Islam di Sulawesi Tengah

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Peta wilayah Sulawesi Tengah

Islam di Sulawesi Tengah adalah agama mayoritas yang dipeluk oleh sekitar 75% penduduk provinsi ini,[1] dari keseluruhan 2.683.722 jiwa penduduk (angka proyeksi 2011, berdasarkan sensus tahun 2010).[2] Para penyebar agama Islam diperkirakan memasuki Sulawesi Tengah melalui daerah-daerah tetangganya, yaitu Bone, Wajo, dan Mandar melalui jalur sebelah selatan dan barat, serta Gorontalo dan Ternate dari utara dan timur melalui Teluk Tomini dan Teluk Tolo.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Ajaran Islam diperkirakan pertama kali memasuki wilayah Sulawesi Tengah di Buol dan Banggai, yang mana kedua daerah itu menerima ajaran Islam pada pertengahan abad ke-16 akibat pengaruh dari Ternate.[3] Seorang raja Buol tercatat telah memiliki nama Islami, yaitu Eato Muhammad Tahir yang memerintah 1540-1595.[3]

Pada awal abad ke-17, agama Islam mulai disebarkan di Tanah Kaili oleh Dato Karama atau nama asilnya Abdullah Raqie, yang diperkirakan berasal dari Minangkabau.[4][5] Dato Karama berdakwah di daerah Palu dan sekitarnya, dan karenanya raja Kaili bernama Pue Njidi kemudian memeluk agama Islam.[5] Di daerah Parigi dan sekitarnya, pedakwah Minangkabau lainnya Dato Mangaji atau juga dikenal dengan nama Tori Agama,[6][7] berhasil membuat raja Parigi Tori Kota dan putranya Magau Janggo untuk memeluk agama Islam.[8]

Sebuah perguruan tinggi agama Islam juga telah terdapat di Sulawesi Tengah, yaitu STAIN Datokarama Palu.[9]

Lihat juga[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Persentase Pemeluk Agama menurut Kabupaten/Kota, 2007-2011, Badan Pusat Statistik Provinsi Sulawesi Tengah. Diakses 15 November 2013.
  2. ^ Jumlah dan Laju Pertumbuhan Penduduk, 1971,1980, 1990, 2000, 2005, 2010, dan 2011, Badan Pusat Statistik Provinsi Sulawesi Tengah. Diakses 15 November 2013.
  3. ^ a b Proyek Inventarisasi dan Dokumentasi Kebudayaan Daerah (Indonesia) (1981). Sejarah Pendidikan Daerah Sulawesi Tengah. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Direktorat Sejarah dan Nilai Tradisional. hlm. 31. 
  4. ^ Jurusan Antropologi, Fakultas Ilmu Social dan Ilmu Politik (1989). Antropologi Indonesia, Volume 16, Issue 47. Universitas Indonesia. hlm. 137. 
  5. ^ a b Proyek Penelitian dan Pencatatan Kebudayaan Daerah (1977). Adat Istiadat Daerah Sulawesi Tengah. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia. hlm. 19–21. 
  6. ^ Situs Disporabudpar Kab. Parigi Moutong. "Makam Rangga Dunia/Tori Agama". Copyright © 2013. Diakses tanggal 26 Juni 2013. 
  7. ^ Mattulada, dkk (ed.) (1990). Sawerigading: Folktale Sulawesi. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Direktorat Jenderal Kebudayaan, Direktorat Sejarah dan Nilai Tradisional, Proyek Penelitian dan Pengkajian Kebudayaan Nusantara. hlm. 456. Diakses tanggal 26 Juni 2013. 
  8. ^ Sejarah Daerah Sulawesi Tengah. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Proyek Penerbitan Buku Bacaan dan Sastra Indonesia dan Daerah. 1979. hlm. 79. Diakses tanggal 26 Juni 2013. 
  9. ^ "Website resmi Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Datokarama Palu". Diakses tanggal 15 November 2013.