Lompat ke isi

Luthfi bin Yahya

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
(Dialihkan dari Muhammad Luthfi bin Yahya)
Muhammad Luthfi bin Yahya
Dewan Pertimbangan Presiden Republik Indonesia
Masa jabatan
13 Desember 2019  20 Oktober 2024
PresidenJoko Widodo
KetuaWiranto
Pengganti
Jabatan tidak dilanjut
Sebelum
Ketua Majelis Sufi Dunia ke-1
Mulai menjabat
9 April 2019
Pengganti
Jabatan Tidak Dilajut
Sebelum
Ketua Majelis Ulama Indonesia Jawa Tengah ke-7
Masa jabatan
2003–2010
Sebelum
Pendahulu
KH. Mc. Amin Sholeh
Pengganti
KH. Ahmad Darodji
Sebelum
Mulai menjabat
28 Februari 2000
Sebelum
Pendahulu
Ahmad Muthohar
Pengganti
Achmad Chalwani An-Nawawi
Sebelum
Informasi pribadi
Lahir10 November 1947 (umur 78)
Pekalongan, Jawa Tengah, Indonesia
Suami/istri
Syarifah Salma
(meninggal 2024)
[1]
Anak5
Orang tua
  • Ali al-Ghalib (ayah)
  • Sayidah al-Karimah Syarifah Nur binti Sayyid Muhsin Maula Khilah (ibu)
Pendidikan
  • Pondok Pesantren Benda Kerep, Cirebon (1960-1964)
  • Pondok Pesantren Balai Kambang, Jepara (1964-1968)
  • Majelis Ta’lim Kyai Bajuri, Indramayu (1965-1966)
  • Pondok Pesantren Bani Malik, Purwokerto (1969-1982)
Sunting kotak info
Sunting kotak info L B
Bantuan penggunaan templat ini

Muhammad Luthfi bin Ali bin Yahya (lahir 10 November 1947) atau sering disapa Habib Luthfi bin Yahya yang berasal dari sadah Ba 'Alwi adalah seorang , Kiai, Ulama, Mursyid, dan Da'i berkebangsaan Indonesia.

Selain menjadi pendakwah, Habib Luthfi juga pernah menjadi Ketua Majelis Ulama Indonesia Jawa Tengah periode 2006-2011. Dia juga pernah menjabat sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden Republik Indonesia periode 2019-2024.

Pada tahun 2019, Habib Luthfi mendirikan organisasi bernama PATMAN (Perkumpulan Ahlith Thariqah Al Mu'tabarah An Nahdliyah) sebagai badan hukum resmi.[2] PBNU menegaskan bahwa PATMAN tidak memiliki kaitan dengan Nahdlatul Ulama.[3] Habib Luthfi kemudian digantikan oleh KH. Achmad Chalwani sebagai Ketua Umum JATMAN pada Kongres JATMAN ke-13 di Boyolali, 21–22 Desember 2024.[2] Pada 18 April 2025, Habib Luthfi bersama Helmy Faishal Zaini mendeklarasikan organisasi baru bernama JATMA Aswaja (Jam'iyah Ahlith Thariqah al-Mu'tabarah Ahlussunnah wal Jamaah) di Kanzus Sholawat, Pekalongan, dengan Habib Luthfi sebagai Rais 'Aam.[2]

Jalur Ibu

[sunting | sunting sumber]
  1. Imam Ali Zainal 'Abidin As-Sajjad
  2. Imam Muhammad Al-Baqir
  3. Imam Ja’far Ash-Shadiq
  4. Imam 'Ali Al-Uraidhi
  5. Imam Muhammad An-Naqib
  6. Imam Isa An-Naqib Ar-Rumi
  7. Imam Ahmad Al-Muhajir Ilallah
  8. Imam Ubaidillah (kontroversi)
  9. Imam Alwi Ba’Alawi
  10. Imam Muhammad Shahib Shaumah
  11. Imam Alwi Ats-Tsani
  12. Imam Ali Khali Qasam
  13. Imam Muhammad Shahib Mirbath
  14. Imam Ali
  15. Imam Al-Faqih Muqaddam Muhammad Ba’Alawi
  16. Imam Alawi
  17. Imam Ali
  18. Imam Abdurrahman Mawladdawilah
  19. Imam Sahal
  20. Imam Muhammad
  21. Imam Salim
  22. Imam Al-Kabir Abdullah
  23. Imam Alawi
  24. Imam Muhammad
  25. Imam Alawi
  26. Imam Hasan
  27. Imam Muhsin
  28. Imam Shalih
  29. Al-Habib Salim
  30. Al-Habib Muhsin
  31. Al-Hubabah Nur
  32. Al-Habib Muhammad Luthfi bin Yahya

Nasab Jalur Ayah

[sunting | sunting sumber]
  1. Imam Ali Zainal 'Abidin As-Sajjad
  2. Imam Muhammad Al-Baqir
  3. Imam Ja’far Ash-Shadiq
  4. Imam 'Ali Al-Uraidhi
  5. Imam Muhammad An-Naqib
  6. Imam Isa An-Naqib Ar-Rumi
  7. Imam Ahmad Al-Muhajir Ilallah
  8. Imam Ubaidillah (kontroversi)
  9. Imam Alwi Ba’Alawi
  10. Imam Muhammad Shahib Shaumah
  11. Imam Alwi Ats-Tsani
  12. Imam Ali Khali Qasam
  13. Imam Muhammad Shahib Mirbath
  14. Imam Ali
  15. Imam Al-Faqih Muqaddam Muhammad Ba’Alawi
  16. Imam Alwi Al-Ghuyyur
  17. Imam Ali Maula Darrak
  18. Imam Muhammad Mawladdawilah
  19. Imam Alwi An-Nasiq
  20. Al-Habib Ali
  21. Al-Habib Hasan
  22. Al-Imam Yahya Ba’Alawi
  23. Al-Habib Ahmad
  24. Al-Habib Syaikh
  25. Al-Habib Muhammad
  26. Al-Habib Thaha
  27. Al-Habib Muhammad Al-Qadhi
  28. Al-Habib Thaha
  29. Al-Habib Hasan
  30. Al-Habib Thaha
  31. Al-Habib Umar
  32. Al-Habib Hasyim
  33. Al-Habib Ali
  34. Al-Habib Muhammad Luthfi bin Yahya

Ketersambungan nasab klan Ba'Alawi kepada Nabi Muhammad SAW melalui jalur Ubaidillah merupakan topik yang dikaji oleh sejumlah akademisi dan peneliti genealogi. [5] [6] [7]

Masa Pendidikan

[sunting | sunting sumber]

Habib Luthfi Bin Yahya pernah mondok di Pondok Pesantren Roudlotul Mubtadiin Balekambang Jepara yang pada saat ini diasuh oleh KH.Abdullah Hadziq bin Hasbullah. Pendidikan pertama Habib Luthfi diterima dari ayah al Habib al Hafidz ‘Ali al Ghalib. Selanjutnya ia belajar di Madrasah Tempo Dulu. Guru-gurunya di Madrasah itu di antaranya:

  • Al Alim al ‘Alamah Sayid Ahmad bin ‘Ali bin Al Alamah al Qutb As Sayid ‘Ahmad bin Abdullah bin Thalib al Athas
  • Sayid al Habib al ‘Alim Husain bin Sayid Hasyim bin Sayid Umar bin Sayid Thaha bin Yahya (pamannya sendiri)
  • Sayid al ‘Alim Abu Bakar bin Abdullah bin ‘Alawi bin Abdullah bin Muhammad al ‘Athas Bâ ‘Alawi
  • Sayid ‘Al Alim Muhammad bin Husain bin Ahmad bin Abdullah bin Thalib al ‘Athas Bâ ‘Alawi.

Habib Muhammad Luthfi bin Yahya belajar di madrasah tersebut selama tiga tahun.

Pada November 2020, Habib Luthfi bin Yahya mendapat gelar Doktor Honoris Causa Bidang Komunikasi Dakwah dan Sejarah Kebangsaan dari Universitas Negeri Semarang.[8]

Kegiatan-kegiatan

[sunting | sunting sumber]
Bersama Habib Umar

Jabatan Organisasi

[sunting | sunting sumber]

Perannya pada organisasi MATAN

[sunting | sunting sumber]

Mahasiswa Ahlith Thoriqoh Al Mu'tabaroh An Nahdliyyah (MATAN) adalah organisasi tarekat untuk kalangan mahasiswa yang diprakarsai oleh Maulana Habib Muhammad Luthfi bin Yahya Pekalongan, Ro'is 'am JATMAN Diarsipkan 2015-09-24 di Wayback Machine. (Jamiyyah Ahlith Thariqah Al Mu'tabarah An Nahdliyyah) yang berafiliasi kepada organisasi Islam Nahdlatul Ulama.

Galeri foto

[sunting | sunting sumber]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. "Almarhumah Syarifah Salma Istri Habib Luthfi, Tokoh Perempuan Sangat Dekat dengan Masyarakat". NU Online. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2024-07-15. Diakses tanggal 2024-07-15.
  2. 1 2 3 "Dirikan JATMA Aswaja, Habib Lutfi Pimpin Organisasi Tarekat Baru di Indonesia - Tidar Islam". 2025-04-20. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2026-02-10. Diakses tanggal 2026-01-23.
  3. "Penjelasan PBNU soal PATMAN yang Didirikan Habib Luthfi: Tak Ada Kaitan dengan NU". NU Online. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2026-06-24. Diakses tanggal 2026-06-24.
  4. "Biografi Habib Luthfi bin Yahya Pekalongan". Laduni.id. Diakses tanggal Senin, 9 November 2020, 12:35. {{cite web}}: ; Periksa nilai tanggal dalam: |access-date=
  5. Utsman al Bantani, KH. Imadudin (2024). Ulama Nusantara Menggugat Nasab Palsu. Banten: Lakeisha. ISBN 978-623-119-469-5.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  6. Rhoma Irama Official (2024-07-05), BISIKAN RHOMA # 132: MENGKAJI NASAB MELALUI ILMU GENETIKA, diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2025-04-29, diakses tanggal 2025-02-26
  7. "Nasab Klan Baalwi dalam Perspektif Genealogi Genetik by Sugeng Sugiharto". utas.me (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2024-09-17. Diakses tanggal 2025-02-26.
  8. Cholil, Abdul Muiz (Sabtu, 7 November 2020 ,19:00 WIB). "Saksikan Pengukuhan Doktor HC Habib Luthfi, Santri Pekalongan Bakal 'Serbu' Unnes". NU Online. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2021-04-14. Diakses tanggal Senin, 9 November 2020, 12:25. {{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |access-date= and |date=