Ali Jaber

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Ali Saleh Mohammed Ali Jaber
بِسْــــــمِ ٱللَّٰهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ
Syekh Ali Jaber
Syekh
Ali Saleh Mohammed Ali Jaber
علي صالح محمد علي جابر
Syekh Ali Jaber, 00.02.png
Nama dan Gelar
Semua Gelar
Gelar (Islam)Syekh
Nama
NamaAli Saleh Mohammed Ali Jaber
Nama (arabic)علي صالح محمد علي جابر
Kelahirannya
Tanggal lahir (H)3
Tanggal lahir (M)3
Bulan lahir (H)Safar
Bulan lahir (M)Februari
Tahun lahir (H)1396
Tahun lahir (M)1976
Tempat lahirMadinah
Negara lahir
(penguasa wilayah)
Madinah,  Arab Saudi
Nama lahirAli Saleh Mohammed Ali Jaber
Hari lahirSelasa
Usia (Tahun hijriyah)
± 46 Tahun
Usia (Tahun masehi)
± 44 Tahun
Agama, Identitas, Kebangsaan
Agama Islam
Etnis (Suku bangsa)
KebangsaanArab
Kewarganegaraan
Kewarganegaraan Indonesia
Bantuan kotak info


Ali Saleh Mohammed Ali Jaber (bahasa Arab: علي صالح محمد علي جابر‎) atau yang lebih dikenal dengan Syekh Ali Jaber (lahir di Madinah, 3 Februari 1976; umur 44 tahun) adalah Pendakwah dan Ulama berkewarganegaraan Indonesia. Ia juga menjadi juri pada Hafiz Indonesia dan menjadi Da'i dalam berbagai kajian di berbagai stasiun televisi nasional.

Kehidupan pribadi[sunting | sunting sumber]

Sejak kecil Ali Jaber telah menekuni membaca Al-Quran. Ayahnyalah yang awalnya memotivasi Ali Jaber untuk belajar Al-Quran. Dalam mendidik agama, khususnya Al-Quran dan shalat, ayahnya sangat keras, bahkan tidak segan-segan memukul bila Ali Jaber kecil tidak menjalankan shalat. Keluarganya dikenal sebagai keluarga yang religius. Di Madinah ia memiliki masjid besar yang digunakan untuk syiar Islam. Sebagai anak pertama dari dua belas bersaudara, Ali Jaber dituntut untuk meneruskan perjuangan ayahnya dalam syiar Islam.

Meski pada awalnya apa yang ia jalani adalah keinginan sang ayah, lama-kelamaan ia menyadari itu sebagai kebutuhannya sendiri dan pada usia sebelas tahun, ia telah hafal 30 juz Al-Quran.[2]

Kasus[sunting | sunting sumber]

Penusukan[sunting | sunting sumber]

Pada 13 September 2020, Syekh Ali Jaber ditikam oleh orang yang tidak dikenal saat berceramah di Masjid Falahuddin, Sukajawa, Bandar Lampung. Akibatnya, ia mengalami luka tusuk bagian lengan kanan.[3] Tersangka atas nama Alfin Andrian, kelahiran 1 April 1996 ini berhasil diamankan.[4]

Filmografi[sunting | sunting sumber]

Televisi[sunting | sunting sumber]

Film[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "Mengenal Syekh Ali Jaber - Profil Lengkap". masuk-islam.com. 2014-07-15. Diakses tanggal 2016-06-16. 
  2. ^ Saad Saefullah (2015-06-25). "Syeikh Ali Jaber, Sudah Hafidz Quran di Usia 11 Tahun". Islampos.com. Diakses tanggal 2016-10-19. 
  3. ^ Muhamad Rizky (2020-09-13). "Diserang, Syekh Ali Jaber Sempat Menangkis dan Tertusuk di Lengan Kanan". Okezone. Diakses tanggal 2020-09-14. 
  4. ^ Ratna Puspita (2020-09-14). "Rumah Penusuk Syekh Ali Jaber Berjarak 300 Meter dari masjid". Republika Online. Diakses tanggal 2020-09-14.