Surah Al-An'am

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
(Dialihkan dari Surat Al An’am)
Lompat ke: navigasi, cari
al-An'am
الانعام
Bagian awal surat (QS 6:1-3)
Bagian awal surat (QS 6:1-3)
Informasi
Arti Binatang Ternak
Klasifikasi Makkiyah
Surah ke 6
Juz Juz 7
Juz 8
Statistik
Jumlah ayat 165 ayat

Surah Al-An'am (bahasa Arab:الانعام, al-An'ām, "Binatang Ternak") adalah surah ke-6 dalam al-Qur'an. Surah ini terdiri atas 165 ayat dan termasuk pada golongan surah Makkiyah, karena hampir seluruh ayat surah ini diturunkan di Mekkah sebelum hijrah. Dinamakan Al-An'am (hewan ternak) karena di dalamnya disebut kata An'am dalam hubungan dengan adat-istiadat kaum musyrik, yang menurut mereka binatang-binatang ternak itu dapat dipergunakan untuk mendekatkan diri kepada tuhan mereka. Dalam surah ini juga dikemukakan hukum berkenaan dengan hewan ternak tersebut.

Dalam surah al-An'am ini, terdapat do'a Iftitah yang disunnahkan untuk membacanya dengan tidak bersuara. Doa ini dibaca pada saat setelah takbir dan sebelum bacaan surah Al-Fatihah. Sebagian ayat-ayat yang dibaca adalah ayat 79 dan 163.

Pokok-pokok terjemahan[sunting | sunting sumber]

  1. Terpujilah Allah Yang telah menciptakan langit beserta bumi, serta Yang mengadakan gelap maupun terang, namun orang-orang yang kafir mengadakan tandingan terhadap Tuhan mereka.
    Dialah Yang telah menciptakan dirimu berbahan tanah, kemudian terdapat ajal yang ditentukan, serta ada suatu ajal lain yang ditentukan pada sisiNya; walaupun kalian masih meragu; serta Dialah Allah yang di langit maupun di bumi; Dia Maha Mengetahui perkara yang kalian rahasiakan maupun perkara yang kalian nyatakan, serta Dia mengetahui hal-hal yang kalian usahakan. (Ayat:1-3)
  2. Dan tak ada suatu pesan pun dari ayat-ayat Tuhan mereka yang diterima oleh mereka melainkan mereka berpaling daripada hal demikian, sungguh mereka telah membantah Kebenaran tatkala tersampaikan kepada mereka, maka kelak akan dibuktikan kepada mereka tentang hal-hal yang sebelumnya mereka remehkan,
    apakah mereka tidak memperhatikan berapa banyak umat yang telah Kami punahkan sebelum mereka, padahal Kamilah yang memakmurkan umat-umat itu di muka bumi, dengan sesuatu yang belum pernah Kami anugerahkan untuk kalian yang serupa hal itu, bahwa Kami yang menurunkan hujan yang berlimpah untuk umat-umat itu serta Kami jadikan aliran-aliran sungai mengalir di bawah umat-umat itu kemudian Kami punahkan umat-umat itu akibat dosa umat-umat itu sendiri, lalu Kami ciptakan sesudah umat-umat itu, umat-umat pengganti. (Ayat:4-6)
  3. Dan sekiranya Kami hadirkan kepada dirimu; tulisan di atas kertas, lalu orang-orang itu dapat memegang hal demikian di tangan mereka sendiri, tentulah orang-orang yang kafir berkata: "Ini tidak lain sihir yang nyata." sementara orang-orang itu berkata: "Mengapakah sesosok malaikat tidak dihadirkan kepada dirinya?" sekiranya Kami hadirkan sesosok malaikat, tentulah urusan itu telah diselesaikan, kemudian orang-orang itu tidak lagi diberi penangguhan; dan sekiranya Kami jadikan Rasul berupa malaikat, tentulah Kami jadikan ia berwujud laki-laki, serta Kami pun akan jadikan orang-orang itu tetap meragu sebagaimana hal yang sebelumnya mereka ragukan. (Ayat:7-9)
  4. Maka ketahuilah bahwa telah dicemooh, para Rasul sebelum dirimu, kemudian cemoohan-cemoohan itu berbalik menimpa para pencemooh; Katakanlah: "Jelajahilah muka bumi, kemudian perhatikan bagaimana kesudahan golongan yang telah membantah." (Ayat:10-11)
  5. Katakanlah: "Milik siapakah segala hal yang berada di langit maupun di bumi?" Katakanlah: "Milik Allah." Dia telah menetapkan atas DiriNya, Kasih Sayang, kelak Dia pasti menghimpun kalian pada Hari Kiamat yang tiada diragukan mengenai hal demikian, bahwasanya orang-orang yang mencelakakan diri mereka sendiri, orang-orang itu tidaklah beriman,
    sungguh MilikNyalah segala hal yang berada pada malam beserta siang hari, bahwa Dialah Yang Maha Mendengar, Maha Mengetahui,
    Katakanlah: "Apakah aku hendak mengandalkan pelindung selain Allah yang telah mendirikan langit beserta bumi, padahal Dialah Yang Mengaruniakan makanan serta Yang tidak memerlukan makanan?" Katakanlah: "Sungguh aku diperintah supaya bersegera untuk berserah diri serta supaya tidak termasuk golongan musyrik" Katakanlah: "Sungguh aku takut terhadap Azab pada sebuah Hari yang menggemparkan apabila aku mendurhakai Tuhanku" barangsiapa yang diluputkan menghadapi hal tersebut pada Hari itu maka demikian itu merupakan KasihNya, bahwa demikian itu merupakan pencapaian yang sebenarnya. (Ayat:12-16)
  6. Dan apabila Allah menimpakan Azab kepada dirimu maka tiada yang sanggup menghilangkan hal itu terkecuali Dia, sementara apabila Dia mengaruniakan kebaikan untuk dirimu, ketahuilah bahwa Dia Maha Kuasa tehadap segala sesuatu, serta Dialah yang berkuasa terhadap hamba-hambaNya, serta Dialah Yang Maha Bijaksana, Maha Memahami. (Ayat:17-18)
  7. Katakanlah: "Siapakah yang paling terjamin dalam hal persaksian?" Katakanlah: "Allah" bahwa Dialah saksi antara aku dengan kalian, serta Al-Quran ini diwahyukan kepada diriku supaya dengan hal ini aku memperingatkan kalian beserta golongan yang menerima
    : "Apakah kalian mengakui bahwa ada sembahan lain di sisi Allah?" Katakanlah: "Aku tidak mengakui" Katakanlah: "Sungguh Dialah Tuhan, Yang Tunggal, maka ketahuilah bahwa aku berlepas diri terhadap hal-hal yang kalian persekutukan." (Ayat:19)
  8. Orang-orang yang telah Kami berikan Al-Kitab kepada mereka, orang-orang itu menganggap hal demikian seakan orang-orang itu menganggap anak-anak mereka sendiri; orang-orang itu mencelakakan diri, serta orang-orang itu tidaklah beriman. Dan siapakah yang lebih zalim dibanding orang yang mengada-adakan suatu dusta terhadap Allah, yang atau membantah ayat-ayatNya? sungguh kelak orang-orang yang zalim tidak mendapat keberuntungan.
    pada sebuah Hari ketika Kami himpun mereka semua, maka Kami katakan kepada orang-orang musyrik: "Di manakah sekutu-sekutu kalian yang dahulu kalian perbincangkan?" maka tiada dalih orang-orang itu selain mengatakan: "Demi Allah, Tuhan kami, kami bukanlah golongan musyrik" perhatikanlah bagaimana orang-orang itu membantah diri sendiri, sehingga hal apapun yang dahulunya mereka ada-adakan bagi mereka telah lenyap. (Ayat:20-24)
  9. Dan diantara mereka terdapat orang-orang yang mendengarkan dirimu, padahal telah Kami letakkan tutupan di kalbu orang-orang itu untuk memahami hal demikian, serta terdapat sumbatan di telinga orang-orang itu, sekalipun orang-orang itu melihat segala macam ayat, orang-orang itu tetap tak mengimani hal demikian hingga mendatangimu untuk membantah dirimu, orang-orang yang kafir itu berkata: "Hal demikian ini hanyalah riwayat orang-orang dahulu" bahkan orang-orang itu melarang memperdengarkan hal demikian serta orang-orang itu menghindar daripada hal demikian, sementara orang-orang itu hanyalah sedang membinasakan diri sendiri namun orang-orang itu tidak menyadari, sekiranya dirimu menyaksikan ketika orang-orang itu dihadapkan ke Neraka; orang-orang itu mengatakan: "Sekiranya kami dikembalikan sehingga kami tidak membantah ayat-ayat Tuhan kami, serta kami termasuk golongan beriman" tetapi telah terbukti hal-hal yang orang-orang itu sembunyikan, sekalipun orang-orang itu dikembalikan tentu orang-orang itu mengulang hal-hal yang telah dilarang untuk ditempuh sebab orang-orang itu merupakan golongan pembantah; bahkan orang-orang itu mengatakan: "Sungguh tiada kehidupan kami selain di dunia, mustahil kami akan dibangkitkan!" dan sekiranya kamu menyaksikan ketika orang-orang itu menghadap kepada Tuhan mereka; Dia berfirman: "Bukankah ini nyata?" orang-orang itu berkata: "Tentu demikian, demi Tuhan kami" Dia berfirman: "Oleh sebab itu rasakan Azab akibat kalian telah mengingkar."
    Betapa celaka orang-orang yang membantah pertemuan dengan Allah, sewaktu Kemestian yang secara tiba-tiba mendatangi orang-orang itu, orang-orang itu mengatakan: "Betapa celaka diri kami akibat kami telah melalaikan perkara demikian!" orang-orang itu memikul dosa-dosa di punggung mereka, ketahuilah betapa buruk hal-hal yang dipikul orang-orang itu. (Ayat: 25-31)
  10. Dan kehidupan duniawi hanyalah permainan serta hiburan belaka, maka ketahuilah bahwa negeri Akhirat merupakan hal terbaik bagi orang-orang yang bertakwa, tidakkah kalian memahami? (Ayat: 32)
  11. Sungguh Kami mengetahui bahwa hal-hal yang mereka katakan telah menggelisahkan kalbumu, yang sebenarnya mereka itu bukan sedang mendustakan dirimu melainkan golongan yang berlaku zalim itu sedang mengingkari ayat-ayat Allah,
    maka ketahuilah bahwa telah didustakan pula, para Rasul sebelum dirimu; akan tetapi para Rasul itu cukup memiliki kesabaran terhadap perlawanan serta penganiayaan pada diri mereka sampai ketika Pertolongan Allah tiba untuk para Rasul itu,
    tiada yang dapat mengubah Ketetapan-Ketetapan Allah; bahwa sungguh telah sampai kepada dirimu, sebagian riwayat para Rasul itu; dan jika pengabaian orang-orang itu terasa membebani dirimu, maka kiranya dirimu sanggup membuat lubang di bumi atau tangga ke langit supaya mendatangkan mu'jizat kepada mereka, apabila Allah yang menghendaki tentu Allah telah menjadikan orang-orang itu berada dalam bimbingan, oleh sebab itu janganlah dirimu termasuk golongan yang bodoh. Bahwasanya orang-orang yang mendengar merupakan orang-orang yang mematuhi, sedangkan orang-orang yang mati, kelak Allah bangkitkan, kemudian kepada Dia, mereka dikembalikan.
    Terdapat orang-orang yang berkata: "Mengapa tidak dihadirkan kepada dirinya, suatu mukjizat dari Tuhannya?" Katakanlah: "Ketahuilah bahwa Allah yang berkuasa menghadirkan suatu mu'jizat" walaupun sebagian besar mereka tidak mengetahui. (Ayat:33-37)
  12. Dan tiadalah hewan yang berada di bumi serta makhluk-makhluk yang terbang dengan kedua sayap, melainkan umat-umat serupa kalian; tiadalah Kami luputkan sesuatu pun di dalam Al-Kiitab, kemudian kepada Tuhan mereka, mereka semua dihimpun.
    Bahwa orang-orang yang membantah ayat-ayat Kami merupakan orang-orang pekak, bisu serta berada dalam kegelapan; barangsiapa yang Allah kehendaki niscaya Dia biarkan; sedangkan barangsiapa yang Allah kehendaki, niscaya Dia menjadikan orang itu berada dalam Ketentuan yang Tepat. (Ayat:38-39)
  13. Katakanlah: "Renungkan apabila Azab Allah menimpa kalian, atau Hari Kiamat menjumpai kalian, apakah kalian menyeru kepada selain Allah, apabila kalian merupakan golongan yang benar; melainkan hanya Dia yang kalian seru-seru, sehingga Dia menghilangkan bahaya yang karenanya kalian berdoa kepada Dia, apabila Dia menghendaki, maka kamu tinggalkan sembahan-sembahan yang kalian persekutukan." (Ayat:40-41)
  14. Dan sungguh Kami telah mengutus kepada umat-umat sebelum dirimu, kemudian Kami menghukum umat-umat itu melalui kesengsaraan serta kesukaran supaya umat-umat itu tunduk merendah diri; lalu mengapa umat-umat itu tidak tunduk merendah diri sewaktu kesengsaraan menimpa umat-umat itu? bahkan kalbu umat-umat itu telah mengeras, serta setan pun memperdaya umat-umat itu dalam tindakan yang mereka lakukan; sewaktu umat-umat itu melupakan hal-hal yang telah diancamkan kepada mereka, Kami hadirkan semua gerbang kesenangan kepada umat-umat itu sampai ketika mereka sedang bersenang-senang dengan hal-hal yang telah Kami beri, seketika Kami Hantam umat-umat itu, sehingga umat-umat itu terdiam berputus asa, kemudian golongan yang berlaku zalim dilenyapkan sepenuh-penuhnya; Terpujilah Allah, Tuhannya semesta alam. (Ayat: 42-45)
  15. Katakanlah: "Jelaskan kepada diriku apabila Allah merenggut kemampuan pendengaran kalian beserta penglihatan kalian, serta Dia keraskan kalbu kalian; maka siapakah sembahan selain Allah yang kuasa menyembuhkan kalian?" perhatikan cara Kami mengisyaratkan bermacam ayat-ayat yang jelas, akan tetapi orang-orang itu tetap meremehkan. (Ayat: 46)
  16. Katakanlah: "Renungkan sekiranya Azab Allah menimpa kalian secara secara tiba-tiba ataupun terang-terangan, bukankah tiada yang dibinasakan selain golongan yang zalim?" dan tidaklah Kami mengutus para Rasul melainkan untuk memberi kabar gembira serta memberi peringatan; barangsiapa yang beriman serta memperbaiki diri, maka kelak tiada kekhawatiran pada mereka serta mereka takkan bersedih hati, sedangkan orang-orang yang membantah ayat-ayat Kami, orang-orang itu akan ditimpa Azab disebabkan orang-orang itu selalu berbuat fasik. (Ayat:47-49)
  17. Katakanlah: "Aku tidak mengatakan kepada kalian bahwa disisiku terdapat perbendaharaan kuasa Allah, serta aku tidak mengetahui perkara ghaib, serta aku tidak mengatakan kepada kalian bahwa aku adalah malaikat, bahwa aku tidak mengikuti selain hal-hal yang diwahyukan kepada diriku" Katakanlah: "Setarakah orang yang buta dibanding orang yang melihat? maka tidakkah kalian memahami?" oleh sebab itu peringatkan hal demikian kepada orang-orang yang takut apabila dihimpun kepada Tuhan mereka, sedang tiada penyelamat maupun perantaraan untuk orang-orang tersebut selain daripada Dia, supaya orang-orang tersebut gentar. (Ayat:50-51)
  18. Dan janganlah kamu mengusir orang-orang yang berdoa kepada Tuhan mereka di pagi hari maupun di senja hari, sedang mereka menghendaki PerkenanNya; dirimu tidaklah tanggung jawab sedikit pun terhadap perbuatan mereka sedang mereka pun tidak bertanggung jawab sedikit pun terhadap perbuatanmu, yang menyebabkan dirimu harus mengusir mereka yang dapat menyebabkan dirimu termasuk golongan yang zalim;
    dan demikianlah Kami telah menguji sebagian mereka terhadap sebagian lain, supaya mereka berkata: "Inikah orang-orang di antara kami yang dikaruniai oleh Allah dibanding diri kami?" Tidakkah Allah lebih mengetahui tentang golongan yang bersyukur? Apabila orang-orang yang beriman kepada ayat-ayat Kami datang kepada dirimu, maka katakanlah: "Salaamunalaikum, Tuhan kalian telah menetapkan atas DiriNya, Kasih, bahwasanya barangsiapa yang berbuat kejahatan di antara kalian lantaran kebodohan kemudian orang itu bertobat setelah mengerjakan hal demikian serta memperbaiki diri, maka ketahuilah bahwasanya Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang. Dan demikianlah Kami menjelaskan berbagai ayat, supaya Ketentuan terhadap golongan yang berdosa ditampakkan. (Ayat:52-55)
  19. Katakanlah: "Sungguh aku dilarang menyembah sembahan-sembahan yang kalian seru selain Allah" Katakanlah: "Aku tidak akan menuruti nafsu kalian, sungguh aku tersesat serta aku bukanlah golongan terbimbing apabila aku justru berbuat demikian" Katakanlah: "Bahwasanya aku mengikut keterangan dari Tuhanku sedang kalian yang membantah hal tersebut, maka bukanlah kewenanganku mengenai perkara yang kalian tuntut ketahuilah bahwa Hukum hanyalah Milik Allah, Dialah yang menyingkapkan Kebenaran, sungguh Dialah Hakim terbaik. (Ayat: 56-57)
  20. Katakanlah: "Kalau sekiranya ada pada diriku tentang perkara yang kalian tuntut supaya disegerakan kedatangannya, tentu Allah telah menyelesaikan urusan antara diriku dengan kalian; bahwa Allah lebih mengetahui tentang keadaan golongan yang zalim."
    Dan berada pada sisi Allah, kunci-kunci semua perkara ghaib, tiada yang mengetahui hal demikian selain Dia sendiri, bahwa Dia mengetahui hal berada yang di daratan maupun di lautan, bahwa tiada sehelai daun yang gugur melainkan Dia mengetahui hal tersebut, serta tiada sebutir biji yang jatuh dalam kegelapan bumi serta tiada sesuatu yang basah ataupun kering, melainkan tercantum di dalam Kitab yang nyata. Bahwa Dialah yang merenggut kalian di malam hari serta Dia mengetahui tentang hal-hal yang kalian kerjakan pada siang hari, kemudian Dia membangunkan kalian pada siang hari supaya disempurnakan umur yang telah ditentukan kemudian kepada Allah, kalian kembali, lalu Dia memberitahukan kepada kalian tentang hal-hal yang telah kalian kerjakan; dan Dialah yang memiliki Kewenangan terhadap seluruh hambaNya, serta Dialah yang mengutus kepada diri kalian, para malaikat penjaga, sehingga ketika kematian mendatangi seorang di antara kalian, orang tersebut direnggut oleh golongan Rasul Kami, sedang golongan itu tiada melalaikan kewajiban; kemudian mereka akan dikembalikan kepada Allah, Penguasa mereka yang sebenarnya; bukankah Hukum adalah MilikNya? bahwa Dialah Pembuat perhitungan yang paling tepat. (Ayat: 58-62)
  21. Katakanlah: "Siapakah yang dapat menyelamatkan kalian terhadap bencana di darat maupun di laut, yang kalian berdoa kepada Dia disertai kerendahan diri juga disertai suara yang lembut: "Sungguh sekiranya Dia menyelamatkan kami terhadap keadaan ini, tentu kami menjadi golongan yang bersyukur." Katakanlah: "Allah yang menyelamatkan diri kalian terhadap bencana tersebut maupun terhadap segala macam kesukaran, kemudian kalian yang mempersekutukan." Katakanlah: "Dialah yang berkuasa untuk menimpakan Azab kepada diri kalian, baik dari atas kalian maupun dari bawah kaki kalian; atau Dia membaurkan kalian dalam golongan tertentu sehingga merasakan kepada sebagian kalian tentang keburukan sebagian lain" maka perhatikan cara Kami menghadirkan Bukti-Bukti pertanda Kami secara silih berganti supaya mereka memahami;
    sedang kaummu yang membantah hal demikian walaupun Azab itu benar adanya, Katakanlah: "Aku bukanlah orang yang bertanggung jawab untuk mengurus keadaan kalian." Untuk tiap-tiap kabar terdapat pembuktian, bahwa kelak kalian akan mengetahui. (Ayat: 63-67)
  22. Dan apabila dirimu mendapati orang-orang yang sedang mencemooh ayat-ayat Kami, maka tinggalkan orang-orang itu sampai ketika orang-orang itu membicarakan perkara lain, sekiranya setan menjadikan dirimu terlupa maka janganlah kamu duduk bersama dengan orang-orang yang berlaku zalim itu sesudah kalian teringat; bahwa tiada dibebankan pada kaum bertaqwa terhadap dosa orang-orang itu; selain menghimbau supaya orang-orang itu bertaqwa. (Ayat: 68-69)
  23. Biarkan orang-orang yang menganggap agama mereka sebagai kesenangan serta permainan, sehingga yang terpesona oleh dunia; akan tetapi peringatkan hal ini bahwa kelak setiap jiwa akan diperkarakan atas hal-hal yang diperbuatnya sendiri sedang tiada pelindung atau penyelamat selain Allah, sekiranya orang-orang itu ingin menebus mempergunakan segala jenis tebusan, tidaklah hal itu diterima; semacam inilah keadaan orang-orang yang membinasakan diri sendiri yakni orang-orang yang meminum air mendidih sebagai Azab pedih akibat orang-orang telah mengingkar. (Ayat: 70)
  24. Katakanlah: "Apakah kami hendak menyeru kepada hal-hal yang selain Allah? hal-hal yang tidak dapat mengadakan kemanfaatan untuk kami serta tidak mengadakan keburukan terhadap kami, ataukah kami hendak berbalik ke belakang sesudah Allah membimbing kami? sebagaimana orang yang telah disesatkan setan di tempat yang menakutkan, orang itu mempunyai kawan-kawan yang memanggilnya kepada jalan lurus: "Ikutilah kami," Katakanlah: "yang sebenarnya Bimbingan Allah merupakan Bimbingan bahwa kami diperintah supaya berserah diri kepada Tuhannya semesta alam, serta supaya kami mendirikan shalat, serta kami bertakwa kepada Dia; bahwa kepada Dia, kelak kami dihimpun." dan Dialah yang menciptakan langit beserta bumi berdasar Kebenaran; pada Hari ketika Dia berfirman: "Jadi" maka terjadi; FirmanNya merupakan Kebenaran; bahwa MilikNyalah segala Kerajaan ketika sangkakala ditiup, Dia mengetahui perkara ghaib maupun tampak; sungguh Dialah Yang Maha Bijaksana, Maha Mengetahui. (Ayat:71-73)
  25. Dan sewaktu Ibrahim berkata kepada bapaknya yakni Azar: "Pantaskah dirimu menganggap berhala-berhala sebagai sembahan-sembahan? sungguh aku menyadari bahwa dirimu beserta kaummu berada dalam kesesatan jelas" bahwa telah Kami perlihatkan kepada Ibrahim; bukti-bukti keagungan langit beserta bumi, supaya ia termasuk golongan yang meyakini, ketika malam telah menaungi, ia melihat sebuah bintang, ia berkata: "Inilah Tuhanku" tetapi ketika hal demikian telah terbenam, ia berkata: "Aku tidak suka terhadap hal yang terbenam"
    kemudian tatkala ia melihat bulan terbit, ia berkata: "Inilah Tuhanku," tetapi ketika hal demikian telah terbenam, ia berkata: "Sekiranya bukan Tuhanku yang membimbing diriku, aku pasti termasuk kaum yang sesat"
    kemudian tatkala ia melihat matahari terbit, ia berkata: "Inilah Tuhanku, ini yang paling dahsyat" tetapi ketika hal demikian telah terbenam, ia berkata: "Wahai kaumku, sungguh aku berlepas diri terhadap hal-hal yang kalian persekutukan, bahwa aku sepenuhnya menghadapkan wajahku kepada Yang menciptakan langit beserta bumi, bahwa aku bukanlah golongan musyrik." lalu ia diperkarakan oleh kaumnya, ia berkata: "Apakah kalian hendak memperkarakan diriku oleh karena Allah, padahal Dialah yang telah membimbing diriku, bahwa aku tidak takut terhadap hal-hal yang kalian persekutukan terhadap Allah, terkecuali apabila Tuhanku yang menghendaki keadaan itu, Ilmu Tuhanku meliputi segala sesuatu, tidakkah kalian memahami? bagaimana aku harus takut terhadap hal-hal yang kalian persekutukan, sedangkan kalian sendiri tidak takut mempersekutukan Allah dengan hal-hal yang Dia tidak menyampaikan keterangan jelas kepada kalian tentang hal-hal itu, maka manakah di antara kedua pihak ini yang lebih tepat dalam hal kepercayaan jika kalian mengetahui? bahwa orang-orang yang beriman serta tidak membaurkan keimanan mereka dengan kelaliman, demikian itu merupakan golongan yang tetap berada dalam keimanan, serta golongan tersebut merupakan golongan yang terbimbing."
    Demikianlah pembelaan Kami yang dikaruniakan untuk Ibrahim ketika menghadapi kaumnya, Kami muliakan kedudukan orang yang Kami kehendaki dengan pertimbangan tertentu, sungguh Tuhanmulah Yang Maha Bijaksana, Maha Mengetahui. Serta telah Kami anugerahkan Ishaq dan Ya’qub untuk ia, bahwa keduanya telah Kami beri petunjuk, demikian pula kepada Nuh sebelum itu yang telah Kami beri petunjuk,
    serta kepada sebagian kaum keturunannya yakni Daud, Sulaiman, Ayub, Yusuf, Musa, serta Harun, demikianlah Kami membalas golongan yang berbuat baik; demikian pula Zakaria, Yahya, Isa serta Ilyas, mereka ini merupakan golongan yang saleh, demikian pula Ismail, Ilyasa, Yunus serta Luth, bahwa masing-masing telah Kami muliakan beberapa tingkat melebihi umat manusia, demikian halnya sebagian leluhur mereka, keturunan mereka, serta saudara-saudara mereka, bahwa Kami telah memilih mereka sedang Kami telah membimbing mereka menuju Jalan Lurus.
    Demikianlah Bimbingan Allah, Dia membimbing orang yang Dia perkenan dalam golongan hambaNya melalui hal demikian;
    sekiranya orang-orang itu mempersekutukan, tentulah sia-sia untuk mereka, hal apapun yang telah mereka usahakan,
    Demikianlah golongan yang telah Kami anugerahi Al-Kitab, Hikmah, serta Nubuat; dan sekiranya terdapat orang-orang yang membantah, maka sungguh akan Kami serahkan hal tersebut kepada kaum yang tidak kafir. (Ayat: 74-89)
  26. Bahwasanya orang-orang yang telah diberi bimbingan oleh Allah, maka ikutilah petunjuk mereka; Katakanlah: "Aku tidak meminta upah kepada kalian, bahwa hal demikian tidak lain pengajaran untuk alam semesta." (Ayat:90)
  27. Dan orang-orang itu tidak secara patut menghargai Allah, sewaktu orang-orang itu mengatakan: "Allah tidak menyampaikan sesuatu pun kepada umat manusia" Katakanlah: "Siapakah yang telah mengirim Kitab yang diterima oleh Musa sebagai inspirasi serta Bimbingan untuk umat manusia; yang kalian jadikan kitab itu sebagai lembar-lembaran kertas yang disampaikan sedangkan kalian menyembunyikan banyak bagian dari itu maupun banyak hal yang belum pernah diberitahukan kepada kalian maupun leluhur-leluhur kalian?" Katakanlah: "Allah." kemudian biarkan orang-orang itu berada dalam perselisihan serta kebingungan mereka; sementara Kitab ini telah Kami kirimkan disertai berkat, sebagai penggenapan kitab-kitab yang telah dikirim, serta supaya dirimu menghimbau kepada penduduk Ummul Qura serta sekitarnya; bahwa orang-orang yang mengimani Akhirat tentu mengimani hal demikian, serta orang-orang itu selalu memelihara sembahyang mereka. (Ayat:91-92)
  28. Dan siapakah yang lebih zalim dibanding orang yang mengadakan dusta terhadap Allah, atau yang mengatakan: "Telah diwahyukan kepada diriku" padahal tiada sesuatu yang diwahyukan kepada dirinya, demikian pula orang yang berkata: "Diriku akan menghadirkan sebagaimana hal yang telah Allah hadirkan." betapa pedih sekiranya kamu mendapati ketika orang-orang zalim berada dalam tekanan-tekanan Maut, sedang para malaikat memukul dengan tangan mereka: "Keluarkanlah nyawa kalian, pada Hari ini kalian dibalas dengan Azab yang sangat menghinakan lantaran sebelumnya kalian selalu mengatakan terhadap Allah tentang hal-hal yang tidak benar serta sebelumnya diri kalian selalu menyombongkan diri terhadap ayat-ayatNya; dan sungguh kalian menghadap seorang diri kepada Kami, sebagaimana ketika semula kalian telah Kami ciptakan, bahwa kalian telah meninggalkan di belakang kalian, hal-hal yang pernah Kami karuniakan untuk kalian; serta Kami tiada melihat pemberi syafaat yang menyertai kalian yang sebelumnya kalian anggap sebagai sebagai sekutu-sekutu bagi kalian sendiri; maka sungguh telah terputus segala hubungan antara kalian, serta telah lenyap daripada diri kalian tentang hal-hal yang dahulu kalian anggap. (Ayat:93-94)
  29. Ketahuilah bahwa Allah yang menumbuhkan tumbuh-tumbuhan maupun biji-biji buah, Dialah yang menghadirkan kehidupan pada sesuatu yang mati serta Dialah yang menghadirkan kematian pada sesuatu yang hidup, demikian ini merupakan Allah, lalu bagaimanakah kalian masih dipalingkan? Dialah yang menyingsingkan pagi serta yang menjadikan malam supaya beristirahat, juga menjadikan matahari serta bulan untuk perhitungan waktu; demikian ini merupakan Takdir Yang Maha Perkasa, Maha Mengetahui. Serta Dialah yang menjadikan bintang-bintang untuk kalian, supaya kalian menjadikan hal demikian sebagai petunjuk dalam kegelapan di daratan maupun di lautan; ketahuilah bahwa Kami telah menjelaskan berbagai Bukti pertanda untuk kaum yang mengetahui. Serta Dialah yang menciptakan kalian dari seorang diri, maka terdapat tempat menetap serta tempat penyimpanan; bahwa telah Kami jelaskan Bukti-Bukti Kami untuk orang-orang yang memahami. Serta Dialah yang menurunkan air yang berasal dari langit, lalu Kami tumbuhkan dengan air itu, bermacam-macam tumbuhan, maka Kami hasilkan dari tumbuh-tumbuhan itu, tanaman yang menghijau, serta Kami hasilkan dari tanaman yang menghijau itu, banyak biji, serta dari mayang kurma mengurai tangkai-tangkai yang menjulai, demikian pula kebun-kebun anggur, serta zaitun, serta delima yang serupa ataupun tidak serupa. Perhatikan buahnya sewaktu pohon itu berbuah, serta kematangannya; sungguh dalam hal demikian itu terdapat Bukti-Bukti pertanda untuk kaum yang beriman. (Ayat:95-99)
  30. Dan orang-orang itu menjadikan jin-jin sebagai sekutu-sekutu terhadap Allah, padahal Dialah yang menciptakan jin-jin itu; bahkan orang-orang itu mengklaim bahwa Allah mempunyai putra-putra serta putri-putri, tanpa berdasar kepada Ilmu, maka Dipermuliakanlah Dia serta Diluhurkan Dia dibanding hal-hal yang mereka katakan; sebab Dialah Penyebab langit beserta bumi,
    bagaimana mungkin Dia mempunyai anak padahal tiada bagi Dia sebagai istri? Dialah yang menciptakan segala sesuatu, serta Dialah Yang Maha Mengetahui segala sesuatu, demikian itu ialah Allah, Tuhan kalian, tiada Tuhan selain Dia; Sang Pencipta segala sesuatu, maka sembahlah Dia; bahwa Dialah Pemelihara segala sesuatu, Dia tidak dapat dicapai oleh penglihatan mata, sedang Dialah yang melihat segala sesuatu, bahwa Dialah Yang Maha Halus, Maha Mengetahui. sungguh terdapat bukti-bukti jelas yang telah datang dari Tuhan kalian maka barangsiapa yang memahami maka hal itu untuk dirinya sendiri, sementara barangsiapa yang buta maka hal itu menimpa dirinya sendiri, sebab aku bukanlah seorang penanggungjawab." demikianlah telah Kami sampaikan berulang-ulang tentang ayat-ayat Kami, sehingga orang-orang itu mengatakan: "kamu telah mempelajari hal demikian" serta supaya Kami menjelaskan hal demikian untuk kaum yang mengetahui, patuhilah hal-hal yang telah diwahyukan kepada dirimu, hal-hal yang berasal dari Tuhanmu; tiada Tuhan selain Dia; oleh sebab itu berpalinglah dirimu terhadap golongan musyrik; dan sekiranya Allah kehendaki niscaya golongan itu tidak mempersekutukan, serta ketahuilah bahwa Kami tidak menjadikan dirimu sebagai penanggungjawab terhadap golongan itu serta dirimu bukanlah penanggung jawab tentang golongan itu. (Ayat:100-107)
  31. Dan janganlah kamu mencela hal-hal yang orang-orang itu sembah selain Allah, sebab orang-orang itu akan secara sembarangan tanpa Ilmu sewaktu mencela Allah. Demikianlah Kami jadikan setiap umat menganggap baik tindakan mereka sendiri; kemudian diserahkan kepada Tuhan sebagai tempat kesudahan orang-orang itu, supaya Dia menjelaskan kepada mereka tentang hal-hal yang dahulu mereka lakukan;
    Bahwasanya orang-orang itu bersumpah dengan nama Allah disertai segala kesungguhan, bahwa sekiranya hadir kepada mereka, suatu mu'jizat, mereka pasti beriman kepada Dia; Katakanlah: "Maka ketahuilah bahwa mu'jizat-mu'jizat itu berada di sisi Allah." dan tidakkah yang memberitahukan kepada dirimu bahwa sekalipun mu'jizat hadir maka orang-orang itu takkan beriman, serta Kami akan memalingkan kalbu mereka beserta penglihatan mereka sebagaimana keadaan mereka ketika belum pernah beriman kepada pada keadaan semula, serta Kami biarkan mereka bergelimang dalam kesesatan yang menyimpang. (Ayat:108-110)
  32. Sekalipun Kami utus para malaikat ke hadapan orang-orang itu, ataupun orang-orang mati berbicara kepada orang-orang itu, ataupun Kami hadirkan segala sesuatu kepada orang-orang itu, niscaya orang-orang itu tidak akan beriman terkecuali diperkenan Allah, akan tetapi sebagian besar mereka merupakan golongan yang bodoh. (Ayat:111)
  33. Dan demikianlah Kami jadikan bagi setiap nabi, golongan musuh berupa setan-setan manusia maupun jin yang sebagian mereka membisikkan perkataan membujuk kepada sebagian lain untuk menipu; sekiranya Tuhanmu kehendaki niscaya golongan itu tidak mengerjakan hal tersebut maka tinggalkan golongan itu beserta hal-hal yang mereka ada-adakan, serta supaya kalbu orang-orang yang tidak beriman tentang Akhirat merasa cenderung kepada hal tersebut, sehingga orang-orang itu merasa sesuai terhadap hal tersebut, serta supaya biarkan orang-orang itu ditimpa hal-hal yang orang-orang itu kehendaki. (Ayat: 112-113)
  34. Patutkah aku menghendaki Hakim selain Allah? padahal Dialah yang telah mengirim Al-Kitab kepada kalian secara terperinci
    bahwa orang-orang yang telah Kami serahi Al-Kitab kepada mereka, mereka mengetahui bahwa hal demikian dikirim dari Tuhanmu, serta berlandas Kebenaran, maka janganlah dirimu termasuk golongan yang meragu;
    Telah Mutlak Ketetapan Tuhanmu sebagai Kebenaran serta Keadilan; tiada yang dapat mengubah KetetapanNya serta Dialah Yang Maha Mendengar, Maha Mengetahui. (Ayat:114-115)
  35. Dan sekiranya kamu menuruti sebagian besar umat manusia di muka bumi, niscaya orang-orang itu akan menyesatkan dirimu terhadap Kehendak Allah, sungguh orang-orang itu hanyalah menuruti persangkaan kalbu belaka sedang orang-orang itu hanyalah golongan yang mengada-ada.
    maka ketahuilah bahwa Tuhanmu, Dialah yang paling memahami tentang siapakah pihak yang sesat terhadap KehendakNya; serta Dialah yang paling memahami tentang siapakah pihak yang terbimbing. (Ayat:116-117)
  36. Maka makanlah hidangan yang disebut nama Allah ketika disembelih itu, apabila kalian beriman kepada ayat-ayatNya; mengapa kalian tidak memakan hidangan yang diseru nama Allah terhadap hal demikian itu, padahal Allah telah menjelaskan kepada kalian mengenai hidangan yang Dia larang untuk kalian terkecuali hidangan yang terpaksa kalian makan; sungguh sebagian besar umat manusia benar-benar hendak menyesatkan dengan kecenderungan diri mereka sendiri tanpa berlandas Ilmu, maka ketahuilah bahwasanya Tuhan kalian, Dialah yang paling memahami tentang siapakah golongan yang melampaui batas; serta tinggalkan dosa yang tampak maupun tersembunyi; ketahuilah bahwa orang-orang yang mengerjakan dosa, akan diberi pembalasan setimpal, disebabkan hal-hal yang telah mereka kerjakan. (Ayat:118-120)
  37. Dan janganlah kalian memakan hewan-hewan yang tidak diseru nama Allah; sungguh perbuatan semacam itu merupakan kefasikan, sungguh setan-setan membisikkan kepada kawan-kawannya supaya memberanikan diri kalian; dan sekiranya kalian menuruti mereka, tentu kalian termasuk golongan musyrik. (Ayat:121)
  38. Dan apakah orang yang telah mati kemudian orang itu Kami hidupkan serta Kami berikan kepada orang itu, cahaya terang, bahwa dengan cahaya, orang itu dapat berjalan di tengah-tengah umat manusia, serupa dengan orang yang keadaannya berada dalam kegelapan yang takkan dapat keluar darisana? demikianlah Kami jadikan orang-orang yang kafir itu memandang baik hal-hal yang telah mereka lakukan; bahwa demikianlah Kami adakan pada setiap negeri, kalangan penjahat terbesar agar melakukan tipu daya dalam negeri itu, namun kalangan itu tidaklah memperdayakan melainkan terhadap diri sendiri, sedang diri mereka tidak menyadari. Apabila telah datang suatu ayat kepada mereka, mereka berkata: "Kami takkan beriman hingga dihadirkan kepada kami, hal yang serupa dengan hal terdahulu diberikan kepada para Rasul Allah." Allah lebih mengetahui tentang penempatan tugas kerasulan; sedangkan orang-orang yang berdosa kelak ditimpa kehinaan di sisi Allah, bahwa disediakan Azab yang pedih disebabkan orang-orang itu selalu membuat tipu daya. (Ayat:122-124)
  39. Barangsiapa yang Allah perkenan untuk dibimbing, niscaya Dia lapangkan dada orang itu supaya berserah diri, sedang barangsiapa yang dibiarkan kesesatannya niscaya Dia jadikan dada orang itu merasa sesak tersiksa, seolah-olah orang itu sedang mendaki ke angkasa; demikian itu cara Allah menghukum orang-orang yang tidak beriman. (Ayat:125)
  40. Dan inilah Ketentuan Tuhanmu yang Tepat; sungguh Kami telah menjelaskan berbagai ayat kepada kaum yang mengambil pelajaran; untuk mereka disediakan Darussalam di sisi Tuhan mereka, serta Dialah Pelindung mereka disebabkan hal-hal yang sebelumnya mereka usahakan. (Ayat:126-127)
  41. Dan sebuah Hari ketika Allah menghimpun mereka semua : "Wahai golongan jin, sesungguhnya kalian telah betindak banyak terhadap manusia", lalu berkatalah kawan-kawan mereka dari golongan manusia: "Wahai Tuhan kami, bahwasanya sebagian daripada kami telah dapat kesenangan dari sebagian lain, serta kami telah sampai kepada waktu yang telah Engkau tentukan untuk kami." Dia berfirman: "Neraka merupakan tempat berdiam kalian, sedang kalian disana selamanya, kecuali sekiranya Allah yang berkehendak." ketahuilah bahwa Tuhanmu Maha Bijaksana, Maha Mengetahui.
    Dan demikianlah telah Kami jadikan sebagian golongan zalim sebagai kawan bagi sebagian lain disebabkan hal-hal yang mereka usahakan.
     : "Wahai golongan jin dan manusia, belumkah datang kepada kalian, para Rasul di kalangan kalian sendiri yang menyampaikan ayat-ayatKu kepada kalian serta memperingatkan kepada kalian mengenai pertemuan kalian pada Hari yang semacam ini?" kedua golongan itu mengatakan: "kami bersaksi terhadap diri kami sendiri" kehidupan dunia telah memperdaya kedua golongan itu serta kedua golongan itu bersaksi terhadap diri sendiri, bahwa kedua golongan itu merupakan golongan kafir, hal yang demikian itu karena Tuhanmu tidak menumpas berbagai negeri secara zalim apabila penduduk negeri itu berada dalam keadaan tidak menyadari. (Ayat: 128-131)
  42. Dan masing-masing orang memperoleh kedudukan-kedudukan tertentu menurut hal-hal yang mereka kerjakan; bahwa Tuhanmu tidak lengah terhadap hal-hal yang mereka kerjakan; serta Tuhanmulah Yang Maha Kaya, Yang Menguasai Kasih; sekiranya Dia menghendaki, niscaya Dia musnahkan kalian serta mengganti kalian dengan pihak yang Dia kehendaki sepeninggal kalian, sebagaimana Dia telah menjadikan kalian sebagai keturunan dari golongan yang lain. Bahwasanya hal yang dijanjikan kepada kalian pasti terlaksana, serta kalian takkan sanggup meluputkan diri terhadap hal demikian.
    Katakanlah: "Wahai kaumku, berbuatlah sesuai kesanggupan kalian, sungguh aku pun berbuat pula, kelak kalian akan mengetahui, siapakah yang akan memperoleh hasil berkenan dari dunia; ketahuilah bahwa kelak orang-orang yang zalim tidak meraih kejayaan. (Ayat:132-135)
  43. Dan orang-orang yang memperuntukkan kepada Allah, suatu bagian dalam hasil tanaman maupun hewan ternak, lalu orang-orang itu berkata sesuai dengan persangkaan mereka: "Ini untuk Allah, sedangkan ini untuk sekutu-sekutu kami." bahwa saji-sajian yang diperuntukkan untuk sekutu-sekutu mereka tidaklah sampai kepada Allah; sedangkan saji-sajian yang diperuntukkan untuk Allah, maka sajian itu sampai kepada sekutu-sekutu mereka; betapa buruk cara mereka menetetapkan; dan hal demikian yang telah membujuk sebagian besar golongan musyrik sehingga menganggap baik tindakan membunuh anak-anak supaya membinasakan kehancuran diri mereka sendiri, serta mengaburkan agama mereka bagi diri mereka; sekiranya Allah menghendaki, niscaya orang-orang itu tidak mengerjakan hal demikian maka tinggalkan orang-orang itu beserta perkara yang mereka ada-adakan. (Ayat:136-137)
  44. Dan mereka menyatakan: "Inilah hewan ternak serta tumbuhan yang terlarang; yang tiada seorang pun boleh memakannya, terkecuali orang-orang yang kami kehendaki" menurut anggapan mereka, serta ada hewan ternak yang dilarang untuk dinaiki, juga ada pula hewan ternak yang tidak disebut atas nama Allah sewaktu dipersembahkan, kelak Dia pasti memperkarakan hal-hal yang mereka ada-adakan ini. (Ayat: 138)
  45. Dan ada orang-orang yang mengatakan: "Hal yang berada dalam perut hewan ternak ini merupakan khusus untuk pria kami, namun diharamkan untuk wanita kami, sedangkan apabila hal demikian dalam keadaan mati, maka pria serta wanita boleh memakan hal demikian." kelak Allah yang menghukum orang-orang itu tentang ketetapan mereka; ketahuilah bahwa Allah Maha Bijaksana, Maha Mengetahui. (Ayat:139)
  46. Sungguh celaka orang-orang yang membunuh anak-anak mereka lantaran kebodohan tanpa berdasar Ilmu, sedang orang-orang itu mengharamkan hal-hal yang telah Allah karuniakan untuk mereka, serta orang-orang itu mengada-ada terhadap Allah; sungguh orang-orang itu telah sesat serta tiada memperoleh bimbingan. (Ayat:140)
  47. Dan Dialah yang menjadikan kebun-kebun yang berjunjung maupun yang tidak berjunjung, pohon kurma, tanaman yang bermacam-macam buahnya, zaitun serta delima, yang serupa maupun yang tidak serupa; makanlah buah-buahnya sewaktu sedang berbuah, serta tunaikan haknya pada hari pemetikan hasil, serta jangan berlebihan; sungguh Allah tidak menyukai golongan yang berlebihan. (Ayat:141)
  48. Dan dari hewan ternak itu ada yang digunakan untuk pengangkutan serta ada yang untuk disembelih, : "Makanlah rezeki yang telah diberikan Allah untuk kalian serta jangan mengikuti cara-cara setan, sungguh setan merupakan musuh belaka terhadap kalian."
    delapan hewan berpasangan, sepasang domba, sepasang kambing, Katakanlah: "Apakah dua hewan jantan itu yang diharamkan; ataukah dua hewan betina itu; ataukah hal yang ada dalam kandungan dua hewan betina itu? terangkan kepada diriku dengan berdasar Ilmu jika kalian memang orang-orang yang benar!" demikian pula tentang sepasang unta serta sepasang lembu, Katakanlah: "Apakah dua hewan jantan itu diharamkan; ataukah dua hewan betina; ataukah hal yang ada dalam kandungan dua hewan betina itu, apakah kalian benar-benar bersaksi sewaktu Allah menetapkan perkara ini kepada kalian? maka siapakah yang lebih zalim daripada orang-orang yang mengada-adakan dusta terhadap Allah, supaya orang-orang itu menyesatkan umat manusia tanpa Ilmu!" sungguh Allah tidak membimbing kaum yang berlaku zalim; Katakanlah: "Tiada kuperoleh dalam risalah yang diwahyukan kepada diriku bahwa ada yang terlarang untuk orang yang hendak memakannya, selain bangkai ataupun darah yang mengalir ataupun daging babi, karena sungguh semua itu merupakan kejijikan, ataupun hidangan yang dipersembahkan untuk selain Allah,
    barangsiapa yang terdesak, sementara orang itu merasa enggan serta tidak berniat melanggar, maka ketahuilah bahwa Tuhanmulah Yang Maha Pengampun, Maha Penyayang." (Ayat:142-145)
  49. Dan untuk kaum penganut Yahudi, telah Kami haramkan segala hewan yang berkuku beserta lemak sapi serta domba, terkecuali lemak yang melekat di punggung keduanya atau lemak yang dalam perut serta usus atau lemak yang bercampur dengan tulang, demikian itu Kami menghukum kaum itu disebabkan kedurhakaan mereka; ketahuilah bahwa Kami merupakan golongan yang berlaku benar; maka sekiranya mereka mendustakan dirimu, Katakanlah: "Tuhan kalian mempunyai Kasih yang berlimpah, serta HukumanNya tidak dapat luput terhadap kaum yang berdosa." (Ayat: 146-147)
  50. Orang-orang musyrik akan mengatakan: "Sekiranya Allah menghendaki, tentulah kami maupun kaum leluhur kami tidak mempersekutukan Dia, serta kami tidak mengharamkan suatu apapun" serupa itu orang-orang sebelum mereka telah membantah hingga merasakan Azab Kami, Katakanlah: "Adakah di sisi kalian, sebuah Ilmu, sehingga kalian pantas mengajukan pembelaan melawan Kami? kalian hanyalah menuruti dugaan belaka! serta kalian hanyalah golongan yang mengada-ada!" Katakanlah: "Di sisi Allah terdapat dasar yang sebenarnya; dan sekiranya Dia kehendaki tentulah Dia membimbing kalian semua." (Ayat:148-149)
  51. Katakanlah: "Bawalah kemari saksi-saksi kalian yang sanggup mempersaksikan bahwa Allah telah mengharamkan hal ini" jika orang-orang itu bersaksi, maka janganlah kamu berpihak sebagai saksi bersama orang-orang itu; serta janganlah dirimu mengikuti kecenderungan diri orang-orang yang membantah ayat-ayat Kami maupun orang-orang yang tidak beriman kepada Akhirat, sedang orang-orang itu mempersamakan Tuhan mereka. (Ayat:150)
  52. Katakanlah: "Marilah kusampaikan perkara-perkara yang diharamkan untuk kalian oleh Tuhan kalian: jangan mempersekutukan Dia dengan apapun,
    serta berbuat baiklah terhadap kedua orang tua,
    serta jangan membunuh anak-anak kalian karena takut kemiskinan, Kamilah yang mengaruniakan penghidupan untuk kalian serta untuk mereka,
    serta jangan dekati perbuatan-perbuatan keji, baik perbuatan-perbuatan yang tampak maupun tersembunyi,
    serta jangan membunuh jiwa yang dimuliakan Allah, terkecuali berlandas Kebenaran, demikian itu merupakan hal-hal yang Dia perintahkan kepada kalian supaya kalian memahami
    serta jangan dekati harta benda anak yatim terkecuali dengan cara yang lebih bermanfaat, hingga anak itu mencapai usia dewasa,
    serta sempurnakan takaran beserta timbangan secara adil, Kami tidak memikulkan sesuatu hal kepada seseorang melainkan berada dalam kesanggupannya;
    apabila dirimu bersaksi maka hendaklah dirimu berlaku adil walaupun orang tersebut merupakan kaum kerabat
    serta penuhilah janji Allah;
    demikian itu adalah hal-hal yang Allah perintahkan kepada kalian supaya kalian ingat,
    "Bahwasanya inilah KehendakKu yang tepat, maka tempuhlah hal demikian, serta jangan menuruti berbagai kehendak yang mencerai-beraikan kalian terhadap KehendakNya" hal ini Allah perintahkan kepada kalian supaya kalian bertakwa. (Ayat: 151-153)
  53. Kemudian Kami serahkan Al-Kitab kepada Musa untuk menentramkan orang yang berperilaku baik, serta untuk menjelaskan segala sesuatu; juga sebagai Bimbingan beserta Kasih, supaya mereka beriman tentang Pertemuan dengan Tuhan mereka,
    bahwa Kitab ini telah Kami hadirkan sebagai berkat, maka turutilah hal demikian, serta bertakwalah kalian supaya kalian dikasihi, supaya kalian tidak mengatakan: "Bahwa Kitab itu hanya dikirim untuk dua golongan saja sebelum kami sementara kami benar-benar tidak memperhatikan bacaan mereka." ataupun kalian hendak mengatakan: "Seandainya kitab itu dikirim untuk kami, tentulah kami mendapat bimbingan bersama dengan mereka" sungguh telah datang kepada kalian, keterangan jelas, Bimbingan beserta Kasih dari Tuhan kalian, maka siapakah yang lebih zalim daripada orang yang membantah ayat-ayat Allah, sehingga orang itu berpaling terhadap hal demikian? kelak Kami membalas orang-orang yang mengabaikan ayat-ayat Kami dengan Azab menyakitkan, akibat orang-orang itu melalaikan diri. Hal-hal yang mereka nantikan hanyalah kedatangan para malaikat kepada mereka, atau kedatangan Tuhanmu, atau pembuktian sebagian pertanda Tuhanmu; pada Hari pembuktian sebagian pertanda Tuhanmu niscaya tidaklah bermanfaat lagi, iman seseorang untuk diri sendiri yang dahulunya belum beriman, ataupun orang yang belum mengusahakan kebaikan selama masa imannya; Katakanlah: "Nantikanlah sungguh kami pun merupakan golongan yang menanti." (Ayat:154-158)
  54. Sungguh orang-orang yang memecah belah agama mereka sehingga menjadi berbagai pecahan, maka tiada sedikitpun tanggung jawabmu terhadap orang-orang itu, bahwa pertanggungjawaban mereka hanyalah kepada Allah, kemudian Allah yang akan menjelaskan kepada orang-orang itu tentang hal yang telah mereka perbuat; barangsiapa mengusahakan perbuatan baik maka untuk orang itu merupakan sepuluh kali lipat perbuatan tersebut, sedangkan barangsiapa yang mengusahakan perbuatan jahat maka orang itu hanya dibalas setimpal dengan perbuatan jahat, sedang tiada satupun yang diperlakukan secara zalim. (Ayat:159-160)
  55. Katakanlah: "Sungguh aku telah dituntun oleh Tuhanku menuju Jalan Lurus, agama sejati; Pendirian Ibrahim yang tulus, bahwa Ibrahim bukanlah golongan musyrik." ia berkata: "Sungguh doaku, pengorbananku, hidupku, serta matiku hanya untuk Allah, Sang Penguasa alam semesta, tiada sekutu terhadap Dia, demikianlah yang diperintahkan kepada diriku bahwa aku bersegera sebagai golongan berserah diri." (Ayat: 161-163)
  56. Katakanlah: "Apakah aku akan menghendaki junjungan selain Allah, sementara Dialah Tuhannya segala sesuatu
    bahwa seseorang yang melakukan dosa tidaklah menimpakan dosa itu melainkan terhadap dirinya sendiri;
    bahwa seorang berdosa takkan memikul dosa milik orang lain,
    maka kepada Tuhan kalian sebagai tempat kembali kalian, kemudian Dia akan menyelesaikan perkara-perkara yang kalian perselisihkan." (Ayat: 164)
  57. Dan Dialah yang menjadikan kalian sebagai para penguasa di bumi sehingga Dia mengistimewakan sebagian kalian melebihi sebagian lain dalam beberapa kedudukan, supaya menguji kalian tentang hal-hal yang Dia karuniakan kepada diri kalian; sungguh Tuhan kalian Maha Cermat dalam Menghukum, sungguh Dialah Yang Maha Pengampun, Maha Penyayang. (Ayat:165)

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

  • Surah Al-An'am MP3
  • Mukaddimah Al Qur'an versi terjemahan Departemen Agama Republik Indonesia
  • Ash-Shahihul Musnad Min Asbabin Nuzul, 1415 H, Karya Syaikh Muqbil bin Hadi Al-Wadi'i.


Surah Sebelumnya:
Surah Al-Ma'idah
Al-Qur'an Surah Berikutnya:
Surah Al-A’raf
Surah 6