Islam di Jawa Timur

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Islam merupakan agama mayoritas yang dipeluk oleh masyarakat Jawa Timur. Berbagai pusat keagamaan serta pendidikan banyak berkembang di Jawa Timur. Salah satu lembaga pendidikan Islam yang berkembang pesat adalah pesantren. Beberapa organisasi Islam juga didirikan di wilayah Jawa Timur, salah satunya adalah Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah.

Sejarah masuknya Islam[sunting | sunting sumber]

Islam pertama kali memasuki Jawa Timur pada abad ke-11. Bukti awal masuknya Islam ke Jawa Timur adalah adanya makam Islam atas nama Fatimah binti Maimun di Gresik bertahun 1082,[1] serta sejumlah makam Islam pada kompleks makam Majapahit.

Penyebaran Islam di Jawa Timur tak lepas dari peran Walisongo. Lima wali di antara sembilan wali yang menyebarkan Islam di pulau Jawa berada di wilayah Jawa Timur. Lima wali tersebut adalah Sunan Ampel di Surabaya, Sunan Gresik di Gresik, Sunan Giri di Gresik, Sunan Drajat di Lamongan, dan Sunan Bonang di Tuban.

Pendidikan Islam[sunting | sunting sumber]

Menurut data statistik tahun 2008 sebanyak 5.025 pesantren tersebar di Jawa Timur dan 2.125 di antaranya adalah pesantren bertipe salafiyah.[2] Beberapa pesantren terkenal adalah Pondok Modern Darussalam Gontor, Pondok Pesantren Tebuireng, Pondok Pesantren Lirboyo dan sebagainya.

Demografi[sunting | sunting sumber]

Tempat ibadah[sunting | sunting sumber]

Menurut BPS Jawa Timur (2010), terdapat 42.687 masjid dan 279.093 musholla. Berikut pula merupakan jumlah tempat ibadah umat Muslim per kota/kabupaten di Jawa Timur menurut BPS[3]

Kota/kabupaten Masjid Mushola
Pacitan 1.274 1.815
Ponorogo 1.930 3.369
Trenggalek 1.650 2.932
Tulungagung 1.332 2.971
Blitar 829 3.499
Kediri 2.158 5.205
Malang 2.501 10.791
Lumajang 1.012 5.705
Jember 2.432 159.026
Banyuwangi 1.439 4.727
Bondowoso 1.013 2.445
Situbondo 763 4.311
Probolinggo 1.331 3.787
Pasuruan 1.562 9.942
Sidoarjo 1.144 4.533
Mojokerto 1.116 3.525
Jombang 1.202 4.676
Nganjuk 1.134 3.191
Madiun 923 2.081
Magetan 1.368 3.140
Ngawi 1.406 3.469
Bojonegoro 1.244 5.963
Tuban 797 6.351
Lamongan 1.975 4.114
Gresik 1.200 3.212
Bangkalan 1.008 143
Sampang 1.100 652
Pamekasan 1.144 4.448
Sumenep 1.293 3.017
Kota Kediri 259 617
Kota Blitar 123 285
Kota Malang 653 1.218
Kota Probolinggo 181 429
Kota Pasuruan 60 414
Kota Mojokerto 81 300
Kota Madiun 204 309
Kota Surabaya 1.716 1.912
Kota Batu 130 569
TOTAL 42.687 279.093

Distribusi geografi[sunting | sunting sumber]

Berikut merupakan sebaran umat Islam per kota/kabupaten di Provinsi Jawa Timur.

Kota/kabupaten Muslim[4] %
Pacitan 538.079 99.48%
Ponorogo 839.127 98.11%
Trenggalek 669.341 99.25%
Tulungagung 972.477 98.21%
Blitar 1.075.727 96.34%
Kediri 1.444.072 96.29%
Malang 2.346.252 95.91%
Lumajang 982.104 97.58%
Jember 2.288.106 98.09%
Banyuwangi 1.495.024 96.08%
Bondowoso 727.655 98.76%
Situbondo 625.048 98.65%
Probolinggo 1.065.828 97.23%
Pasuruan 1.458.440 96.43%
Sidoarjo 1.849.794 95.28%
Mojokerto 1.011.917 98.68%
Jombang 1.169.417 97.26%
Nganjuk 1.004.524 98.77%
Madiun 654.444 98.82%
Magetan 606.985 97.83%
Ngawi 801.534 98.02%
Bojonegoro 1.196.756 98.91%
Tuban 1.106.119 98.90%
Lamongan 1.172.320 99.43%
Gresik 1.147.746 97.51%
Bangkalan 896.324 98.85%
Sampang 856.487 97.58%
Pamekasan 766.560 99.86%
Sumenep 1.033.854 99.19%
Kota Kediri 235.891 87.85%
Kota Blitar 119.955 90.90%
Kota Malang 729.416 88.93%
Kota Probolinggo 209.685 96.60%
Kota Pasuruan 179.225 96.22%
Kota Mojokerto 110.061 91.57%
Kota Madiun 154.134 90.16%
Kota Surabaya 2.393.070 86.53%
Kota Batu 179.898 94.59%
TOTAL 36.113.396 97.25%

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "Fatimah Binti Maimun, Muballigh Pertama Tanah Jawa". 2010-9-5. Diakses tanggal 2011-12-27. 
  2. ^ "Deskriptif Statistik Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren" (PDF). Diarsipkan dari versi asli (PDF) tanggal 2014-10-21. Diakses tanggal 2011-12-27. 
  3. ^ "BPS Provinsi Jawa Timur". jatim.bps.go.id. Diakses tanggal 2021-12-29. 
  4. ^ [1]