Wulan (sinetron)

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Wulan
Genre Drama Romantis
Format Sinetron
Pembuat SinemArt
Penulis Kitta Utara
Sutradara Noto Bagaskoro
Pemeran Dhini Aminarti
Giovani L.Tobing
Alice Norin
Asmirandah
Rio Reifan
Shireen Sungkar
Cha Cha Frederica
Shireen Sungkar
Aditya Herpavi Rachman
Uci Bing Slamet
Nani Somanegara
Rima Melati
Yadi Timo
Hengky Solaiman
Ana Pinem
Aura Cristina Geithner
Umay Shahab
Lagu tema Sandaran Hati, Letto
Lagu pembuka Sandaran Hati, Letto
Lagu penutup Sandaran Hati, Letto
Negara  Indonesia
Bahasa Indonesia
Jumlah musim 1
Jumlah episode 222
Produksi
Produser eksekutif Elly Yanti Noor
Produser Leo Sutanto
Lokasi Jakarta
Durasi 60 menit
Rumah produksi SinemArt
Distributor Media Nusantara Citra
Siaran
Stasiun televisi RCTI (2006-2007)
Format audio Stereo
Siaran perdana Senin, 30 Oktober 2006
Siaran sejak Senin, 30 Oktober 2006  Jumat, 18 Mei 2007
Kronologi
Diawali oleh Kembang Surga
Dilanjutkan oleh Janji

Wulan adalah sebuah judul sinetron yang ditayangkan setiap hari Senin s/d Jumat pukul 21.00 WIB oleh stasiun TV swasta Indonesia, RCTI. Sinetron Wulan pertama kali ditayangkan pada hari Senin, 30 Oktober 2006 dan berakhir tamat pada hari Jumat, 18 Mei 2007. Sinetron ini diproduksi oleh SinemArt yang dikepalai oleh Leo Sutanto. Sinetron ini digarap secara apik oleh sutradara Noto Bagaskoro dan penulis skenario handal Kitta Utara.

Sinetron ini diawali oleh Kembang Surga dan dilanjutkan oleh Janji.


Pemain[sunting | sunting sumber]

Sinopsis Wulan[sunting | sunting sumber]

Wulan (Dhini Aminarti) yang sudah 9 tahun menjalin hubungan dengan Budi (Giovani L.Tobing) harus menghadapi kenyataan kehilangan cinta sejatinya tersebut. Hal ini berawal semenjak Budi naik pangkat menjadi asisten pribadi Direktris Perusahaan Grup Hotel Alam Kencana, Aline (Alice Norin)yang masih muda dan cantik.

Karena seringnya mereka menghabiskan waktu bersama Aline kemudian jatuh cinta pada Budi. Aline yang agresif dan tegas begitu saja memutuskan bahwa mereka berpacaran, tanpa memberikan kesempatan pada Budi untuk berpikir. Budi merasa terjebak dalam situasi demi ambisi untuk kelancaran kariernya, sedangkan di sisi lain ia sudah terlalu dekat dengan keluarga Wulan. Budi yang sangat terobsesi dengan kekayaan, melihat ini merupakan suatu kesempatan yang sangat bagus. Semakin gencar Aline mengungkapkan perasaan ingin bersama Budi, semakin sulit Budi untuk memutuskan hubungannya dengan Wulan. Terutama ketika Asih (Uci Bing Slamet), ibunya Wulan tiba-tiba harus dioperasi karena penyakit jantung yang sudah bertahun-tahun dideritanya kambuh.

Sebagai anak pertama, Wulan harus menggantikan posisi Ayahnya yang telah meninggal dalam mengurus keluarganya. Ia memiliki seorang adik, Nugroho (Rio Reifan) atau yang lebih sering dipanggil Nunu, dan si bungsu Shinta (Shireen Sungkar). Belum lagi Mbah Tati (Nani Somanegara), ibu mertua Asih yang juga ikut dengan mereka. Nyonya Flori (Aura Cristina Geithner), kakak Asih yang bekerja di Rumah Sakit Siloam Lippo Cikarang juga hidup dalam satu rumah dengan mereka. Meskipun Nunu telah bekerja, namun penghasilannya tidak cukup untuk membantu Wulan menopang kebutuhan keluarga.

Nunu punya teman main dari kecil bernama Dona (Cha Cha Frederica), putri satu-satunya keluarga Jayadi (Yadi Timo) pemilik perusahaan jasa kurir tempat Nunu bekerja. Donna sudah menganggap bahwa ia dan Nunu berpacaran. Padahal Nunu tidak pernah memberi hati pada Donna. Ia tidak pernah menganggap Dona lebih dari sekadar teman, namun Nunu pun sebetulnya bukan pemuda yang kasar. Suatu hari ia ditabrak oleh seorang gadis kaya. Gadis itu sebetulnya adalah adik Aline, Baby (Asmirandah). Berbeda dengan Aline yang dingin dan sangat mirip Ayahnya yang gila kerja dan sangat bossy, Baby lebih supel dan hangat.

Baby sering marah dan protes melihat bagaimana Aline memperlakukan Mama mereka maupun sebaliknya. Namun karena Aline menganggap bahwa ia punya kekuasaan, sebagai pengganti ayah mereka, Aline juga jadi sewenang-wenang memperlakukan anggota keluarganya seperti karyawan kantornya. Makanya Baby jadi lebih sering membangkang. Ketika ia menabrak Nunu, dengan sengaja Baby menghambur-hamburkan uangnya untuk mengganti motor Nunu dengan motor yang baru dan mahal. Belakangan mereka pun jadi dekat.

Wulan tidak tahu bahwa Baby adalah adik dari perempuan yang merebut Budi dari sisinya. Wulan juga tidak memberitahu ibunya bahwa ia sudah tidak lagi menjalin hubungan cinta dengan Budi, namun Budi memang telah berubah. Budi menjadi kasar dan dingin. Tapi sikap Budi yang demikian itu tidak hanya terhadap Wulan, tetapi juga terhadap Aline. Aline berusaha melunakkan hati Budi dengan cara mendekatkan diri pada Wahyu, tetapi malah membuat Budi jadi semakin mengasarinya, tetapi malah membuat Aline semakin tergila-gila pada Budi.

Sedangkan Wulan semakin tersiksa karena masih belum bisa menerima kenyataan harus melepaskan kenangan indah 9 tahun bersama Budi dan menghadapi situasi bahwa Budi sudah tidak mencintainya dan akan menikah dengan Aline. Pada saat Asih masuk rumah sakit mereka bertemu dengan Nenek Dira yang saat itu juga sedang dirawat dan satu kamar dengan Asih. Hubungan keluarga pun semakin dekat. Nenek Dira mempunyai seorang cucu Laki-laki bernama Awan (Aditya Herpavi Rachman). Awan sangat mencintai Wulan, pada awalnya Nenek Dira menyetujui hubungan mereka berdua, tetapi pada saat mengetahui bahwa Wulan sedang mengandung anak Budi, Nenek Dira berubah sama sekali tidak menyetujui hubungan Awan dan Wulan, walaupun Awan bisa menerima segala kekurangan dan kehamilan Wulan.

Kontroversi[sunting | sunting sumber]

Sinetron Wulan dituduh sebagai jiplakan dari drama Korea Selatan yang berjudul Yellow Handkerchief.

Pranala luar[sunting | sunting sumber]