Surah Luqman

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
(Dialihkan dari Surat Luqman)
Lompat ke: navigasi, cari
Luqman
Lokman.png
Luqman.png
Informasi
Arti Luqman
Klasifikasi Makkiyah
Surah ke 31
Juz Juz 21
Statistik
Jumlah ruku' 4 ruku
Jumlah ayat 34 ayat

Surah Luqman (Arab: لقمان, "Luqman al-Hakim") adalah surah ke-31 dalam al-Qur'an. Surah ini terdiri dari atas 34 ayat dan termasuk golongan surah-surah Makkiyah. Surah ini diturunkan setelah surah As-Saffat. Nama Luqman diambil dari kisah tentang Luqman yang diceritakan dalam surah ini tentang bagaimana ia mendidik anaknya.

Pokok-pokok terjemahan[sunting | sunting sumber]

  1. Inilah pesan-pesan Al-Kitab yang mengandung Hikmah, sebagai suatu Bimbingan serta Kasih untuk golongan yang berperilaku baik, yang mendirikan shalat, yang menunaikan zakat serta yang meyakini Akhirat. mereka itulah orang-orang yang mendapat Bimbingan dari Tuhan mereka dan mereka itulah golongan yang beruntung. (Ayat:2-5)
  2. Dan di tengah-tengah umat manusia, terdapat orang yang mempergunakan hadits-hadits tidak berguna tanpa Ilmu untuk menyimpang terhadap Ketentuan Allah, bahkan orang yang menganggap demikian sebagai senda gurau, Itulah orang yang akan ditimpa Malapetaka pedih, apabila disampaikan kepadanya pesan-pesan Kami, orang itu berpaling secara angkuh seolah-olah ia belum mendengarnya, seolah-olah ada sumbatan di kedua telinganya; maka gembirakan orang itu tentang Malapetaka pedih,
    bahwa disediakan untuk orang-orang yang beriman serta memperbuat berbagai kebajikan, Surga-Surga kesejahteraan, mereka disana selamanya, janji Allah adalah Kebenaran, dan Dialah Yang Maha Perkasa, Maha Bijaksana. (Ayat:6-9)
  3. Dialah Yang Menciptakan langit tanpa tiang sebagaimana yang kalian lihat serta Dialah Yang Menancapkan gunung-gunung di bumi supaya tidak menggoncangkan diri kalian; serta Dialah yang menyebarkan segala hewan melata disana, serta Kami turunkan air dari langit lalu Kami tumbuhkan segala macam tumbuhan yang berguna disana,  demikian itu ciptaan-ciptaan Allah, maka perlihatkan kepada diriku tentang yang telah diciptakan oleh selain Allah," yang sebenarnya orang-orang yang berlaku sewenang-wenang itu berada dalam kesesatan yang parah. (Ayat:10-11)
  4. Dan sungguh telah Kami berikan Hikmah kepada Luqman,: "Bersyukurlah pada Allah, barangsiapa yang bersyukur, bahwa ia bersyukur untuk dirinya sendiri; sedangkan barangsiapa yang mengingkar maka ketahuilah bahwa Allah Maha Kaya, Maha Terpuji",
    serta ketika Luqman berkata kepada putranya, ia menasehatinya: "Wahai putraku, jangan mempersekutukan Allah, sungguh tindakan mempersekutukan itu benar-benar penyimpangan yang besar",
    dan Kami perintahkan kepada umat manusia supaya merawat kedua orang tuanya; ibunya yang telah mengandung dirinya dalam derita yang bertambah, serta yang menyapih dirinya selama dua tahun, bersyukurlah pada Aku serta kepada kedua orang tuamu, menuju Aku tempat kesudahan, apabila keduanya menuntut dirimu untuk mempersekutukan Aku dengan sesuatu yang tiada pemahaman pada dirimu tentang hal itu, maka jangan patuhi keduanya, serta bantulah keduanya di dunia secara layak maka ikutilah jalan hidup orang yang berpihak pada DiriKu," sebab menuju DiriKu, kalian berpulang, kemudian Kujelaskan tentang yang telah kalian usahakan,
    :"Wahai putraku, sungguh sekalipun terdapat perkara seberat biji sawi yang berada di dalam batu ataupun di langit ataupun di bumi, niscaya Allah akan menghadirkan itu, sungguh Allah Maha Teliti, Maha Memahami,  wahai putraku, dirikanlah shalat serta tekunilah kebaikan juga hindarilah kejahatan serta bersabarlah terhadap yang menimpa dirimu, sungguh yang demikian termasuk hal-hal yang diharuskan, 
    serta jangan memalingkan wajahmu terhadap manusia serta jangan berlaku sembarangan di bumi, sungguh Allah tidak menyukai setiap orang yang congkak, berkeras diri, maka berjalanlah secara berhati-hati serta rendahkan suaramu, sungguh suara paling kasar adalah suara keledai. (Ayat:12-19)
  5. Tidakkah kalian memperhatikan bahwa Allah yang mengendalikan benda-benda di langit maupun yang di bumi untuk kalian serta memperbanyak karunia secara lahir maupun batin untuk kalian, sedangkan di antara umat manusia ada yang membantah tentang Allah tanpa Ilmu ataupun bimbingan serta tanpa Kitab yang menjelaskan, apabila diserukan kepada mereka: "Ikutilah yang disampaikan oleh Allah", mereka berkata: "Tidak demikian, kami mengikuti yang kami dapati berlaku pada leluhur kami", sungguhkah! walaupun Setan yang mengajak mereka menuju Malapetaka yang membakar?  (Ayat:20-21)
  6. Dan siapapun yang menyerahkan diri sepenuhnya kepada Allah, serta orang itu adalah seorang yang berperilaku baik, maka sungguh orang itu telah bergantung pada pegangan yang kokoh, maka diserahkan kepada Allah tentang penyelesaian segala perkara,
    barangsiapa kafir maka kekafirannya itu janganlah menggelisahkan dirimu, kepada Kami mereka berpulang, lalu Kami jelaskan kepada mereka tentang yang telah mereka perbuat,  sungguh Allah Maha Mengetahui segala isi kalbu, Kami hiburkan mereka untuk sementara waktu, kemudian Kami paksa mereka menghadapi Malapetaka tanpa ampun. (Ayat:22-24)
  7. Dan sungguh jika kamu tanyakan kepada mereka: "Siapakah yang menciptakan langit beserta bumi?" Tentu mereka akan berkata: "Allah", Katakanlah: "Terpujilah Allah"; namun kebanyakan mereka tiada memahami,  Milik Allah yang di langit beserta yang di bumi, sungguh Allah Dialah Yang Maha Kaya, Maha Terpuji. (Ayat:25-26)
  8. Tidakkah kalian memperhatikan, sungguh Allah yang mempergantikan malam menuju siang serta yang mempergantikan siang menuju malam bahwa Dialah yang mengendalikan matahari serta bulan yang beredar sampai sampai masa yang ditetapkan, sungguh Allah Maha Memahami yang kalian perbuat,
    demikianlah, karena sungguh Allah, Dialah Yang Sebenarnya bahwasanya yang mereka seru selain Allah merupakan dusta belaka, sungguh Allah adalah Yang Maha Luhur, Maha Dahsyat. (Ayat:29-30)
  9. Tidakkah kalian memperhatikan bahwa kapal-kapal itu berlayar di lautan atas karunia Allah, supaya Dia perlihatkan kepada kalian sebagian pertanda-pertandaNya, sungguh dalam yang demikian itu terdapat pertanda untuk setiap orang yang berpengertian, bersyukur, apabila mereka dilanda ombak yang menjulang tinggi, mereka menyeru Allah secara tulus terhadap Dia kemudian ketika Allah selamatkan mereka agar mencapai daratan, maka sebagian mereka tetap menempuh Jalan Lurus, bahwa tiada yang melupakan begitu saja pertanda-pertanda Kami selain orang-orang angkuh, pengingkar. (Ayat:31-32)
  10. Wahai umat manusia, takutlah terhadap Tuhan kalian serta cemaskan sebuah hari ketika seorang bapak tidak dapat bertindak sedikitpun terhadap anaknya serta seorang anak tidak dapat bertindak bapaknya walau sedikitpun, sungguh janji Allah adalah Kebenaran, maka janganlah kehidupan dunia memikat kalian, maka janganlah si penipu memikat kalian dibanding Allah, sungguh Allah, yang pada sisiNya terdapat Ilmu tentang Kemestian;
    bahwa Dialah Yang menurunkan hujan, Yang Mengetahui yang ada dalam rahim, bahwa tiada seorang pun yang dapat memastikan yang akan ia dapati pada hari esok, tiada seorang pun yang dapat memastikan di bumi mana ia akan mati, sungguh Allah adakah Yang Maha Mengetahui, Maha Memahami. (Ayat:33-34)


Referensi[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]


Surah Sebelumnya:
Surah Ar-Rum
Al-Qur'an Surah Berikutnya:
Surah As-Sajdah
Surah 31