Lompat ke isi

Gunung Arjuno

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
(Dialihkan dari Arjuno)
Gunung Arjuno
Gunung Arjuno dan Welirang dilihat dari puncak Gunung Penanggungan.
Titik tertinggi
Ketinggian3.339 m (10.955 ft)[1]
Masuk dalam daftarUltra
Ribu
Koordinat7°42′02″S 112°34′29″E / 7.70056°S 112.57472°E / -7.70056; 112.57472
Penamaan
Nama lokalꦒꦸꦤꦸꦁꦲꦂꦗꦸꦤ
Geografi
Geologi
Jenis gunungStratovolcano, Gunung api Tipe A
Letusan terakhirOktober 2023
Pendakian
Rute termudahTretes, Lawang

Gunung Arjuno (terkadang dieja Gunung Arjuna) adalah sebuah gunung berapi kerucut (istirahat) di Jawa Timur, Indonesia dengan ketinggian 3.339 m dpl. Gunung Arjuno secara administratif terletak di perbatasan Kota Batu, Kabupaten Malang, dan Kabupaten Pasuruan dan berada di bawah pengelolaan Taman Hutan Raya Raden Soerjo. Gunung Arjuno merupakan gunung tertinggi kedua di Jawa Timur setelah Gunung Semeru, serta menjadi yang tertinggi keempat di Pulau Jawa. Biasanya gunung ini dicapai dari tiga titik pendakian yang cukup dikenal yaitu dari Lawang, Tretes dan Batu. Nama Arjuno berasal dari salah satu tokoh pewayangan Mahabharata, Arjuna.

Gunung Arjuno bersebelahan dengan Gunung Welirang, Gunung Kembar I, dan Gunung Kembar II. Puncak Gunung Arjuno terletak pada satu punggungan yang sama dengan puncak gunung Welirang, sehingga kompleks ini sering disebut juga dengan Arjuno-Welirang. Kompleks Arjuno-Welirang sendiri berada di dua gunung berapi yang lebih tua, Gunung Ringgit di timur dan Gunung Lincing di selatan. Area fumarol dengan cadangan belerang ditemukan di sejumlah lokasi pegunungan ini, seperti pada puncak Gunung Welirang, puncak Gunung Kembar II, dan pada sejumlah jalur pendakian.

Gunung Arjuno merupakan salah satu tujuan pendakian. Di samping tingginya yang telah mencapai lebih dari 3000 meter, di gunung ini terdapat beberapa objek wisata. Salah satunya adalah objek wisata air terjun Kakek Bodo yang juga merupakan salah satu jalur pendakian menuju puncak Gunung Arjuno. Meskipun selain objek wisata air terjun Kakek Bodo terdapat pula air terjun lain, tetapi para wisatawan jarang yang mendatangi air terjun lainnya, mungkin karena letak dan sarana wisatanya kurang mendukung. Di kawasan lerengnya juga terdapat mata air Sungai Brantas yang berasal dari simpanan air Gunung Arjuno. Mata air Sungai Brantas terletak di Desa Sumber Brantas, Bumiaji, Kota Batu yang merupakan sungai terpanjang kedua di Pulau Jawa setelah Bengawan Solo. Beberapa destinasi wisata yang terkenal hingga ke seluruh Indonesia maupun luar negeri juga terletak di lereng Gunung Arjuno, di antaranya adalah Puncak Budug Asu,[2] Agro wisata Wonosari, Tretes, Kota Wisata Batu, dan Taman Safari Indonesia 2.

Gunung Arjuno mempunyai kawasan hutan Dipterokarp Bukit, hutan Dipterokarp Atas, hutan Montane, dan Hutan Ericaceous atau hutan gunung.

Gunung Arjuno dapat didaki dan berbagai arah, arah Utara (Tretes) melalui Gunung Welirang, dan arah Timur (Lawang) dan dari arah Barat (Batu-Selecta), dan arah selatan (Karangploso), juga dari Sumberawan, Singosari. Desa Sumberawan adalah desa pusat kerajinan tangan di kecamatan Singosari, Kabupaten Malang dan merupakan desa terakhir untuk mempersiapkan diri sebelum memulai pendakian. Bisa juga melewati Purwosari yang lebih gampang dilewati, karena hanya setengah jam dari jalan raya dan langsung sampai di Tambakwatu.

Nama Gunung Arjuno diambil dari tokoh pewayangan Arjuna yang merupakan salah satu dari 5 bersaudara yang kerap disebut Pandawa Lima. Dari lima bersaudara yang dikenal dengan nama Pandawa Lima, Arjuna memiliki kesaktian melebihi yang lain. Meski dikenal sangat sakti, Arjuna tak pernah berhenti mencari kesaktian. Untuk meningkatkan kesaktiannya, Arjuna pun bertapa di atas sebuah gunung di Pulau Jawa.[3] Arjuna adalah anak paling sakti ketimbang empat anak yang lain. Dalam legenda, disebutkan bahwa Arjuna merupakan titisan dewa Indra yang dikenal sakti mandraguna. Akan tetapi, Arjuna jadi sombong dengan kesaktiannya dan ingin mendapatkan kekuatan lebih besar lagi.[4]

Informasi Pendakian

[sunting | sunting sumber]

Gunung Arjuno merupakan gunung tertinggi kedua di Jawa Timur dan menjadi gunung favorit para pendaki di pulau Jawa. Gunung Arjuno yang terletak bersebelahan dengan Gunung Welirang ini tidak memiliki kawah, sehingga asap putih yang biasa terlihat sebenarnya berasal dari Gunung Welirang. Puncak Arjuno dikenal dengan nama puncak Ogal Agil yang berada di ketinggian 3.339 mdpl. Dari puncak Ogal Agil, pendaki dapat menikmati pemandangan alam yang sangat indah.[5]

Tiket Masuk

[sunting | sunting sumber]
  • Pendaki WNI : Rp. 21.000,- / Orang / Hari (Karcis Rp. 20.000 + Asuransi Rp. 1.000)
  • Pendaki WNA : Rp. 201.000,- / Orang / Hari (Karcis Rp. 200.000 + Asuransi Rp. 1.000)[6]

Jam Operasional

[sunting | sunting sumber]

Senin - Minggu : 08.00 - 16.00 WIB[7]

Peta Jalur Pendakian

[sunting | sunting sumber]

Terdapat beberapa jalur resmi pendakian menuju Gunung Arjuno-Welirang:[8]

  • Pos Sumber Brantas: Jl. Raya Sumber Brantas No.246, Sumber Brantas, Kec. Bumiaji, Kota Batu, Jawa Timur
  • Pos Tretes: Jl. Wilis 523 Tretes, Kec. Prigen, Kab. Pasuruan, Jawa Timur
  • Pos Tambaksari: Tambakwatu, Tambak Sari, Kec. Purwodadi, Kab. Pasuruan, Jawa Timur
  • Pos Lawang: Wonorejo, Kec. Lawang, Kabupaten Malang, Jawa Timur

Lihat pula

[sunting | sunting sumber]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. "Arjuno-Welirang". Global Volcanism Program. Institusi Smithsonian. Diakses tanggal 2006-12-26.
  2. Azmi, Mohammad Tegar Tsabitul. "Tentang Gunung Arjuno dan 5 Lokasi Wisata Di Sekitarnya - Akurat". Tentang Gunung Arjuno dan 5 Lokasi Wisata Di Sekitarnya - Akurat. Diakses tanggal 2025-05-27.
  3. Ayu Pamela, Dyah (2023-10-20). "6 Fakta Menarik Gunung Arjuno yang Bersebelahan dengan Gunung Welirang di Jawa Timur". Liputan6. Diakses tanggal 2023-09-12.
  4. Sari, Reno (2023-11-20). "Sedikit Mengulas Sejarah Gunung Arjuno yang Memiliki Legenda Salah Satu Tokoh Wayang". malanghits.com. Diakses tanggal 2023-09-12.
  5. "Gunung Arjuno Welirang". Taman Hutan Raya Raden Soerjo. Diakses tanggal 2025-05-27.
  6. "Gunung Arjuno Welirang". Taman Hutan Raya Raden Soerjo. Diakses tanggal 2025-05-27.
  7. "Gunung Arjuno Welirang". Taman Hutan Raya Raden Soerjo. Diakses tanggal 2025-05-27.
  8. "Gunung Arjuno Welirang". Taman Hutan Raya Raden Soerjo. Diakses tanggal 2025-05-27.