religion and Politics at the Council at Nicaea." The Journal of Religion 55 (1975): 1–12.
  • Guthrie, Patrick. "The Execution of Crispus." Phoenix 20: 4 (1966): 325–331.
  • Harries, Jill. Law and Empire in Late Antiquity. Cambridge, UK: Cambridge University Press, 2004. Hardcover ISBN 0-521-41087-8 Paperback ISBN 0-521-42273-6
  • Hartley, Elizabeth. Constantine the Great: York's Roman Emperor. York: Lund Humphries, 2004. ISBN 978-0-85331-928-3.
  • Heather, Peter J. "Foedera and Foederati of the Fourth Century." In From Roman Provinces to Medieval Kingdoms, edited by Thomas F.X. Noble, 292–308. New York: Routledge, 2006. Hardcover ISBN 0-415-32741-5 Paperback ISBN 0-415-32742-3
  • Helgeland, John. "Christians and the Roman Army A.D. 173–337." Church History 43 (June 1974): 149–163.
  • Jones, A.H.M. Constantine and the Conversion of Europe. Buffalo: University of Toronto Press, 1978 [1948].
  • Jordan, David P. "Gibbon's "Age of Constantine" and the Fall of Rome" History and Theory 8:1 (1969), 71–96.
  • Lenski, Noel, ed. The Cambridge Companion to the Age of Constantine. New York: Cambridge University Press, 2006. Hardcover ISBN 0-521-81838-9 Paperback ISBN 0-521-52157-2
  • Leithart, Peter J. Defending Constantine: The Twilight of an Empire and the Dawn of Christendom. Downers Grove: IL, InterVarsity Press 2010
  • Lieu, Samuel N.C. and Dominic Montserrat. From Constantine to Julian: Pagan and Byzantine Views; A Source History. New York: Routledge, 1996.
  • Mackay, Christopher S. "Lactantius and the Succession to Diocletian." Classical Philology 94:2 (1999): 198–209.
  • MacMullen, Ramsay. Constantine. New York: Dial Press, 1969. ISBN 0-7099-4685-6
  • MacMullen, Ramsay. Christianizing the Roman Empire A.D. 100–400. New Haven, CT; London: Yale University Press, 1984. ISBN 978-0-300-03642-8
  • MacMullen, Ramsay. Christianity and Paganism in the Fourth to Eighth Centuries. New Haven: Yale University Press, 1997. ISBN 0-300-07148-5
  • Mattingly, David. An Imperial Possession: Britain in the Roman Empire. London: Penguin, 2007. ISBN 978-0-14-014822-0
  • Nicholson, Oliver. "Constantine's Vision of the Cross." Vigiliae Christianae 54:3 (2000): 309–323.
  • Odahl, Charles Matson. Constantine and the Christian Empire. New York: Routledge, 2004. Hardcover ISBN 0-415-17485-6 Paperback ISBN 0-415-38655-1
  • Pears, Edwin. "The Campaign against Paganism A.D. 324." The English Historical Review 24:93 (1909): 1–17.
  • Pohlsander, Hans. "Crispus: Brilliant Career and Tragic End". Historia 33 (1984): 79–106.
  • Pohlsander, Hans. The Emperor Constantine. London & New York: Routledge, 2004a. Hardcover ISBN 0-415-31937-4 Paperback ISBN 0-415-31938-2
  • Pohlsander, Hans. "Constantine I (306 – 337 A.D.)." De Imperatoribus Romanis (2004b). Retrieved 16 December 2007.
  • Potter, David S. The Roman Empire at Bay: AD 180–395. New York: Routledge, 2005. Hardcover ISBN 0-415-10057-7 Paperback ISBN 0-415-10058-5
  • Rees, Roger. Layers of Loyalty in Latin Panegyric: AD 289–307. New York: Oxford University Press, 2002. ISBN 0-19-924918-0
  • Rodgers, Barbara Saylor. "The Metamorphosis of Constantine." The Classical Quarterly 39 (1989): 233–246.
  • Scheidel, Walter. "The Monetary Systems of the Han and Roman Empires". In Scheidel, ed., Rome and China: Comparative Perspectives on Ancient World Empires. Oxford: Oxford University Press, 2010, ISBN 978-0-19-975835-7
  • Seidel, Lisa. "Constantine 'and' Charlemagne." Gesta 15 (1976): 237–239.
  • Southern, Pat. The Roman Empire from Severus to Constantine. New York: Routledge, 2001. ISBN 0-415-23944-3
  • Storch, Rudolph H. "The "Eusebian Constantine"." Church History 40 (1971): 1–15.
  • Treadgold, Warren. A History of the Byzantine State and Society. Stanford: Stanford University Press, 1997. ISBN 0-8047-2630-2
  • Udoh, Fabian E. "Quand notre monde est devenu chretien", review, Theological Studies, June 2008
  • Veyne, Paul. L'Empire Gréco-Romain, Paris: Seuil, 2005. ISBN 2-02-057798-4
  • Veyne, Paul.Quand notre monde est devenu chrétien, Paris: Albin Michel, 2007. ISBN 978-2-226-17609-7
  • Warmington, Brian. "Some Constantinian References in Ammianus." In The Late Roman World and its Historian: Interpreting Ammianus Marcellinus, edited by Jan Willem Drijvers and David Hunt, 166–177. London: Routledge, 1999. ISBN 0-415-20271-X
  • Weiss, Peter. "The Vision of Constantine." Translated by A.R. Birley in Journal of Roman Archaeology 16 (2003): 237–59.
  • Wiemer, Hans-Ulrich. "Libanius on Constantine." The Classical Quarterly 44 (1994): 511–524.
  • Wienand, Johannes. Der Kaiser als Sieger. Metamorphosen triumphaler Herrschaft unter Constantin I. Berlin: Akademie-Verlag 2012. ISBN 978-3-05-005903-7
  • Williams, Stephen. Diocletian and the Roman Recovery. New York: Routledge, 1997. ISBN 0-415-91827-8
  • Woods, David. "On the Death of the Empress Fausta." Greece & Rome 45 (1988): 70–86.
  • Woods, David. "Where Did Constantine I Die?" Journal of Theological Studies 48:2 (1997): 531–535.
  • Wright, David H. "The True Face of Constantine the Great." Dumbarton Oaks Papers 41 (1987): 493–507

Catatan[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Caesar di barat; menyatakan diri sebagai Augustus sejak tahun 309; memperoleh pengakuan demikian di timur pada bulan April 310.
  2. ^ Augustus tak terbantahkan di barat, Augustus senior di kekaisaran.
  3. ^ Sebagai kaisar dari keseluruhan kekaisaran.
  4. ^ Mungkin Filipus si Arab merupakan kemungkinan pengecualian. Lihat Filipus si Arab dan Kekristenan.[4]
  5. ^ Terjemahan ini tidak cukup baik. Beberapa penomoran halamannya rusak, terdapat banyak kesalahan ketik (misalnya beberapa penggantian "Julian" dengan "Jovian" dan "Constantine" dengan "Constantius"). Meskipun demikian merupakan satu-satunya terjemahan Historia Nova yang terdapat dalam ranah publik.[28]

Kutipan[sunting | sunting sumber]

Esai dari The Cambridge Companion to the Age of Constantine ditandai dengan "(CC)".

  1. ^ a b Ada beberapa kemungkinan penanggalan kelahirannya tetapi kebanyakan sejarawan modern menggunakan kr. 272". Lenski, "Reign of Constantine" (CC), 59.
  2. ^ Dalam bahasa Latin Klasik, gelar resmi kekaisaran Konstantinus adalah IMPERATOR CAESAR FLAVIVS CONSTANTINVS PIVS FELIX INVICTVS AVGVSTVS, Imperator Caesar Flavius Constantine Augustus, yang saleh, yang sejahtera, yang tidak terkalahkan. Setelah tahun 312, ia menambahkan MAXIMVS ("yang terbesar"), dan setelah tahun 325 mengganti invictus ("yang tidak terkalahkan") dengan VICTOR, karena invictus mengingatkan banyak orang pada Sol Invictus, Dewa Matahari.
  3. ^ Di kalangan Kristen Ortodoks Timur, Ortodoks Oriental, dan Katolik Bizantin. Kalender liturgi Bizantin, yang digunakan oleh Gereja Ortodoks Timur dan Gereja Katolik Timur dari ritus Bizantin, mencantumkan baik Konstantinus maupun Helena ibunya sebagai orang-orang kudus. Kendati ia tidak tercantum dalam daftar orang kudus Gereja Latin, yang mengakui beberapa orang lainnya dengan nama Konstantinus sebagai orang kudus, ia tetap dihormati dengan gelar "Agung" atas kontribusinya pada Kekristenan.
  4. ^ I. Shahîd, Rome and the Arabs (Washington, D.C.: Dumbarton Oaks, 1984), 65–93; H. A. Pohlsander, "Philip the Arab and Christianity", Historia 29:4 (1980): 463–73.
  5. ^ Gregory, A History of Byzantium, 49.
  6. ^ Van Dam, Remembering Constantine at the Milvian Bridge, 30.
  7. ^ Barnes, Constantine and Eusebius, 272.
  8. ^ Bleckmann, "Sources for the History of Constantine" (CC), 14; Cameron, 90–91; Lenski, "Introduction" (CC), 2–3.
  9. ^ Bleckmann, "Sources for the History of Constantine" (CC), 23–25; Cameron, 90–91; Southern, 169.
  10. ^ Cameron, 90; Southern, 169.
  11. ^ Bleckmann, "Sources for the History of Constantine" (CC), 14; Corcoran, Empire of the Tetrarchs, 1; Lenski, "Introduction" (CC), 2–3.
  12. ^ Barnes, Constantine and Eusebius, 265–68.
  13. ^ Drake, "What Eusebius Knew," 21.
  14. ^ Eusebius, Vita Constantini 1.11; Odahl, 3.
  15. ^ Lenski, "Introduction" (CC), 5; Storch, 145–55.
  16. ^ Barnes, Constantine and Eusebius, 265–71; Cameron, 90–92; Cameron and Hall, 4–6; Elliott, "Eusebian Frauds in the "Vita Constantini"", 162–71.
  17. ^ Lieu and Montserrat, 39; Odahl, 3.
  18. ^ Bleckmann, "Sources for the History of Constantine" (CC), 26; Lieu and Montserrat, 40; Odahl, 3.
  19. ^ Lieu and Montserrat, 40; Odahl, 3.
  20. ^ Barnes, Constantine and Eusebius, 12–14; Bleckmann, "Sources for the History of Constantine" (CC), 24; Mackay, 207; Odahl, 9–10.
  21. ^ Barnes, Constantine and Eusebius, 225; Bleckmann, "Sources for the History of Constantine" (CC), 28–29; Odahl, 4–6.
  22. ^ Barnes, Constantine and Eusebius, 225; Bleckmann, "Sources for the History of Constantine" (CC), 26–29; Odahl, 5–6.
  23. ^ Odahl, 6, 10.
  24. ^ Bleckmann, "Sources for the History of Constantine" (CC), 27–28; Lieu and Montserrat, 2–6; Odahl, 6–7; Warmington, 166–67.
  25. ^ Bleckmann, "Sources for the History of Constantine" (CC), 24; Odahl, 8; Wienand, Kaiser als Sieger, 26–43.
  26. ^ Bleckmann, "Sources for the History of Constantine" (CC), 20–21; Johnson, "Architecture of Empire" (CC), 288–91; Odahl, 11–12.
  27. ^ Bleckmann, "Sources for the History of Constantine" (CC), 17–21; Odahl, 11–14; Wienand, Kaiser als Sieger, 43–86.
  28. ^ Roger Pearse, "Preface to the online edition of Zosimus' New History". 19 November 2002, rev. 20 August 2003. Retrieved 2009-08-15.
  29. ^ Daftar sumber primer ini utamanya didasarkan pada rangkuman dalam Odahl, 2–11 dan daftar lanjutannya dalam Odahl, 372–76. Lihat pula Bruno Bleckmann, "Sources for the History of Constantine" (CC), "Sources for the History of Constantine," dalam The Cambridge Companion to the Age of Constantine, terj. Noel Lenski, ed. Noel Lenski (New York: Cambridge University Press, 2006), 14–31; dan Noel Lenski, ed. The Cambridge Companion to the Age of Constantine (New York: Cambridge University Press, 2006), 411–17.

Pustaka[sunting | sunting sumber]

  • Baynes, Norman H. (1930). Constantine the Great and the Christian Church. London: Milford. 
  • Burckhardt, Jacob (1949). The Age of Constantine the Great. London: Routledge. 
  • Cameron, Averil (1993). The later Roman empire: AD 284–430. London: Fontana Press. ISBN 0-00-686172-5. 
  • Eadie, John W., ed. (1971). The conversion of Constantine. New York: Holt, Rinehart and Winston. ISBN 0-03-083645-X. 
  • Pelikán, Jaroslav (1987). The excellent empire: the fall of Rome and the triumph of the church. San Francisco: Harper & Row. ISBN 0-06-254636-8. 
  • Velikov, Yuliyan (2013). Imperator et Sacerdos. Veliko Turnovo University Press. ISBN 978-954-524-932-7 (in Bulgarian)

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

Konstantinus Agung
Lahir: 10 Februari 272 Wafat: 22 Mei 337
Gelar kebangsawanan
Didahului oleh:
Konstantius I
Kaisar Romawi
306–337
bersama dengan Galerius, Licinius dan Maximinus Daia
Diteruskan oleh:
Konstantinus II
Jabatan politik
Didahului oleh:
Konstantius Klorus,
Galerius
Konsul Kekaisaran Romawi
307
bersama dengan Maximianus,
Flavius Valerius Severus,
Maximinus Daia,
Galerius
Diteruskan oleh:
Diokletianus,
Galerius,
Maxentius,
Valerius Romulus
Didahului oleh:
Diokletianus,
Galerius,
Maxentius,
Valerius Romulus
Konsul Kekaisaran Romawi
309
bersama dengan Lisinius,
Maxentius,
Valerius Romulus
Diteruskan oleh:
Titus Andronicus,
Pompeius Probus,
Maxentius
Didahului oleh:
Galerius,
Maximinus Daia,
Gaius Caeionius Rufius Volusianus,
Aradius Rufinus
Konsul Kekaisaran Romawi
312–313
bersama dengan Lisinius,
Maxentius,
Maximinus Daia
Diteruskan oleh:
Gaius Caeionius Rufius Volusianus,
Petronius Annianus
Didahului oleh:
Gaius Caeionius Rufius Volusianus,
Petronius Annianus
Konsul Kekaisaran Romawi
315
bersama dengan Lisinius
Diteruskan oleh:
Antonius Caecinius Sabinus,
Vettius Rufinus
Didahului oleh:
Lisinius,
Krispus
Konsul Kekaisaran Romawi
319–320
bersama dengan Lisinius II,
Konstantinus II
Diteruskan oleh:
Krispus,
Konstantinus II,
Lisinius,
Lisinius II
Didahului oleh:
Sextus Anicius Faustus Paulinus,
Julius Julianus
Konsul Kekaisaran Romawi
326
bersama dengan Konstantius II
Diteruskan oleh:
Lucius Valerius Maximus Basilius,
Flavius Konstantius
Didahului oleh:
Ianuarinus,
Vettius Iustus
Konsul Kekaisaran Romawi
329
bersama dengan Konstantinus II
Diteruskan oleh:
Gallicanus,
Aurelius Valerius Tullianus Simakhus
Gelar kebangsawanan
Didahului oleh:
Konstantius Klorus
Raja Britania Diteruskan oleh:
Octavius