Sunan Muria

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Siro Ingkang Sinuwun Kanjeng
Sunan Muria
LahirRaden Umar Said
Meninggal1551 M
Id-siak1.GIF Dawe, Kudus
OrganisasiWalisongo
GelarKanjeng Sunan Muria
Orang tua
  • Raden Said (Sunan Kalijaga) (bapak)
  • Dewi Saroh (ibu)

Sunan Muria dilahirkan dengan nama Raden Umar Said. Menurut beberapa riwayat, dia adalah putra dari Sunan Kalijaga dari pernikahan dengan Dewi Saroh, putri Syekh Maulana Ishaq. Nama Sunan Muria sendiri diperkirakan berasal dari nama gunung (Gunung Muria), yang terletak di sebelah utara kota Kudus, Jawa Tengah, tempat Sunan Muria dimakamkan. Sunan Muria wafat pada tahun 1560 M. Sunan Muria menikah dengan Dewi Sujinah putri Sunan ngudung Adik dari Sunan Kudus dan Dewi Roro noyorono. Putri Ki Ageng NGerang Dari pernikahan Dengan dewi Sujinah sunan Muria di karuniai seorang anak yang bernama Saridin. Dan dari Dewi Roro noyorono sunan Muria di karuniai tiga orang anak sunan Sunan Nyamplungan Raden Raden santri dan dewi Nasiki.

Silsilah[sunting | sunting sumber]

Silsilah Raden Umar Said atau Sunan Muria menurut Naskah Pustoko Darah Agung, rangkainya sebagai berikut (1) Abdul Muthalib (Adipati Mekah) (2) Sayid Abbas (3) Sayid Abdul Azhar (4) Syaikh Wais (5) Syaikh Mudzakir (6) Syaikh Abdullah (7) Syaikh Kurames (8) Syaikh Mubarak (9) Syaikh Abdullah (10) Syaikh Ma'ruf (11) Syaikh Arifin (12) Syaikh Hasanuddin (13) Syaikh Jamal (14) Syaikh Ahmad (15) Syaikh Abdullah (16) Syaikh Abbas (17) Syaikh Abdullah (18) Syaikh Kurames (Pendeta di Mekah) (19) Abdur Rahman (Ario Teja, Bupati Tuban) (20) Ario Teja I (Bupati Tuban) (21) Ario Teja Laku (Tuban) (22) Ario Teja II (Bupati Tuban) (23) Tumenggung Wilatikta (Bupati Tuban) (24) Raden Mas Said (Sunan Kalijaga) (25) Raden Umar Said (Sunan Muria).

Mengaitkan Sunan Muria dengan Sunan Kalijaga sebagai ayah beranak dalam konteks kebenaran silsilah Sunia Muria, tampaknya lebih didukung oleh data historis dibading menempatkan Sunan Muria sebgai putra Sunan Ngudung.


  1. Agus Sunyoto, Atlas Walisongo, Depok: Pustaka Iman, 2016, Halaman 305.