Surah Al-Hijr

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
(Dialihkan dari Surat Al Hijr)
Lompat ke: navigasi, cari
al-Hijr
الحجر
Al-Hijr.png
Informasi
Arti Al-Hijr
(Nama gunung di negri Tsamud)
Klasifikasi Makkiyah
Surah ke 15
Juz Juz 13 (ayat 1)
Juz 14 (ayat 2-99)
Statistik
Jumlah ayat 99 ayat

Surah Al-Hijr (bahasa Arab:الحجر, al-Hijr, "Al-Hijr") adalah surah ke-15 dalam al-Qur'an. Surah ini terdiri atas 99 ayat dan termasuk golongan surah-surah Makkiyah. Al-Hijr adalah nama sebuah daerah pegunungan yang didiami oleh kaum Tsamud pada zaman dahulu yang terletak di pinggir jalan antara Madinah dan Syam (Syria). Nama surah ini diambil dari nama daerah pegunungan itu yang berkaitan dengan nasib penduduknya yaitu kaum Tsamud pada ayat 80 sampai dengan 84, mereka telah dimusnahkan Allah, karena mendustakan Nabi Shaleh dan berpaling dari ayat-ayat Allah. Dalam surah ini terdapat juga kisah-kisah kaum yang lain yang telah dibinasakan oleh Allah seperti kaum Luth dan kaum Syu'aib . Surah ini juga mengandung pesan bahwa orang-orang yang menentang ajaran rasul-rasul akan mengalami kehancuran.

Terjemahan Isi[sunting | sunting sumber]

Dengan nama Allah, Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang.

  1. Alif, laam, raa. inilah pesan-pesan Al-Kitab dan Bacaan (Quran) yang memberi penjelasan.  (Ayat:1)
  2. seringkali orang yang kafir itu mengharap andai mereka adalah golongan yang berserah diri.  maka biarkan mereka itu menghabiskan (makan) dan menyenangkan diri dan diperdaya angan-angan, kelak mereka akan mengetahui.  dan Kami tidaklah membinasakan suatu negeri, melainkan ada ketetapan (masa) yang diperhitungkan.  Tiada suatu umat pun yang dapat mendahului batasnya dan tiada (pula) untuk menundanya.  (Ayat:2-5)
  3. Mereka mengatakan: "wahai orang yang diserahi Pengajaran, kamu memang orang gila. mengapa kamu tidak menghadirkan para malaikat menghadap kami, jika kamu termasuk golongan yang benar?" tidaklah Kami mengirim para malaikat melainkan berdasar Kebenaran dan ketika itu mereka tidaklah ditangguhkan. sungguh Kami yang mengirim Pengajaran dan Kamilah yang menjaganya. dan sungguh Kami telah mengutus sebelum kamu kepada peradaban-peradaban terdahulu. dan tidaklah seorang Utusan pun yang menemui mereka, melainkan mereka selalu mencemooh. demikianlah, Kami mamasukkan kedalam kalbu golongan yang berdosa, mereka tidak mengimaninya dan tentulah Ketetapan diberlakukan terhadap generasi terdahulu.  (Ayat:6-13)
  4. dan seandainya Kami membukakan kepada mereka salah satu gerbang langit, lalu mereka terus mendakinya,  tentulah mereka mengatakan: "sungguh penglihatan kami ditipu (dikaburkan) bahkan kami adalah kaum yang kena sihir".  (Ayat:14-15)
  5. dan sebenarnya Kami telah menciptakan gugusan-gugusan bintang di langit dan Kami yang memperindah itu bagi orang-orang yang memandang,  dan Kami menjaga itu dari setiap setan yang terkutuk, kecuali yang mencuri-curi hal yang terdengar lalu ia dikejar oleh kilat yang terang.  (Ayat:16-18)
  6. Dan Kami telah menghamparkan bumi dan menjadikan pasak-pasak (gunung) disana dan Kami tumbuhkan segala sesuatu berdasar perhitungan padanya dan Kami telah menyediakan untuk kalian keperluan-keperluan (hidup) disana, dan bukanlah kalian yang pengatur penghidupan (rezeki) itu. dan tiada sesuatu pun melainkan pada sisi Kami asalnya; dan tidaklah Kami menurunkan melainkan dengan ukuran tertentu.  (Ayat:19-21)
  7. dan Kami telah menghembuskan angin untuk menebarkan dan Kami turunkan air dari langit, lalu Kami beri minum kalian dengan itu, dan bukanlah kalian yang mengurus itu.  dan sungguh Kamilah yang menghidupkan dan yang mematikan dan Kamilah yang mewarisi.  dan Kami telah mengetahui umat (generasi) yang mendahului kalian dan sungguh Kami mengetahui generasi yang menyusul (terakhir).  dan sungguh Tuhanmu, Dialah yang akan menghimpunkan mereka, sungguh Dialah Yang Maha Bijaksana, Maha Mengetahui.  (Ayat:22-25)
  8. dan sungguh telah Kami ciptakan manusia (Adam) dari tanah liat dari lumpur hitam yang dibentuk.  dan Kami telah menciptakan jin sebelumnya dari api yang membara.  (Ayat:26-27)
  9. dan ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat: "sungguh Aku hendak menciptakan manusia yang berasal dari tanah liat kering, dari lumpur hitam yang dibentuk, maka apabila Aku telah menyelesaikan keadaannya dan memasukkan RohKu kedalamnya, maka tersungkurlah merendah diri (bersujud) terhadapnya. maka para malaikat itu merendah diri (bersujud) bersama-sama, kecuali Iblis. ia enggan menyertai golongan yang bersujud itu. Dia berfirman: "wahai Iblis, ada apa kamu tidak menyertai golongan yang merendahkan diri?" ia mengatakan: "aku takkan tunduk diri terhadap manusia yang telah Engkau ciptakan dari tanah liat kering, dari lumpur hitam yang dibentuk" Dia berfirman: "Keluarlah darinya (surga) sebab kamu memang terkutuk, dan sungguh kutukan itu tetap menimpamu sampai Hari Din". ia mengatakan: "Ya Tuhanku, tangguhkan diriku sampai Hari (manusia) dibangkitkan, Dia berfirman: "maka sesungguhnya kamu termasuk golongan yang ditangguhkan, sampai Hari (waktu) yang dipastikan,
    ia mengatakan: "Ya Tuhanku, sebab Engkau yang menegaskan bahwa aku ini sesat, aku pasti akan menjerumuskan mereka di bumi dan aku pasti akan menyesatkan mereka semua, terkecuali hamba-hambaMu yang tulus di antara mereka". Dia berfirman: "Inilah dasar yang jelas padaKu. bahwasanya hamba-hambaKu itu adalah yang tiada kamu (miliki) kuasa terhadap mereka, terkecuali yang mengikutimu, yakni golongan yang menyimpang.  
    sungguh golongan yang bertaqwa itu berada dalam Taman-Taman (surga) dan mata air-mata air.  : "Masuklah ke dalamnya dalam keadaan sejahtera, aman" dan Kami lenyapkan segala yang berada dalam dada mereka, sedang mereka saling bersaudara yang berhadap-hadapan di atas singgasana. tidaklah mereka merasa jemu disana dan mereka takkan dikeluarkan darinya.  
    .  (Ayat:28-48)  
  10. sampaikanlah kepada hamba-hambaKu, bahwa Aku Yang Maha Pengampun, Maha Penyayang,  dan sungguh siksaKu adalah siksa yang sangat pedih.  (Ayat:49-50)
  11. dan ceritakan kepada mereka tentang tamu-tamu Ibrahim.  ketika mereka bertamu kepadanya, lalu mereka mengucapkan: "Damai (salam)". dia berkata: "sungguh kami merasa asing (khawatir) terhadap kalian".  Mereka berkata: "Jangan khawatir, sungguh kami menggembirakanmu tentang seorang anak laki-laki yang alim".  dia berkata: "apakah kamu menggembirakanku ketika usiaku telah tua, maka jelaskan yang kalian kabarkan?"  mereka berkata: "Kami menggembirakanmu disertai Kebenaran, maka jangan menjadi golongan yang berputus asa".  dia berkata: "Tidak ada orang yang berputus asa dari Kasih Tuhannya, melainkan golongan yang sesat".  dia berkata: "apakah tugas kalian, wahai para Utusan?"  Mereka berkata: "sungguh Kami diutus kepada kaum yang berdosa,  selain keluarga Luth. sungguh Kami akan menyelamatkan mereka semua,  kecuali istrinya. Kami telah memperhitungkan bahwa ia memang termasuk golongan yang tertinggal".  (Ayat:51-60)
  12. Maka tatkala para Utusan itu datang kepada keluarga Luth, dia berkata: "sungguh kalian adalah kaum yang mengejutkan (asing)". para Utusan mengatakan: "sebenarnya kami menemuimu beserta (malapetaka) yang mereka ragukan. dan kami datang kepadamu dengan Kebenaran dan sungguh kami ini golongan yang pantas. maka pergilah di penghujung malam bersama keluargamu dan menyusul dari belakang dan jangan seorang pun di antara kalian yang menoleh ke belakang dan lanjutkanlah ke tempat yang diperintahkan". dan telah Kami wahyukan kepadanya, bahwa mereka itu akan ditumpas di waktu fajar.
    dan penduduk kota itu mendatangi dalam keadaan bersenang-senang. dia berkata: "sungguh mereka ini para tamuku; maka janganlah kalian mengejekku, dan bertaqwalah kepada Allah dan janganlah kalian mempermalukanku". mereka berkata: "dan bukankah kami telah melarangmu dari apapun?"  
    dia berkata: "Inilah putri-putriku, jika kalian hendak berbuat".  
    : "Demi umurmu, sungguh mereka terhuyung-huyung di dalam kebiadaban".  maka mereka ditumpas melalui suara menggemparkan, ketika masa timur (fajar).  maka Kami jungkirbalikkan mereka dan Kami hujani mereka dengan bebatuan yang berasal dari logam panas.  sungguh pada yang demikian itu benar-benar terdapat pesan bagi golongan yang mengamati.  dan sungguh itu terletak di jalan utama.  sungguh pada yang demikian itu benar-benar terdapat pertanda-pertanda bagi golongan yang beriman.  (Ayat:62-77)  
  13. dan sungguh penduduk Aikah itu bagi golongan yang sewenang-wenang, maka Kami binasakan mereka dan sungguh kedua kota itu terletak di jalan umum yang jelas. dan sungguh penduduk-penduduk Al-Hijr mendustakan para Utusan, dan Kami telah mendatangkan kepada mereka pertanda-pertanda Kami, tetapi mereka berpaling darinya, sekalipun mereka itu dapat memahat gunung-gunung batu sebagai hunian yang aman. lalu mereka ditumpas oleh guntur di waktu pagi, maka tidak lagi berguna bagi mereka, tentang yang telah mereka usahakan.  (Ayat:78-84)
  14. dan tidaklah Kami ciptakan langit dan bumi dan yang ada di antara keduanya, melainkan disertai Kebenaran. dan sungguh Kemestian itu pasti terlaksana, maka maklumilah secara baik. sungguh Tuhanmu, Dialah Yang Menciptakan, Maha Mengetahui. dan sungguh telah Kami berikan kepadamu tujuh (yang) berulang-ulang dan Al-Quran yang menakjubkan.  (Ayat:85-87)
  15. Jangan mengarahkan pandanganmu menuju kemewahan (hidup) yang Kami berikan kepada golongan mereka dan jangan bersusah hati (iri) terhadap mereka dan berlakulah sopan terhadap golongan yang beriman.  dan katakanlah: "sungguh aku adalah seorang pemberi peringatan yang jelas".  sebagaimana Kami telah mendatangkan kepada golongan yang terbagi-bagi,  orang-orang yang telah menjadikan Al-Quran itu (hanya) lembar-lembaran.  Maka demi Tuhanmu, Kami pasti akan menuntut mereka semua,  tentang yang telah mereka lakukan.  (Ayat:88-93)
  16. maka kabarkan yang diperintahkan dan tinggalkan golongan yang mempersekutukan.  sungguh Kamilah yang melindungimu daripada golongan yang melecehkan (yakni)  orang-orang yang menghendaki adanya sembahan lain di samping Allah; kelak mereka akan mengetahui.  (Ayat:94-96)
  17. dan Kami sungguh memahami bahwa dirimu, merasakan dada yang sesak akibat yang mereka ucapkan, namun muliakanlah Tuhanmu sambil memuja-muji dan jadilah kamu termasuk golongan yang merendah diri, dan sembahlah Tuhanmu hingga tiba kepadamu; yang diyakini.  (Ayat:97-99)

Pranala Luar[sunting | sunting sumber]


Surah Sebelumnya:
Surah Ibrahim
Al-Qur'an Surah Berikutnya:
Surah An-Nahl
Surah 15