Kabupaten Morowali

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Kabupaten Morowali
Lambang Kabupaten Morowali (2015-sekarang).png
Lambang Kabupaten Morowali
Moto: Tepe Asa Maroso
kap


{{{peta}}}
Peta lokasi Kabupaten Morowali
Koordinat: -
Provinsi Sulawesi Tengah
Dasar hukum UU RI No. 51 Tahun 1999
Tanggal Peresmian 3 November 1999
Ibu kota Bungku
Pemerintahan
 - Bupati Anwar Hafid
 - Wakil Bupati S.U. Marunduh
 - DAU Rp. 615.422.867.000.-(2013)[1]
Luas 3037,04 km²
Populasi
 - Total 113,132 jiwa (2016)[2]
 - Kepadatan 37
Demografi
Pembagian administratif
 - Kecamatan 9
 - Kelurahan 126
 - Desa 7
Simbol khas daerah
 - Situs web http://morowalikab.go.id/

Kabupaten Morowali (bahasa Inggris: Morowali Regency), adalah sebuah kabupaten di provinsi Sulawesi Tengah, Indonesia. Ibu kota kabupaten sekaligus pusat administrasi terletak di Kota Bungku. Kabupaten ini mempunyai luas sebesar 3037,04 km² dan berpenduduk sebanyak 113.132 jiwa pada tahun 2016. Morowali adalah kabupaten terluas ke-10, terpadat ke-9, dan memiliki populasi terbanyak ke-12 di Sulawesi Tengah. Kabupaten Morowali terdiri dari 9 kecamatan dan 133 desa/kelurahan. Morowali berbatasan dengan Morowali Utara di bagian barat laut, Sulawesi Selatan di bagian barat dan barat daya, serta Sulawesi Tenggara di bagian timur laut.[a]

Kabupaten ini merupakan hasil pemekaran dari Kabupaten Poso pada 3 November 1999. Mata pencaharian terbesar penduduk kabupaten ini adalah petani.[4] Secara geografis, Kabupaten Morowali terletak di 01o31 12 - 03o46 48 LS dan antara 121o02 24- 123o15 36 BT.

Nama "Morowali" berasal dari bahasa Suku Wana yang berarti "gemuruh".[4]

Catatan kaki[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Data dari Badan Pusat Statistik Kabupaten Morowali dan Sulawesi Tengah, yang diambil pada tahun 2015.[3]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "Perpres No. 10 Tahun 2013". 2013-02-04. Diakses tanggal 2013-02-15. 
  2. ^ Profil Morowali di situs web Sulawesi Tenggara (2004) (format PowerPoint)
  3. ^ "Provinsi Sulawesi Tengah dalam Angka 2016" (PDF). Badan Pusat Statistik Sulawesi Tengah. Diakses tanggal 15 Desember 2016. 
  4. ^ a b "Menghidupkan Semangat Suku Wana", TEMPO, No. 3746 (26 Januari-1 Februari 2009)

Pranala luar[sunting | sunting sumber]